PT Inti Kasih Abadi Pamerkan Teknologi Kaca Anti Peluru Berstandar Internasional di Ajang IndoBuildTech 2026

 


MAJALAH CEO - JAKARTA - PT Inti Kasih  Abadi memperkenalkan teknologi kaca anti peluru berstandar internasional dalam ajang IndoBuildTech 2026 yang digelar di ICE BSD City, Tangerang.



Melalui pameran tersebut, perusahaan ingin meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa Indonesia kini telah memiliki akses terhadap produk kaca keamanan (security glass) dengan kualitas tinggi untuk berbagai kebutuhan.


Direktur Operasional PT Inti Kasih Abadi, Adam Setiadi, mengatakan bahwa produk yang dipasarkan merupakan kaca keamanan dengan berbagai tingkat perlindungan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna, baik untuk kendaraan, bangunan komersial, rumah tinggal, maupun objek vital.


“Kami sangat percaya diri dengan kualitas produk yang kami distribusikan.

Karena itu, kami berani mengadakan challenge. Kalau memang ada yang bisa menembus kaca kami sesuai prosedur pengujian yang ditentukan, ujar Adam saat ditemui Poskota Nasional di stan PT Inti Kasih Abadi, IndoBuildTech 2026, kamis (8/7/2026).


Menurutnya, tantangan tersebut menjadi bentuk keyakinan perusahaan terhadap kualitas produk yang telah melalui berbagai pengujian internasional. Bahkan, perusahaan telah menyiapkan palu berbobot lebih dari 10 kilogram sebagai bagian dari simulasi uji ketahanan kaca.


Adam menjelaskan, kaca yang dipasarkan memiliki beberapa tingkatan perlindungan, mulai dari Level 1, Level 2, hingga Level 3, termasuk klasifikasi standar internasional seperti P4, P5, dan P6. Setiap tipe memiliki spesifikasi berbeda, baik dari sisi ketebalan, berat, hingga kemampuan menahan benturan maupun kaliber peluru tertentu.


“Harga tidak bisa dipukul rata karena setiap pelanggan memiliki kebutuhan yang berbeda.Penggunaan di kendaraan tentu berbeda dengan bangunan atau fasilitas lainnya.


Semua disesuaikan dengan tingkat keamanan yang dibutuhkan,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, produk yang didistribusikan PT IK Abadi diproduksi di Singapura, sementara perusahaan bertindak sebagai distributor tunggal di Indonesia.


“Seluruh proses produksi dilakukan di Singapura. Kami merupakan distributor tunggal untuk pasar Indonesia,” katanya.


Adam menambahkan, keberadaan produk kaca anti peluru masih relatif baru di pasar Indonesia.


Selama ini, menurutnya, produk serupa lebih banyak berasal dari negara seperti China maupun Turki.


Namun berdasarkan hasil berbagai pengujian dan perbandingan dari sejumlah negara, produk yang dipasarkan PT IK Abadi menunjukkan performa terbaik.


“Kami memiliki data, video pengujian, sertifikat, hingga hasil perbandingan dengan produk dari empat negara.


Jadi apa yang kami sampaikan bukan sekadar klaim, tetapi didukung bukti dan sertifikasi,” ujarnya.


Selain mampu menahan tembakan sesuai klasifikasi balistiknya, kaca tersebut juga dirancang untuk memberikan perlindungan terhadap aksi vandalisme maupun benturan keras.


Menurut Adam, teknologi ini dapat menjadi solusi bagi pusat perbelanjaan, gedung perkantoran, perbankan, showroom, hingga rumah tinggal yang membutuhkan tingkat keamanan lebih tinggi.


Ia mencontohkan, saat terjadi aksi demonstrasi yang berpotensi menimbulkan kerusakan terhadap bangunan, penggunaan kaca keamanan dapat meminimalkan risiko pecahnya kaca dan menjaga keamanan aset di dalam gedung.


Melalui keikutsertaan dalam IndoBuildTech 2026, PT IK Abadi berharap masyarakat, pelaku industri konstruksi, pengembang properti, hingga instansi pemerintah semakin mengenal teknologi kaca keamanan berstandar internasional yang kini tersedia di Indonesia.


“Kami ingin membangun awareness bahwa produk seperti ini sudah ada di Indonesia. Harapannya masyarakat dan pelaku industri mengetahui bahwa ada pilihan kaca dengan tingkat keamanan tinggi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing,” pungkas Adam Setiadi(red).

0 Komentar