-->

NASIONAL

INGIN CARI PROPERTY,DI ZAINT PROJECT AJA

TNI-POLRI

SOSIAL

HUKUM

ORGANISASI

Kamis, 23 April 2026

LPPM UNHAN RI LAKSANAKAN PENGABDIAN MASYARAKAT TERPADU DI TEGAL: BANTUAN BENCANA DAN PENGUATAN WAWASAN KEBANGSAAN GENERASI MUDA


Majalahceo.com,Tegal, 23 April 2026 – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat secara terpadu di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, yang mencakup bantuan kemanusiaan bagi korban bencana serta penguatan wawasan kebangsaan bagi generasi muda.


Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen LPPM Unhan RI dalam mendukung ketahanan nasional, baik melalui aspek sosial kemanusiaan maupun pembangunan karakter bangsa.


Pada hari yang sama, Tim LPPM Unhan RI menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak bencana tanah gerak di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara. Bantuan yang diberikan berupa paket sembako serta alat bantu jalan bagi warga, khususnya kelompok rentan, yang saat ini masih berada di hunian sementara (huntara).


Sekretaris LPPM Unhan RI, Dr. Sri Murtiana, S.Sos., M.M., CIT, yang mewakili Kepala LPPM Unhan RI, menyampaikan bahwa kehadiran LPPM Unhan merupakan bentuk kepedulian institusi terhadap masyarakat yang sedang mengalami kesulitan.


“Kami hadir tidak hanya sebagai institusi pendidikan, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang memiliki tanggung jawab sosial. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga terdampak bencana,” ujarnya.


Sebagaimana diketahui, bencana tanah gerak yang terjadi di Desa Padasari sejak Februari 2026 telah menyebabkan kerusakan ratusan rumah dan memaksa lebih dari 2.400 warga mengungsi. Kondisi tanah yang masih bergerak secara perlahan menjadikan sebagian wilayah tidak lagi layak huni dan memerlukan relokasi permanen.


Selain kegiatan kemanusiaan, LPPM Unhan RI juga melaksanakan ceramah penguatan Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara bagi ratusan pelajar SMAN 1 Slawi, Kabupaten Tegal. Kegiatan ini berlangsung di aula sekolah dan mendapat sambutan antusias dari para siswa, guru, serta tenaga kependidikan.


Dalam sambutannya, Dr. Sri Murtiana menegaskan bahwa penguatan wawasan kebangsaan sangat penting bagi generasi muda, khususnya pelajar SMA yang berada pada fase pembentukan karakter dan jati diri.


“Generasi muda saat ini menghadapi tantangan yang berbeda, di mana ancaman tidak lagi bersifat fisik semata, tetapi juga non-militer seperti hoaks, radikalisme digital, dan pengaruh ideologi yang bertentangan dengan nilai Pancasila. Oleh karena itu, mereka perlu memiliki landasan kebangsaan yang kuat,” jelasnya.


Materi ceramah disampaikan oleh Kolonel Inf. Dr. Haryo Mustoko, S.Sos., M.M., CIT, selaku Kepala Pusat Program Bela Negara dan Pengabdian kepada Masyarakat Unhan RI. Dalam pemaparannya, disampaikan bahwa bela negara di era modern dapat diwujudkan melalui sikap kritis terhadap informasi, menjunjung tinggi toleransi, serta mencintai budaya dan produk dalam negeri.


Kepala SMAN 1 Slawi, Masduki, S.Pd., M.Pd, menyampaikan apresiasi atas kontribusi LPPM Unhan RI dalam memberikan edukasi kebangsaan kepada para pelajar.


“Kegiatan ini sangat bermanfaat dalam membentuk karakter siswa dan memperkuat pemahaman mereka terhadap nilai-nilai kebangsaan,” ungkapnya.


Sementara itu, Kepala Desa Padasari, Mashuri, juga menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan kepada warganya.


“Kami sangat mengapresiasi kepedulian LPPM Unhan RI yang telah hadir langsung membantu masyarakat kami di tengah kondisi sulit,” ujarnya.


Melalui rangkaian kegiatan ini, LPPM Unhan RI menegaskan peran strategis perguruan tinggi tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga sebagai agen perubahan yang berkontribusi langsung dalam memperkuat ketahanan masyarakat dan bangsa.


Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata, baik dalam membantu pemulihan masyarakat terdampak bencana maupun dalam membentuk generasi muda yang tangguh, berkarakter, dan memiliki semangat bela negara menuju Indonesia Emas 2045.

"GEGER! Mediasi Waris Tigaraksa Runtuh—Penolakan Syariat Islam Picu Langkah Pidana Tanpa Kompromi”



MEDIASI GAGAL TOTAL DI PENGADILAN AGAMA TIGARAKSA: TERGUGAT DINILAI MEMBANGKANG TERHADAP SYARIAT ISLAM DAN MENGABAIKAN KEADILAN


Tigaraksa, 23 April 2026 — Proses mediasi dalam perkara sengketa waris yang digelar di Pengadilan Agama Tigaraksa hari ini secara tegas dinyatakan gagal total. Kegagalan ini bukan tanpa sebab, melainkan akibat sikap pihak tergugat yang secara nyata menunjukkan *ketidakpatuhan, ketidakjujuran, dan hilangnya itikad baik* dalam mencari penyelesaian yang adil.


Dalam forum mediasi yang seharusnya menjadi ruang damai, dua orang dari pihak tergugat bersama kuasa hukumnya justru Secara terang-terangan menolak pembagian harta waris berdasarkan syariat Islam. Padahal ketentuan tersebut telah sangat jelas dan tegas diatur dalam Al-Qur’an, khususnya Surat An-Nisa ayat 11. Selain itu, dalam hadis Nabi Muhammad SAW juga ditegaskan prinsip hukum waris: “لا وصية لوارث” (Tidak ada wasiat bagi ahli waris). Penolakan ini merupakan bentuk pembangkangan terhadap ketentuan hukum Islam sekaligus mencederai rasa keadilan.


Sikap tersebut tidak hanya menghambat penyelesaian perkara, tetapi juga memperlihatkan adanya dugaan kuat upaya untuk  menguasai hak orang lain secara tidak sah dan melawan hukum. Mediasi telah disia-siakan, dan kesempatan untuk menyelesaikan perkara secara bermartabat telah diabaikan.


Sehubungan dengan kegagalan total mediasi dalam gugatan perdata ini, maka langkah hukum tidak akan berhenti. Laporan pidana yang telah diajukan oleh pihak penggugat, Saudara Nana S Sulaeman selaku Wasekjen DPP PASTI, dipastikan akan terus dilanjutkan tanpa kompromi. Proses hukum di Kepolisian akan dikawal secara ketat dan serius oleh Organisasi DPP PASTI hingga tuntas, guna memastikan tidak ada celah bagi penyimpangan dan ketidakadilan.


Hasil mediasi ini akan disampaikan secara resmi kepada Majelis Hakim sebagai bahan pertimbangan penting dalam sidang lanjutan yang dijadwalkan pada tanggal 7 Mei 2026.


Kami menegaskan dengan sikap yang sangat jelas: segala bentuk kezaliman, perampasan hak, dan penyimpangan hukum akan dilawan tanpa mundur selangkah pun. Ini bukan sekadar perkara, tetapi perjuangan untuk menegakkan kebenaran dan keadilan.


Keadilan tidak untuk ditawar. Kebenaran tidak untuk dinegosiasikan. ALLAHUAKBAR!


Rudy Silfa, S.H., M.H.

Ketua Umum DPP PASTI



2. *“BOM WAKTU MELEDAK! Penolakan Hukum Waris Islam Picu Perang Hukum—Pidana Dikejar Tanpa Kompromi!”*


3. *“TERBONGKAR! Mediasi Hancur Total—Penolakan Hukum Waris Islam Picu Langkah Pidana Tanpa Kompromi”*


4. *“HEBOH! Tergugat Tolak Syariat Islam—Mediasi Runtuh, PASTI Kejar Pidana Sampai Tuntas”*


5. *“MEDIASI AMBRUK! Tergugat Tolak Syariat Islam—PASTI Gas Pidana Tanpa Ampun”*


6. *“SKANDAL WARIS MEMANAS! Penolakan An-Nisa 11 Picu Langkah Hukum Tanpa Kompromi”*


7. *“DEADLOCK TOTAL! Tergugat Diduga Rampas Hak—Pidana Dikejar Sampai Tuntas”*


8. *“MEDIASI DITABRAK! Tergugat Abaikan Hukum Waris Islam—PASTI Kawal Kasus Hingga Vonis”*

PT Buana Konstruksi Elektrindo Hadir di Ajang Indonesia Smart Energy & Technology Week yang berlangsung tanggal 22-24 April 2026 di JI EXPO Kemayoran Jakarta

 


Keterangan Foto : Christina Grandnova Sirait, Direktur  PT Buana Konstruksi Elektrindo.


MAJALAH CEO - JAKARTA - Transformasi industri energi yang semakin cepat mendorong pelaku industri untuk beradaptasi dan berinovasi.


Menjawab tantangan tersebut, Voksel Electric Tbk (Voksel Group) terus memperluas lini bisnisnya dari manufaktur kabel menuju sektor energi baru dan terbarukan.



Keterangan Foto : Christina Grandnova Sirait, Direktur  PT Buana Konstruksi Elektrindo.


Melalui anak usahanya, PT Buana Konstruksi Elektrindo, Voksel Group kini aktif mengembangkan infrastruktur energi masa depan, termasuk instalasi sistem penyimpanan energi (battery energy storage), pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), serta solusi energi terintegrasi berbasis hybrid.


Direktur PT Buana Konstruksi Elektrindo, Christina Grandnova Sirait, menyampaikan bahwa langkah ekspansi ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam mendukung transisi menuju ekonomi hijau.


“Sejak 2024, kami mulai memperluas fokus bisnis tidak hanya pada kabel, tetapi juga ke sektor energi," ujarnya kepada awak media di Ajang Indonesia Smart Energy & Technology Week yang berlangsung tanggal 22-24 April 2026 di JI EXPO Kemayoran Jakarta.


Saat ini, momentum energi terbarukan sangat kuat, sehingga kami melihat peluang besar untuk berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur yang lebih berkelanjutan,” ujarnya.


Christina menjelaskan bahwa perusahaan kini tengah mengembangkan berbagai solusi energi, mulai dari sistem baterai, SPKLU, hingga konsep hybrid energy yang menggabungkan genset, tenaga surya, dan penyimpanan energi.


Model ini dinilai efektif dalam meningkatkan efisiensi sekaligus menekan ketergantungan terhadap bahan bakar konvensional.


Selain itu, perusahaan juga membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak, baik investor maupun pemilik teknologi, khususnya dalam pengembangan panel surya dan ekosistem kendaraan listrik.


” Kami tidak hanya fokus pada produk, tetapi juga layanan dan investasi. Kolaborasi menjadi kunci untuk mempercepat pembangunan infrastruktur energi di Indonesia,” tambahnya.


Dalam pengembangan bisnisnya, PT Buana Konstruksi Elektrindo juga berperan dalam instalasi energi di berbagai sektor, termasuk industri, komersial, hingga proyek strategis nasional.


Perusahaan menargetkan pertumbuhan berkelanjutan dengan tetap menjaga kualitas dan daya saing di tengah dinamika pasar global.


Sebagai bagian dari Voksel Group yang telah berpengalaman sejak puluhan tahun di industri kabel, ekspansi ini memperkuat posisi perusahaan dalam mendukung proyek-proyek interkoneksi dan elektrifikasi, baik di tingkat nasional maupun internasional.


Ke depan, perusahaan optimistis bahwa permintaan terhadap infrastruktur energi hijau akan terus meningkat seiring dengan kebijakan pemerintah dan tren global menuju keberlanjutan.


” Pertumbuhan revenue itu penting, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana pertumbuhan tersebut dibangun melalui inovasi dan pengembangan produk yang relevan dengan masa depan energi,” tambah Christina.Grandnova Sirait.(Red)

PT TENMA AGUNG LESTARI Hadir di Ajang Indonesia Smart Energy & Technology Week yang berlangsung tanggal 22-24 April 2026 di JI EXPO Kemayoran Jakarta

 



Jakarta -  PT Tenma Agung Lestari menegaskan komitmennya dalam mendukung transisi energi bersih di Indonesia melalui penyediaan solusi solar panel berkualitas tinggi untuk sektor residensial maupun industri.



Direktur PT Tenma Agung Lestari, Yulia Herlina Gautama  saat diwawancarai kepada awak media menyampaikan bahwa trend penggunaan energi surya kini semakin meningkat seiring dengan turunnya harga komponen dan meningkatnya kebutuhan efisiensi energi, khususnya pasca pandemi COVID-19.


Menurutnya,Kalau dulu harga solar panel masih relatif mahal, sekarang sudah jauh lebih terjangkau sehingga lebih masuk akal untuk kebutuhan rumah tangga maupun industri,”jelas Yulia di pameran Indonesia Smart Energy & Technology Week yang berlangsung tanggal 22-24 April 2026 di JI EXPO Kemayoran Jakarta


Ditambahkannya, kualitas menjadi faktor utama dalam pemasangan solar panel, terutama karena instalasi dilakukan di atap bangunan dengan risiko kebocoran jika menggunakan material yang tidak tepat.


” Kami selalu mendorong penggunaan produk dengan grade terbaik agar bisa bertahan hingga puluhan tahun. Kalau asal murah, justru berisiko dalam jangka panjang karena pemasangan di rooftop tidak bisa sering bongkar pasang,”ungkapnya.


PT Tenma Agung Lestari telah menangani berbagai proyek besar, termasuk di wilayah Jawa dengan kapasitas hingga skala megawatt. Untuk sektor residensial, perusahaan juga aktif menggarap pasar perumahan dengan kapasitas rata-rata 3.000 hingga 5.000 watt.


Selain itu, perusahaan menekankan pentingnya tenaga kerja berpengalaman dalam proses instalasi.


Hal ini berkaitan dengan ketatnya regulasi dan kuota pemasangan dari PLN yang menuntut ketepatan waktu dan kualitas pengerjaan.


“Kami menggunakan teknologi seperti tangga elektrik untuk meningkatkan efisiensi pemasangan. Dalam satu hari, tim kami bisa mengangkat hingga ratusan modul, sehingga proyek dapat selesai lebih cepat,”katanya.


Tidak hanya fokus pada energi surya, PT Tenma Agung Lestari juga mengembangkan solusi energi ramah lingkungan lainnya, seperti boiler berbasis biomassa yang memanfaatkan cangkang kelapa sawit dan bahan organik lainnya sebagai pengganti batu bara.


” Industri saat ini sangat membutuhkan efisiensi energi. Dengan solusi seperti solar panel dan boiler biomassa, biaya operasional bisa ditekan sekaligus mengurangi dampak lingkungan,” kata Yulia.


Ia juga menekankan bahwa layanan purna jual menjadi kunci utama dalam membangun kepercayaan pelanggan.


” Kami tidak hanya menjual produk, tapi juga memastikan layanan dan kualitas tetap terjaga. Brand yang kuat dibangun dari kepuasan pelanggan,”pungkas Yulia Herlina Gautama.(Red).

Kunjungi Both PUSBATARA di Ajang Indonesia Smart Energy & Technology Week yang berlangsung tanggal 22-24 April 2026 di JI EXPO Kemayoran Jakarta, Hall A 3 Both A 302




MAJALAH CEO - Jakarta - Pusat Budaya Alam Nusantara (Pusbatara) terus menunjukkan progres signifikan dalam pembangunan kawasan edukasi budaya dan lingkungan yang berlokasi di Parung Panjang.


Mengusung visi besar “Dunia Satu Keluarga”, Pusbatara hadir sebagai ruang kolaboratif untuk membangun kehidupan yang harmonis antara manusia, alam, dan budaya Nusantara.


Hingga awal Februari 2025, proyek pembangunan telah menyelesaikan tahap pengecoran pondasi bored pile sebanyak 1.292 titik dalam kurun waktu sembilan bulan.


Selanjutnya, pembangunan memasuki tahap struktur dengan menggandeng PT Pulauintan Bajaperkasa Konstruksi sebagai mitra pelaksana. Dalam 11 bulan terakhir, progres konstruksi terus berjalan secara terukur dengan standar kualitas tinggi dan pengawasan berkala.


Pusbatara dibangun di atas lahan seluas 25 hektar dan dirancang oleh PT Han Awal & Partners di bawah arahan arsitek nasional Yori Antar. Kawasan ini akan menghadirkan berbagai fasilitas, termasuk Hall Dunia Satu Keluarga, galeri budaya, ruang edukasi kehidupan, eco camp, agrowisata, amphitheater, hingga auditorium berkapasitas besar.


Lebih dari sekadar pembangunan fisik, Pusbatara membawa misi membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya hidup selaras dengan alam serta menumbuhkan nilai-nilai kemanusiaan, cinta kasih, dan kebersamaan di tengah keberagaman.


“Pusbatara diharapkan menjadi pusat edukasi yang tidak hanya menampilkan kekayaan budaya Nusantara, tetapi juga menanamkan nilai kehidupan yang luhur dan bermakna bagi generasi masa depan,” ujar perwakilan panitia pembangunan.


Sejumlah kegiatan edukatif dan kolaboratif telah diselenggarakan di kawasan ini, mulai dari seminar kesehatan, workshop lingkungan, hingga kegiatan kepemimpinan mahasiswa.


Pusbatara juga menerima kunjungan dari berbagai institusi nasional dan internasional, termasuk delegasi Guangxi Vocational and Technical College serta World Vegan Organisation, yang menunjukkan dukungan terhadap visi “Budaya Hidup Harmonis dengan Alam”.


Selain itu, partisipasi Pusbatara di Ajang Indonesia Smart Energy & Technology Week yang berlangsung tanggal 22-24 April 2026 di JI EXPO Kemayoran Jakarta  semakin memperluas jangkauan edukasi kepada masyarakat luas, dengan memperkenalkan konsep ekosistem berkelanjutan yang terintegrasi antara budaya, pendidikan, dan pelestarian lingkungan.


Dengan dukungan berbagai pihak, mulai dari donatur, relawan, hingga mitra strategis, pembangunan Pusbatara diharapkan dapat segera rampung dan menjadi tonggak penting dalam menghadirkan pusat peradaban baru yang berlandaskan harmoni, keberagaman, dan keberlanjutan.


” Mari bergandeng tangan, berkontribusi nyata, dan bersama-sama mewujudkan Dunia Satu Keluarga—di mana kehidupan yang harmonis, damai, dan penuh makna dapat dirasakan oleh seluruh umat manusia,” tutup pernyataan tersebut.

[23/4 15.43] MEDIA CEO INDONESIA: 

PENGARAHAN KOMANDAN SEKTOR 8 CITARUM HARUM KEPADA STAF DAN PARA DANSUB SEKTOR


Majalahceo.com,KBB,-Pada Hari ini Kamis tanggal 23 April 2026 pukul 13.00 WIB s.d Selesai bertempat di Posko Satgas Citarum Harum Sektor 8 jln Kayu Ambon no 81 Lembang KBB, Dalam rangka meningkatkan efektivitas pelaksanaan program Citarum Harum, Komandan Sektor 8, Kolonel Inf Masrief, memberikan pengarahan kepada seluruh staf dan para Komandan Sub Sektor (Dansub sektor) di wilayah Sektor 8. 


Kegiatan pengarahan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari upaya penguatan koordinasi dan evaluasi kinerja dalam penanganan pencemaran serta pemulihan ekosistem Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum.



Dalam arahannya, Kolonel Inf Masrief menegaskan pentingnya sinergitas lintas sektor, yang melibatkan TNI, pemerintah daerah, instansi terkait, serta seluruh elemen masyarakat. Hal ini dinilai menjadi kunci utama dalam mempercepat keberhasilan program Citarum Harum secara menyeluruh dan berkelanjutan.


Selain itu, Komandan Sektor 8 juga menekankan agar seluruh Dansub sektor meningkatkan pengawasan dan pengendalian di lapangan, khususnya terhadap potensi sumber pencemaran seperti limbah industri dan sampah domestik. Ia juga menginstruksikan agar setiap kegiatan dilaksanakan secara maksimal dengan mengedepankan disiplin, tanggung jawab, serta pelaporan yang akurat dan tepat waktu.



Lebih lanjut, Kolonel Inf Masrief menggaris bawahi pentingnya peran Babinsa dan relawan dalam melakukan edukasi serta pembinaan kepada masyarakat, guna menumbuhkan kesadaran bersama dalam menjaga kebersihan dan kelestarian Sungai Citarum.


Menutup arahannya, Komandan Sektor 8 mengajak seluruh jajaran untuk terus menjaga soliditas, loyalitas, dan semangat pengabdian, serta meningkatkan inovasi dan dedikasi dalam mendukung keberhasilan program Citarum Harum demi terwujudnya lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Momentum Hari Air Sedunia, Satgas Citarum Harum Sektor 2 Perkuat Kolaborasi dan Aksi Nyata di Bantaran Sungai Citarik


Majalahceo.com,Kabupaten Bandung — Dalam rangka memperingati Hari Air Sedunia, Satgas Citarum Harum Sektor 2 menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui keikutsertaan dalam kegiatan terpadu yang dilaksanakan di Desa Cibodas, Kecamatan Solokan Jeruk, Kabupaten Bandung, tepatnya di bantaran Sungai Citarik, wilayah Rancaekek.


Dansektor 2 Citarum Harum Kolonel Infanteri Dwi Krisyanto,S.E., mengatakan kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam mendukung program pemulihan Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum, sekaligus meningkatkan kesadaran kolektif masyarakat dan para pemangku kepentingan terhadap pentingnya menjaga kualitas air dan lingkungan hidup. Dengan melibatkan berbagai unsur, kegiatan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga diwujudkan dalam aksi nyata di lapangan.



Rangkaian kegiatan diawali dengan olahraga bersama yang diikuti oleh seluruh peserta sebagai simbol kebersamaan dan semangat gotong royong. 


Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan penanaman pohon di sekitar bantaran Sungai Citarik sebagai upaya penghijauan dan pencegahan erosi. Penanaman pohon ini diharapkan mampu memperbaiki kondisi ekosistem di sekitar sungai serta menjaga keseimbangan lingkungan.


Selain itu, aksi pembersihan sampah juga menjadi fokus utama dalam kegiatan ini. Para peserta secara bersama-sama membersihkan area bantaran sungai dari berbagai jenis sampah, baik organik maupun anorganik, yang berpotensi mencemari aliran air. Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa permasalahan sampah masih menjadi tantangan besar yang membutuhkan perhatian dan tindakan bersama.



Tidak hanya itu, kegiatan juga diisi dengan panen tanaman anjeli yang telah ditanam sebelumnya di kawasan bantaran sungai. Panen ini menjadi bukti bahwa upaya pemanfaatan lahan secara produktif dapat berjalan selaras dengan pelestarian lingkungan, sekaligus memberikan nilai tambah bagi masyarakat sekitar.


Kegiatan tersebut dihadiri oleh berbagai pihak, di antaranya jajaran Satgas Citarum Harum Sektor 2 yang terdiri dari para Dansub Subsektor 9 beserta anggota, Baops Sektor 2, serta Babinsa. Turut hadir pula sejumlah pejabat dari instansi terkait, seperti Kepala Dinas Sumber Daya Air Provinsi Jawa Barat, Bapak Dicky Ahmad Sidik, ST., MT., perwakilan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Provinsi Jawa Barat, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Camat Solokan Jeruk, serta Kepala Desa Cibodas.


Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan kuatnya sinergi lintas sektor dalam mendukung keberhasilan program Citarum Harum. Kolaborasi yang terjalin diharapkan mampu mempercepat penanganan berbagai persoalan lingkungan, khususnya yang berkaitan dengan pencemaran dan kerusakan di wilayah sungai.



Melalui momentum Hari Air Sedunia ini, Satgas Citarum Harum Sektor 2 mengajak seluruh elemen masyarakat, pemerintah, dan dunia usaha untuk terus meningkatkan kepedulian dan tanggung jawab terhadap lingkungan. Upaya menjaga kebersihan dan kelestarian sungai bukan hanya menjadi tugas satu pihak, melainkan tanggung jawab bersama demi keberlangsungan hidup generasi saat ini dan yang akan datang.


Dengan semangat kebersamaan dan aksi nyata, diharapkan kondisi Sungai Citarum dan anak-anak sungainya dapat terus membaik, sehingga mampu memberikan manfaat yang optimal bagi kehidupan masyarakat di sekitarnya.

Perkuat Sinergi dengan Dunia Industri, Satgas Citarum Harum Sektor 2 di Sub 9 Gencarkan Sosialisasi Program Citarum Harum 2026 di Solokan Jeruk


Majalahceo.com,Kabupaten Bandung — Dalam upaya percepatan penanggulangan pencemaran di Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum, Dansektor 2 Satgas Citarum Harum, Kolonel Infanteri Dwi Krisyanto, S.E., bersama jajaran melaksanakan kegiatan silaturahmi dan sosialisasi kepada para pelaku industri di wilayah Subsektor 9, Solokan Jeruk, Kabupaten Bandung. Kegiatan tersebut melibatkan kurang lebih 38 perwakilan HRD dari berbagai pabrik yang beroperasi di kawasan tersebut.


Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara Satgas Citarum Harum dengan pihak industri dalam menjaga kualitas lingkungan, khususnya pengelolaan limbah pabrik agar sesuai dengan standar baku mutu yang telah ditetapkan. Dalam sambutannya, Dansektor 2 menyampaikan bahwa peran aktif dunia industri sangat penting dalam mendukung keberhasilan program pemulihan Sungai Citarum.



“Melalui kegiatan ini, kami mengajak seluruh pelaku industri untuk bersama-sama menjaga lingkungan dengan memastikan pengelolaan limbah dilakukan secara baik dan sesuai ketentuan. Sehingga limbah yang dibuang melalui outlet sudah aman dan tidak mencemari lingkungan,” ujar Kolonel Dwi Krisyanto.


Ia juga menambahkan bahwa sosialisasi dan pengawasan terus dilakukan secara intensif, mengingat pada tahun ini indeks kualitas air mengalami penurunan. Oleh karena itu, diperlukan komitmen bersama untuk memperbaiki kondisi tersebut melalui langkah konkret di lapangan.


Permasalahan yang dihadapi dalam pengelolaan limbah industri, lanjutnya, cukup kompleks. Mulai dari faktor human error hingga kendala teknis dan keterbatasan peralatan. Untuk itu, Satgas terus berupaya mencari solusi melalui penguatan pengawasan serta penerapan standar operasional prosedur (SOP) yang lebih optimal.



“Kami menghimbau kepada seluruh pelaku usaha agar benar-benar memperhatikan sistem pengolahan limbahnya. Lingkungan yang kita jaga hari ini adalah warisan berharga bagi generasi yang akan datang,” tegasnya.


Kegiatan sosialisasi ini juga diisi dengan sesi dialog interaktif antara Dansektor dan para perwakilan HRD. Dalam sesi tersebut, berbagai pertanyaan dan masukan disampaikan terkait pengelolaan limbah, peran Satgas di lapangan, serta kewenangan dalam melakukan pengawasan.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Baops, para Dansub, serta anggota Satgas Citarum Harum Sektor 2 Subsektor 9 Solokan Jeruk.


 Diharapkan melalui kegiatan ini, terjalin komunikasi yang lebih baik serta meningkatnya kesadaran dan kepatuhan industri terhadap pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

TMMD ke-128 Bergulir, Kodam IV/Diponegoro Genjot Pembangunan Desa


Majalahceo.com,Semarang - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun Anggaran 2026 wilayah Kodam IV/Diponegoro resmi dibuka secara serentak di empat wilayah, yakni Kabupaten Purbalingga, Kulonprogo, Pati dan Sragen, pada Rabu (22/4/2026). Kegiatan ini dibuka langsung oleh masing-masing Bupati sebagai bentuk sinergi kuat antara TNI dan pemerintah daerah dalam mendorong percepatan pembangunan di wilayah pedesaan.


Mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa,” program ini akan berlangsung selama satu bulan, mulai 22 April hingga 21 Mei 2026. TMMD menjadi wujud nyata peran TNI dalam membantu pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan yang merata, khususnya di daerah yang masih membutuhkan perhatian lebih dalam aspek infrastruktur dan pemberdayaan.


Pada pelaksanaannya, TMMD ke-128 memprioritaskan pembangunan infrastruktur, seperti pelebaran jalan, talud, drainase, plat beton, rabat beton, jalan sirtu, pengaspalan jalan, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), pembuatan sumur bor, rehab masjid, jambanisasi, hingga pembangunan prasasti. Selain itu, kegiatan nonfisik juga menjadi perhatian, di antaranya penyuluhan, sosialisasi, pengobatan gratis, serta berbagai kegiatan yang mendukung peningkatan kesejahteraan dan wawasan masyarakat.


Kegiatan ini melibatkan kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat, dengan dukungan anggaran dari APBD provinsi dan kabupaten, Baznas, UPT-PK, serta swadaya masyarakat. Kebersamaan ini menjadi kunci utama dalam mempercepat pembangunan serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.


Kapendam IV/Diponegoro Letkol Inf Jon Young Saragi, S.Sos., M.I.P., menyampaikan bahwa TMMD merupakan program strategis TNI AD yang tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan dan gotong royong. “Melalui TMMD, kami ingin hadir di tengah masyarakat, membantu mengatasi kesulitan, serta mendorong percepatan pembangunan yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

# (Pendam IV/Diponegoro)

Kapolda Jabar Turun Langsung, Donor Darah di PMI Kota Bandung Wujud Nyata Kepedulian Polri


Majalahceo.com, Bandung,-Dalam rangka meningkatkan kepedulian sosial dan membantu ketersediaan stok darah, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H. memimpin langsung kegiatan donor darah yang dilaksanakan di PMI Kota Bandung, Rabu (22/4/2026)


Kegiatan kemanusiaan ini didampingi oleh  pejabat utama Polda Jawa Barat, di antaranya Wakapolda Jabar, Irwasda, Dir Ressiber, Kabid Keu, Karumkit, Dir PPA, serta Kasetum Polda Jabar. Kehadiran para pimpinan tersebut menunjukkan komitmen kuat Polda Jabar dalam mendukung aksi sosial yang bermanfaat bagi masyarakat luas.


Dalam suasana penuh kebersamaan, para peserta secara bergantian mengikuti proses donor darah dengan tetap memperhatikan prosedur kesehatan yang berlaku. Kegiatan ini juga mendapat apresiasi dari pihak PMI Kota Bandung karena sangat membantu dalam menjaga ketersediaan stok darah, khususnya di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat.


Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H. dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan donor darah ini merupakan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap sesama.

“Donor darah ini adalah wujud kepedulian kita terhadap kemanusiaan. Setetes darah yang kita berikan sangat berarti bagi saudara - saudara kita yang membutuhkan. Kami berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara rutin dan menjadi contoh bagi masyarakat untuk saling membantu,” ujar Kapolda Jabar.


Lebih lanjut, beliau juga menegaskan bahwa Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.


Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan dapat mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat serta menumbuhkan semangat gotong royong dalam membantu sesama



 #Bidhumas Polda Jabar

Polisi Ungkap Kasus TP Penganiayaan Berat Yang Mengakibatkan Korban Meninggal Dunia


Majalahceo.com, Bandung,-Plt. Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Adiwijaya, S.I.K., melalui Kasat Reskrim Polrestabes Bandung AKBP Anton SH, S.I.K., M.H., bersama Tim Gabungan Sat reskrim polrestabes bandung , Resmob Polda Jabar dan unit Reskrim Polsek Cinambo, berhasil mengungkap kasus tindak pidana penganiayaan dan/atau penganiayaan berat yang mengakibatkan meninggal dunia serta dugaan pembunuhan yang terjadi di Jl. Sandang   Kecamatan Cinambo, Kota Bandung.


Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat, 17 April 2026 sekitar pukul 00.30 WIB, dengan tersangka berinisial IS als Bohim (43), warga Ujung Berung, Kota Bandung. 


Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa  Berdasarkan hasil penyelidikan, kejadian bermula saat korban berada di kamar kost bersama seorang perempuan berinisial L yang merupakan mantan istri tersangka. Dilatarbelakangi rasa cemburu, tersangka mendatangi kamar korban hingga terjadi cekcok dan korban melakukan pemukulan berulang kali terhadap tersangka. Dalam kondisi tertekan, tersangka mengambil pisau yang berada di dalam kamar dengan maksud menakuti korban, namun korban tetap melakukan pemukulan hingga akhirnya tersangka mengarahkan pisau tersebut ke arah korban yang mengenai bagian muka dan badan korban hingga menyebabkan korban meninggal dunia.


Setelah kejadian, tersangka melarikan diri bersama saksi L ke wilayah Cirebon. Berdasarkan hasil olah TKP dan penyelidikan, petugas berhasil mengetahui keberadaan tersangka dan langsung melakukan penangkapan untuk kemudian diamankan ke Sat Reskrim Polrestabes Bandung beserta barang bukti berupa sebilah pisau serta pakaian yang digunakan tersangka saat kejadian.


Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 466 ayat (3), Pasal 468 ayat (2), dan/atau Pasal 458 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, dengan ancaman hukuman penjara paling lama 15 tahun. Diharapkan dengan pengungkapan kasus ini, dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat serta menjadi peringatan agar setiap permasalahan dapat diselesaikan secara bijak tanpa kekerasan.



 #Bid Humas Polda Jabar

Tempuh Jalur Kekeluargaan, Polisi Damaikan Perselisihan Dua Saudara


Majalahceo.com, Bandung,-Personel Bhabinkamtibmas Polsek Karangampel Polres Indramayu Polda Jabar Aipda Benci memediasi perselisihan keluarga yang terjadi di wilayah Kecamatan Karangampel, Kabupaten Indramayu,  Rabu (22/4/2026). 


Kegiatan mediasi atau problem solving ini dilaksanakan di Balai Desa Sendang guna mencari jalan keluar terbaik atas konflik yang terjadi antara dua bersaudara.


Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa  Perselisihan tersebut melibatkan dua pihak, yakni pihak pertama berinisial A (48) dan pihak kedua berinisial T (59). 


Konflik bermula dari adanya tindakan kekerasan fisik yang dilakukan oleh T terhadap adiknya, A, yang menyebabkan cedera memar di bagian leher. 


Menanggapi situasi tersebut, Bhabinkamtibmas segera melakukan koordinasi perangkat desa setempat untuk menindaklanjuti laporan guna mencegah terjadinya eskalasi konflik.


Melalui jalur musyawarah yang dihadiri oleh Bhabinkamtibmas Aipda Benci, serta perangkat desa, yakni Mulani dan Habibi, kedua belah pihak akhirnya dipertemukan untuk menyelesaikan masalah secara kekeluargaan. 


Dalam proses mediasi tersebut, pihak kedua (T) secara terbuka mengakui kesalahannya, menyampaikan permohonan maaf kepada pihak pertama (A), serta menyatakan kesanggupannya untuk tidak mengulangi tindakan serupa di kemudian hari. 


Perdamaian ini dikukuhkan dengan penandatanganan surat pernyataan bersama, di mana kedua belah pihak sepakat untuk tidak menuntut satu sama lain secara hukum dan saling memaafkan demi menjaga keutuhan keluarga.


Kapolres Indramayu, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, menjelaskan langkah problem solving merupakan kebijakan yang sangat ditekankan oleh Polri dalam menangani konflik sosial maupun keluarga. 


“Kehadiran Bhabinkamtibmas bukan semata untuk penegakan hukum, melainkan sebagai fasilitator yang mampu meredam emosi warga dan mencari solusi yang menguntungkan kedua belah pihak,” katanya.


Kapolres menambahkan bahwa musyawarah mufakat menjadi kunci penting dalam menjaga   harmoni di masyarakat. 


“Kami berharap kedamaian yang telah dicapai melalui perjanjian perdamaian ini dapat menjadi pembelajaran bagi warga lainnya untuk selalu mengedepankan komunikasi yang baik dalam menghadapi setiap permasalahan. Polsek Karangampel berkomitmen untuk terus mengedepankan pendekatan preventif agar wilayah hukumnya senantiasa aman, tertib, dan terjaga kerukunan antar warganya,” ujarnya.



 #Bid Humas Polda Jabar

Rabu, 22 April 2026

RESMI BERDIRI & TERBENTUK ORGANISASI ADVOKAT IKATAN PENGACARA INDEPENDEN INDONESIA (IKAPI)

 


Ikatan Pengacara Independen Indonesia (IKAPI) merupakan organisasi profesi advokat yang berkomitmen dalam memperkuat penegakan hukum yang berkeadilan, independen, dan profesional di Indonesia.


IKATAN PENGACARA INDEPENDEN INDONESIA (IKAPI) hadir dipimpin oleh :

👩‍⚖️ Umi Marfuah, S.H., M.Pd.

Ketua Umum DPN IKAPI


👨‍⚖️ Muhamad Indra Gunawan, S.H., M.H., C.HL., C.PS., C.Med., CCD., CIRP. 

Sekretaris Jenderal DPN IKAPI


Kepemimpinan ini diharapkan mampu untuk membawa IKAPI menjadi organisasi advokat yang mampu menjawab tantangan dan persoalan-persoalan hukum khususnya di dalam organisasi profesi advokat.


💼 IKAPI hadir sebagai wadah bagi para praktisi hukum untuk terus meningkatkan kompetensi, integritas, serta mampu berkontribusi nyata kepada bangsa khususnya bagi masyarakat luas. Selain itu IKAPI hadir sebagai garda terdepan dalam menciptakan sistem hukum yang adil, transparan, dan terpercaya.


📌 Bersama IKAPI, mari wujudkan penegakan hukum yang berkeadilan untuk seluruh rakyat Indonesia serta menjaga marwah profesi advokat


#IKAPI #AdvokatIndonesia #PenegakanHukum #Profesionalisme #KeadilanUntukSemua

Dansektor 8 Citarum Harum Monitoring TPS liar di Sub Sektor 1 Kec. Parongpong KBB


Majalahceo.com,KBB-Dalam rangka mendukung upaya pemerintah dalam penanganan dan pengelolaan sampah serta menjaga kebersihan lingkungan, Komandan Sektor 8 Citarum Harum Kolonel Inf Masrief bersama jajaran melaksanakan kegiatan monitoring terhadap keberadaan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) liar di wilayah binaan, pada hari Rabu tanggal 22 April 2026 pukul 13.00 s.d Selesai bertempat di Kp. Mokla Desa Cihanjuang Kec Parongpong Kab Bandung Barat.(Tanah Milik Universitas Advent Indonesia).


Kegiatan ini dilaksanakan sebagai respons atas masih ditemukannya titik-titik pembuangan sampah tidak resmi yang berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan, gangguan kesehatan, serta menurunkan kualitas hidup masyarakat.



Dalam pelaksanaannya, Kolonel Inf Masrief meninjau langsung beberapa lokasi yang terindikasi sebagai TPS liar, sekaligus memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan dan senantiasa menjaga kebersihan lingkungan. Selain itu, dilakukan koordinasi dengan unsur pemerintah daerah dan instansi terkait guna merumuskan langkah penanganan yang terpadu dan berkelanjutan, termasuk penertiban lokasi, penyediaan sarana TPS resmi, serta peningkatan edukasi kepada masyarakat.


Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, sehingga tercipta kondisi wilayah yang bersih, sehat, dan nyaman.

Pengawasan Ketat Limbah Industri, Satgas Citarum Harum Sektor 2 Tinjau IPAL PT Tirta Fresindo Jaya di Cicalengka


Majalahceo.com,Cicat, Kabupaten Bandung,-Kegiatan pengawasan dan pengecekan limbah industri di wilayah Sektor 2, Cicalengka, Kabupaten Bandung, terus dilaksanakan secara berkelanjutan.


 Upaya ini merupakan bagian dari komitmen Satgas Citarum Harum dalam menjaga kualitas lingkungan, khususnya di daerah aliran Sungai Citarum, melalui pengendalian limbah industri agar sesuai dengan baku mutu yang telah ditetapkan.



Pada hari ini, Satgas Citarum Harum Sektor 2 melaksanakan pengecekan langsung terhadap Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di PT Tirta Fresindo Jaya yang merupakan bagian dari Mayora Group. Perusahaan tersebut berlokasi di wilayah Sektor 2 Sub Sektor 7, Cicalengka, Kabupaten Bandung.



Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Dansektor 2 Citarum Harum, Dwi Krisyanto, bersama jajaran Baops, Dansub, serta anggota Satgas Citarum Harum Sektor 2.


 Peninjauan dilakukan secara menyeluruh terhadap sistem pengolahan limbah perusahaan guna memastikan bahwa operasional IPAL berjalan dengan baik dan memenuhi standar lingkungan yang berlaku.

Dalam keterangannya, Dansektor 2 menegaskan bahwa kegiatan pengecekan ini merupakan bagian dari langkah konsisten Satgas Citarum Harum dalam memperkuat pengawasan terhadap industri yang berada di wilayah Sektor 2. Ia menekankan pentingnya peran aktif perusahaan dalam menjaga kualitas lingkungan melalui pengelolaan limbah yang bertanggung jawab.


“Hari ini saya selaku Dansektor 2 Citarum Harum melakukan pengecekan instalasi IPAL di PT Mayora Cicalengka. Alhamdulillah, hasilnya menunjukkan bahwa pengolahan air limbah sudah berjalan dengan baik,” ujar Dwi Krisyanto.


Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa sistem pengolahan limbah yang diterapkan oleh perusahaan tersebut dinilai telah memenuhi standar dan dapat dijadikan contoh bagi perusahaan lain. Hal ini penting sebagai upaya bersama dalam menekan potensi pencemaran lingkungan akibat aktivitas industri.


“Pengelolaan IPAL di sini sudah baik dan sesuai dengan baku mutu. Kami berharap ini bisa menjadi contoh bagi perusahaan-perusahaan lain dalam mengelola limbahnya secara benar dan bertanggung jawab,” tambahnya.



Satgas Citarum Harum Sektor 2 juga menegaskan bahwa kegiatan pengawasan ini akan terus dilakukan secara rutin dan berkesinambungan. Tidak hanya sebagai bentuk pengawasan, tetapi juga sebagai upaya pembinaan kepada pelaku industri agar semakin sadar akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.


Dengan adanya sinergi antara pemerintah, aparat, dan pihak industri, diharapkan kualitas lingkungan di wilayah Citarum, khususnya di Sektor 2, dapat terus terjaga dan meningkat. Satgas Citarum Harum berkomitmen untuk terus memastikan bahwa seluruh kegiatan industri berjalan seiring dengan prinsip-prinsip pelestarian lingkungan.

KESEHATAN

NASIONAL

HUKUM

POLITIK

BISNIS

© Copyright 2019 MAJALAH CEO | All Right Reserved