Keterangan Foto : Founder Adore Cacao & Vanilla, Riza Kamal Shadiq.
MAJALAH CEO - Jakarta - Indonesia memiliki potensi besar sebagai salah satu penghasil vanila dan kakao terbaik dunia. Berangkat dari keyakinan itu, Founder Adore Cacao & Vanilla, Riza Kamal Shadiq, menegaskan komitmennya Membawa Produk Vanila dan Coklat Asli Indonesia Menembus Pasar Premium Internasional.
Hal tersebut disampaikan dalam diskusi bertema “Bringing Indonesian Cacao and Vanilla to the Global Stage” pada ajang Cafe & Brasserie Expo Jakarta 2026 di Jiexpo Kemayoran, Minggu (10/5/2026).
Riza menjelaskan, perjalanan Adore Cacao & Vanilla dimulai dari ketertarikannya terhadap komoditas vanila sejak 2017 saat melakukan penelitian dan bertemu langsung dengan para petani vanila di Indonesia.
Dari pengalaman tersebut, ia melihat bahwa Indonesia memiliki kekuatan besar karena berada di wilayah khatulistiwa yang sangat ideal untuk budidaya kakao dan vanila berkualitas tinggi.
“Indonesia punya tanah khatulistiwa terbesar dan terpanjang di dunia. Vanila dan kakao tumbuh sangat baik di wilayah ini.
Potensinya luar biasa, tinggal bagaimana kita berbicara soal kualitas dan konsistensi,” ujar Riza.
Menurutnya, sejak 2022 Adore Cacao & Vanilla mulai serius mengembangkan bisnis secara profesional dengan membangun kerja sama langsung bersama petani.
Pendampingan dilakukan mulai dari proses budidaya hingga pascapanen agar menghasilkan standar kualitas yang dapat diterima pasar global.
Saat ini, Adore Cacao & Vanilla membina sekitar 45 petani vanila organik bersertifikasi di wilayah Minahasa dengan total lahan sekitar 45 hektar.
Secara keseluruhan, jaringan petani binaan perusahaan mencapai sekitar 300 hektar. Produk vanila dan coklat Adore kini telah menembus berbagai negara di Eropa seperti Prancis, Italia, Jerman, Belanda, Polandia, Spanyol, dan Portugal.
Selain itu, pasar Asia seperti Jepang, Korea Selatan, Arab Saudi, hingga China juga menunjukkan permintaan yang terus meningkat.
Riza menyebut Prancis dan Italia menjadi pasar penting karena keduanya dianggap sebagai kiblat kuliner dunia. Bahkan, salah satu juara pastry di Prancis disebut telah menggunakan vanila asal Indonesia dari Adore.
Tak hanya fokus pada bahan baku, Adore juga mulai mengembangkan produk coklat premium untuk kebutuhan industri bakery, pastry, hotel, restoran, dan kafe.
Dengan dukungan mesin produksi coklat asal Italia, perusahaan ingin menghadirkan coklat berkualitas internasional yang dapat digunakan oleh pelaku industri kuliner di dalam negeri maupun luar negeri.
“Kami ingin masyarakat Indonesia juga bangga menggunakan produk coklat dan vanila lokal yang kualitasnya sudah mendunia.
Selama ini banyak industri kuliner memakai produk impor, padahal Indonesia punya kualitas yang tidak kalah,” katanya.
Riza menambahkan, Adore Cacao & Vanilla mengusung semangat menghargai petani dan hasil pertanian Indonesia.
Nama “Adore” sendiri memiliki makna mencintai dan mengagumi sesuatu, yang menurutnya mencerminkan kecintaan terhadap pekerjaan, alam, dan produk pertanian Indonesia.
Melalui pendekatan bisnis berbasis kemitraan dengan petani, Adore berharap dapat meningkatkan kesejahteraan petani lokal sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat produksi vanila dan kakao premium dunia, tambah Riza Kamal Shadiq.(Red).




































FOLLOW THE MAJALAH CEO AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow MAJALAH CEO on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram