-->

NASIONAL

INGIN CARI PROPERTY,DI ZAINT PROJECT AJA

TNI-POLRI

SOSIAL

HUKUM

ORGANISASI

Rabu, 29 April 2026

Pangdam IV/Diponegoro Pastikan Pengamanan VVIP Kunjungan Presiden RI di Jawa Tengah Berjalan Aman dan Lancar


Majalahceo.com,Cilacap – Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., memimpin langsung pengamanan VVIP dalam rangka kunjungan kerja Presiden RI Prabowo Subianto di wilayah Cilacap, Rabu (29/04/2026). Sebagai Panglima Komando Satuan Tugas Gabungan Terpadu (Pangsatgasgabpad) Pengamanan VVIP, Pangdam memastikan seluruh personel telah terploting secara optimal guna menjamin keamanan dan kenyamanan Kepala Negara selama melaksanakan rangkaian kegiatan di Jawa Tengah.


Kehadiran Pangdam IV/Diponegoro di lapangan bertujuan memastikan seluruh prosedur tetap (protap) pengamanan berjalan sesuai standar. Presiden mengawali kunjungan dengan melaksanakan Peletakan Batu Pertama (groundbreaking) 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II yang digelar secara serentak di berbagai wilayah Indonesia, dengan seremoni utama berlangsung di Cilacap, yakni pembangunan fasilitas kilang gasoline milik Pertamina. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat hilirisasi industri nasional guna meningkatkan nilai tambah sumber daya alam serta mendorong kemandirian ekonomi nasional.


Di tengah tingginya antusiasme masyarakat dan kompleksitas lokasi kegiatan, Pangdam secara cermat memantau dinamika situasi guna mengantisipasi berbagai potensi kerawanan. Pengamanan tidak hanya difokuskan pada keselamatan Presiden, tetapi juga menjamin kelancaran mobilitas rombongan pada seluruh titik strategis.


Sebelum pelaksanaan groundbreaking, Presiden RI juga mengunjungi SMA Negeri 1 Cilacap untuk meninjau sarana dan prasarana penunjang kegiatan belajar mengajar yang telah direnovasi sekolah. Pada kesempatan tersebut, Presiden juga meninjau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta menegaskan komitmen pemerintah dalam melakukan perbaikan sekolah secara bertahap di seluruh Indonesia guna mewujudkan pemerataan fasilitas pendidikan yang layak.



Pengamanan yang dilaksanakan oleh Kodam IV/Diponegoro berhasil menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif dengan tetap mengedepankan pendekatan humanis. Hal ini sejalan dengan penekanan Pangdam mengenai pentingnya sinergitas antara TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah dalam setiap pelaksanaan tugas pengamanan VVIP.


Rangkaian kunjungan kerja Presiden RI di wilayah Jawa Tengah berlangsung aman dan lancar, ditutup dengan pelepasan keberangkatan Presiden menuju Jakarta melalui Bandara Tunggul Wulung, Cilacap, menggunakan pesawat TNI Angkatan Udara. Pangdam IV/Diponegoro mengapresiasi kepada seluruh prajurit dan unsur terkait atas dedikasi dan profesionalisme dalam pelaksanaan tugas, sehingga seluruh agenda kenegaraan dapat terselenggara dengan sukses. (Pendam IV/Diponegoro)

Polisi Responsif dan Solutif, Amankan May Day


Majalahceo.com,Bandung,- Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional pada 1 Mei 2026, Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) menunjukkan komitmennya dalam mengawal ruang demokrasi melalui pendekatan yang responsif dan solutif. Tidak lagi mengandalkan pengamanan kaku, jajaran Polda Jabar kini mengedepankan komunikasi dua arah dengan serikat pekerja di berbagai wilayah industri seperti Bekasi, Karawang, hingga Bandung Raya. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa setiap aspirasi yang disampaikan oleh para buruh dapat tersalurkan dengan aman tanpa mengganggu ketertiban umum, menciptakan suasana unjuk rasa yang tertib namun tetap bermakna.


Dalam aspek operasional, Polda Jabar menerapkan manajemen lalu lintas yang dinamis untuk mengantisipasi kepadatan di jalur-jalur utama. Petugas di lapangan secara responsif melakukan rekayasa arus kendaraan dan menyediakan jalur alternatif bagi masyarakat umum agar aktivitas ekonomi warga tidak terhambat oleh adanya konsentrasi massa. Penggunaan teknologi pemantauan jarak jauh dan koordinasi cepat antar-satuan di lapangan menjadi solusi nyata untuk meminimalisir dampak kemacetan, sehingga hak buruh untuk berdemo dan hak warga untuk bermobilitas dapat berjalan secara berdampingan.


Di tengah pengamanan tersebut, terdapat sisi edukasi yang ditekankan oleh Polda Jabar kepada masyarakat dan peserta aksi. Polisi secara aktif menghimbau agar massa tetap waspada terhadap potensi penyusupan oleh oknum-oknum yang ingin memicu anarkisme. Edukasi ini penting agar masyarakat memahami bahwa keberhasilan sebuah aksi bukan dinilai dari kericuhannya, melainkan dari kedewasaan dalam berpendapat. Dengan menjaga jarak dari provokasi dan tetap mengikuti koridor hukum, para buruh turut membantu menjaga citra positif Jawa Barat sebagai wilayah yang kondusif bagi investasi dan lapangan kerja.


Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Selain menjaga keamanan fisik, Polda Jabar juga menghadirkan pelayanan solutif dengan menyiapkan fasilitas kesehatan dan tim negosiator humanis di titik-titik kumpul. Kehadiran personel Polri yang sigap membantu memberikan pertolongan pertama pada kesehatan atau sekadar membagikan air minum kepada peserta aksi menunjukkan sisi empati aparatur negara. Pendekatan ini bertujuan untuk meruntuhkan sekat ketegangan antara aparat dan massa, membangun kepercayaan bahwa polisi hadir sebagai pelindung yang siap melayani segala kebutuhan darurat di lapangan selama kegiatan berlangsung.


"Peringatan May Day 2026 di Jawa Barat diharapkan menjadi simbol kematangan demokrasi di Indonesia, khususnya di wilayah hukum Polda Jabar. Dengan strategi yang terukur dan respon yang cepat terhadap dinamika di lapangan, pihak kepolisian optimis bahwa situasi akan tetap terkendali dan harmonis." ujarnya, Rabu (29/4/2026)


Kehadiran polisi yang solutif bukan hanya tentang menjaga keamanan gedung-gedung pemerintah, tetapi tentang memberikan rasa aman bagi seluruh lapisan masyarakat agar tetap tenang menjalankan aktivitas di tengah perayaan hari bersejarah bagi para pekerja ini.



 #Bid Humas Polda Jabar

Polda Jabar Pastikan Pengamanan Hari Buruh Berjalan Aman dan Kondusif


Majalahceo.com, Bandung,Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) memastikan kesiapan pengamanan menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) yang akan berlangsung pada 1 Mei 2026. Polda Jabar berkomitmen untuk menjaga situasi kamtibmas tetap aman, tertib, dan kondusif di seluruh wilayah Jawa Barat, khususnya dalam mengantisipasi kegiatan penyampaian pendapat di muka umum (unras) yang berpotensi digelar oleh berbagai elemen masyarakat.


Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H menyampaikan bahwa pengamanan akan dilaksanakan secara maksimal dengan mengedepankan prinsip humanis, persuasif, dan profesional, guna memastikan masyarakat dapat menjalankan aktivitasnya dengan nyaman serta peserta aksi dapat menyampaikan aspirasi sesuai ketentuan yang berlaku.


"Dalam pelaksanaannya, personel gabungan akan disiagakan di sejumlah titik strategis, termasuk lokasi-lokasi yang menjadi pusat keramaian, jalur utama, serta tempat-tempat yang diprediksi menjadi titik kumpul massa." Ujarnya, Rabu (29/4/2026)


Polda Jabar juga melakukan koordinasi intensif dengan jajaran Polres, pemerintah daerah, TNI, serta instansi terkait lainnya demi memastikan kelancaran kegiatan.


Polda Jabar menghimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya peserta aksi unras, agar tetap menjaga ketertiban, tidak melakukan tindakan provokatif maupun anarkis, serta mengutamakan keselamatan bersama. 


Selain itu, Polda Jabar juga mengingatkan pentingnya mematuhi aturan hukum dalam penyampaian aspirasi.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa Polda Jabar siap memberikan pengamanan terbaik dalam rangka May Day 2026.


“Polda Jabar memastikan seluruh rangkaian kegiatan Hari Buruh pada 1 Mei 2026 dapat berjalan aman dan kondusif. Kami menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat, khususnya peserta aksi unras, agar menyampaikan aspirasi dengan damai, tidak anarkis, tidak merusak fasilitas umum, serta tetap mengutamakan keselamatan,” ungkapnya.


Ia menambahkan bahwa Polda Jabar akan mengedepankan pendekatan yang humanis dalam setiap tahapan pengamanan, sehingga hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat tetap terlindungi tanpa mengganggu ketertiban umum.


“Personel di lapangan akan melaksanakan pengamanan secara humanis, profesional, dan sesuai prosedur. Kami ingin kegiatan berlangsung tertib dan damai. Mari bersama-sama menjaga Jawa Barat tetap aman dengan semangat moto Polda Jabar, ‘Sauyunan Jaga Lembur’,” tambahnya.


Polda Jabar juga mengajak seluruh pihak untuk bersinergi menjaga situasi kamtibmas serta menghindari penyebaran hoaks maupun provokasi yang dapat memicu gangguan keamanan.


Dengan kesiapan pengamanan yang matang serta dukungan dari seluruh masyarakat, Polda Jabar optimistis peringatan Hari Buruh Internasional di wilayah Jawa Barat pada 1 Mei 2026 dapat berlangsung dengan aman, damai, dan kondusif.



#Bidhumas Polda Jabar

Sengketa Lahan di Kalideres: Para Tergugat Tak Hadir di Persidangan, Majelis Hakim Lanjutkan Perkara ke Tahap Kesimpulan

 

Keterangan Foto : Kuasa Hukum Penggugat,Munasifah, S.H.,dan Daharie, S.E., S.H.


Jakarta -- Sidang lanjutan gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) terkait sengketa tanah seluas 330 meter persegi di Jalan Peta Utara, Kelurahan Pegadungan, Kalideres, kembali digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Selasa (28/4). Perkara yang terdaftar dengan nomor 843/Pdt.G/2025/PN.Jkt Brt ini memasuki agenda krusial, yakni penyerahan bukti tambahan dari pihak Tergugat IV & VI (Sudin KPKP & Lurah Pegadungan ) yang diajukan setelah tahap sidang pemeriksaan setempat  (descente) dilaksanakan.


Namun, jalannya persidangan diwarnai dengan ketidakhadiran kuasa hukum pihak para Tergugat di dalam ruang sidang, meskipun terpantau telah berada di lingkungan pengadilan. Kondisi ini memicu respons tegas dari pihak kuasa hukum Penggugat Budi Suryanto.


Kuasa hukum Penggugat, Daharie, S.E., S.H., menyayangkan sikap kuasa hukum Tergugat IV & VI (Sudin KPKP & Lurah Pegadungan) yang meninggalkan area persidangan sebelum para pihak dipanggil untuk masuk ke ruang sidang.


“Kuasa hukum Tergugat IV & VI (Sudin KPKP & Lurah Pegadungan ) sebenarnya telah hadir di kantor pengadilan. Namun saat sidang akan dimulai yang bersangkutan terpantau meninggalkan area ruang sidang. Akibatnya, secara formal Tergugat dinyatakan tidak hadir. “kami menilai bahwa tindakan tersebut menunjukkan ketidakhadiran tanpa alasan yang patut dan tidak mencerminkan itikad baik dalam mengikuti proses persidangan,” tegas Daharie kepada awak media.


Senada dengan Daharie, rekan satu timnya Munasifah, S.H., mengungkapkan bahwa karena ketidaksiapan para Tergugat dalam memanfaatkan kesempatan yang telah diberikan oleh majelis hakim, maka Majelis Hakim memutuskan untuk melanjutkan perkara ke tahap berikutnya.


“Kami melihat bahwa para pihak telah diberikan kesempatan yang cukup dalam tahap pembuktian, dan dalam persidangan hari ini, para tergugat tidak hadir dipersidangan dan tidak memanfaatkan kesempatan tambahan yang telah diberikan oleh majelis hakim, sehingga oleh karenannya demi menjaga efisiensi dan kepastian proses (litigasi) kami mohon kepada yang Mulia Majelis Hakim untuk melanjutkan persidangan ke tahap berikutnya. Dan berdasarkan musyawarah Majelis Hakim saat persidangan berlangsung, majelis hakim memutuskan mengabulkan permohonan tersebut.  Dan menyatakan sidang selanjutnya adalah Kesimpulan yang akan dilakukan melaui ecourt,” jelas Munasifah, S.H. atau yang biasa akrap disapa Ifa.


Inti dari gugatan PMH ini berfokus pada klaim Pemerintah Provinsi DKI Jakarta atas tanah dan bangunan yang telah dikuasai Budi Suryanto selama hampir 40 tahun. Daharie membeberkan sejumlah fakta hukum untuk mematahkan klaim para Tergugat:


Penguasaan Fisik Sejak 1985: Penggugat telah menempati lahan tersebut secara terus-menerus selama empat dekade dan rutin membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) hingga periode 2025/2026.


Legalitas Administrasi: Penggugat telah menempuh jalur administratif secara berjenjang, termasuk permohonan peningkatan status tanah ke BPN yang telah mencapai tahap pengukuran kadastral hingga penerbitan Nomor Identifikasi Bidang (NIB).


Keterangan Saksi Fakta, Pihak Penggugat telah menghadirkan mantan Lurah dan staf kelurahan Pegadungan tahun 1985 yang mengakui keabsahan dokumen penguasaan lahan (surat garapan) tersebut.


Ahli Hukum Perdata yang dihadirkan oleh Kuasa Hukum Penggugat yaitu Ibu Sri Wahyuni, S.H., M.H. di dalam persidangan menyampaikan bahwa berdasarkan yurisprudensi Mahkamah Agung, penguasaan fisik atas tanah yang dilakukan secara jujur atau dengan itikad baik selama 20 tahun atau lebih tanpa adanya gangguan dapat menimbulkan hak milik bagi pihak yang menguasainya, yang dikenal dengan asas rechtsverwerking.


Ibu Sri juga menjelaskan didalam persidangan bahwa, Menurut ketentuan Bunyi Pasal 1365 KUHPerdata:  "Tiap perbuatan yang melanggar hukum, yang membawa kerugian kepada orang lain, mewajibkan orang yang karena salahnya menimbulkan kerugian itu, mengganti kerugian tersebut


Selain itu juga disampaikan bahwa berdasarkan Pasal 1338 ayat (3) “persetujuan-persetujuan harus dilaksanakan dengan itikad baik’’ Artinya proses untuk memperoleh NIB atas suatu bidang tanah telah diketahui dan disetujui oleh banyak pihak yang kemudian barulah di berikan NIB tersebut. Sebab jika memang ternyata ada masalah maka NIB nya semestinya tidak keluar atau tidak akan di munculkan.


Daharie juga menyoroti adanya dugaan salah objek (error in objecto) dalam klaim aset oleh Pemerintah Daerah yang baru muncul pada tahun 2022.


“Sangat janggal jika selama 40 tahun tidak ada masalah, namun tiba-tiba diklaim sebagai aset pada 2022. Padahal, objek yang diklaim Pemda sebagai bekas lumbung padi (Padi Centra) atau lahan Sudin Pertanian Jakarta Barat sebenarnya adalah lokasi Exs. Gedung Sasana Krida Karang Taruna Pegadungan yang sekarang berdiri Gedung SDA DKI Jakarta, yang sudah bersertifikat atas nama Pemda DKI dan berbeda lokasi dengan klien kami,” tambah Daharie.


Dalam gugatannya, Penggugat menarik enam pihak sebagai Tergugat, mulai dari Gubernur DKI Jakarta (Tergugat I), BPAD, Dinas KPKP, Sudin KPKP, BPN Jakarta Barat, Lurah Pegadungan hingga pemilik awal sebelum pengalihan penguasaan fisik dilakukan kepada Penggugat, Daharie dan timnya menegaskan bahwa gugatan ini bukan bentuk perlawanan terhadap negara, melainkan koreksi atas tindakan semena-mena oleh oknum instansi.


“Pemerintah sebagai penyelenggara negara harus tunduk pada hukum. Kami berharap Majelis Hakim bertindak cermat dan objektif. Kami memohon agar hakim menyatakan klien kami sebagai pemilik sah dan memerintahkan BPN melanjutkan proses sertifikasi yang sempat tertunda,” tutupnya.


Setelah dilakukan 23 kali persidangan, perkara ini kini mendekati babak akhir. Tahap Kesimpulan yang dilakukan secara daring (E-Court) Kuasa Hukum Penggugat Daharie, S.E., S.H dan Munasifah, S.H. mengajak seluruh Masyarakat dan juga rekan rekan media untuk mengawal perkara ini guna memastikan proses peradilan berlangsung secara adil dan objektif dan menjadi pintu bagi Majelis Hakim untuk memberikan putusan yang menjunjung tinggi hak warga negara atas kepastian kepemilikan tanah.(Red).

Seminar Gerakan Sadar Hukum Akan Digelar Di Kantor Kecamatan Pademangan Besok

 


MAJALAH CEO - Jakarta - Kegiatan Seminar Gerakan Sadar Hukum akan digelar di Kantor Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara, Besok. Hari. Kamis (30/4), sebagai langkah konkret dalam meningkatkan kesadaran hukum masyarakat guna mencegah maraknya tawuran.


Kegiatan ini terselenggara melalui kolaborasi antara Kecamatan Pademangan, Handy & Partner Law Office, serta Tiga Pilar Kecamatan Pademangan, dengan dukungan dari GRIB PAC Pademangan.


Kegiatan ini akan dihadiri Camat Pademangan Arief Wibowo, Kapolsek Pademangan AKP Daniel Dirgala, unsur Binmas, tokoh masyarakat, serta Praktisi Hukum Handy, S.H., M.H. yang bertindak sebagai narasumber utama.


Handy menegaskan bahwa tawuran bukan sekadar kenakalan remaja, melainkan bentuk nyata tindak pidana yang memiliki konsekuensi hukum serius.


“Tawuran merupakan fenomena kekerasan sosial yang menjadi ancaman nyata bagi ketertiban dan keamanan masyarakat. Ini bukan sekadar konflik biasa, tetapi sudah masuk dalam ranah pidana, mulai dari pengeroyokan, penganiayaan, perusakan fasilitas umum, hingga dapat berujung pada hilangnya nyawa,” ujar Handy kepada awak media di Jakarta, Rabu 29/04/2026.


Ia juga menjelaskan bahwa rendahnya kesadaran hukum menjadi salah satu akar utama terjadinya tawuran di tengah masyarakat.


“Minimnya pemahaman hukum membuat banyak pihak tidak menyadari dampak dan konsekuensi dari tindakan tersebut. Padahal dalam hukum pidana, setiap orang yang terlibat—baik sebagai pelaku utama, yang turut serta, yang menyuruh, maupun yang membantu—tetap dapat dimintai pertanggungjawaban hukum,” tegasnya.


Handy menambahkan bahwa penggunaan senjata tajam atau alat berbahaya dalam tawuran akan semakin memperberat ancaman pidana yang dikenakan.


Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya pendekatan preventif melalui edukasi hukum kepada masyarakat, khususnya generasi muda.


“Kesadaran hukum harus dibangun sejak dini. Kita tidak bisa hanya mengandalkan penindakan. Edukasi, kolaborasi lintas sektor, dan peran aktif masyarakat menjadi kunci untuk mencegah tawuran dan menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan damai,” tambahnya.


Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen bersama seluruh elemen di Kecamatan Pademangan dalam menciptakan lingkungan yang kondusif, serta membangun budaya sadar hukum di tengah masyarakat.


Dengan adanya sinergi antara pemerintah, aparat, praktisi hukum, dan organisasi masyarakat, diharapkan angka tawuran dapat ditekan secara signifikan dan masyarakat semakin memahami pentingnya hukum dalam kehidupan sehari-hari.(Red)


Pengacara & Firma Hukum 

Handy & Partner Law Office

Konsultasi & Pendamping Hukum 


Senin - Jumat : 09.00- 16.00 WIB


081806751499 (24 jam)


www.handyandpartner.id


Dikantor. Gedung  Arva


Jl. Cikini Raya nomor.60.

DKI JAKARTA 


https://share.google/vYY6sHdZf2xRF1R80




 

Dansektor 8 Citarum Harum Hadiri Rapat Koordinasi Penanganan Lahan Kritis


Majalahceo.com,Bandung — Komandan Sektor 8 Citarum Harum, Kolonel Inf Masrief, menghadiri rapat koordinasi penanganan lahan kritis sebagai upaya memperkuat sinergi lintas sektor dalam menjaga kelestarian lingkungan di wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum, pada hari ini.


Kegiatan rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, instansi terkait, serta para pemangku kepentingan lainnya yang memiliki peran strategis dalam penanganan lahan kritis. Dalam forum tersebut dibahas langkah-langkah konkret, mulai dari identifikasi wilayah prioritas, perencanaan rehabilitasi lahan, hingga mekanisme pelaksanaan dan pengawasan di lapangan.


Rapat Koordinasi Penanganan Lahan Kritis Satgas Citarum Harum TA. 2026, dilaksanakan pada :


a. Hari/Tanggal : Rabu, 29 April 2026;


b. Pukul : 09.00 WIB sd Selesai;


c. Agenda Rapat : Rapat Koordinasi Penanganan Lahan Kritis Satgas Citarum Harum TA. 2026; dan


d. Tempat : Ruang Rapat Satgas PPK DAS Citarum Jl. Ir. H. Juanda

No.358, Dago, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat 40135.


Untuk para pejabat yang Hadir pada kegiatan Rapat Koordinasi tersebut adalah:

1. Aster Kasdam III/Slw

2. Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Barat 

3. Kepala Balai Pengelolaan DAS Citarum Ciliwung 

4. Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat

5. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat

6. Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Jawa Barat

7. Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat

8. Dansektor 1 Satgas Citarum Harum

9. Dansektor 2 Satgas Citarum Harum

10.Dansektor 8 Satgas Citarum Harum

11.Dandim 0609/Cimahi

12.Dandim 0624/Kab. Bandung

13.Kepala Dinas Pertaniain Kabupaten Bandung

14.Kepala Dinas Pertaniain Kabupaten Bandung Barat

15.Kadivreg Perum Perhutani Jawa Barat

16.Kepala Regional PTPN VIII

17.Danramil 0912/Lembang

18.Danramil 2406/Kertasari

19.Danramil 2410/Pangalengan

20.Camat Pangelengan

21.Camat Kertasari 

22.Camat Lembang

23.KKPH Bandung Selatan

24.KKPH Bandung Utara

25.Manajer Kebun Malabar/Unit Kertamanah, Pangalengan.

26.Asper/KBKPH Pangalengan

27.Asper/KBKPH Ciparay Pacet Kertasari

28.Asper/KBKPH Lembang atau RPH Cisarua Lembang Cikole 

29.KRPH Pangalengan

30.KRPH Ciparay Pacet Kertasari

31.KRPH Cisarua Lembang Cikole



Dalam arahannya, Kolonel Inf Masrief menegaskan pentingnya kolaborasi dan komitmen bersama dalam mengatasi permasalahan lahan kritis yang berpotensi menimbulkan bencana lingkungan, seperti banjir dan longsor. Ia juga mendorong optimalisasi program penghijauan serta pemberdayaan masyarakat sebagai bagian dari solusi berkelanjutan.


“Penanganan lahan kritis tidak bisa dilakukan secara parsial. Diperlukan sinergi yang kuat antarinstansi serta keterlibatan aktif masyarakat agar hasilnya maksimal dan berkelanjutan,” tegasnya.


Lebih lanjut, Dansektor 8 menyampaikan bahwa program Citarum Harum akan terus berfokus pada upaya pemulihan ekosistem, termasuk rehabilitasi lahan kritis melalui penanaman pohon, konservasi tanah, serta edukasi lingkungan kepada masyarakat.


Rapat koordinasi ini diharapkan menghasilkan langkah strategis yang terintegrasi guna mempercepat penanganan lahan kritis di wilayah DAS Citarum, sehingga mampu mendukung terwujudnya lingkungan yang bersih, sehat, dan lestari.

Hafidz Halim Minta Polres Kota Baru Bebaskan Warga Dayak

 


KOTABARU, Rabu, (29/04/2026),— Upaya penyelesaian perkara dugaan pencurian tandan buah segar (TBS) kelapa sawit melalui jalur damai tak serta-merta menghentikan proses hukum. Dua sopir yang dilaporkan oleh perusahaan perkebunan di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, tetap menjalani penahanan meski telah ada surat perjanjian damai antara para pihak.




Perjanjian damai tersebut tertuang dalam dokumen bertajuk Surat Perjanjian Damai tertanggal 22 April 2026. Dalam surat itu disebutkan, dua pihak yang sebelumnya berperkara, yakni Mitri Haryanto alias Mitri bin Udim dan Mitro alias Ancao bin Udim sebagai pihak pertama,sepakat berdamai dengan pihak perusahaan PT Fajar Agro Sejahtera (PT FAS) yang diwakili oleh Ashar Sawabir.

Dalam isi perjanjian, pihak pertama mengakui bahwa aktivitas pengangkutan buah sawit yang mereka lakukan sebelumnya tidak dilandasi niat mencuri. Mereka menyatakan hanya bekerja sebagai sopir angkut dan tidak mengetahui bahwa lokasi pengambilan sawit berada dalam area Hak Guna Usaha (HGU) milik PT FAS.

Selain itu, disebutkan pula bahwa tindakan tersebut dilakukan atas perintah pihak lain yang mengklaim kepemilikan buah sawit. Para sopir hanya menerima upah antara Rp300.000 hingga Rp450.000 untuk setiap pengangkutan.

Dalam kesepakatan tersebut, pihak pertama berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya, sementara pihak perusahaan menyatakan bersedia memaafkan dan mencabut laporan polisi. Kesepakatan itu juga ditegaskan dibuat tanpa adanya tekanan dari pihak mana pun serta disaksikan oleh aparat desa dan penasihat hukum.

Sejalan dengan itu, PT FAS melalui kuasanya juga mengajukan permohonan pencabutan laporan polisi kepada Kapolres Kotabaru, merujuk pada laporan tertanggal 22 Februari 2026 terkait dugaan pencurian TBS di area kebun perusahaan.

Namun demikian, proses hukum terhadap kedua sopir tersebut tetap berjalan. Keduanya masih ditahan oleh pihak kepolisian meskipun telah ada kesepakatan damai dan permohonan pencabutan laporan.

Kuasa hukum dari Kantor Advokat BASA & REKAN, M. Hafidz Halim, S.H., menegaskan bahwa isi surat perjanjian damai secara jelas menunjukkan kliennya tidak memiliki unsur kesengajaan dalam dugaan tindak pidana tersebut.

“Dalam surat perjanjian sudah ditegaskan bahwa pihak perusahaan mengakui Mitro dan Mitri tidak mengetahui adanya dugaan pencurian sawit. Mereka hanya diminta dan diberi upah untuk mengangkut buah sawit,” ujar Hafidz.

Ia juga menyoroti belum adanya tindakan hukum terhadap pihak yang diduga sebagai pelaku utama.

“Sementara pihak yang menyuruh, yang diduga sebagai pelaku utama, justru tidak dilakukan penahanan ataupun penangkapan oleh kepolisian. Ini menimbulkan pertanyaan soal objektivitas penanganan perkara,” katanya.

Menurut Hafidz, secara hukum kliennya tidak memenuhi unsur tindak pidana pencurian.

“Seharusnya aparat penegak hukum melihat perkara ini secara objektif. Unsur mens rea atau niat jahat itu tidak ada pada klien kami, sehingga tidak relevan jika dikaitkan dengan tindak pidana pencurian,” ucap Bang Naga panggilan akrabnya.

Ia menambahkan, peran kliennya semata-mata sebagai pekerja angkut yang menerima upah tanpa mengetahui status hukum barang yang dibawa.

“Mereka hanya disuruh untuk mengangkut sawit untuk dijual, dan hanya menerima upah dari pekerjaan tersebut. Tidak ada keterlibatan sebagai pelaku utama,” tuturnya lagi.

Lebih lanjut, Hafidz menilai keberadaan surat perjanjian damai seharusnya menjadi pertimbangan kuat bagi kepolisian untuk menghentikan proses hukum.

“Pihak kepolisian seharusnya membebaskan mereka karena sudah ada surat perjanjian damai yang menjadi bukti bahwa mereka tidak bersalah, bahkan pihak perusahaan telah mengetahui bahwa mereka hanya disuruh,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa perusahaan telah mencabut laporan polisi sebagai bagian dari kesepakatan damai.

“Perusahaan sudah mencabut laporan dengan adanya surat perjanjian damai tersebut. Namun menjadi pertanyaan, mengapa hingga saat ini pihak kepolisian belum membebaskan mereka,” ujar Hafidz.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait alasan penahanan tetap dilakukan meski proses perdamaian telah ditempuh.

Kasus ini menyoroti penerapan keadilan restoratif dalam penanganan perkara pidana, khususnya yang melibatkan pekerja lapangan. Di satu sisi, perdamaian telah tercapai dan laporan dicabut, namun di sisi lain proses hukum masih berjalan terhadap pihak yang dinilai tidak memiliki peran utama dalam dugaan tindak pidana tersebut.(@dw)


Polda Jabar Buka Posko Pelayanan di Buruh Fiesta 2026 Jakarta, Pastikan Keamanan dan Kenyamanan


CEO GROUP, Bandung,-Polda Jawa Barat membuka posko pelayanan dalam kegiatan Buruh Fiesta 2026 yang digelar di Jakarta. Kehadiran posko tersebut merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan maksimal sekaligus menjamin keamanan dan ketertiban selama berlangsungnya perayaan Hari Buruh (May Day).


Posko pelayanan ini disiagakan untuk membantu berbagai kebutuhan masyarakat, khususnya para buruh yang mengikuti rangkaian kegiatan. Layanan yang diberikan meliputi informasi, pengaduan, bantuan keamanan, hingga penanganan situasi darurat di lokasi acara.


Kabid Humas Polda Jabar, Hendra Rochmawan S.I.K., M.H , menyampaikan bahwa kehadiran posko ini merupakan bagian dari upaya preventif dan humanis Polri dalam mengawal kegiatan masyarakat berskala besar.

“Kami dari Polda Jawa Barat hadir dengan membuka posko pelayanan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan Buruh Fiesta 2026 berjalan aman, tertib, dan kondusif. Ini adalah bentuk pelayanan kami kepada masyarakat, khususnya para buruh yang merayakan hari besarnya,” ujar Kombes Pol. Hendra Rochmawan, Rabu (29/4/2026)


Ia juga menambahkan bahwa personel yang ditugaskan tidak hanya fokus pada aspek pengamanan, tetapi juga mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis.

“Kami mengimbau seluruh peserta untuk tetap menjaga ketertiban, mematuhi aturan yang berlaku, serta bersama-sama menciptakan suasana yang aman dan damai. Dengan sinergi antara masyarakat dan aparat, kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar,” tambahnya.


Dengan adanya posko pelayanan ini, diharapkan para peserta Buruh Fiesta 2026 dapat merasakan kehadiran negara dalam memberikan perlindungan, pelayanan, dan rasa aman selama kegiatan berlangsung.



#Bid Humas Polda Jabar

Susur Sungai dan Sidak Industri, Satgas Citarum Harum Perketat Pengawasan Limbah

 


CEO GROUP, Rancaekek,Kabupaten Bandung – Dalam upaya memastikan pengelolaan limbah industri tetap aman bagi lingkungan, Satgas Citarum Harum terus melakukan pengawasan intensif di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum. Pada Selasa, 28 April 2026.


Dansatgas Citarum Harum Kolonel Infanteri Yanto Kusno Hendarto, S.H., melaksanakan rangkaian kegiatan mulai susur Sungai Citarum hingga inspeksi mendadak (sidak) terhadap instalasi pengolahan air limbah (IPAL) industri di wilayah Sektor 2 Kabupaten Bandung.



Dalam kegiatan Sidak limbah industri Dansatgas Citarum Harum Kolonel Infanteri Yanto Kusno Hendarto di dampingi  Dansektor 2 Kolonel Infanteri Dwi Krisyanto, Baops,Dansub dan anggota Satgas Citarum Harum Sektor 2 di Sub Sektor 2.


Dansatgas menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Satgas dalam menjaga kualitas lingkungan, khususnya di kawasan yang selama ini menjadi perhatian utama dalam program pemulihan Sungai Citarum.



“Kami hari ini melaksanakan dua kegiatan utama. Pertama, menyusuri aliran Sungai Citarum menggunakan perahu untuk melihat langsung kondisi di lapangan. Kedua, melakukan sidak terhadap IPAL industri guna memastikan pengelolaan limbah telah sesuai dengan standar yang ditetapkan,” ungkapnya.


Dari hasil susur sungai, Satgas masih menemukan adanya aliran limbah yang belum memenuhi baku mutu, khususnya yang berasal dari wilayah Rancaekek. Selain itu, permasalahan klasik berupa sampah domestik yang dibuang oleh masyarakat ke sungai juga masih menjadi tantangan serius dalam upaya pemulihan ekosistem Sungai Citarum.


“Kami masih menemukan limbah yang belum sesuai baku mutu, serta sampah dari warga yang dibuang langsung ke aliran sungai. Ini menjadi perhatian bersama, karena keberhasilan program Citarum Harum tidak hanya bergantung pada industri, tetapi juga kesadaran masyarakat,” tegasnya.

Selain pemantauan di sungai, Satgas juga melakukan pengecekan langsung ke beberapa perusahaan, di antaranya PT Insan Sandang dan PT Kahatek.



Pada PT Insan Sandang, ditemukan adanya kendala dalam proses pengolahan limbah, yakni belum optimalnya tahapan pendinginan dalam sistem IPAL. Hal tersebut berdampak pada suhu air limbah yang dikeluarkan, sehingga belum memenuhi standar yang dipersyaratkan.


“Di PT Insan Sandang terdapat kekurangan pada proses pendinginan. Hal ini sudah diakui oleh pihak perusahaan dan memang berpengaruh terhadap suhu air yang keluar dari IPAL. Kami telah meminta agar segera dilakukan perbaikan,” jelasnya.


Sementara itu, hasil pengecekan di PT Kahatek menunjukkan bahwa perusahaan tersebut telah menjalankan pengelolaan limbah dengan baik. Sistem IPAL yang dimiliki sudah dilengkapi dengan teknologi sparing atau pemantauan online yang terhubung langsung dengan Kementerian Lingkungan Hidup, sehingga memungkinkan pengawasan dilakukan secara real time.


“PT Kahatek sudah cukup baik. Sistemnya sudah terintegrasi dengan pemantauan langsung dari Kementerian Lingkungan Hidup. Selain itu, perusahaan ini juga telah berorientasi ekspor, sehingga secara tidak langsung mendapatkan pengawasan tambahan dari pihak luar negeri,” tambahnya.


Dansatgas memberikan apresiasi kepada perusahaan-perusahaan yang telah mematuhi regulasi dan menunjukkan komitmen terhadap perlindungan lingkungan. Namun demikian, ia menegaskan bahwa seluruh pelaku industri, baik skala besar maupun kecil, harus memiliki kesadaran dan tanggung jawab yang sama dalam menjaga kualitas lingkungan.


“Kami mengucapkan terima kasih kepada perusahaan yang telah taat aturan. Harapan kami, seluruh perusahaan tanpa terkecuali dapat mematuhi ketentuan yang berlaku demi kelestarian lingkungan dan keberlangsungan hidup masyarakat,” ujarnya.


Melalui kegiatan ini, diharapkan pengawasan terhadap pencemaran lingkungan dapat semakin optimal dan program pemulihan Sungai Citarum dapat berjalan secara berkelanjutan.



Susur Sungai dan Sidak Industri, Satgas Citarum Harum Perketat Pengawasan Limbah

Dr. Jusuf Kristianto: Deteksi Dini Kunci Utama Cegah Kanker Payudara

 

Jakarta  — Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini kanker terus digencarkan melalui berbagai kegiatan edukatif. Salah satunya terlihat dalam rangkaian acara donor darah yang melibatkan sekitar 1.000 peserta di WTC Mangga Dua, yang digelar oleh Perkumpulan Marga Yap Indonesia Bersatu bersama Perhimpunan HAKKA Indonesia Sejahtera.


Tak sekadar aksi sosial, kegiatan ini turut diwarnai dengan edukasi kesehatan bertema pencegahan kanker yang menghadirkan Dr. Jusuf Kristianto sebagai narasumber utama.


Dikenal aktif memberikan edukasi kesehatan di berbagai media nasional seperti TVRI, tvOne, Radio Elshinta, hingga RRI Nasional, Dr. Jusuf menekankan bahwa pencegahan kanker harus dimulai sejak dini.


Dalam pemaparannya, ia menyoroti bahwa kanker payudara masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi pada perempuan. Kondisi ini ditandai dengan pertumbuhan jaringan abnormal di area payudara yang berpotensi menyebar ke organ lain apabila tidak segera ditangani. Karena itu, deteksi dini menjadi langkah krusial dalam meningkatkan peluang kesembuhan.


“Kesadaran untuk memeriksa diri sejak awal sangat penting. Jangan menunggu hingga gejala menjadi serius,” ujar Dr. Jusuf di WTC Mangga 2 Jakarta, Selasa (28/4).


Materi edukasi yang disampaikan meliputi pemahaman dasar tentang perbedaan tumor jinak dan ganas, serta tanda-tanda awal kanker seperti munculnya benjolan yang tidak biasa. Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak panik jika menemukan gejala awal, melainkan segera melakukan konsultasi dengan tenaga medis profesional.


Selain itu, faktor risiko kanker turut menjadi perhatian. Dr. Jusuf menjelaskan bahwa ada faktor yang tidak dapat dihindari seperti usia, jenis kelamin, dan riwayat keluarga. Namun, terdapat pula faktor yang bisa dikendalikan, seperti pola hidup tidak sehat, kurang aktivitas fisik, obesitas, konsumsi alkohol, hingga kebiasaan merokok.


Sebagai langkah pencegahan, masyarakat dianjurkan untuk menjalani gaya hidup sehat, termasuk mengonsumsi makanan bergizi seimbang, memperbanyak buah dan sayur, serta membatasi asupan gula, garam, dan lemak. Pemeriksaan kesehatan secara rutin juga menjadi bagian penting dalam menjaga kondisi tubuh tetap optimal.

Menariknya, kegiatan ini juga menyediakan layanan pemeriksaan gratis menggunakan breast scanner bagi para peserta.


Antusiasme masyarakat terlihat tinggi, mencerminkan meningkatnya kesadaran akan pentingnya deteksi dini kanker.


Melalui kegiatan ini, pesan yang ingin disampaikan menjadi semakin jelas: kanker bukan hanya untuk diobati, tetapi juga dapat dicegah. Dengan pengetahuan yang cukup, kesadaran yang tinggi, serta komitmen menjalani gaya hidup sehat, setiap individu memiliki peran penting dalam menjaga kesehatannya sejak dini.


Mengusung semangat “Jadilah Versi Terbaik dari Dirimu — Kesehatan Dimulai dari Kita”, kegiatan ini diharapkan mampu menjadi pemicu perubahan positif di tengah masyarakat.

Selasa, 28 April 2026

Lebih Cantik = Lebih Diuntungkan? Ini Alasan Beauty Privilege Jadi Nyata (Dan Bisa Dibangun)

 


Jakarta -- Penampilan fisik bukan lagi sekadar persoalan estetika. Sejumlah studi global menunjukkan bahwa individu dengan penampilan lebih menarik memiliki peluang hingga 20% lebih tinggi untuk diterima kerja, serta berpotensi memperoleh gaji 10–15% lebih tinggi dibandingkan rekan dengan kualifikasi serupa.


​Fenomena ini dikenal sebagai beauty privilege—sebuah keuntungan tak tertulis yang memengaruhi berbagai aspek kehidupan, mulai dari karier hingga interaksi sosial.


​Namun, persepsi bahwa beauty privilege hanya ditentukan oleh faktor genetik kini mulai bergeser.


​ZAP Premiere melihat bahwa penampilan optimal dapat dibentuk melalui pendekatan medis yang tepat, terarah, dan personal.


​Dari Glass Skin ke Healthy Aging: Evolusi Tren K-Beauty


​Seiring berkembangnya tren global, khususnya dari Korea Selatan, pendekatan anti-aging kini beralih dari sekadar perawatan tunggal menjadi kombinasi teknologi berbasis lapisan kulit (precision layering).


​Pendekatan ini menjadi dasar dari PRIMELIFT Program, sebuah protokol layering anti-aging dari ZAP Premiere yang dirancang untuk memberikan hasil yang: ​Lebih natural, ​Lebih terukur, ​Lebih bertahan lama.


​"Beauty privilege bukan sekadar dimiliki, tetapi dapat dibangun melalui keputusan perawatan yang tepat di setiap tahapnya." — dr. Dara Ayuningtyas, Chief Clinical Officer ZAP.


Anti-Aging Treatment yang Banyak Menjadi Pertimbangan Saat Ini


​Berikut tiga treatment yang saat ini menjadi bagian dari anti-aging prosedur yang banyak diminati karena efektivitas dan pendekatannya yang berbeda serta alami:


​1. Ultherapy Prime: Structural Aging Solution untuk Lifting & Contouring


​Dalam proses penuaan, perubahan paling mendasar terjadi pada struktur wajah—di mana jaringan penopang kulit mulai melemah, menyebabkan kulit terlihat turun dan kehilangan definisi. Ultherapy Prime bekerja pada level ini.


​Menggunakan teknologi focused ultrasound, treatment ini menargetkan lapisan SMAS (Superficial Muscular Aponeurotic System)—lapisan yang sama yang ditangani dalam prosedur facelift—untuk membantu mengencangkan dan mengangkat struktur wajah dari dalam, tanpa tindakan operasi.


​Karakteristik utama:

​Fokus pada structural aging melalui lifting dan contouring wajah secara natural.


​Keunggulan:

●​Menggunakan teknologi ultrasound yang menargetkan lapisan kulit hingga SMAS (lapisan jaringan di bawah kulit yang berisi otot dan jaringan penopang wajah).

●​Non-invasive tanpa tindakan bedah.

●​Stimulasi kolagen alami.


​Manfaat:

●​Mengencangkan kulit kendur.

●​Memberikan efek lifting pada wajah dan leher.

●​Mengurangi garis halus dan kerutan.


​2. Nucleofill: Regenerasi dan Perbaikan Kulit dari Dalam, Alternatif DNA Salmon Tanpa Papul Wajah


​Tren injeksi DNA salmon semakin populer sebagai solusi regenerasi kulit. Namun, di balik tren ini, mulai banyak dibahas mengenai munculnya papul atau benjolan kecil setelah penyuntikan. Secara medis, hal ini bisa terjadi karena sifat polynucleotide yang mengikat air di dalam kulit, terutama jika teknik injeksi dilakukan di banyak titik atau distribusinya kurang merata.


​Karena itu, pendekatan terbaru mulai beralih ke teknik yang lebih presisi—dengan jumlah titik injeksi yang lebih sedikit namun strategis. Seperti pada Nucleofill, yang mengedepankan minimal injection points untuk membantu distribusi bahan lebih merata, sehingga dapat meminimalkan risiko papul berlebih sekaligus memberikan hasil yang lebih nyaman dan natural.


​Untuk kamu yang lebih concern dengan kondisi kulit kusam, sensitif, atau mulai kehilangan elastisitas, treatment ini lebih fokus pada perbaikan dari dalam.


​Karakteristik utama:

​Fokus pada skin healing & regeneration.


​Keunggulan:

​Mengandung polynucleotide, yaitu komponen berbasis DNA yang berfungsi untuk membantu regenerasi dan memperbaiki kualitas kulit dari dalam. Dan, ​hanya disuntikkan pada 5 titik wajah sehingga lebih minim downtime setelah treatment.


Manfaat:

●​Memperbaiki kualitas kulit secara menyeluruh.

●​Meningkatkan elastisitas kulit.

●​Menguatkan skin barrier.


​3. Juvelook: Skin Quality Anti-Aging untuk Tekstur & Collagen Support


​Anti-aging bukan hanya soal lifting, tapi juga soal kualitas kulit—dan di sinilah Juvelook berperan.


​Kalau concern kamu ada di tekstur kulit, pori-pori, atau bekas jerawat, treatment ini jadi salah satu yang banyak dipilih karena hasilnya lebih ke arah perbaikan tekstur sekaligus glow.


​Dalam konsep anti-aging modern, tanda penuaan tidak hanya terlihat dari kulit yang kendur, tetapi juga dari perubahan kualitas kulit—seperti tekstur yang tidak merata, pori-pori yang tampak lebih besar, hingga kulit yang terlihat lebih kusam.


​Di sinilah Juvelook berperan. Sebagai hybrid skin booster, Juvelook mengombinasikan hyaluronic acid untuk hidrasi mendalam dan PDLLA sebagai collagen stimulator, yang bekerja membantu memperbaiki kualitas kulit secara bertahap dari dalam.


​Karakteristik utama:

​Fokus pada skin quality improvement sebagai bagian dari anti-aging jangka panjang.


​Keunggulan:

​Kombinasi hyaluronic acid dan PDLLA (collagen stimulator).


​Manfaat:

●​Menghaluskan tekstur kulit.

●​Mengecilkan tampilan pori-pori.

●​Membantu memperbaiki bekas jerawat.


Berdasarkan kebutuhan kulit yang berbeda, ZAP Premiere menawarkan tiga opsi treatment unggulan: Ultherapy Prime  yang menggunakan teknologi ultrasound dengan fokus utama pada lifting untuk menghasilkan kulit yang lebih kencang dan terangkat; Nucleofill  yang berbasis polynucleotide untuk regenerasi kulit sehingga menjadi lebih sehat dan elastis; serta Juvelook sebagai hybrid booster yang mengutamakan perbaikan tekstur dan glow untuk mendapatkan hasil kulit yang halus serta glowing.


Pendekatan Personal Berbasis Teknologi Medis


​Sebagai klinik anti-aging berbasis teknologi medis, ZAP mengedepankan pendekatan yang terukur dan personal. Setiap perawatan diawali dengan analisis kulit menggunakan Skin Vision Analyzer dan diagnosis dokter, sehingga kombinasi treatment disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing individu.


​Dengan perkembangan teknologi estetika, perawatan anti-aging berstandar global kini tidak lagi harus dicari ke luar negeri—melainkan sudah dapat diakses di Indonesia dengan pendekatan yang lebih relevan dan terarah.


​Create Your Own Beauty Privilege


​Melalui kampanye ini, ZAP menghadirkan dua pendekatan yang saling melengkapi. ZAP Premiere (14 Cabang) menawarkan perawatan berbasis dermatologist dengan teknologi yang lebih advanced untuk hasil yang menyeluruh, sementara ZAP Clinic menghadirkan solusi yang lebih accessible dengan konsultasi dokter untuk menyesuaikan perawatan dengan kebutuhan dan budget.


​Dengan berbagai pilihan program dan bundling yang tersedia, Beauty privilege kini bukan lagi sesuatu yang eksklusif—melainkan sesuatu yang dapat dibangun dengan pilihan yang tepat, yang tersedia di lebih 100 cabang ZAP di Indonesia.

Detik-Detik Evakuasi Dramatis! Brimob D Pelopor Bergerak Cepat di Lokasi Tabrakan Kereta Bekasi Timur


Bekasi — Personel Sat Brimob Polda Metro Jaya dari Batalyon D Pelopor, diterjunkan untuk membantu proses evakuasi korban kecelakaan kereta api yang terjadi di wilayah hukum Bekasi, tepatnya di kawasan Stasiun Bekasi Timur, Selasa dini hari (28/4/2026).


Sejak menerima informasi kejadian, jajaran Brimob langsung bergerak menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 22.30 WIB. Setibanya di lokasi, personel segera melakukan pengaturan arus lalu lintas guna memperlancar akses ambulans dan kendaraan petugas yang keluar masuk area evakuasi.


Setelah kondisi lalu lintas terkendali, personel kemudian masuk ke area stasiun untuk membantu proses penyelamatan korban bersama instansi terkait. Hingga tengah malam, aparat gabungan masih terus melakukan evakuasi sekaligus mengamankan area tangga masuk stasiun agar proses penyelamatan berjalan aman dan tertib.


Selain membantu evakuasi, personel Brimob juga memberikan pelayanan kemanusiaan kepada keluarga korban dengan mengantar mereka menuju posko keamanan untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.


Memasuki pagi hari, proses evakuasi masih terus berlangsung. Sejumlah korban yang terjepit terus diupayakan penyelamatannya dengan metode khusus guna meminimalisir cedera, terutama bagi korban yang masih dalam kondisi sadar. Petugas juga melakukan penyesuaian posisi lokomotif yang menghimpit area korban agar proses penyelamatan dapat berjalan lebih efektif.


Sementara itu, tim patroli bermotor Batalyon D Pelopor bersama personel Kompi 2 Medan Satria tetap bersiaga di luar lokasi untuk mengatur arus lalu lintas agar proses evakuasi tidak terganggu.


Hingga laporan terakhir diterima, situasi di lokasi kejadian terpantau aman dan kondusif, sementara proses evakuasi korban masih terus dilakukan oleh tim gabungan.


Brimob Siaga Penuh, Evakuasi Korban Kecelakaan Kereta Bekasi Timur Berlangsung Intensif



Aksi Cepat Brimob Batalyon D Pelopor, Korban Kecelakaan Kereta Bekasi Timur Dievakuasi Semalam Suntuk

Senin, 27 April 2026

Pria Bawa Sabu Senilai Rp. 1 Miliar di Kap Motor Ditangkap Polres Pelabuhan Tanjung Priok

 



Jakarta  : Satuan Reserse Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu di sekitar daerah Sunter, Tanjung Priok Jakarta Utara. Satu orang yang membawa barang haram ditangkap. 


“Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok telah berhasil mengamankan satu orang yang berinisial SM (30) yang diduga sebagai pelaku pengedar narkoba sabu,” kata Kasat Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok AKP Habibie, Senin (27/4/2026). 


Habibie menerangkan kasus ini terungkap usai tim mendapat informasi dari masyarakat terkait adanya peredaran narkotika jenis sabu di daerah Warakas Tanjung Priok pada kurun bulan Maret hingga April 2026. “Selanjutnya Tim melakukan observasi didaerah tersebut dan mendapatkan informasi bahwa akan terjadi transaksi jual beli narkotika di sekitar daerah Sunter, Tanjung Priok Jakarta Utara,” ungkapnya. 


Tim mendatangi lokasi dan mencurigai beberapa orang laki-laki sekitar pukul 15.00 WIB. Lalu anggota Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok menghampiri orang tersebut yang diduga akan melakukan transaksi narkotika. “Kemudian anggota menanyakan orang tersebut dan pada saat dilakukan interograsi awal mengaku bernama SM,” terangnya. 


Selanjutnya Tim melakukan penangkapan dan penggeledahan badan serta pakaian terhadap SM. Hasilnya ditemukan barang bukti berupa narkotika jenis sabu yang disimpan di dalam motor. “Saat kita lakukan penindakan, penangkapan dan penggeledahan, terdapat satu kilogram sabu. Sabu tersebut telah disimpan di kap sepeda motor,” jelasnya. 


Adapun barang bukti narkoba ini dibentuk menjadi empat paket narkotika jenis sabu yang masing-masing berisi  252 gram, 221 gram, 245 gram dan 250 gram. “Hasil interogasi awal, SM mendapat perintah dari GNS (DPO) mengantar narkotika tersebut,” terangnya. Atas perbuatannya, pelaku berikut barang bukti saat ini di bawa ke Polres Pelabuhan Tanjung Priok guna proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.



Sumber : Humas MIO Indonesia DKI Jakarta 


Reporter : Edo

Minggu, 26 April 2026

Setelah Melaporkan ke Polda Kalsel, Maka Hafidz Halim Siap Melaporkan juga ke Polda Kalteng

 

Banjarmasin, 26 April 2026,— Advokat muda Kalimantan, Hafidz Halim, menyatakan kesiapannya untuk mendampingi langkah hukum , H. Agustiar Sabran A., S.Ikom. Gubernur Kalimantan Tengah apabila polemik gugatan nomer perkara 64/pdt.G/2026/PN Plk, yang diajukan Aspihani Ideris terus bergulir di ruang publik. 


Hafidz menilai persoalan tersebut tidak bisa dilepaskan dari rekam jejak panjang kontroversi yang selama ini melekat pada sosok penggugat.


Menurut Hafidz, gugatan yang dilayangkan Aspihani harus dilihat secara utuh, termasuk dengan menelusuri berbagai persoalan hukum yang pernah menyeret namanya dalam beberapa tahun terakhir. 


Sejumlah pemberitaan media daring mencatat Aspihani sempat dilaporkan terkait dugaan penggunaan ijazah tidak sah hingga dugaan penipuan dalam proses pengangkatan advokat, meskipun seluruh tuduhan tersebut masih berada dalam ranah laporan dan belum berkekuatan hukum tetap. 


Hafidz menegaskan, masyarakat berhak mengetahui latar belakang pihak yang mengajukan gugatan agar tidak terjadi pembentukan opini yang menyesatkan.


“Publik harus tahu siapa yang sedang menggugat dan bagaimana rekam jejaknya. Jangan sampai seseorang yang masih dibayangi berbagai kontroversi justru mencoba membangun citra seolah-olah dirinya korban,” tegas Hafidz Halim kepada wartawan, Minggu (26/04/2026).


Ia menambahkan, pendampingan terhadap kepala daerah bukan semata urusan politik, melainkan upaya menjaga marwah pemerintahan dari serangan yang dinilai tidak berdasar.


“Kalau gugatan itu hanya dibangun untuk menggiring opini tanpa dasar hukum yang kuat, maka kami siap berdiri di depan untuk meluruskan fakta,” ujarnya.


Polemik terkait Aspihani sendiri sempat menjadi perhatian publik setelah muncul laporan mengenai dugaan penggunaan ijazah palsu yang menyeret namanya di Kalimantan Selatan. Beberapa pihak bahkan mempertanyakan lambannya penanganan perkara tersebut oleh aparat penegak hukum.


Bagi Hafidz, integritas pihak yang menggugat harus menjadi perhatian penting sebelum suatu perkara dibawa lebih jauh ke ranah hukum maupun konsumsi publik.


“Jangan sampai hukum dijadikan alat menyerang orang lain, padahal pihak yang menyerang justru belum selesai dengan persoalannya sendiri,” kata Hafidz dengan nada tajam.


Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari pihak Aspihani Ideris terkait pernyataan Hafidz Halim tersebut. Namun dinamika ini diperkirakan akan semakin memanas seiring meningkatnya perhatian masyarakat terhadap kasus yang menyeret sejumlah nama penting di Kalimantan.(@tim)

[26/4 19.38] 

SEKJEN, BENDUM, WAKETUM DAN KETUA DEWAN PAKAR DPP LPRI HADIRI PERNIKAHAN PUTRA KETUA UMUM LPRI

 



Turut hadir pula Mantan Panglima TNI Laksamana TNI (Purn) Yudho Margono.

 


Jakarta – 24/04/2026 - Suasana haru dan kebahagiaan menyelimuti Ballroom Balai Samudera, Jakarta Pusat, pada hari ini. Sebuah acara pernikahan istimewa berlangsung meriah, mempersatukan dua keluarga besar yang memiliki peran penting baik dalam lingkungan militer maupun organisasi kemasyarakatan. Hadir dalam kesempatan tersebut sejumlah tokoh penting dari berbagai kalangan, mulai dari jajaran pimpinan utama dan unsur penasihat Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Pengawasan Reformasi Indonesia (DPP LPRI), tokoh kenegaraan, hingga pimpinan militer terkemuka.

 

Pernikahan ini menyatukan dua insan muda, yaitu Letnan Dua Laut Salshabila Dipa Kansara, S.I.P. – putra dari Brigadir Jenderal Marinir (Purn) Tofik Manggus, Crfa yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Lembaga Pengawasan Reformasi Indonesia (LPRI) – dengan Sherlya Evangelista, S.Sos. – putri dari Mayor Jenderal Marinir (Purn) Endang Taryo, S.E., M.Si.

 

Acara yang diselenggarakan secara tertib, khidmat, dan penuh kehangatan ini menjadi momen bersejarah sekaligus ajang silaturahmi antar sesama unsur bangsa. Berlangsungnya ikatan suci ini tidak hanya menyatukan dua hati, tetapi juga mempererat hubungan kekeluargaan dan kebersamaan yang telah terjalin lama di antara kedua keluarga besar.

 

Hadir mewakili jajaran pengurus pusat LPRI, antara lain Sekretaris Jenderal DPP LPRI Amos Cadu Hina, S.H., M.H., Wakil Ketua Umum, Bendahara Umum, serta Ketua Dewan Pakar DPP LPRI Oki Prasetiawan, S.M., S.H., M.H., CLMA. Kehadiran seluruh unsur pimpinan organisasi ini merupakan bentuk dukungan penuh dan rasa hormat yang mendalam kepada Ketua Umum beserta keluarga.

 

Yang turut menambah istimewanya acara ini adalah kehadiran Mantan Panglima Tentara Nasional Indonesia, Laksamana TNI (Purn) Yudho Margono. Kehadiran tokoh militer yang sangat dihormati ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi kedua keluarga mempelai dan seluruh tamu undangan yang hadir.

 

Acara ini juga dihadiri oleh rekan seperjuangan, kerabat, sahabat, serta tokoh masyarakat dari berbagai latar belakang profesi dan organisasi, yang semuanya hadir untuk memberikan doa restu dan berbagi kebahagiaan.

 

Kehadiran yang Penuh Makna dan Kebersamaan

 

Dalam sambutannya, Brigjen Mar (Purn) Tofik Manggus, Crfa selaku orang tua mempelai sekaligus Ketua Umum LPRI menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya atas kehadiran dan doa restu yang diberikan oleh seluruh tamu undangan. Ia menyatakan bahwa pernikahan ini bukan hanya menyatukan dua insan muda dalam ikatan suci pernikahan, melainkan juga semakin mempererat ikatan persaudaraan dan kebersamaan yang telah terjalin selama bertahun-tahun, baik dalam pengabdian kepada negara maupun dalam upaya bersama memajukan organisasi dan bangsa.

 

“Kehadiran Bapak-Bapak dan Ibu-Ibu sekalian menjadi kebahagiaan dan kebanggaan yang tak terkira bagi kami sekeluarga. Hari ini, putra kami, Letda Laut Salshabila Dipa Kansara, S.I.P. resmi dipersatukan dengan putri tercinta dari keluarga besar Bapak Endang Taryo, yaitu Sherlya Evangelista, S.Sos. Kami berharap ikatan yang terjalin ini senantiasa membawa keberkahan, kebahagiaan, dan manfaat bagi lingkungan sekitar. Terutama saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada jajaran pimpinan dan seluruh pengurus LPRI yang telah meluangkan waktu hadir, serta kepada Bapak Laksamana TNI (Purn) Yudho Margono selaku Mantan Panglima TNI yang juga telah hadir di tengah kesibukan Bapak. Ini menjadi bukti nyata bahwa persaudaraan dan kebersamaan yang kita bangun tidak hanya berhenti pada urusan organisasi dan tugas, melainkan menyentuh hingga ke dalam kehidupan pribadi dan kekeluargaan,” ujarnya dengan nada haru.

 

Sementara itu, Amos Cadu Hina, S.H., M.H. selaku Sekretaris Jenderal DPP LPRI menyampaikan ucapan selamat dan doa tulus agar rumah tangga yang baru dibangun senantiasa diberkahi, dilimpahi kebahagiaan, dan senantiasa diberikan kekuatan dalam menghadapi setiap perjalanan kehidupan. Ia juga menyampaikan bahwa kehadiran seluruh jajaran pimpinan LPRI merupakan wujud nyata dari rasa kekeluargaan dan rasa tanggung jawab bersama.

 

“Kami merasa terhormat dan bahagia dapat hadir dalam acara yang penuh makna ini. Sebagai keluarga besar organisasi, kebahagiaan pimpinan kami adalah kebahagiaan kita semua. Kami mengucapkan selamat menempuh hidup baru kepada Letda Laut Salshabila Dipa Kansara, S.I.P. dan Sherlya Evangelista, S.Sos. Semoga menjadi pasangan yang sakinah, mawaddah, warahmah, serta senantiasa dapat mengemban amanah dan tanggung jawab dengan baik di manapun berada. Kehadiran kami bersama jajaran Wakil Ketua Umum, Bendahara Umum, dan Ketua Dewan Pakar adalah bentuk penghargaan dan dukungan penuh kepada Bapak Ketua Umum beserta keluarga. Apalagi dengan hadirnya Bapak Laksamana TNI (Purn) Yudho Margono, hal ini semakin mempertegas bahwa nilai-nilai persatuan, kebersamaan, dan rasa hormat tetap menjadi landasan utama dalam setiap langkah kita,” ujar Amos saat diwawancarai awak media di Jakarta, 24/4/2026.

 

Ia juga menambahkan bahwa pertemuan dan kebersamaan dalam momen seperti ini sangat penting untuk memperkuat rasa persatuan dan kesatuan bangsa. Menurutnya, baik tokoh dari dunia militer, hukum, pengawasan, maupun organisasi kemasyarakatan memiliki tanggung jawab yang sama besar untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

 

“Kami semua memiliki tugas dan peran yang berbeda-beda sesuai dengan bidang dan tanggung jawab masing-masing, namun tujuan dan cita-cita kita tetap satu, yaitu memajukan bangsa dan negara, serta menciptakan kehidupan yang aman, damai, adil, dan sejahtera bagi seluruh rakyat Indonesia. Melalui kebersamaan seperti ini, ikatan kerja sama dan saling pengertian antar sesama elemen bangsa dapat semakin diperkuat dan diwujudkan dalam tindakan nyata,” tegasnya.

 

Sementara itu, Oki Prasetiawan, S.M., S.H., M.H., CLMA selaku Ketua Dewan Pakar menyampaikan bahwa kehadirannya bersama seluruh jajaran merupakan bentuk dukungan nyata dan penghargaan yang tinggi. Ia berharap ikatan yang terjalin tidak hanya berhenti pada hubungan pribadi, tetapi juga menjadi modal bersama untuk terus berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan negara.

 

Laksamana TNI (Purn) Yudho Margono dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan apresiasinya terhadap terselenggaranya acara yang baik dan penuh kekeluargaan ini. Menurutnya, peristiwa seperti ini menjadi bukti bahwa para tokoh dari berbagai latar belakang tetap menjaga hubungan baik dan kebersamaan, yang pada akhirnya akan bermanfaat bagi kepentingan bangsa dan negara.

 

“Kebersamaan yang terjalin selama ini harus terus dipelihara dan dikembangkan. Kita semua pernah mengabdi dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing, namun semangat pengabdian dan rasa cinta tanah air harus tetap menyala di dalam hati. Saya melihat LPRI sebagai organisasi yang memiliki peran strategis dalam mengawal kemajuan bangsa, dan dengan kepemimpinan Bapak Tofik Manggus serta dukungan seluruh jajaran, saya yakin organisasi ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi rakyat dan negara. Saya juga mengucapkan selamat kepada kedua mempelai, semoga menjadi keluarga yang bahagia dan bermanfaat bagi orang banyak,” ujarnya.

 

Acara Berlangsung Hangat dan Penuh Kekeluargaan

 

Selama rangkaian acara berlangsung, suasana terasa sangat hangat dan penuh kekeluargaan. Berbagai prosesi dilaksanakan dengan lancar dan khidmat, mulai dari penyerahan mempelai, pemberian doa restu dari tokoh agama dan tokoh masyarakat, hingga jamuan makan bersama. Para tamu undangan tampak antusias menyampaikan ucapan selamat dan berbagi kebahagiaan bersama kedua keluarga besar.

 

Sebelum meninggalkan lokasi acara, seluruh jajaran pimpinan dan penasihat DPP LPRI serta tamu kehormatan lainnya kembali menegaskan komitmennya untuk terus membangun kerja sama dan menjaga hubungan baik dengan seluruh elemen bangsa, guna mewujudkan cita-cita bersama menuju Indonesia yang lebih maju, berkeadilan, dan bermartabat.(red)

KESEHATAN

NASIONAL

HUKUM

POLITIK

BISNIS

© Copyright 2019 MAJALAH CEO | All Right Reserved