Notification

×

Iklan

Iklan

Kapolda Jabar Pimpin Rilis Akhir Tahun 2021

Rabu, 29 Desember 2021 | Desember 29, 2021 WIB Last Updated 2021-12-29T14:28:38Z
MAJALAHCEO.COM,BANDUNG,- Bertempat di Aula Ditlantas Polda Jabar, Kapolda Jabar Irjen Pol.Drs.Suntana melaksanakan kegiatan rilis akhir tahun 2021 di dampingi Wakapolda Jabar dan Kabid Humas Polda Jabar serta PJU Polda Jabar,29/12/2021.

Sesuai arahan dan petunjuk Kapolda Jabar Irjen Pol.Drs.Suntana,M.Si., kegiatan penyampaian rilis akhir tahun 2021 di laksanakan oleh Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol.Erdy Chaniago.

Kabidhumas Polda Jabar Kombes Pol.Erdi,A.Chaniago,SIK., MSi., mengatakan' jumlah seluruh personel Polda Jabar saat ini 30.777 orang yg terdiri dari Polri 29.370 orang dan ASN 1.407 orang. Sementara untuk jumlah kendaraan sejajaran Polda Jabar berjumlah 15.831 yg terdiri dari R6 344 unit, R4 3.198 unit,dan R2 12.289 unit.
Kombes Pol.Erdy juga menyampaikan bahwa Polda Jabar beserta jajaran selama tahun 2021 telah mendapat beberapa penghargaan yg pertama penghargaan dari Kapolri terhadap Ditkrimum Polda Jabar dalam Peringkat pertama nilai kinerja anggaran Satker Polda Kategori Pagu lebih dari Rp.12 Miliar.Kemudian penghargaan Kapolri yg ke dua terhadap Karo SDM sebagai peringkat pertama Anev pelayanan terhadap pegawai negri pada Polri dan pwringkat kedua sebagai Keaktifan pengisian aplikasi E-Rohani dan E-Yankes.

," Kapolda Jabar dan Ditreskrimsus Polda Jabar juga mendapatkan penghargaan dari Kementrian Sosial RI, dlm mengamankan dan membantu penyelamatan keuangan negara terkait program bantuan sosial penanggulangan Covid-19 yg dilaksanakan secara preventiv ,edukatif, dan gakkum dgn asas Equality before the law yg Komprehensif. Ditreskrimus juga mendapat penghargaan presisi Award dari lembaga kajian strategis kepolisian Republik Indonesia (Lemkapi) dalam keberhasilan pengungkapan kasus obat Covid-19 di atas HET, sertivikat palsu ,kelangkaan obat, transaksi ilegal penjualan obat," tutur Erdi

,"Ditresnarkoba Polda Jabar juga mendapatkan penghargaan dari Walikota Cimahi,penghargaan yg di berikan kepada anggota Ditresnarkoba Polda Jabar dlm pemberantasan penyalahgunaan peredaran gelap Narkotika dan Prekusor Narkotika.Penghargaan dari Korlantas Polri kepada Direktorat lalu lintas Polda Jabar dgn kriteria capaian PNBP terbaik, pelaporan aplikasi E- Turjawali Launching penerapan ETLE tahap 1, berupa penghargaan dari IRSMS AWARD ,BENMA dan BAMAT TERBAIK. Dan yg terakhir penghargaan dari Kanwil DJPB Prov.Jabar untuk penilaian IKPA SMT I SATKER JAJARAN POLDA JABAR dan penghargaan dari KPPN untuk KINERJA TERBAIK SMT I SATKER JAJARAN POLDA JABAR fungsi keuangan.
Kabidhumas Polda Jabar Kombes Pol.Erdy,A. Chaniago,SIK.,MSi., menambahkan'Polda Jabar dan Jajaran di tahun 2021 telah berhasil melakukan perubahan Kreatif dan Inovatif mulai dari Aplikasi SIMASDA,Aplikasi E- Cakra Presisi, Pelayanan SIM Online, Pelayanan STNK/SAMSAT, Pelaksanaan Penerapan ETLE, Aplikasi E-SERLA LAKA, MOBIL YANDUAN KELIKING, dan Instagram dan No.WA pelayanan pengaduan.

Kepolisiaan daerah Jawa Barat selama ini sudah menggelar operasional di tahun 2021, 4.232 Orang Bhabinkamtibmas yg di tugaskan di 5.635 desa/kelurahan, ini merupakan rangkap tugas lebih dari satu desa sebanyak 1.403 personel.Serta berbagai tindak pidana yg di tangani oleh Ditreskrimum, Ditreskrimsus, Ditresnarkoba dan Ditpolair.

Total tindak pidana tahun 2021 sebanyak 16.473 perkara.Di bandingkan dengan tahun sebelumnya th 2020 sebanyak 18.369 perkara turun sebanyak 10 % atau 1896 perkara.Sementara penylesaian tindak perkara di tahun 2021 ada 12.641 perkara.di bandingkan pada saat tahun 2020 sebanyak 14.793 perkara. yg berarti penylesaian tindak perkara turun 14,6% atau 2.152 perkara.

Kejahatan Konvensional di tahun 2021 ada 13.766 perkara, di bandingkan dengan tahun 2020 15.199 perkara, turun 1.433 perkara atau sekitar 9,42%. Dan utk kejahatan Tranasional pada tahun 2021 ada 41 perkara, jika di bandingkan dengan tahun 2020 ada 53 perkara turun 22.64% atau 12 perkara.Kemudian kejahatan yg berimplikasi kontijensi di tahun 2021 ada 1 perkara sementara di tahun 2020 ada 11 perkara turun 90,9% atau 10 perkara, kejahatan yg merugikan kekayaan negara di tahun 2021 nihil sementara di tahun 2020juga nihil.

Selanjutnya kejahatan Narkoba pada tahun 2021 ada 2.361 perkaradi bandingkan tahun 2020 ada 2.434 perkara turun 3%atau 73 perkara sdangkan jumlah tersangka di tahun 2021 sebanyak 2.929 orang di bandingkan dengan tahun 2020 ada 2.975 orang atau naik 2% atau 46 orang. Kemudian utk tindak pidana korupsi di tahun 2021 ada 15 perkara dan di tahun 2020 ada 61 perkara atau turun 75% atau 46 perkara. Sedangkan utk jumlah tersangka korupsi di tahun 2021 ada 75 orang di bandingkan tahun 2020 sebanyak 64 orang turun 17%. Jumlah uang negara yg berhasil di selamatkan di tahun 2021 sebesar Rp.1.861.319.730 di bandingkan tahun 2020 Rp.24.374.323.362, turun 92% atau Rp.25.515.003.632.

Selanjutnya pengungkapan kejahatan di perairan di tahun 2021 ada 13 perkara , sementara di tahun 2020 ada 12 perkara naik 8,33%. sdgkan kasus laka laut di perairan pada tahun 2021 ada 154 kasus naik 10% dari tahun 2020 yg hanya 140 kasus.

Pada rilis akhir tahun juga di sampaikan tentang situasi keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas, bhwa di tahun 2021 laka lantas sebanyak 6.591 kejadian turun 53% dari tahun 2020 13.735 kejadian.Tercatat korban meninggal dunia akibat laka lantas di tahun 2021 ada 3.136 orang turun 50% dari tahun 2020 yg jumlahnya 6.299orang.Sementara korban luka berat akibat laka lantas di thn 2021 ada 428 orang sementara di tahun 2020 ada 1.092 orang turun 61%, untuk korban lukaringan di tahun 2021 ada6.438 turun 53% di tahun 2020 ada 13.608.

Pelanggaran lalu lintas di tahun 2021 turun 28 % dari 496.536 menjadi 138. 237 kerugian materiil 11.283900.000,-di bandingkan thn 2020 ada22.687 125.000 turun sebanyak 15% menjadi 11.403.225.,

Kejadian laka lantas menonjol di tahun 2021 diantaranya bus pariwisata Sri Padma Kencana Nopol T.7591 TB yg di kemudikan okeh saudara Yudi Awan berpenumpang 63 orang berasal dari SMP IT AL MUA AWANAH Cisalak Subang mlaju dari arah Malangbong muju Wado ,30 orang penumpang berikut Supir dan kernetnya meninggal dan 35 lainnya luka luka.

Ditreskrimsus Polda Jabar juga berhasil mengungkap penimbunan obat di masa pandemi, kasus pemalsuan sertivikat vaksin palsu , kasus pinjol , kasus tipikor oleh mafia tanah,kasus ilegal Accces dan identity thef kartu pra kerja yg merugikan negara sampai 18 miyar, kasus ilegal acces koperasi kerugian 316 000.000.- ,kasus bansos,kasus peredaran uang palsudi Indramayu, kasus penghinaan terhadap Presiden Indonesia Joko Widodo, kasus pengrusakan kendaraan dinas Pokres Tasik Malaya yg viral di Sosial Media, kasus pembunuhan terhadap ibu dan anak di Subang,kasus tindak pidana secara bersama sama di muka umum mlakukan kekerasan terhadap orang atau barang yg mengakibatkan korban meninggal dunia serta perampokan Maybank di bukitbindah Cikampek Kab karawang.

Bidang Reserse Narkoba di tahun 2021 juga menangani kasus menonjol seperti warga Sumedang yg menanam pohon ganja,kasus pengedar sabu di Polres Bogor, kasus pabrik Psikotropika di Sumedang, kasus pabrik obat terlarang berkedok peternakan Ayam di Lembang KBB, Kasus penyalah gunaan Narkotika di perumahan Ujung Berung,Kasus penyalah gunaan Narkotika jenis sabu dan extacy di kota Bandung, dan di Cikegon Banten.

Polda Jabar di tahun 2021 juga telah melaksanakan operasi kepolisian sebanyak 16 kegiatan operasi.Mulai dari Operasi Jaran Lodaya, Bina Waspada Lodaya, Pekat Lodaya, Keselamatan Lodaya,Ketupat Lodaya, Libas Lodaya,Bina kusuma Lodaya,Patuh Lodaya, Bina Waspada Lodaya II, Zebra Lodaya, Antik Lodaya, Lilin Lodaya,Aman Nusa II Tahap I, Aman Nusa Tahap II, Aman Nusa II Tahap III dan Operasi Aman Nusa II Lanjutan.

Polda Jabar juga mendukung sepenuhnya program vaksinasi Covid-19 dengan target sasaran wilayah Jawa Barat sebanyak 37.907.814.Total Vaksinasi Presisi Polri Polda Jabar yg telah menerima vaksin dosis Idgn sasaran Polri,Asn, Siswa didik, mitra, Lansia, Purnawirawan,umum dan keluarga Polri/ASN tahun 2021 sejumlah 4.241.759. dan total vaksinasi dodis II dgn sasaran yg sama berjumlah 2.174.022.sampai tgl 19 Desember 2021 di jabar capaian dosis 1 : 70,49 % dan dosis II : 51,13%

Kapolda melalui Kabidhumas Polda Jabar menyikapi kondisi terkini , baik politik, ekonomi, sosial budaya dan keamanan, untuk melakukan langkah langkah kedepan dlam meningkatkan kinerja dan profesionalisme segenap sumber daya Polri untuk melakukan trobosan yg kreatif sehingga Polri mampu menjawab tantangan jaman dgn memberikan solusi dlm berbagai ganguan Kamtibmas di masa mendatang.

Serta meningkatkan implementasi manajemen operasional polri , meningkatkan kinerja dan profesionalisme dlm mengemban fungsi dan mengedepankan fungsi Pree-emtif dan Preventif, pemetaan potensi konflik dan penyusunan rencana aksi utk mengatasi konflik horisontal dan vertikal, kemudian memantapkan koordinasi dan membangun kerjasama dgn instansi, meningkatkan kualitas pelaksanaan operasi kepolisian dan kegiatan kepolisian.Selanjutnya mengantisipasi dampak pandemi covid-19 bersama TNI, Pemda dan stakholder yerkait tahun 2022dgn berpedoman pada era New Normal.

#Yatiman
×
Berita Terbaru Update