-->

NASIONAL

INGIN CARI PROPERTY,DI ZAINT PROJECT AJA

TNI-POLRI

SOSIAL

HUKUM

ORGANISASI

Minggu, 22 Februari 2026

Polisi Evakuasi Tanah Longsor, Akses Jalan Kembali Normal


MAJALAH Ceo.Com, Bandung,-Personel Polsek Banjarwangi Polres Garut melaksanakan evakuasi material tanah longsor yang menutup sebagian badan jalan di wilayah Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut. Sabtu (21/2/2026) malam.


Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa  kejadian longsor tersebut terjadi sekitar pukul 22.00 WIB hingga proses pembersihan selesai dilakukan bersama warga setempat.


“Lokasi bencana berada di Jalan Banjarwangi – Singajaya tepatnya di Kampung Burujul RT 02 RW 05 Desa Banjarwangi, Kecamatan Banjarwangi. Pergeseran tanah menyebabkan setengah badan jalan tertutup material longsor dengan lebar sekitar 3 meter, tinggi 3 meter, dan ketebalan material sekitar 1 meter,” ujarnya, Minggu (22/2/2026)


Menindaklanjuti kejadian tersebut, anggota Polsek Banjarwangi bersama masyarakat langsung melakukan pembersihan material longsor menggunakan alat manual guna mempercepat pemulihan akses jalan.


Berkat kerja sama yang sigap antara petugas dan warga, material longsor berhasil disingkirkan sehingga arus lalu lintas kembali normal. Saat ini, jalan tersebut sudah dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.


Polisi mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi longsor susulan, terutama saat intensitas hujan tinggi, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila terjadi bencana atau gangguan keamanan di wilayahnya.


# Bid Humas Polda Jabar

Pria Terhempas Angin Kereta di Wonosari, Selamat dari Maut


MAJALAH Ceo.Com, Kebumen,-Polres Kebumen — Seorang pria di Kebumen nyaris kehilangan nyawa setelah terhempas angin kereta api yang melintas di jalur Kaligawe, Desa Wonosari, Kecamatan Kebumen. Insiden itu terjadi sekitar pukul 06.30 WIB, Minggu 22 Februari 2026.


Korban diketahui bernama Muhamad Arifin, 59 tahun, warga Desa Wonosari. Saat kejadian, Arifin berjalan di tepi jalur perlintasan kereta api. Dari arah barat melintas Kereta Api Gajayana menuju timur. Kereta melaju dari arah belakang korban, sehingga korban tidak menyadari kedatangan rangkaian tersebut.


“Korban terkena hempasan angin kereta yang melintas, lalu terjatuh,” kata Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama.


Warga sekitar sempat panik, karena melihat korban langsung terkapar di pinggir rel. Warga sempat menduga korban mengalami luka parah dan tidak selamat. 


Melihat kejadian itu, warga yang berada di sekitar lokasi segera memberikan pertolongan dan melaporkan kejadian itu kepada polisi. Petugas Polsek Kebumen mendatangi tempat kejadian perkara, mencatat keterangan saksi, serta memastikan korban mendapat penanganan medis.


Arifin kemudian dilarikan ke RSUD Soedirman. Berdasarkan keterangan dokter, korban mengalami luka lecet di telapak kaki kanan dan lebam pada paha kanan. Kondisinya dilaporkan sadar dan masih menjalani perawatan.


Kapolsek Kebumen AKP Wayan Sukedana mengatakan peristiwa itu menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati saat berada di sekitar jalur kereta api. “Masyarakat diimbau tidak berjalan terlalu dekat dengan rel karena risiko terserempet bahkan tertabrak kereta api," jelas AKP Wayan. 


Polisi juga mengimbau warga untuk selalu waspada terhadap pergerakan kereta, termasuk memperhatikan arah datangnya kereta dan menjaga jarak aman dari rel. Kejadian di Wonosari ini berakhir tanpa korban jiwa, namun menjadi pelajaran penting agar kecelakaan serupa tidak terulang.


(Humas Polres Kebumen)

POLISI AMANKAN 10 REMAJA DAN SENJATA TAJAM, GAGALKAN AKSI PERANG SARUNG


MAJALAH Ceo.Com, Bandung,-Dalam rangka menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, Tim Kujang Polres Sumedang melaksanakan patroli intensif pada Sabtu malam (21/02/2026) mulai pukul 23.00 WIB hingga selesai di wilayah hukum Polres Sumedang.


Pada kegiatan tersebut Personel Tim Kujang menyasar lokasi rawan kriminalitas, titik kumpul geng motor, lokasi balap liar, serta area yang berpotensi terjadi tawuran, di antaranya Alun-Alun Sumedang, Bundaran Binokasih, Jl. Mayor Abdurahman, Jl. Prabu Gajah Agung, Jl. Cimalaka, Jl. Citimun, dan Jl. Naluk.


Dalam pelaksanaan patroli, petugas menerima laporan masyarakat terkait rencana aksi perang sarung di wilayah Sawah Pojom, Jl. Naluk. Tim Kujang segera bergerak cepat ke lokasi dan berhasil mengamankan 3 pelaku di tempat kejadian serta melakukan pengejaran terhadap pelaku lain yang melarikan diri.


Secara keseluruhan, sebanyak 10 remaja/pelajar berhasil diamankan dan dibawa ke Mako Polres Sumedang untuk dilakukan pendataan, pembinaan, serta pemanggilan orang tua. Selanjutnya para remaja tersebut diserahkan kepada pihak keluarga dengan pengawasan dan pembinaan lebih lanjut.


Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa dari tangan para pelaku, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa 8 sarung berisi batu, 1 penggaris pendek yang ditajamkan, 1 penggaris panjang yang ditajamkan, 1 bilah golok, serta 7 unit kendaraan roda dua yang digunakan para pelaku.


Kapolres Sumedang AKBP Sandityo Mahardika, S.I.K., menegaskan bahwa tindakan cepat Tim Kujang merupakan bentuk responsif Polri terhadap laporan masyarakat.


“Kami tidak akan mentolerir segala bentuk aksi yang berpotensi mengganggu keamanan dan keselamatan masyarakat, termasuk perang sarung yang telah dimodifikasi dengan benda berbahaya,” tegas Kapolres, Minggu ,(22/2/2026)


“Kegiatan patroli Tim Kujang ini adalah langkah preventif dan represif secara terukur guna mencegah terjadinya tindak pidana C3, aksi premanisme, maupun tawuran remaja. Kami juga mengimbau kepada para orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak- anaknya, khususnya pada malam hari,” tambahnya.


Kapolres juga menegaskan bahwa Polres Sumedang akan terus meningkatkan patroli malam hari guna menekan potensi gangguan kamtibmas dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.


Secara umum, situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Sumedang dalam keadaan aman dan kondusif.


# Bid Humas Polda Jabar

Seorang Pria Ditemukan Meninggal Dunia di Girimukti, Polisi Lakukan Penyelidikan Intensif


MAJALAH Ceo. Com, Bandung,-Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa  Warga Dusun Bojong Gawul RT 02/03, Desa Girimukti, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, digegerkan dengan ditemukannya seorang laki-laki dalam keadaan meninggal dunia pada Minggu (22/2/2026) sekitar pukul 07.30 WIB.


Peristiwa tersebut langsung ditangani oleh jajaran Polres Sumedang bersama Polsek Sumedang Utara setelah menerima laporan dari masyarakat.


Korban diketahui bernama Juanda (23), warga Dusun Dangdeur, Desa Baginda, Kecamatan Sumedang Selatan. Korban sehari-hari diketahui berprofesi sebagai wiraswasta yang menjalankan transaksi jual beli handphone secara COD (Cash on Delivery).


Berdasarkan keterangan saksi, sekitar pukul 07.30 WIB saksi pertama melihat korban sedang duduk di atas sepeda motor di depan rumah warga. Saksi kedua sempat berbincang dengan korban dan melihat adanya darah yang keluar dari tubuh korban. Tidak lama kemudian korban tergeletak di tanah.


Warga selanjutnya melaporkan kejadian tersebut kepada perangkat desa dan diteruskan kepada pihak kepolisian.


Dari keterangan keluarga, sekitar pukul 05.30 WIB korban berangkat dari rumah untuk melakukan transaksi jual beli handphone secara COD. Dugaan sementara, korban sedang melakukan transaksi ketika kejadian tersebut terjadi.


Kapolsek Sumedang Utara bersama personel piket fungsi segera mendatangi lokasi dan melakukan olah TKP. Tim INAFIS serta tim medis diterjunkan untuk melakukan pemeriksaan awal dan pengumpulan barang bukti.


Jenazah korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Sartika Asih guna dilakukan autopsi untuk memastikan penyebab kematian secara medis.


Saat ini penanganan perkara dilakukan oleh Sat Reskrim Polres Sumedang untuk penyelidikan lebih lanjut.


Kapolres Sumedang AKBP Sandityo Mahardika, S.I.K., menyampaikan bahwa pihaknya telah mengambil langkah cepat dan profesional dalam penanganan kasus tersebut.


“Kami telah melakukan olah TKP, mengamankan keterangan para saksi, serta membawa korban untuk dilakukan autopsi guna memastikan penyebab kematian secara medis. Dugaan awal mengarah pada tindak pidana pencurian dengan kekerasan, namun saat ini masih dalam tahap penyelidikan dan pendalaman oleh Sat Reskrim.” tuturnya.


Kabid Humas Polda Jabar  mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam melakukan transaksi jual beli secara COD.

“Kami mengingatkan masyarakat agar memilih lokasi yang aman dan terbuka saat melakukan transaksi, serta tidak ragu melaporkan kepada kepolisian apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan.”


# Bid Humas Polda Jabar

Polres Kebumen Gelar Patroli Sahur, Kapolres: Cegah Balap Liar dan Gangguan Kamtibmas

 




MAJALAH Ceo.Com, Kebumen,-Polres Kebumen — Polres Kebumen menggelar patroli sahur pada Minggu dini hari, 22 Februari 2026. Kegiatan diawali dengan apel di halaman Mapolres Kebumen yang dipimpin  Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama.


Kegiatan ini diikuti oleh pejabat utama (PJU) Polres Kebumen serta personel dari berbagai satuan fungsi. Dalam arahannya, Kapolres menekankan pentingnya kehadiran polisi di tengah masyarakat, terutama pada jam rawan menjelang sahur.


Usai apel, personel melanjutkan patroli ke sejumlah titik yang disinyalir kerap digunakan untuk balap liar. Patroli juga menyasar kawasan perkantoran, perbankan, serta titik-titik strategis lain yang berpotensi menjadi sasaran kejahatan jalanan.


Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengatakan, patroli sahur merupakan langkah preventif untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif di bulan Ramadhan. 


“Patroli ini kami lakukan untuk mencegah balap liar, kejahatan jalanan, dan gangguan kamtibmas lainnya,” ujar Kapolres. 


Menurut Kapolres, kehadiran personel di lapangan juga bertujuan memberikan rasa aman bagi masyarakat yang menjalankan aktivitas sahur dan ibadah subuh. “Kami ingin masyarakat merasa aman dan nyaman. Polisi hadir untuk memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan,” katanya.


Patroli sahur ini akan terus digelar secara rutin selama periode tertentu sebagai bagian dari upaya Polres Kebumen menjaga stabilitas kamtibmas. Patroli ini juga dilaksanakan hingga tingkat Polsek di bawah Polres Kebumen. 


(Humas Polres Kebumen)

Permudah Akses Informasi, Polda Jabar Luncurkan Hotline BB Ranmor untuk Layanan Pinjam Pakai


MAJALAH Ceo.Com, Bandung,-Polda Jabar menyiapkan layanan hotline khusus untuk mempermudah masyarakat dalam memperoleh informasi dan pengajuan pinjam pakai barang bukti (BB) kendaraan bermotor.            


Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Layanan ini dihadirkan sebagai bentuk transparansi dan pelayanan prima kepada masyarakat.


"Adapun nomor Hotline BB Ranmor yang dapat dihubungi masyarakat adalah 082320360649." ujar Kombes Hendra, Minggu (22/2/2026)


Adapun teknis pelaksanaannya,

Masyarakat dapat datang langsung atau menghubungi call center melalui nomor hotline yang telah disediakan.


"Masyarakat menyampaikan data kendaraan yang hilang, meliputi jenis motor, nomor polisi, nomor rangka (noka), dan nomor mesin (nosin)." ungkapnya.


Penyidik akan melakukan pengecekan posisi barang bukti kendaraan tersebut.

Apabila barang bukti berada di Mapolda, masyarakat akan diarahkan ke Mapolda. Namun jika posisi barang bukti berada di Mapolres, maka akan disambungkan dengan Kanit Pidum Polres yang dimaksud.


Selanjutnya akan dilakukan proses pinjam pakai barang bukti sesuai ketentuan yang berlaku.


Kabid Humas Polda Jabar Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa layanan hotline ini merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam memberikan kemudahan akses informasi kepada masyarakat.

“Kami membuka layanan hotline ini agar masyarakat lebih mudah mengetahui keberadaan barang bukti kendaraannya. Prosesnya kami buat jelas dan transparan, sehingga masyarakat tidak perlu bingung atau khawatir. Prinsipnya, kami ingin memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan humanis,” tuturnya.


Ia juga mengimbau masyarakat untuk menyiapkan data kendaraan secara lengkap saat menghubungi hotline, agar proses pengecekan dapat dilakukan dengan cepat dan akurat.


Dengan adanya layanan ini, diharapkan masyarakat yang kendaraannya menjadi barang bukti tindak pidana dapat memperoleh kepastian informasi serta kemudahan dalam pengajuan pinjam pakai, sesuai prosedur hukum yang berlaku.


#Bidhumas Polda Jabar

Polres Sumedang Intensifkan Patroli Kujang dan KRYD, Gagalkan Aksi Perang Sarung dan Tekan Gangguan Kamtibmas

 


Sumedang – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Polres Sumedang melaksanakan rangkaian kegiatan patroli pada Sabtu, 21 Februari 2026, yang meliputi Patroli Tim Kujang, Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), serta Patroli Dialogis Ngabuburit di wilayah hukum Kabupaten Sumedang.


Tim Kujang Amankan 10 Pemuda dan Sejumlah Barang Bukti


Kegiatan patroli yang dimulai pukul 23.00 WIB dipimpin oleh Katim Kujang AIPTU Nandang Sukria bersama enam personel. Sasaran patroli meliputi lokasi yang disinyalir rawan gangguan kamtibmas seperti Alun-Alun Sumedang, Bundaran Binokasih, serta sejumlah ruas jalan utama di wilayah Sumedang dan Cimalaka.


Saat melaksanakan patroli, petugas menerima laporan masyarakat terkait rencana aksi perang sarung di kawasan Sawah Pojom, Jalan Naluk. Tim Kujang segera bergerak cepat menuju lokasi dan berhasil mengamankan 10 orang pemuda/pelajar yang diduga akan melakukan aksi tersebut.


Dari tangan para pemuda, petugas mengamankan barang bukti berupa:


8 buah sarung berisi batu


1 buah penggaris pendek yang ditajamkan


1 buah penggaris panjang yang ditajamkan


1 buah golok


7 unit kendaraan roda dua


Para pemuda selanjutnya diamankan ke Mako Polres Sumedang untuk dilakukan pendataan, pembinaan, serta pemanggilan orang tua sebelum akhirnya diserahkan kembali kepada pihak keluarga.


Pada pukul 21.30 WIB, dilaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) yang dipimpin oleh Kasat Lantas AKP Agus Sukaerdi Suryana, S.H., M.H., didampingi Piket Pawas dan personel gabungan. Kegiatan ini difokuskan pada patroli edukasi, pembatasan jam malam bagi peserta didik, penanggulangan premanisme, pemberantasan narkoba, serta pencegahan C3 (Curat, Curas, Curanmor).


Selain itu, pada pukul 16.00 WIB, Sat Samapta juga melaksanakan Patroli Dialogis Ngabuburit guna memberikan imbauan kamtibmas secara humanis kepada masyarakat yang beraktivitas sore hari.


Secara umum, situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Sumedang terpantau aman dan kondusif. Kegiatan patroli yang dilaksanakan secara preventif dan represif terbatas ini diharapkan mampu menekan potensi gangguan keamanan, khususnya menjelang dan selama bulan Ramadan.


Kapolres Sumedang, AKBP Sandityo Mahardika, S.I.K., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polres Sumedang dalam menjaga keamanan wilayah.


> “Kami tidak akan memberikan ruang bagi aksi-aksi yang berpotensi mengganggu ketertiban umum, termasuk perang sarung yang dapat membahayakan keselamatan. Polres Sumedang hadir untuk melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, agar tidak terjerumus pada tindakan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.”


Beliau juga mengimbau kepada para orang tua dan pihak sekolah agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama pada malam hari.


> “Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah. Sinergi antara kepolisian, orang tua, sekolah, dan masyarakat sangat penting dalam mencegah kenakalan remaja dan gangguan kamtibmas.”


Dengan langkah preventif dan respons cepat terhadap laporan masyarakat, Polres Sumedang berkomitmen untuk terus menciptakan rasa aman dan nyaman bagi seluruh warga Kabupaten Sumedang.

Polres Sumedang Intensifkan Patroli Kujang dan KRYD, Gagalkan Aksi Perang Sarung dan Tekan Gangguan Kamtibmas

 



Sumedang – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Polres Sumedang melaksanakan rangkaian kegiatan patroli pada Sabtu, 21 Februari 2026, yang meliputi Patroli Tim Kujang, Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), serta Patroli Dialogis Ngabuburit di wilayah hukum Kabupaten Sumedang.


Tim Kujang Amankan 10 Pemuda dan Sejumlah Barang Bukti


Kegiatan patroli yang dimulai pukul 23.00 WIB dipimpin oleh Katim Kujang AIPTU Nandang Sukria bersama enam personel. Sasaran patroli meliputi lokasi yang disinyalir rawan gangguan kamtibmas seperti Alun-Alun Sumedang, Bundaran Binokasih, serta sejumlah ruas jalan utama di wilayah Sumedang dan Cimalaka.


Saat melaksanakan patroli, petugas menerima laporan masyarakat terkait rencana aksi perang sarung di kawasan Sawah Pojom, Jalan Naluk. Tim Kujang segera bergerak cepat menuju lokasi dan berhasil mengamankan 10 orang pemuda/pelajar yang diduga akan melakukan aksi tersebut.


Dari tangan para pemuda, petugas mengamankan barang bukti berupa:


8 buah sarung berisi batu


1 buah penggaris pendek yang ditajamkan


1 buah penggaris panjang yang ditajamkan


1 buah golok


7 unit kendaraan roda dua


Para pemuda selanjutnya diamankan ke Mako Polres Sumedang untuk dilakukan pendataan, pembinaan, serta pemanggilan orang tua sebelum akhirnya diserahkan kembali kepada pihak keluarga.


Pada pukul 21.30 WIB, dilaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) yang dipimpin oleh Kasat Lantas AKP Agus Sukaerdi Suryana, S.H., M.H., didampingi Piket Pawas dan personel gabungan. Kegiatan ini difokuskan pada patroli edukasi, pembatasan jam malam bagi peserta didik, penanggulangan premanisme, pemberantasan narkoba, serta pencegahan C3 (Curat, Curas, Curanmor).


Selain itu, pada pukul 16.00 WIB, Sat Samapta juga melaksanakan Patroli Dialogis Ngabuburit guna memberikan imbauan kamtibmas secara humanis kepada masyarakat yang beraktivitas sore hari.


Secara umum, situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Sumedang terpantau aman dan kondusif. Kegiatan patroli yang dilaksanakan secara preventif dan represif terbatas ini diharapkan mampu menekan potensi gangguan keamanan, khususnya menjelang dan selama bulan Ramadan.


Kapolres Sumedang, AKBP Sandityo Mahardika, S.I.K., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polres Sumedang dalam menjaga keamanan wilayah.


> “Kami tidak akan memberikan ruang bagi aksi-aksi yang berpotensi mengganggu ketertiban umum, termasuk perang sarung yang dapat membahayakan keselamatan. Polres Sumedang hadir untuk melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, agar tidak terjerumus pada tindakan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.”


Beliau juga mengimbau kepada para orang tua dan pihak sekolah agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama pada malam hari.


> “Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah. Sinergi antara kepolisian, orang tua, sekolah, dan masyarakat sangat penting dalam mencegah kenakalan remaja dan gangguan kamtibmas.”


Dengan langkah preventif dan respons cepat terhadap laporan masyarakat, Polres Sumedang berkomitmen untuk terus menciptakan rasa aman dan nyaman bagi seluruh warga Kabupaten Sumedang.

Brebes Terjebos Surga Obat ilegal Tramadol, Apakah APH Bernyali atau tidak Berdaya kah??




KABUPATEN BREBES, 21/2/2026. Darurat obat keras ilegal bukan lagi isu tersembunyi, melainkan BENCANA NASIONAL YANG MENGHANCURKAN GENERASI MUDA di tanah Brebes. Peredaran pil koplo Golongan G – Tramadol dan Hexymer – tidak hanya merambah setiap sudut kecamatan, melainkan BEROPERASI TERANG-TERANG SEPERTI USAHA LEGAL di depan mata semua orang.

 

Di wilayah Kersana, Banjarharjo, hingga Cigedog, tempat yang seharusnya menjadi zona aman bagi anak-anak kini dijadikan ladang bisnis haram. Pinggir jalan, depan toko pakaian – hanya beberapa langkah dari pasar dan sekolah – menjadi titik kumpul penjual obat ilegal yang tidak pernah merasa takut.

 

Gurita distribusi telah menjalar ke Ketanggungan, Larangan, Tanjung, Bulakamba, Wanasari, Jatibarang, bahkan hingga Kota Brebes. Polanya sama dan SANGAT MENCEMASKAN: mengeksploitasi rasa ingin tahu remaja dengan memanfaatkan KELEMAHAN PENGAWASAN yang sudah tidak bisa ditutupi lagi.

 

*JARINGAN TERSTRUKTUR – APAKAH ADA YANG MELINDUNGI?*

Tidak mungkin bisnis ilegal yang lokasinya sudah dikenal masyarakat luas bisa bertahan bertahun-tahun jika hanya dikelola oleh pemain kecil. Indikasi adanya jaringan distribusi yang terorganisir dengan jelas dikomandoi oleh "bandar besar" semakin menguat. PERTANYAAN YANG HARUS DIJAWAB: Siapa yang memberi izin agar mereka bisa melenggang bebas? Apakah uang koordinasi sudah lebih kuat dari hukum?

 

Secara medis, penggunaan kedua obat ini tanpa resep dokter adalah HAK CIPTA MATI. Dampaknya bukan hanya kerusakan saraf permanen atau gagal ginjal – sudah banyak korban muda yang kehilangan nyawa karena kecanduan yang tidak bisa dihentikan. Brebes bukan lagi membina calon pemimpin negeri, melainkan SEDANG MEMBUAT KEMATIANAN BUATAN UNTUK GENERASINYA.

 

*MENAGIH NYALI APH – RAMADHAN HARUS JADI MOMEN KEADILAN*

 

Keresahan tokoh masyarakat dan ulama sudah meledak menjelang Ramadhan. Mereka menggalang kekuatan dari guru hingga pemerintah desa untuk gerakan penolakan, tapi gerakan moral tidak akan pernah cukup jika aparat tidak bergerak.

 

"Sudah saatnya kita tidak hanya bertanya, tapi MENUNTUT JAWABAN – apakah peredaran ini memang tidak bisa dihentikan, atau sengaja dibiarkan demi kepentingan tertentu?" ujar salah satu tokoh masyarakat yang tak berani menyebutkan namanya, khawatir akan balas dendam dari jaringan yang kuat.

 

Bola panas kini berada di tangan Polres Brebes, Polda Jateng, BPOM Daerah, dan Satpol PP. Publik tidak mau melihat penangkapan pengecer kecil sebagai boneka untuk menutupi ketidakberdayaan. Yang dibutuhkan adalah:

 

- PENINDAKAN TEGAS HINGGA AKAR RENTENG – bukan hanya menangkap pedagang kaki lima, tapi harus sampai ke bandar besar yang menjadi otak dari semua kejahatan ini.

- PEMBERSIHAN TUNTAS – menutup semua toko yang menggunakan kedok usaha legal untuk menjual obat berbahaya.

- BUKTI KOMITMEN MORIL – menunjukkan bahwa hukum di Jawa Tengah tidak bisa dibeli dengan uang atau kekuasaan.

 

Generasi muda Brebes adalah taruhannya. Jika Aparat Penegak Hukum tidak segera menunjukkan "nyalinya" dan bertindak dengan sungguh-sungguh, maka stigma "BREBES = SURGA OBAT ILEGAL" akan MENETAP SELAMANYA dan menjadi momok yang menghantui negeri ini.

 

 

 

(Tim Redaksi)

Sabtu, 21 Februari 2026

Puasa Sehat Tanpa Lemas, Ini Panduan Praktis dari Dr. Jusuf Kristianto

 

Jakarta -Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan haus. Lebih dari itu, bulan suci ini menjadi momentum tepat untuk memperbaiki pola hidup agar lebih sehat dan teratur. 


Menurut Dr. Jusuf Kristianto, MPH, PhD, Ahli Kesehatan Masyarakat, puasa yang dijalani dengan strategi tepat justru bisa membuat tubuh tetap bugar dan energi terjaga sepanjang hari.


“Komposisi gizi saat puasa sebenarnya sama seperti hari biasa. Yang berbeda hanya waktunya,” jelas Dr. Jusuf.


 Sahur: Bahan Bakar Utama Seharian 


Sahur memegang peran penting sebagai sumber energi utama. Dr. Jusuf menyarankan untuk memilih makanan tinggi serat dan protein seperti oatmeal, telur, kacang-kacangan, atau roti gandum agar rasa kenyang bertahan lebih lama.


Karbohidrat kompleks seperti nasi merah atau ubi juga dianjurkan karena mampu memberikan energi secara bertahap.


Jangan lupa minum 2–3 gelas air putih agar tubuh tetap terhidrasi.

Sebaliknya, makanan terlalu manis atau asin sebaiknya dihindari karena bisa memicu rasa haus dan lapar lebih cepat.


 Berbuka: Jangan Kalap, Tetap Bertahap 


Saat adzan Maghrib berkumandang, berbuka sebaiknya diawali dengan kurma dan air putih untuk mengembalikan energi secara cepat namun tetap aman bagi tubuh.

Dr. Jusuf mengingatkan agar tidak langsung menyantap gorengan atau makanan tinggi gula secara berlebihan. Lonjakan gula darah yang drastis justru bisa membuat tubuh cepat lemas.


“Berbuka dengan makanan ringan dulu, lalu lanjutkan dengan menu utama agar sistem pencernaan tidak kaget,” ujarnya.


Menu seimbang yang terdiri dari karbohidrat, protein, dan lemak sehat seperti sayur, sup, ikan, atau daging tanpa lemak menjadi pilihan ideal.


 Gizi Seimbang, Tubuh Tetap Prima 


Perubahan jadwal makan saat Ramadan bukan alasan untuk mengabaikan keseimbangan gizi. Konsumsi sayur dan buah tetap penting untuk memenuhi kebutuhan vitamin, mineral, dan serat.


Lemak sehat dari alpukat, ikan, dan kacang-kacangan juga dianjurkan. Sementara itu, makanan olahan, cepat saji, tinggi garam dan lemak jenuh sebaiknya dibatasi.

Dengan pola makan yang tepat, tubuh akan lebih mudah beradaptasi meski ritme makan berubah.


 Tetap Aktif dan Cukup Istirahat


Puasa bukan berarti bermalas-malasan. Aktivitas ringan seperti jalan kaki atau stretching bisa dilakukan setelah berbuka atau sebelum sahur.


Tidur yang cukup juga menjadi kunci agar tubuh tidak mudah lemas. Selain itu, mengelola stres melalui ibadah, meditasi, atau aktivitas menenangkan dapat membantu menjaga keseimbangan fisik dan mental.


 Kondisi Khusus, Perlu Konsultasi


Bagi yang memiliki kondisi kesehatan tertentu seperti diabetes, maag, hipertensi, atau GERD, konsultasi dengan dokter sebelum berpuasa sangat dianjurkan.


Jika muncul gejala seperti pusing berat, lemas berlebihan, atau tanda dehidrasi, puasa sebaiknya dihentikan demi menjaga keselamatan kesehatan.


 Ramadan Sehat, Ibadah Lancar


Kesimpulannya, puasa sehat bukan hanya soal menahan diri, tetapi juga menjaga asupan gizi, hidrasi, aktivitas, dan kondisi kesehatan secara menyeluruh.


Dengan langkah sederhana dan disiplin, Ramadan bisa dijalani dengan tubuh tetap prima, stamina terjaga, dan ibadah pun semakin khusyuk.




Tahap Akhir TMMD Ke-127, Jalan 680 Meter di Desa Parakanlima Masuki Proses Hotmix.

 


SUKABUMI – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 yang dilaksanakan oleh Kodim 0607/Kota Sukabumi kini memasuki tahap akhir pembangunan infrastruktur jalan di Desa Parakanlima, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi.

Setelah resmi dibuka beberapa waktu lalu, progres pembangunan jalan sepanjang kurang lebih 680 meter saat ini memasuki tahap pengaspalan hotmix.

(Sabtu,21/02/2026) 


Tahapan hotmix dilakukan guna memastikan kualitas jalan benar-benar kokoh dan tahan lama. Proses pengerjaan dilakukan dengan pengawasan ketat, mulai dari pemerataan permukaan hingga penggunaan material yang sesuai standar. 

Hal ini dilakukan agar hasil pembangunan tidak hanya selesai tepat waktu, tetapi juga memiliki mutu yang dapat dipertanggungjawabkan.


Komandan Kodim 0607/Kota Sukabumi menegaskan bahwa setiap tahapan pekerjaan harus memperhatikan detail teknis dan kualitas bahan yang digunakan. Dengan pengaspalan hotmix, jalan yang sebelumnya sulit dilalui kini akan berubah menjadi akses yang lebih layak, aman, dan nyaman bagi masyarakat.


Selama ini, kondisi jalan yang rusak dan terputus cukup menghambat aktivitas warga Desa Parakanlima, baik untuk kegiatan ekonomi, pendidikan, maupun sosial. Kehadiran program TMMD Ke-127 menjadi solusi nyata dalam membuka kembali akses yang sempat terisolasi dan meningkatkan konektivitas antarwilayah.


Dengan memasuki tahap akhir ini, diharapkan pembangunan jalan sepanjang 680 meter tersebut dapat segera dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat. 

Program TMMD Ke-127 tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong antara TNI dan warga dalam mewujudkan pembangunan desa yang berkelanjutan.

(Pendim,0607)

Eksepsi Ditolak, Perkara Korupsi Jalan Lapen Sampang Resmi Masuk Tahap Pembuktian




Surabaya  Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Surabaya menolak nota keberatan (eksepsi) yang diajukan terdakwa Ahmad Zahrón Wiami, S.T., M.T. dan Mohammad Hasan Mustofa, S.T., M.Si. dalam perkara dugaan korupsi proyek rehabilitasi jalan lapen (DID II) Kabupaten Sampang.


Putusan sela tersebut dibacakan dalam persidangan yang digelar secara daring (online) pada Selasa, 18 Februari 2026, dalam pertimbangan hukumnya, majelis hakim menyatakan surat dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) telah memenuhi ketentuan Pasal 143 ayat (2) huruf a dan b KUHAP, karena memuat identitas terdakwa secara lengkap serta uraian perbuatan yang didakwakan secara cermat, jelas, dan lengkap mengenai waktu, tempat, serta cara perbuatan dilakukan.


Majelis hakim menilai dalil penasihat hukum yang menyatakan terdakwa hanya menjalankan perintah jabatan serta tidak memiliki kewenangan menentukan kebijakan merupakan materi yang telah masuk dalam pokok perkara, argumentasi tersebut, menurut majelis, harus dibuktikan dalam tahapan pemeriksaan saksi, ahli, serta alat bukti, bukan diuji melalui mekanisme eksepsi.


Selain itu, keberatan yang menyangkut peran pejabat lain, struktur pengadaan, serta pihak penyedia jasa sebagaimana diuraikan dalam eksepsi dinilai berkaitan langsung dengan pembuktian materiil perkara, sehingga belum dapat dijadikan dasar untuk membatalkan surat dakwaan.


“Keberatan terdakwa telah menyentuh pokok perkara dan harus dibuktikan dalam persidangan,” demikian pertimbangan majelis hakim dalam putusan sela.


Berdasarkan pertimbangan tersebut, majelis dalam amar putusannya menyatakan menolak eksepsi para terdakwa untuk seluruhnya dan memerintahkan Jaksa Penuntut Umum melanjutkan pemeriksaan perkara.


Majelis hakim kemudian menetapkan persidangan lanjutan pada Rabu, 25 Februari 2026, dengan agenda pemeriksaan saksi dari pihak penuntut umum, sidang selanjutnya juga akan dilaksanakan secara daring dan mekanisme tersebut telah disetujui oleh penasihat hukum para terdakwa.


Perkara ini menjerat empat terdakwa dalam proyek rehabilitasi jalan lapen DID II Kabupaten Sampang, dua terdakwa mengajukan eksepsi, yaitu Ahmad Zahrón Wiami, S.T., M.T. dan Mohammad Hasan Mustofa, S.T., M.Si.  sementara dua terdakwa lainnya yaitu Slamet Iwan Supriyanto alias Yayan dan Khoirul Umam alias Umam  tidak mengajukan keberatan dan mengikuti tahapan persidangan sesuai agenda.


Sementara itu, pelapor perkara, Achmad Rifa’i Lasbandra, menyatakan putusan sela tersebut menjadi momentum untuk menguji secara menyeluruh konstruksi dakwaan dalam tahap pembuktian, ia menilai proses pemeriksaan saksi nantinya akan membuka secara terang peran masing-masing pihak dalam pelaksanaan proyek.


“Kami menghormati putusan majelis hakim. Tahap pembuktian ini penting agar fakta-fakta terungkap secara utuh dan tidak parsial,” ujarnya usai mengikuti persidangan secara daring.


Menurut dia, publik menunggu kejelasan menyeluruh terkait pelaksanaan proyek dan mekanisme pengawasannya, sehingga proses hukum berjalan transparan dan proporsional.


Dengan masuknya perkara ke tahap pembuktian, sidang lanjutan akan menjadi forum untuk menguji secara materiil konstruksi dakwaan serta peran masing-masing terdakwa dalam pelaksanaan proyek tersebut.


(Tim)

Ibu-Ibu PKK Desa Cikuya Dilatih Sigap Hadapi Kebakaran


MAJALAH Ceo.Com,BREBES – Selain fokus pada pembangunan infrastruktur, Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Kodim 0713/Brebes juga membekali masyarakat dengan pengetahuan keselamatan. Pada Jumat (20/02/2026), digelar kegiatan non-fisik berupa sosialisasi pencegahan dan penanggulangan kebakaran bagi ibu-ibu PKK Desa Cikuya, Kecamatan Banjarharjo.


Kegiatan yang berlangsung di balai desa setempat ini menghadirkan tim ahli dari Pos Pemadam Kebakaran (Damkar) Kersana sebagai instruktur utama.


Kepala Pos Damkar Kersana, Sandi, menekankan pentingnya peran ibu rumah tangga dalam mencegah kebakaran yang seringkali bermula dari area dapur. Dalam paparannya, ia memberikan simulasi cara menangani kebocoran gas LPG dan penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) secara tepat.


"Ibu-ibu adalah garda terdepan di rumah. Melalui sosialisasi ini, kami ingin mereka tidak panik saat melihat api kecil, sehingga bisa melakukan tindakan pemadaman dini sebelum api membesar," ujar Sandi.



Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Desa Cikuya, Bapak Sekod, menyampaikan apresiasinya atas program TMMD yang sangat menyentuh kebutuhan warganya. Menurutnya, pengetahuan praktis seperti ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat pedesaan.


Senada dengan hal tersebut, Babinsa Koramil 14/Banjarharjo, Serka Sagiman, yang mendampingi jalannya acara, menyebutkan bahwa antusiasme peserta sangat tinggi.


"TMMD bukan hanya soal membangun jalan atau jembatan, tapi juga membangun kapasitas SDM-nya. Kami ingin warga Desa Cikuya lebih mandiri dan tangguh dalam menghadapi potensi bencana, termasuk kebakaran," tegas Serka Sagiman.


Program non-fisik ini merupakan bagian dari rangkaian TMMD Reguler ke-127 Kodim 0713/Brebes yang bertujuan untuk menciptakan kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui edukasi dan pemberdayaan. Dengan adanya pembekalan dari tim Damkar, diharapkan Desa Cikuya menjadi desa yang lebih tanggap terhadap situasi darurat.(Pradista)

Semangat Satgas TMMD ke-127 Tak Surut di Bulan Ramadan, Dansatgas Turun Langsung ke Lokasi Pembangunan Jalan di Cipelah


MAJALAH Ceo.Com,Kabupaten Bandung – Kegiatan TMMD Reguler ke-127 di wilayah Kodim 0624/Kabupaten Bandung terus berjalan dengan lancar. (20/2/2026).



Satgas TMMD tanpa lelah dan penuh semangat terus melaksanakan pekerjaan pembuatan jalan di Desa Cipelah, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung. 



Pembangunan ini menjadi salah satu wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah.


Pada hari ini, Dansatgas 2 Kodam III/Siliwangi TMMD ke-127, Letkol Kav Samto Betah, S.Hub.Int., hadir langsung di lokasi kegiatan. Kehadiran beliau di tengah-tengah para Danramil dan prajurit yang sedang bekerja memberikan motivasi dan semangat tambahan bagi seluruh personel Satgas.



Di tengah suasana bulan suci Ramadan, para prajurit tetap menunjukkan dedikasi tinggi. Mereka terus bekerja tanpa mengenal lelah demi mewujudkan mimpi dan harapan masyarakat untuk memiliki akses jalan yang layak guna menunjang pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan.


Dansatgas menyampaikan bahwa seluruh anggota Satgas tetap berkomitmen menyelesaikan pekerjaan tepat waktu, meskipun saat ini tengah menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadan. Semangat pengabdian kepada masyarakat tetap menjadi prioritas utama.

Motor Yang Hilang Ditemukan, Warga Ciamis Berterima Kasih Kepada Kapolda Jabar


MAJALAH Ceo.Com, Bandung,-Kepolisian Daerah Jawa Barat kembali menegaskan komitmennya dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat melalui kegiatan penyerahan barang bukti kendaraan bermotor (ranmor) kepada pemilik sah. Yang berlangsung dilakukan di mako Polda Jabar, Rabu (18/2/2026).


Penyerahan ini merupakan hasil dari serangkaian pengungkapan kasus tindak pidana pencurian kendaraan bermotor yang berhasil diungkap oleh Polda Jawa Barat beserta jajarannya. Selain sebagai bentuk penegakan hukum, kegiatan ini juga menjadi simbol hadirnya negara dalam memberikan keadilan bagi masyarakat yang menjadi korban kejahatan.


Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H.,  menyampaikan bahwa setiap keberhasilan pengungkapan kasus tidak hanya berhenti pada penangkapan pelaku, tetapi juga harus memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, salah satunya melalui pengembalian barang milik korban.


“Pengembalian kendaraan ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk memastikan bahwa hak-hak masyarakat dapat kembali terpenuhi. Ini juga menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja dalam menjaga keamanan dan ketertiban,” ungkapnya, Jum'at (20/2/2026)


Salah satu penerima kendaraan, Nurung Ita Ristia, warga Dusun Ambo  Desa Cintajaya, Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis, turut menyampaikan rasa haru dan apresiasi atas kinerja kepolisian.


“Saya di sini ingin mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolda Jawa Barat beserta jajarannya karena telah menemukan motor saya yang telah lama hilang. Semoga kepolisian Jawa Barat semakin maju dan semakin dipercaya masyarakat,” ujarnya.


Kegiatan ini tidak hanya menjadi momen pengembalian barang, namun juga memperkuat hubungan emosional antara Polri dan masyarakat. Kepercayaan publik yang terbangun diharapkan mampu mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.


Selain itu, kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi tindak kejahatan, seperti menggunakan kunci ganda, parkir di tempat aman, serta segera melaporkan jika terjadi hal mencurigakan.


Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa dengan adanya kegiatan ini, diharapkan sinergi antara kepolisian dan masyarakat semakin kuat, serta menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Jawa Barat.


# Bid Humas Polda Jabar

KESEHATAN

NASIONAL

HUKUM

POLITIK

BISNIS

© Copyright 2019 MAJALAH CEO | All Right Reserved