-->

NASIONAL

INGIN CARI PROPERTY,DI ZAINT PROJECT AJA

TNI-POLRI

SOSIAL

HUKUM

ORGANISASI

Selasa, 21 April 2026

Pengawasan Ketat Limbah Industri di Sektor 2 Citarum Harum, Satgas Pastikan Kepatuhan Pabrik Terhadap Baku Mutu Lingkungan *


Cicalengka, Kab Bandung, Majalahceo.com,-Masalah pencemaran akibat sampah dan limbah di Sungai Citarum hingga saat ini masih menjadi perhatian serius berbagai pihak. Salah satu fokus utama adalah limbah industri yang berpotensi mencemari lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik dan sesuai ketentuan.


Dalam rangka menekan potensi pencemaran tersebut, Satuan Tugas Citarum Harum Sektor 2 terus meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas industri di wilayahnya.


 Pengawasan dilakukan secara rutin melalui pengecekan langsung ke pabrik-pabrik guna memastikan pengelolaan limbah berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.

Komandan Sektor 2, Kolonel Infanteri Dwi Krisyanto, menegaskan bahwa kegiatan monitoring ini merupakan bentuk komitmen Satgas dalam menjaga kualitas lingkungan, khususnya di wilayah aliran Sungai Citarum. Ia menyampaikan bahwa pengawasan tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga dilakukan secara langsung di lapangan.



“Pengawasan terhadap limbah industri terus kami lakukan sebagai bentuk tanggung jawab dalam menjaga lingkungan. Kami ingin memastikan bahwa setiap pabrik benar-benar mengelola limbahnya dengan baik sebelum dibuang ke lingkungan,” ujarnya.


Pada kegiatan terbaru, anggota Satgas Citarum Harum Sektor 2 melaksanakan pengecekan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) milik PT Nabati yang berada di wilayah Subsektor 7. Kegiatan tersebut melibatkan Dansubsektor 7, Baops, serta anggota Satgas lainnya.


Dari hasil pengecekan yang dilakukan, diketahui bahwa sistem pengolahan limbah di PT Nabati telah berjalan sesuai dengan baku mutu dan ketentuan yang berlaku. Hal ini menunjukkan adanya kepatuhan dari pihak industri dalam menjalankan kewajiban pengelolaan lingkungan.


Meski demikian, Komandan Sektor 2 tetap mengingatkan bahwa konsistensi dan kedisiplinan seluruh pelaku industri sangat diperlukan. Ia menegaskan bahwa setiap pabrik di wilayah Sektor 2 harus memastikan limbah yang dihasilkan telah aman dan tidak membahayakan lingkungan sebelum keluar dari area produksi.



“Kami terus menghimbau kepada seluruh pabrik agar disiplin dalam mengelola limbahnya. Pastikan limbah yang keluar dari pabrik sudah memenuhi standar dan tidak mencemari lingkungan,” tambahnya.


Upaya pengawasan yang dilakukan secara berkelanjutan ini diharapkan dapat meminimalisir potensi pencemaran serta mendukung program pemulihan Sungai Citarum secara menyeluruh. Selain itu, sinergi antara pemerintah, aparat, dan pelaku industri menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan lingkungan hidup yang sehat dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Pejabat Baru Dansektor 8 Satgas Citarum Harum menghadiri rapat koordinasi rencana penanganan limbah industri di wilayah DAS Citarum


Majalahceo.com,Kota Bandung,-Dalam rangka memperkuat upaya pengendalian pencemaran dan kerusakan lingkungan hidup di wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum, khususnya yang 

bersumber dari kegiatan industri, diperlukan langkah bersama yang terkoordinasi, terarah, dan berkesinambungan antar para pemangku kepentingan. Maka dilaksanakan rapat koordinasi yang diselenggarakan pada:

Hari Selasa, Tanggal 21 April 2026,

Waktu pukul 13.00 WIB s.d selesai, bertempat di Ruang Rapat Posko Satgas PPK DAS Citarum, Jl. Ir. H. Juanda No.358, Dago, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat.

 

Kegiatan ini membahas rencana penanganan limbah industri di wilayah DAS Citarum, dengan fokus pada pembahasan mekanisme koordinasi antarinstansi, penyusunan dan penyelarasan Standar Operasional Prosedur (SOP) pelaksanaan, serta penegasan tindak lanjut teknis di lapangan guna mendukung efektivitas 

pengawasan, pembinaan, dan penanganan permasalahan limbah industri secara 



Para pejabat yang Hadir dalam kegiatan rapat tersebut antara lain 

Kepala Badan Perencanaan Daerah Provinsi Jawa Barat; Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung; Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung Barat; Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Karawang; Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Purwakarta; Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandung; Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Cimahi; Asisten Teritorial Kodam III/Siliwangi; Komandan Satgas Citarum Kodam III/Siliwangi; Komandan Sektor 1 s.d 10 CH; Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran DLH Jabar; Kepala Bidang Penaatan Hukum DLH Jabar; Pejabat Pengawas Lingkungan Hidup (PPLH) DLH Jabar; Sekretariat Satgas PPK DAS Citarum; dan Tim Ahli Satgas PPK DAS Citarum;


Kolonel Inf Masrief selaku pejabat baru Dansektor 8 Citarum Harum menuturkan bahwa Penanganan limbah industri di wilayah DAS Citarum dilaksanakan melalui koordinasi terpadu antarinstansi guna menjamin efektivitas pengawasan dan penegakan hukum. Sinergi melibatkan TNI, Polri, Pemerintah Daerah, Dinas Lingkungan Hidup, BBWS, serta instansi terkait lainnya dalam satu forum koordinasi


 Mekanisme koordinasi meliputi tiga tahapan utama, yaitu perencanaan berbasis data pencemaran, pelaksanaan kegiatan terpadu seperti sidak industri dan pengambilan sampel limbah, serta evaluasi melalui rapat rutin lintas sektor. Setiap instansi menjalankan peran sesuai tugas dan fungsi masing-masing.


Selain itu, didukung sistem komunikasi dan pelaporan terintegrasi untuk mempercepat pertukaran informasi dan pengambilan keputusan. Dengan koordinasi yang solid, diharapkan pengendalian limbah industri di DAS Citarum dapat berjalan optimal dan berkelanjutan pungkas Kolonel Inf Masrief.

Audiensi Dankodiklatad dengan Pangdam XIII/Merdeka, Perkuat Sinergi Pembinaan Latihan


Majalahceo.com,Manado. Dalam suasana penuh keakraban, Komandan Kodiklatad Letjen TNI Mohamad Hasan melaksanakan audiensi dengan Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus, S.I.P., bertempat di Makodam XIII/Merdeka, Senin (20/4/2026). 


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dirlat Kodiklatad Brigjen TNI Elkines Viliando DK, M.A.P., Kasdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Wahyu Eko Purnomo, S.I.P., Kapoksahli Pangdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Saptono Syiwarudi, Pabanopslat Sdirlat Kodiklatad Kolonel Inf Denny Fardany serta para Asisten Kasdam XIII/Merdeka.


Audiensi ini dilaksanakan guna memperkuat koordinasi sekaligus menyamakan persepsi terkait pelaksanaan program latihan di satuan jajaran Kodam XIII/Merdeka. Langkah ini menjadi bagian strategis dalam mendorong peningkatan profesionalisme prajurit melalui sistem latihan yang terarah dan berstandar.



Dalam kesempatan tersebut, Dankodiklatad menegaskan bahwa kegiatan Pengawasan dan Evaluasi Latihan (Aswaslat) merupakan upaya Kodiklatad untuk memastikan seluruh program latihan berjalan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan sekaligus memberikan masukan konstruktif guna menyempurnakan pelaksanaan latihan di satuan, sehingga mampu menjawab tuntutan tugas yang semakin kompleks.


Sementara itu, Pangdam XIII/Merdeka menyampaikan apresiasi atas kunjungan Dankodiklatad beserta tim Aswaslat sebagai wujud perhatian nyata terhadap kualitas pembinaan latihan di wilayahnya. Ia juga menegaskan komitmen jajaran Kodam XIII/Merdeka untuk terus meningkatkan kemampuan prajurit melalui latihan yang terencana, terarah dan berkesinambungan.


Melalui audiensi ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin solid antara Kodiklatad dan Kodam XIII/Merdeka, sehingga pembinaan latihan dapat berjalan lebih optimal, adaptif dan profesional dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas TNI AD ke depan.


(Penerangan Kodiklatad)

PEREMPUAN CAHAYA PERUBAHAN Momentum Hari Kartini, Perempuan Indonesia Teguhkan Peran Strategis dalam Membangun Bangsa

 


Jakarta, 21 April 2026 — Dalam rangka memperingati Hari Kartini, semangat perjuangan R.A. Kartini kembali digaungkan sebagai inspirasi bagi seluruh perempuan Indonesia untuk terus menjadi cahaya perubahan di tengah dinamika zaman.


Kartini telah membuktikan bahwa perempuan memiliki kekuatan besar dalam mengubah peradaban.


Gagasan dan perjuangannya tidak hanya membuka akses pendidikan bagi perempuan, tetapi juga menanamkan nilai keberanian, kesetaraan, dan kemajuan yang hingga kini terus hidup dalam setiap langkah perempuan Indonesia.


Mengusung tema “Perempuan Cahaya Perubahan”, peringatan tahun ini menjadi momentum penting untuk menegaskan bahwa perempuan Indonesia kini hadir sebagai aktor utama dalam berbagai sektor—baik dalam dunia hukum, pendidikan, sosial, maupun pembangunan nasional.


Ketua Umum Ikatan Pengacara Independen Indonesia (IKAPI), Umi Marfuah, S.H., M.Pd., menyampaikan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam menegakkan keadilan dan memperjuangkan kebenaran.

“Semangat Kartini adalah semangat keberanian untuk berpikir maju dan bertindak nyata. Perempuan hari ini bukan hanya penerus perjuangan, tetapi juga pelopor perubahan yang membawa keadilan, kemajuan, dan kemanusiaan,” ujarnya.


Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa perempuan Indonesia harus terus meningkatkan kapasitas diri, memperkuat integritas, serta menjaga nilai-nilai moral dalam setiap langkah pengabdian kepada masyarakat dan bangsa.

Peringatan Hari Kartini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan refleksi mendalam atas peran perempuan sebagai pilar peradaban. Di tengah tantangan global, perempuan Indonesia diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang membawa harapan, solusi, dan masa depan yang lebih baik.


Dengan semangat “Habis Gelap Terbitlah Terang”, perempuan Indonesia terus melangkah maju—menjadi cahaya yang menerangi bangsa menuju keadilan, kesetaraan, dan kemajuan yang berkelanjutan.


Tentang IKAPI

Ikatan Pengacara Independen Indonesia (IKAPI) merupakan organisasi profesi yang menjunjung tinggi nilai independensi, profesionalitas, dan integritas dalam penegakan hukum di Indonesia.


Team/Red

Rumah Purnawirawan Polisi Diduga Jadi Lokasi Oplosan LPG, Respons Aparat Dipertanyakan



Bogor – Dugaan praktik pengoplosan gas LPG ilegal di sebuah rumah yang dihuni purnawirawan polisi menghebohkan masyarakat. Kasus ini menjadi sorotan lantaran penanganannya dinilai lamban dan memunculkan pertanyaan terkait profesionalisme aparat di lapangan.


Informasi yang dihimpun menyebutkan, lokasi yang diduga menjadi tempat aktivitas ilegal tersebut hanya berjarak sekitar lima menit dari kantor kepolisian setempat. Namun, petugas disebut baru tiba sekitar tiga jam setelah laporan diterima. Kondisi ini menimbulkan tanda tanya di tengah masyarakat.


Setibanya di lokasi, aparat juga dinilai belum menunjukkan langkah tegas. Sejumlah pihak menilai ada sikap segan terhadap pemilik rumah yang diketahui merupakan mantan anggota kepolisian senior. Situasi itu semakin memicu spekulasi publik terkait objektivitas penanganan kasus.


Dalam proses pemeriksaan, awak media yang berada di lokasi juga disebut dibatasi aksesnya. Hanya satu perwakilan jurnalis yang diperbolehkan masuk ke area rumah. Kebijakan tersebut memunculkan kecurigaan bahwa proses penanganan dilakukan secara tertutup.


Padahal, hasil investigasi media menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan praktik pengoplosan gas. Di antaranya timbangan tabung ukuran 12 kilogram serta cairan es yang tercecer di lantai, yang kerap dikaitkan dengan aktivitas pemindahan isi gas LPG.


Selain itu, terdapat rekaman suara dan pengakuan dari seseorang bernama Ableh yang mengaku sebagai pemilik usaha tersebut. Dalam percakapan melalui sambungan telepon, ia meminta agar aktivitas itu tidak ditindaklanjuti.

Tak hanya itu, yang bersangkutan juga diduga menawarkan sejumlah uang kepada awak media agar pemberitaan dihentikan. 


Tawaran tersebut ditolak oleh tim jurnalis karena dianggap bertentangan dengan kode etik profesi.

Kasus ini kini menjadi perhatian masyarakat luas. Warga berharap aparat penegak hukum dapat bertindak profesional, transparan, dan menindak tegas siapa pun yang terlibat tanpa memandang latar belakang maupun status sosial.

Kejagung Diminta Batalkan Lelang Minyak 1,2 Juta Barel Hasil Rampasan Berkekuatan Hukum Tetap




Jakarta- Badan Pemulihan Aset Kejaksaan Agung resmi mengumumkan lelang barang rampasan negara berupa minyak mentah jenis Light Crude Oil sebanyak 1.245.166,9 barel. Minyak tersebut merupakan barang bukti dari perkara terpidana Mahmoud Mohamed Abdelaziz Mohamed Hatiba yang saat ini berada di atas kapal MT Arman 114 di perairan Batu Ampar, Batam.


Menanggapi rencana lelang 1,2 Juta barel Light Crude Oil yang dilakukan oleh Kejaksaan Agung, Advokat David Gabriel Pella,S.H.,M.H selaku Kuasa Hukum Nelayan Batam berpendapat bahwa, hasil rampasan tersebut sebaiknya diserahkan kepada Pertamina untuk dikelola mengingat kondisi global yang tengah mengalami krisis energi akibat perang Iran dengan AS-Israel.


"Dengan melihat konstalasi politik khususnya dunia saat ini, khususnya dibidang energi yang sedang mengalami kesulitan minyak, maka Kejaksaan Agung tidak perlu melelang hasil rampasan itu. Lebih baik rampasan tersebut diserahkan kepada Pertamina untuk dipergunakan memenuhi kebutuhan rakyat Indonesia," ujar David, dalam keterangannya kepada awak media hari ini , Selasa (21/4/2026).


Menurutnya, hasil rampasan tersebut sudah menjadi kewenangan sepenuhnya pemerintah karena telah memiliki keputusan yang inkrah. Dengan melihat kepentingan nasional untuk kebutuhan rakyat, maka sebaiknya minyak sebanyak 1,2 juta barel tersebut diserahkan kepada Pertamina untuk dikelola.


"Jadi, saya sebagai kuasa Hukum prinsipal masyarakat nelayan sebanyak 162 orang ini, lelang dari hasil rampasan minyak sebanyak 1,2 juta barel itu dibatalkan dan diserahkan kepada Pertamina untuk dikelola. Dan untuk memenuhi rasa keadilan, maka Pertamina akan memberikan kompensasi sewajarnya kepada masyarakat nelayan kepulauan Riau yang terdampak. Menurut saya ini lebih bermakna berkeadilan dan juga menunjukkan kepedulian aparat penegak hukum dalam menjaga lingkungan laut. Dan ini dapat dijadikan sebagai model penyelesaian pencemaran lingkungan laut yang dilakukan oleh kapal-kapal minyak," pungkasnya.(Red).


:


 

Senin, 20 April 2026

PERKUMPULAN MEDIA WARTAWAN INDONESIA RESMI BERDIRI, Menjalin Silaturahmi, Menguatkan Ukhuwah, dan Menyatukan Langkah Insan Pers

Jakarta, 20 April 2026 – Dengan memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT, Perkumpulan Media Wartawan Indonesia (MWI) resmi berdiri sebagai wadah silaturahmi, ukhuwah, dan persaudaraan bagi seluruh insan media di Indonesia.


Pengesahan pendirian MWI telah ditetapkan melalui Keputusan Menteri Hukum Republik Indonesia Nomor AHU-0002738.AH.01.07.Tahun 2026, sebagai bentuk legalitas dan pengakuan resmi atas keberadaan organisasi ini.


Ketua MWI, Sriyanto, menyampaikan bahwa kehadiran MWI dilandasi niat tulus untuk membangun kebersamaan, mempererat hubungan kekeluargaan, serta menghadirkan nilai-nilai kebaikan dalam dunia jurnalistik.


“Kami ingin MWI menjadi rumah besar bagi insan media, tempat saling merangkul dalam persaudaraan, saling menguatkan dalam kebaikan, serta bersama-sama menjaga amanah profesi dengan penuh kejujuran dan tanggung jawab,” ujar Sriyanto.


MWI hadir tidak hanya sebagai organisasi, tetapi sebagai keluarga besar yang menjunjung tinggi nilai silaturahmi, gotong royong, dan kepedulian sosial.


Dalam semangat kebersamaan, MWI mengajak seluruh insan media untuk berjalan seiring dalam menyampaikan informasi yang benar, menyejukkan, dan membawa manfaat bagi masyarakat.


Berlandaskan nilai religius, MWI juga mengedepankan prinsip bahwa profesi wartawan adalah bagian dari amanah yang harus dijalankan dengan keikhlasan dan integritas.


“Sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi sesama. Inilah semangat yang kami bawa dalam setiap langkah organisasi,” tambahnya.


Adapun susunan awal kepengurusan MWI :

Ketua : Sriyanto

Sekretaris: Suguntur

Bendahara: Umi Marfuah

Pengawas: Didi Wahyudi

Ke depan, MWI akan mengembangkan berbagai kegiatan yang bernilai kekeluargaan dan keagamaan, seperti :


Forum silaturahmi antar media Kegiatan sosial dan bakti masyarakat Kajian dan pembinaan etika jurnalistik Program penguatan kapasitas wartawan, Tentang MWI Perkumpulan Media Wartawan Indonesia adalah organisasi independen yang menjadi wadah persaudaraan insan media dengan semangat kebersamaan nilai religius.


serta komitmen dalam menjaga profesionalisme dan integritas jurnalistik di Indonesia.


Penutup Dengan berdirinya MWI, diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat antar media, tercipta suasana kekeluargaan yang harmonis, serta lahir kontribusi nyata bagi bangsa dan negara melalui karya jurnalistik yang jujur, berimbang, dan penuh nilai kebaikan.

Sabtu, 18 April 2026

Nadzira Shafa Rilis 'Jalan Tengah', Lagu Patah Hati Penuh Emosi di Album Perdana

Jakarta – Penyanyi sekaligus penulis lagu muda berbakat, Nadzira Shafa, resmi merilis single terbarunya berjudul 'Jalan Tengah' pada 17 April 2026.


Lagu ini menjadi salah satu sorotan dalam album perdana bertajuk 'Akhirnya, Aku Lagi', yang diluncurkan serentak di berbagai platform musik digital. 


'Jalan Tengah' membawa cerita yang dekat dengan banyak orang: tentang cinta yang hadir di waktu yang salah. Lagu ini menggambarkan seorang perempuan yang terjebak di antara perasaan yang belum selesai dan kenyataan yang tak bisa diubah. Dalam posisi tanpa kendali, rasa kecewa, ragu, dan penyesalan terasa begitu kuat di setiap bait liriknya.


Salah satu bagian lirik yang paling menyentuh berbunyi, “Tak kutemukan jalan tengahnya, kau pergi tanpa kabar ku pun terluka.” Kalimat sederhana itu menggambarkan luka akibat hubungan yang berakhir tanpa penjelasan, sesuatu yang mungkin pernah dirasakan banyak pendengar. 


Dengan aransemen yang sederhana namun emosional, lagu ini memberi ruang bagi pendengar untuk ikut tenggelam dalam cerita. Karakter vokal lembut Nadzira Shafa juga menjadi kekuatan utama yang membuat pesan lagu terasa lebih personal dan jujur. 


Album 'Akhirnya, Aku Lagi' sendiri berisi 10 lagu yang mengangkat perjalanan pencarian diri, validasi, dan cinta. Pada akhirnya, album ini menyampaikan pesan bahwa jawaban yang selama ini dicari ternyata ada di dalam diri sendiri. Jalan Tengah hadir sebagai salah satu titik emosional terkuat dalam rangkaian cerita tersebut. 


Sebelumnya, Nadzira Shafa juga sukses lewat single 'Sempurnakan Aku' yang meraih ratusan ribu pendengar di platform streaming serta ramai digunakan di TikTok. Selain bermusik, ia juga dikenal lewat kiprahnya di dunia akting dan sebagai penulis buku best-seller. 


Single Jalan Tengah kini sudah dapat dinikmati di seluruh digital streaming platform. Sementara itu, video lirik resminya juga telah tersedia dan bisa disaksikan melalui channel YouTube @RPM Music Official.


Untuk mengikuti kabar terbaru, publik juga dapat mengunjungi Instagram resmi Nadzira Shafa di @enazirashf_ serta akun RPM Musik untuk berbagai update rilisan terbaru.


Lewat perilisan ini, Nadzira berharap setiap pendengar bisa menemukan bagian dari diri mereka di setiap lirik yang ia tulis. Sebab, di balik setiap lagu, selalu ada cerita yang mungkin mewakili perasaan banyak orang.

Jumat, 17 April 2026

PWI Pokja Jaksel Gelar Halal Bihalal dan Santunan Anak Yatim

 

JAKARTA - Kelompok Kerja Persatuan Wartawan Indonesia Jakarta Selatan menggelar kegiatan halal bihalal dan bantu anak yatim. Lantunan ayat suci menambah suasana kegiatan bukan hanya meriah, khidmat dan juga berjalan lancar. Acara dilaksanakan, Kamis (16/4) di Ruang Nusantata, Lantai 6, Blok A, Gedung Walikota Jakarta Selatan. Selain para wartawan, Kasudin Kominfotik Neti dan Asisten Kesra Tomi F turut hadir dalam kesempatan tersebut. 


Dalam sambutan nya, Ketua  PWI Pokja Walikota Jakarta Selatan Joni Matondang mengatakan  kegiatan seperti ini adalah salah satu komitmen dalam menjalankan organisasi dan rutin dilaksanakan. Dan tentunya program-program lain akan dilaksanakan. "Jadilah rahmat semesta alam, " tambahnya. 


Sementara itu, Asisten kerra Jakarta Selatan Tomi Fudiantono menyampaikan permohonan maaf karena terlambat hadir.


"Tanpa mengurangi rasa hormat kepada teman-teman, saya juga ikut merasakan kehangatan dan kegembiraan dalam acara ini. Halal bihalal dan peduli anak yatim adalah kegiatan yang mulia. Semoga teman-teman melimpah rezkinya dan panjang umur, " ujarnya. 


Tomi juga memberikan simbolis bantuan Pola PWI Jaksel berupa tas, buku, tempat air minum dan sedikit sangu untuk para anak yatim yang berjumlah sepuluh orang. 


Pada kesempatan tersebur, Kasudin Kominfotik Jaksel Neti dalam sambutanya mengatakan, bahwa kemitraan yang selama ini terjadi baik bukan hanya sekedar kritik tetapi juga sudah merambah ke sisi kemanusiaan yang bersifat sosial.


"Mengkritik yang sesuai fakta adalah salah satu bentuk kepedulian. Tetapi hari ini dalam kegiatan ini ada kehangatan dan kekeluargaan yang tulus. Membantu sesama manusia, " ujarnya.

POLSEK CIKALONGWETAN TERIMA KUNJUNGAN EDUKATIF SISWA RA AL-HIDAYAH DALAM PROGRAM POLISI SAHABAT ANAK


Majalahceo.com,Cimahi — Dalam rangka membangun kedekatan antara institusi kepolisian dengan masyarakat sejak usia dini, Polsek Cikalongwetan Polres Cimahi menerima kunjungan edukatif dari siswa/i RA Al-Hidayah yang didampingi oleh para guru dan orang tua, pada Jumat (17/04/2026) sekitar pukul 09.00 WIB bertempat di Mako Polsek Cikalongwetan.


Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Polisi Sahabat Anak yang bertujuan untuk mengenalkan tugas dan peran kepolisian kepada anak-anak dengan cara yang menyenangkan, edukatif, dan mudah dipahami.



Sebanyak kurang lebih 30 siswa/i RA Al-Hidayah dari Desa Ciptagumanti hadir dalam kegiatan ini, didampingi oleh 10 orang guru serta para orang tua siswa. Kehadiran mereka disambut langsung oleh Kapolsek Cikalongwetan AKP Deden Indrajaya, S.H., M.M., bersama jajaran personel, termasuk Plh. Kanit Binmas Aiptu Ijang Sukarna.


Dalam kegiatan tersebut, anak-anak diberikan pengenalan mengenai tugas-tugas kepolisian, khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Penyampaian materi dilakukan secara interaktif dan komunikatif agar mudah dipahami oleh anak-anak usia dini.



Selain itu, para siswa juga diajak berkeliling menggunakan kendaraan patroli milik Polsek Cikalongwetan. Kegiatan ini memberikan pengalaman langsung kepada anak-anak untuk mengenal lebih dekat lingkungan kepolisian sekaligus menumbuhkan rasa percaya dan kedekatan terhadap sosok polisi.


Kapolsek Cikalongwetan AKP Deden Indrajaya, S.H., M.M. dalam penyampaiannya mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pendekatan humanis Polri kepada masyarakat, khususnya kepada anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.


“Kegiatan ini kami laksanakan sebagai bentuk edukasi sejak dini kepada anak-anak agar mereka mengenal tugas-tugas kepolisian serta menumbuhkan rasa disiplin, tertib, dan patuh terhadap aturan. Kami ingin menghadirkan sosok polisi yang ramah dan bersahabat di mata anak-anak,” ujar AKP Deden Indrajaya.


Ia juga menambahkan bahwa melalui kegiatan ini diharapkan dapat membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri, sekaligus menciptakan hubungan yang harmonis antara polisi dan masyarakat.


“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat memberikan kesan positif bagi anak-anak, sehingga ke depan mereka tidak merasa takut terhadap polisi, melainkan melihat polisi sebagai sahabat yang melindungi dan mengayomi masyarakat,” tambahnya.


Selama kegiatan berlangsung, para siswa tampak sangat antusias dan penuh keceriaan dalam mengikuti setiap rangkaian acara. Interaksi yang terjalin antara anggota kepolisian dengan anak-anak pun berlangsung hangat dan penuh keakraban.


Kegiatan kunjungan edukatif ini mendapat respon positif dari para guru dan orang tua siswa yang menilai bahwa kegiatan tersebut sangat bermanfaat dalam memberikan pemahaman dasar kepada anak-anak mengenai pentingnya menjaga keamanan serta mengenal peran aparat kepolisian.


Dengan terlaksananya kegiatan ini, Polsek Cikalongwetan berharap dapat terus meningkatkan kegiatan pembinaan masyarakat, khususnya melalui program-program yang bersifat edukatif dan humanis, guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Cimahi.

SATGAS CITARUM HARUM ANGKAT 30 TON SAMPAH DI SUNGAI CICUKANG, PANGDAM III/SILIWANGI TEGASKAN SAMPAH ADALAH MUSUH BERSAMA


Majalahceo.com,Kabupaten Bandung — Satgas Citarum Harum bergerak cepat menindaklanjuti kondisi tumpukan sampah yang mengotori aliran Sungai Cicukang, Kabupaten Bandung. Dalam kegiatan pembersihan yang dilaksanakan di wilayah tersebut, sekitar 30 ton sampah berhasil diangkat dari aliran sungai sepanjang kurang lebih 400 meter.


Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, S.E., M.M., yang didampingi oleh Aster Kasdam, Kakesdam, Kapendam, serta Komandan Satgas Citarum Harum 2026. Turut hadir pula Kepala Pelaksana Harian Citarum Harum Dedi Tamin, unsur Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung, BBWS, Satpol PP, Dinas SDA Provinsi Jawa Barat, Kodim 0624/Kabupaten Bandung, Danramil serta pelajar, Linmas, dan masyarakat setempat yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.



Dalam keterangannya di lokasi, Pangdam III/Siliwangi menegaskan bahwa permasalahan sampah merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Ia menyoroti kondisi aliran Sungai Cicukang yang dipenuhi sampah, sebagai dampak dari rendahnya kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah.


“Sampah adalah musuh bersama. Hari ini kita melaksanakan kegiatan pembersihan di salah satu titik di Cicukang, Kabupaten Bandung. Seperti yang kita lihat, aliran sungai sepanjang kurang lebih 400 meter dipenuhi sampah. Ini menjadi tanggung jawab kita semua,” tegasnya.



Pangdam juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan serta mulai mengelola sampah rumah tangga dengan baik. Ia menjelaskan bahwa keterbatasan daya tampung Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Sari Mukti menjadi salah satu faktor yang memperparah kondisi.


“Dari Kabupaten Bandung saja, produksi sampah setiap hari mencapai sekitar 1.800 ton. Sementara kapasitas pengiriman ke TPS Sari Mukti masih terbatas, sehingga belum mampu menampung seluruh volume sampah. Akibatnya, masih banyak sampah yang tidak tertangani dengan baik,” ujarnya.



Lebih lanjut disampaikan bahwa sebagian sampah yang menumpuk di aliran Sungai Cicukang berasal dari wilayah Kota Bandung, seperti Pasar Caringin dan Pasar Ciroyom. Sampah tersebut terbawa arus air saat hujan dan mengendap di titik-titik tertentu, termasuk di kawasan Cicukang.


Sementara itu, Komandan Satgas Citarum Harum 2026 Kolonel Infanteri Yanto Kusno Hendarto menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan berbagai strategi dalam penanganan permasalahan sampah, khususnya di wilayah-wilayah kritis.



“Kondisi ini terjadi karena aliran sungai melewati kawasan perkotaan dan pemukiman padat penduduk. Oleh karena itu, selain pembersihan, kami juga fokus pada upaya sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat,” ungkapnya.


Ia menambahkan bahwa pendekatan yang dilakukan tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga menyentuh aspek pembinaan karakter masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan.


“Kami mendorong masyarakat untuk mampu mengelola sampah sejak dari rumah tangga. Jangan sampai terbiasa membuang sampah sembarangan. Karena saat hujan, sampah tersebut akan terbawa aliran air dan menumpuk di sungai seperti yang kita lihat saat ini,” jelasnya.


Selain itu, Satgas Citarum Harum juga terus berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup baik tingkat provinsi maupun kabupaten dalam melakukan edukasi dan peningkatan kesadaran masyarakat.


Wilayah Sungai Cicukang sendiri merupakan bagian dari area tugas Satgas Citarum Harum Sektor 3, Sub 8. Penanganan di wilayah ini menjadi prioritas mengingat kondisi lingkungan yang cukup memprihatinkan akibat tingginya volume sampah yang masuk ke aliran sungai.


Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat semakin meningkat dan permasalahan sampah dapat ditangani secara berkelanjutan. Pemerintah dan seluruh pihak terkait terus mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan, dimulai dari pengelolaan sampah di tingkat rumah tangga.

#Citarum harum

Kejaksaan Agung Lelang 1,2 Juta Barel ‘Light Crude Oil’ Kasus MT Arman 114, Kuasa Hukum Nelayan Batam, David Gabriel Pella,S.H.,M.H Endus Kejanggalan Syarat Formil

 


Keterangan Foto :  Advokat David Gabriel Pella,SH.,MH selaku Kuasa Hukum Nelayan Batam


MAJALAH CEO - BATAM – Badan Pemulihan Aset Kejaksaan Agung resmi mengumumkan lelang barang rampasan negara berupa minyak mentah jenis Light Crude Oil sebanyak 1.245.166,9 barel. Minyak tersebut merupakan barang bukti dari perkara terpidana Mahmoud Mohamed Abdelaziz Mohamed Hatiba yang saat ini berada di atas kapal MT Arman 114 di perairan Batu Ampar, Batam.



​Berdasarkan surat pengumuman lelang yang diterbitkan tanggal 15 April 2026, nilai limit objek lelang tersebut ditetapkan sebesar Rp879.087.831.400,00 dengan uang jaminan lelang senilai Rp88.000.000.000,00. Lelang akan dilaksanakan melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Batam pada Jumat, 24 April 2026.


Keterangan Foto :  Advokat David Gabriel Pella,SH.,MH selaku Kuasa Hukum Nelayan Batam.


 Menanggapi pengumuman tersebut, Kuasa Hukum Nelayan Batam, David  Gabriel Pella,SH.,M.H memberikan apresiasi sekaligus catatan kritis terhadap proses lelang yang dinilai terburu-buru dan restriktif.


​"Kami berterima kasih kepada pimpinan Kejaksaan Agung karena telah responsif terhadap pertanyaan masyarakat dengan melelang minyak mentah ini secara terpisah dari kapal MT Arman 114. Ini menunjukkan sikap good governance," ujar David dalam keterangannya hari ini, Jumat (17/4/2026).


Response positive ATA’s pemberitaan tapi setengah hati karena hanya diberikan waktu 1 minggu untuk peserta lelang crude oil. Ini menunjukkan bahwa ada kepentingan dibalik lelang cargo crude oil MT. Armant.114.


​Namun, David menyoroti dua poin krusial yang dianggap dapat mencederai semangat transparansi dan keadilan dalam proses lelang negara:


David Gabriel Pella,S.H.M.H,  selaku Kuasa Hukum Nelayan  Batam  memberikan apresiasi sekaligus catatan kritis terhadap proses lelang yang dinilai terburu-buru dan restriktif.


​"Kami berterima kasih kepada pimpinan Kejaksaan Agung karena telah responsif terhadap pertanyaan masyarakat dengan melelang minyak mentah ini secara terpisah dari kapal MT Arman 114. Ini menunjukkan sikap good governance,"ungkapnya 


​Namun, David menyoroti dua poin krusial yang dianggap dapat mencederai semangat transparansi dan keadilan dalam proses lelang negara:


Syarat Teknis yang Terlalu Restriktif


Dalam dokumen pengumuman, Kejaksaan mensyaratkan peserta lelang harus merupakan Badan Usaha yang memiliki izin usaha pengolahan atau niaga minyak bumi sesuai regulasi ESDM. Menurut David, pembatasan ini tidak lazim dalam esensi lelang negara yang seharusnya bertujuan mencari keuntungan maksimal bagi kas negara.


​"Seharusnya Kejaksaan membatasi diri pada nilai limit saja. Urusan teknis pengolahan adalah tanggung jawab pemenang lelang, apakah mereka akan bekerja sama dengan refinery dalam atau luar negeri. Jika syarat teknis langsung dipatok di awal, ada indikasi kuat bahwa objek lelang ini sudah 'ditaksir' atau disiapkan untuk pihak tertentu," tegasnya.


​Jangka Waktu Lelang yang Singkat


Selain masalah subjek peserta, jangka waktu pengumuman hingga batas akhir penawaran juga dipertanyakan. Berdasarkan dokumen, pengumuman dikeluarkan pada 15 April 2026, sementara penutupan penawaran jatuh pada 24 April 2026.


​"Hanya diberi waktu satu minggu. Padahal biasanya pengumuman lelang dengan skala sebesar ini memberikan ruang hingga 45 hari. Waktu yang sangat sempit ini memperkuat dugaan adanya skenario untuk memenangkan pihak tertentu yang mungkin sudah siap jauh-jauh hari," tambah David.


David mengingatkan bahwa Kejaksaan Agung, sebagai lokomotif penegakan hukum, harus bebas dari benturan kepentingan (vested interest). Ia berharap proses lelang ini tidak hanya sekadar formalitas untuk melegitimasi pemenang yang sudah ditentukan di balik layar.


​Sebagai informasi, objek lelang berupa Light Crude Oil dengan volume 166.975,36 metrik ton tersebut saat ini berada dalam posisi mengapung di perairan Batam. Peserta lelang yang berminat diwajibkan menyetorkan uang jaminan paling lambat satu hari sebelum pelaksanaan lelang melalui domain lelang.go.id.(red).

[17/4 10.25] 



 

Nekat Rampas Motor , Pelaku Bawa Senpi Berhasil diLumpuhkan Korban


Majalahceo.com,GEDEBAGE – Aksi kejahatan pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) disertai kekerasan terjadi di kawasan Gedebage. Insiden berlangsung di belakang Yomart, Selasa (14/04/2026) Malamsekitar pukul 06.30 WIB.

 

Dalam kejadian tersebut, korban berinisal (R) , warga Babakan Penghulu, mengalami luka serius akibat serangan senjata Api rakitan. Meski terluka, korban berhasil melakukan perlawanan dan melumpuhkan satu pelaku, sementara satu orang lainnya berhasil melarikan diri.

 

Kronologis Kejadian

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, saat itu korban sedang memarkirkan kendaraannya dan berbincang dengan rekan kerja. Tiba-tiba, dua orang pelaku datang dan berusaha merampas motor tersebut secara paksa.

 

Tidak tinggal diam, korban berusaha mempertahankan harta bendanya. Terjadi perkelahian fisik yang cukup sengit. Dalam situasi tersebut, salah satu pelaku mengeluarkan senjata senpi  rakitan dan melukai tubuh korban.

 

Korban mengalami luka tembak dan lecet di beberapa bagian tubuh, meliputi bahu kiri, area pelipis dan dahi, serta jari tangan.

 

Meskipun kehabisan tenaga dan berlumuran darah, korban tetap gigih melakukan perlawanan hingga akhirnya berhasil menaklukkan satu orang pelaku. Satu orang lainnya berhasil kabur menyelamatkan diri.

 

Situasi semakin memanas setelah terdengar suara letusan dari senjata yang dibawa pelaku. Hal ini memancing warga sekitar untuk berdatangan dan mengepung lokasi.

 

Melihat kondisi korban yang berlumuran darah, emosi warga memuncak. Pelaku yang sudah tertangkap sempat diamuk massa sebelum akhirnya berhasil diamankan oleh pihak berwajib.

 

Sekitar satu jam berselang, personel kepolisian tiba di lokasi untuk mengamankan situasi. Pelaku kemudian dibawa ke kantor polisi guna mempertanggungjawabkan atas  perbuatannya.

 

Sementara itu, kondisi korban yang dinilai cukup serius segera dievakuasi dan dilarikan ke Rumah Sakit Ujung Berung Bandung untuk mendapatkan perawatan medis intensif.

 

Harapan Keluarga

 

Menanggapi kejadian ini, Lia selaku Jurnalis yang juga merupakan keponakan dari korban, meminta pihak kepolisian untuk menindaklanjuti kasus ini secara tegas.

 

"Kami meminta agar polisi bisa menindak tegas pelaku dan jaringannya agar tidak ada lagi korban berikutnya. Keamanan di wilayah ini harus ditingkatkan, karena menjaga keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, tapi juga tanggung jawab kita bersama sebagai masyarakat," tegasnya.

 

(Lia)

Kamis, 16 April 2026

Kabid Humas Polda Jabar Raih Juara 1 Cipta Trending Topik di Rakernis Humas Polri 2026


Majalahceo.com, Bandung,-Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Hendra Rochmawan S.I.K., M.H meraih penghargaan juara 1 Zona A dalam kategori Cipta Trending Topik pada Biro Multimedia dalam ajang Rakernis Humas Polri 2026 yang diselenggarakan oleh Divisi Humas Polri.


Rakernis Humas Polri Tahun Anggaran 2026 digelar pada Selasa hingga Rabu, 14 sampai 15 April 2026, mulai pukul 07.30 WIB sampai selesai di satker dan satwil masing-masing di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia.


Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo S.H., M.Hum., M.Si., M.M. mengatakan bahwa  peran humas menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi yang efektif antara Polri dan masyarakat.


“Peran humas sangat strategis dalam menjaga kepercayaan publik terhadap institusi Polri. Karena itu, inovasi dan kemampuan adaptasi terhadap perkembangan teknologi digital menjadi hal yang sangat penting,” ujarnya, Kamis (16/4/2026)


Sementara itu Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johny Eddizon Isir S.I.K., M.T.C.P.,  menegaskan kemampuan menciptakan isu positif dan informatif di ruang digital menjadi bagian penting dari strategi komunikasi Polri.


“Pengelolaan informasi dan kemampuan membangun trending topik yang positif menjadi salah satu upaya memperkuat komunikasi publik Polri dengan masyarakat,” katanya.


Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol.  Hendra Rochmawan S.I.K., M.H  mengatakan penghargaan tersebut merupakan hasil kerja bersama tim Humas Polda Jabar dalam mengelola isu dan informasi publik secara kreatif di ruang digital.


“Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras seluruh personel Humas Polda Jawa Barat yang terus berupaya menghadirkan informasi yang cepat, akurat, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.



#Bid Humas Polda Jabar

Kabid Humas Polda Jawa Barat Raih Tiga Penghargaan di Rakernis Humas Polri 2026


Majalahceo.com, Bandung,-Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H  meraih sejumlah penghargaan bergengsi dari Divisi Humas Polri dalam rangkaian Rakernis Humas Polri 2026. Penghargaan tersebut diberikan sebagai apresiasi atas capaian kinerja kehumasan Polda Jabar yang dinilai unggul dalam pengelolaan informasi publik dan manajemen media modern.


​Rakernis Humas Polri Tahun Anggaran 2026 dilaksanakan pada Selasa hingga Rabu, 14-15 April 2026. Kegiatan ini berlangsung secara serentak di satuan kerja (satker) dan satuan wilayah (satwil) di seluruh lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia.


​Dalam ajang tersebut, Kombes Pol. Hendra Rochmawan sukses membawa pulang tiga penghargaan dari Divisi Humas Mabes Polri, yaitu ​Juara 1 Zona A dalam kategori Cipta Trending Topik pada Biro Multimedia, 

​Juara 1 kategori E-Learning di Portal Humas untuk pelaksanaan sertifikasi kehumasan

serta ​Juara 3 kategori Keaktifan pengiriman berita SPIT dan Media Hub pada Biro Pengelolaan Informasi dan Dokumentasi (PID).

​Kadiv Humas Polri, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.C.P., menyatakan bahwa prestasi yang diraih oleh Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H  ini merupakan langkah strategis dalam meraih kepercayaan masyarakat melalui media.


​"Tujuan akhirnya adalah berdampak pada Reputasi Polisi Indonesia yang Baik sehingga semakin dicintai oleh masyarakat," tegas Kadiv Humas dalam arahannya. Mendukung Astacita dan Indonesia Emas 2045.


Sebagai Narasumber Utama ​Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo S.H., M.Hum., M.Si., M.M. menekankan bahwa fungsi Humas saat ini sangat krusial dalam menjaga kondusifitas di ruang publik.Hal ini menjadi bagian penting untuk mencapai tujuan nasional yang tertuang dalam program Astacita Presiden serta menyongsong Visi Indonesia Emas 2045. Humas Polri diharapkan menjadi garda terdepan dalam memastikan stabilitas informasi demi kelancaran program- program strategis pemerintah.


​Menanggapi penghargaan tersebut, Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H  mengungkapkan bahwa capaian ini adalah buah dari kerja keras kolektif seluruh personel Humas Polda Jabar.

​“Penghargaan ini bukan hanya untuk saya, tetapi untuk seluruh tim Humas Polda Jawa Barat yang terus bekerja maksimal dalam menyampaikan informasi yang cepat, akurat, dan terpercaya,” ujar Hendra, Kamis (16/4/2026)


​Ia menambahkan bahwa prestasi ini menjadi motivasi untuk terus berinovasi di bidang komunikasi publik. “Kami akan terus berupaya meningkatkan kualitas komunikasi publik Polri dengan memanfaatkan teknologi digital serta memperkuat kepercayaan masyarakat melalui pelayanan informasi yang transparan dan humanis,” tutupnya.



#Bid Humas Polda Jabar

KESEHATAN

NASIONAL

HUKUM

POLITIK

BISNIS

© Copyright 2019 MAJALAH CEO | All Right Reserved