-->

NASIONAL

INGIN CARI PROPERTY,DI ZAINT PROJECT AJA

TNI-POLRI

SOSIAL

HUKUM

ORGANISASI

Sabtu, 23 Mei 2026

Kapolda Jabar Imbau Bobotoh Jaga Ketertiban dan Keselamatan Saat Pertandingan Persib VS Persijap


Majalahceo.com
| Bandung -Menjelang gelaran pertandingan antara Persib Bandung melawan Persijap, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H. mengimbau seluruh Bobotoh untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman, tertib, dan kondusif selama pelaksanaan pertandingan berlangsung. Sabtu (23/5/2026).


Kapolda Jabar menegaskan agar para suporter tidak membawa senjata tajam, minuman keras, maupun flare ke area stadion maupun selama perjalanan menuju dan kembali dari lokasi pertandingan. Selain membahayakan diri sendiri, tindakan tersebut juga dapat mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat lainnya.


Dalam keterangannya, Kapolda Jabar menyampaikan bahwa pertandingan sepak bola harus menjadi ajang hiburan dan pemersatu masyarakat, bukan menjadi pemicu keributan maupun tindakan yang merugikan pihak lain.

“ Saya menginginkan para Bobotoh menjaga keselamatan diri, jangan menjadi korban ataupun pelaku yang dapat merugikan orang lain. Tolong hargai orang lain yang mempunyai hak untuk beraktivitas dan menjalankan kegiatannya dengan aman dan nyaman,” ujar Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H..


Kapolda Jabar  juga mengingatkan agar para pendukung Persib tidak melakukan aksi vandalisme maupun perusakan terhadap fasilitas umum yang ada di sekitar stadion maupun di sepanjang jalur yang dilalui.

“Jangan merusak fasilitas yang ada. Mari kita semua bergembira dan menyaksikan kesebelasan idola kita menuju juara lagi dengan tetap berperilaku baik, tertib, dan saling menghormati,” tambahnya.


Polda Jawa Barat bersama jajaran Polres terkait akan melakukan pengamanan secara maksimal guna memastikan pertandingan berjalan aman, lancar, dan kondusif. 


Masyarakat serta seluruh Bobotoh diharapkan dapat bekerja sama menjaga ketertiban demi terciptanya suasana pertandingan yang damai dan penuh sportivitas.***



356 Personel Polres Kebumen Amankan Kunjungan Presiden Prabowo di Kebumen


Majalahceo.com
| Kebumen - Pengamanan kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto di Kabupaten Kebumen berlangsung aman dan kondusif. Polres Kebumen menerjunkan sedikitnya 356 personel yang dibagi ke dalam sejumlah satuan tugas pengamanan, Sabtu, 23 Mei 2026.


Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengatakan seluruh personel disiagakan untuk mengamankan rangkaian kegiatan Presiden selama berada di wilayah Kebumen. Pengamanan dilakukan bersama unsur TNI dan instansi terkait lainnya.


Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pengamanan tersebut, mulai dari Kodim 0709 Kebumen, Polres Purworejo, hingga seluruh personel gabungan yang bertugas di lapangan.


“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pengamanan kunjungan kerja Bapak Presiden sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan aman dan lancar,” kata AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama.


Ia juga mengapresiasi masyarakat Kebumen yang turut menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat selama kunjungan Presiden berlangsung.


Dalam kunjungan itu, Presiden Prabowo melakukan panen raya udang di tambak udang kawasan BUBK Petanahan, Kebumen.


Sejumlah pejabat turut hadir menyambut kedatangan Presiden, di antaranya Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto.

Selain itu, jajaran Forkopimda Jawa Tengah dan Forkopimda Kabupaten Kebumen juga tampak hadir dalam kegiatan tersebut.


(Humas Polres Kebumen)

Polsek Cikalong Wetan Hadiri Konferensi Kerja PGRI Cabang Cikalong Wetan Tahun 2026,Perkuat Sinergi Demi Kondusivitas Dunia Pendidikan


Majalahceo.com
| Cikalongwetan – Dalam rangka mempererat sinergitas antara Polri dan insan pendidikan, Kapolsek Cikalongwetan AKP Deden Indrajaya, S.H., M.M., menghadiri kegiatan Konferensi Kerja Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Cikalongwetan Tahun 2026 yang dilaksanakan di SD Negeri 2 Rajamandala Wetan, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (23/05/2026).


Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua PGRI Kabupaten Bandung Barat Agus Solihin, M.Pd., Camat Cikalongwetan H. Dadang A. Sapardan, M.Pd., K.P., Kepala UPT Dinas Pendidikan Kecamatan Cikalongwetan, Ketua PGRI Cabang Cikalongwetan Jajang Setia Permana, S.Pd.I., jajaran pengurus PGRI, Koordinator K3S, perwakilan anggota PGRI se-Kecamatan Cikalongwetan, Bhabinkamtibmas, serta unsur ASN Kecamatan Cikalongwetan.


Konferensi kerja tersebut merupakan agenda organisasi yang bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program kerja sebelumnya, menyusun rencana kerja dan anggaran organisasi ke depan, serta membahas berbagai strategi organisasi dalam menjawab tantangan dunia pendidikan dan peningkatan kesejahteraan guru.


Dalam pelaksanaannya, kegiatan diawali dengan pengisian daftar hadir peserta, pembacaan do’a, menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars PGRI, pembacaan Ikrar Guru Indonesia, laporan ketua panitia, sambutan-sambutan, hingga sidang pembahasan program kerja PGRI Cabang Cikalongwetan Tahun 2026.



Kapolsek Cikalongwetan AKP Deden Indrajaya, S.H., M.M., dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa Polri siap mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan kondusif melalui sinergi bersama para tenaga pendidik.


“Polri khususnya Polsek Cikalongwetan sangat mendukung kegiatan organisasi profesi guru seperti PGRI ini, karena guru memiliki peran penting dalam membangun karakter generasi bangsa. Kehadiran kami merupakan bentuk dukungan sekaligus mempererat komunikasi dan sinergitas antara Polri dengan insan pendidikan,” ujar AKP Deden Indrajaya.


Ia juga menambahkan bahwa dunia pendidikan memerlukan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif agar proses belajar mengajar dapat berjalan optimal.


“Kami berharap koordinasi dan komunikasi antara pihak sekolah, organisasi guru, serta kepolisian terus ditingkatkan. Apabila terdapat potensi gangguan kamtibmas di lingkungan pendidikan agar segera disampaikan kepada Bhabinkamtibmas maupun Polsek sehingga dapat dilakukan langkah pencegahan secara cepat,” tambahnya.


Selain itu, Kapolsek juga mengajak seluruh elemen pendidikan untuk bersama-sama meningkatkan kesadaran hukum serta memberikan edukasi positif kepada para pelajar guna mencegah kenakalan remaja, perundungan, penyalahgunaan narkoba, maupun tindak kriminalitas lainnya.


Sementara itu, dalam konferensi kerja tersebut juga dibahas sejumlah poin penting organisasi, di antaranya evaluasi program kerja tahunan, penyusunan program kerja baru, strategi organisasi dalam menghadapi berbagai tantangan pendidikan, serta penetapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Organisasi (APBO).


Kehadiran Polri dalam kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari para peserta konferensi karena dinilai mampu memberikan rasa aman sekaligus memperkuat hubungan kemitraan antara kepolisian dan dunia pendidikan.****

Polda Jabar Bentuk Satgas Bobotoh Demi Dukung Persib dan Jaga Kondusivitas Jawa Barat


Majalahceo.com
|Polda Jawa Barat menggelar apel Satgas Bobotoh bertajuk “Bobotoh Jaga Persib, Bobotoh Menjaga Lembur” dilapangan apel Mapolda Jabar sebagai langkah preventif dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama pertandingan Persib Bandung berlangsung. Kegiatan tersebut menjadi bentuk sinergitas antara kepolisian dan komunitas Bobotoh dalam menciptakan situasi yang aman, nyaman dan kondusif di wilayah Jawa Barat. Sabtu (23/05/2026)


Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H  menyampaikan bahwa pembentukan Satgas Bobotoh merupakan upaya bersama untuk menjaga Persib sekaligus menjaga keamanan masyarakat Jawa Barat.


“Polda Jawa Barat mendukung penuh Persib untuk meraih prestasi dan menjadi juara. Namun yang paling utama adalah bagaimana seluruh rangkaian pertandingan dapat berjalan aman, tertib, dan kondusif. Karena itu kami mengajak seluruh Bobotoh untuk bersama-sama menjaga Persib, menjaga lembur, dan menjaga Jawa Barat,” ujarnya


Ia menegaskan bahwa keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian, tetapi juga membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk para pendukung Persib. Menurutnya, Bobotoh memiliki peran penting dalam menunjukkan kedewasaan dan tanggung jawab sebagai suporter dengan tetap menjaga ketertiban selama pertandingan berlangsung.


Dalam pengamanan pertandingan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, petugas steward telah disiagakan untuk membantu menjaga situasi tetap kondusif di area tribun stadion.


Selain itu, Bobotoh yang tidak memiliki tiket pertandingan diarahkan berada di area ring 4 stadion GBLA guna menghindari potensi gesekan dengan petugas keamanan maupun antarpendukung.


Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Satgas Bobotoh melibatkan berbagai komunitas suporter seperti Viking, Bombers, The Bomb, dan Boboko yang dipercaya membantu menjaga keamanan dan ketertiban selama pertandingan.


“Kami berharap kemenangan Persib nantinya menjadi kemenangan yang terhormat. Tidak hanya menang di lapangan, tetapi juga menunjukkan bahwa Bobotoh mampu menjadi suporter yang tertib, dewasa, dan menjaga kondusivitas Jawa Barat,” tambahnya.


Polda Jabar mengimbau seluruh masyarakat dan Bobotoh untuk menikmati pertandingan secara tertib serta bersama-sama menjaga keamanan demi terciptanya suasana yang aman dan nyaman bagi seluruh warga Jawa Barat.***



Polda Gorontalo Melakukan Gakkum Peti Batu Hitam


Majalahceo.com
| Gorontalo -Kepolisian Daerah Gorontalo dibawah Pimpinan Kapolda Irjen Pol Drs. Widodo SH MH kembali menunjukkan keseriusannya dalam penegakkan hukum Pertambangan Ilegal ( PETI) , hal tersebut terjadi pada Jumat (22/05), Ditreskrimsus telah mengamankan kurang lebih 259 karung berisikan material Batu Hitam yang berlokasi dirumah salah seorang warga di Desa Tilangobula Kec. Suwawa Timur Kab Bonebolango. Barang bukti yang ditemukan, sementara masih dilakukan Police Line yang kemudian akan dilakukan penyitaan dan diamankan di Polda Gorontalo.


KAPOLDA, melalui Dirreskrimsus KBP DR MARULY PARDEDE SH SIK MH menjelaskan dalam operasi tersebut 2 (dua) orang terduga pelaku telah diamankan  menuju ke Polda Gorontalo guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Para pelaku diduga telah melakukan tindak pidana menampung, memanfaatkan, melakukan Pengolahan dan/atau Pemurnian, Pengembangan dan/atau Pemanfaatan, Pengangkutan, Penjualan Mineral dan/atau Batubara yang tidak berasal dari pemegang IUP, IUPK, IPR, SIPB atau izin.

Maruly menambahkan Untuk pasal yang dipersangkan terhadap Para Pelaku adalah Pasal 161 Undang-undang Nomor 3 Tahun 2020 atas perubahan Undang-undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara tindak pidana  tersebut diancam dengan hukum penjara paling lama 5 Tahun dan denda paling banyak 100 Milyar Rupiah. Operasi ini dilakukan  menunjukkan  komitmen Kapolda bahwa bagi penambangan yg belum memiliki IPR akan ditindak tegas, dan kami menghimbau agar masyarakat segera mengurus IPR supaya bisa tetap menambang secara legal dan bertanggung jawab, tutup Maruly***

Munas SWI 2026 Tetapkan Iskandar Nahkodai Organisasi Wartawan hingga 2031

 


Boyolali - Musyawarah Nasional (Munas) Sekretariat Bersama Wartawan Indonesia (SWI) sukses digelar, Rabu (20/5/2026) malam di Ballroom Hotel Front One The Andia, Boyolali, Jawa Tengah.


Dinamika persaingan memperebutkan kursi Ketua Umum (Ketum) SWI, mulai muncul mewarnai atmosfir Munas yang pertama kali digelar itu.


Dalam sesi Pemilihan Ketum, ada dua kandidat yang telah mendaftar sebagai bakal calon Ketum melalui pendaftaran online. Yakni, Anwar Nurdin selaku demisioner Bendahara Umum SWI dan rivalnya Iskandar, S.Sos selaku demisioner Kabid Sosial Ekonomi SWI.


Namun akhirnya, pimpinan sidang yang terdiri dari Andrie Once (Ketua DPW Jatim), Melanie (Ketua (DPW Lampung), Mukhlis (dari DPD Ciamis), Misdi (dari DPW Jatim dan Arifandi (dari DPD Bireun) beserta peserta memutuskan hanya meloloskan satu bakal calon yang menjadi Calon Ketum SWI.


"Kita akan melanjutkan proses pemilihan Ketua Umum SWI dengan satu calon tunggal, yang lolos dalam fit and proper test yaitu Iskandar, karena calon lainnya dinyatakan gugur," ujar A. Muchlis R selaku Pimpinan Sidang Munas didampingi empat anggota pimpinan sidang lainnya.


Pimpinan Sidang dalam Pemungutan suara tersebut menyatakan, jumlah suara sah yang diperebutkan Calon Ketua Umum SWI adalah sebanyak 56 suara (kuorum). 


Dari total jumlah suara yang diperebutkan, sebanyak 49 suara memilih Iskandar, sedangkan 4 suara memilih abstain dan 3 suara tidak sah.


"Saudara Iskandar, S. Sos terpilih sebagai Ketua Umum Sekber Wartawan Indonesia (SWI) Periode 2026 - 2031, melalui Rapat Pemilihan Ketua Umum SWI dalam Musyawarah Nasional (MUNAS) SWI 2026, dengan metode Pemungutan Suara secara Tertutup," tegasnya.


Ketua Umum SWI terpilih Iskandar S.Sos dalam pidato perdananya mengatakan, bersyukur dengan dukungan dari 5 DPW dan 21 DPD yang hadir, ia telah dipilih menjadi Ketum SWI periode 2026-2031.


"Kita membutuhkan pemimpin, yang mampu mempersatukan dan mensejahterakan. Wartawan juga harus profesional, dalam mengawal informasi publik," ungkapnya.


Ia pun menekankan, ke depan tentunya SWI akan berkolaborasi dengan Pemerintah Indonesia yang saat ini dipimpin Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, melalui Kabinet Merah Putih.


"Sebagai pilar ke empat Demokrasi, tentunya kita akan turut berperan aktif membangun Indonesia menjadi Negara Maju, dibawah kepemimpinan Presiden Prabowo," cetusnya.


Ia optimis, dengan mengedepankan ekonomi kerakyatan, bukan hanya anggota SWI yang akan sejahtera namun SWI juga dapat membantu pemerintah mensejahterakan rakyat.


Iskandar memaparkan, Indonesia Maju adalah visi besar bangsa untuk mewujudkan negara modern yang berdaya saing tinggi, inovatif dan sejajar dengan negara adidaya pada tahun 2045 atau Indonesia Emas. 


"Fokus utamanya mencakup peningkatan kualitas SDM, pertumbuhan ekonomi dan transformasi teknologi," terangnya.


Transformasi ini, bebernya, bisa direalisasikan melalui beberapa fondasi utama. Antara lain, Pilar Ekonomi yang menargetkan pendapatan per kapita tinggi melalui transformasi ekonomi berkelanjutan dan hilirisasi industri.


Kemudian pendidikan dan kesehatan, dengan menciptakan SDM yang unggul, cerdas, sehat jasmani dan rohani, serta produktif.


"Lalu infrastruktur pemerataan, untuk membangun konektivitas nasional yang merata, termasuk pembangunan infrastruktur digital dan fisik," ulas Iskandar.


Visi dan rencana aksi pembangunan nasional ini, tukasnya, dikelola secara terstruktur melalui cetak biru Bersama Indonesia Maju, Menuju Indonesia Emas 2045.


Penetapan Iskandar sebagai Ketum SWI 2026, ditandai dengan Pengambilan Sumpah janji Ketua Umum Terpilih SWI 2026 - 2031 dan Penyerahan Bendera Pataka SWI, sebagai simbol dimulainya tugas menjalankan roda organisasi tersebut.


Setelah ditetapkan, pimpinan sidang Munas SWI 2026 melantik Iskandar sebagai Ketum SWI periode 2026-2031, dengan disaksikan Pendiri SWI Herry Budiman beserta peserta Munas yang terdiri dari DPW Sumatera Selatan, DPW Jawa Timur, DPW Kalimantan Selatan, DPW Lampung, DPW Jawa Tengah.


Turut Menyaksikan juga dari DPD Ciamis, DPD Jember, DPD Sidoarjo, DPD Jepara, DPD Pekalongan, DPD Temanggung, DPD Batang, DPD Kudus, DPD Aceh Tamiang (Atam), DPD Halmahera Selatan (Halsel), DPD Ogan Komering Ilir (OKI), DPD Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, DPD Tangerang, DPD Demak, DPD Depok, DPD Blora, DPD Karawang, DPD Karanganyar, DPD Boyolali, DPD Bireun dan DPD Bener Meriah.

Oknum Guru ES Diduga Gelapkan Tabungan Koperasi Rp10 Juta, Pengurus KPRI Mandalawangi Ikut Disorot

  

PANDEGLANG - Kasus dugaan penggelapan uang tabungan koperasi KPRI Mandalawangi Kabupaten Pandeglang, yang dilakukan oknum guru sekolah dasar di wilayah Kecamatan Kaduhejo, berinisial ES disorot ke publik. 


Pasalnya, dugaan penggelapan tersebut disinyalir melibatkan oknum pengurus koperasi KP-RI Mandalawangi. 


Kepada media ini, kuasa hukum ahli waris, Yayan Sopiyan membenarkan jika oknum guru ES diduga telah menggelapkan dana tabungan milik almarhumah ibu Mimin ( orang tua pemberi kuasa ) sebesar Rp. 10.000.000,- ( Sepuluh Juta Rupiah ). 


Yayan juga mempertanyakan, kenapa uang tabungan koperasi tersebut bisa dicairkan bukan kepada yang hak. Padahal kata Yayan, ahli waris tidak pernah memberikan kuasa pencairan tabungan tersebut baik kepada ES maupun pihak lain.


Adapun tambah Yayan,  menurut pemberi kuasa, pelaku ES  hanya diberi kuasa untuk mengurus pencairan dana pensiunan Almarhumah dari BTPN bukan untuk pencairan dana tabungan koperasi. 


"Kepada saya pemberi kuasa mengatakan tidak pernah memberi kuasa kepada siapapun untuk mencairkan uang tabungan koperasi almarhumah Ibu Mimin. Adapun pemberi kuasa mengakui bahwa ES diberi kuasa hanya untuk mengurus uang pensiunan saja, " Ungkap Yayan


Namun faktanya kata Yayan, pelaku ES berhasil mencairkan uang tabungan tersebut, dan tidak menyerahkan uang itu kepada ahli waris. 


"Masalah ini sudah masuk kepada Perbuatan Melawan Hukum. Untuk itu saya menekan kepada pelaku agar segera mengembalikan uang tersebut kepada ahli waris dalam waktu satu pekan kedepan, " Imbuhnya


Dikatakan Yayan, jika ES tidak mengembalikan uang itu kepada ahli waris, maka pihaknya akan membawa masalah ini ke ranah hukum. 


"Sudah pasti jika tidak dikembalikan saya akan laporkan masalah ini ke Polisi, karena perbuatan pelaku patut diduga telah melakukan tindak pidana penggelapan seperti yang diatur dalam Pasal 486,UU No 1 tahun 2023," tandasnya


Sementara menyoal dugaan keterlibatan oknum pengurus KP - RI Mandalawangi tegas Yayan, masih membutuhkan pendalaman informasi dan itu bisa dilakukan oleh wartawan mengkonfirmasi terhadap yang bersangkutan. 


"Soal apakah ada keterlibatan dari oknum pengurus koperasi silahkan saja awak media mengkonfirmasinya dan mempertanyakan kenapa bisa uang tabungan cair bukan kepada ahli waris melain kepada orang lain yang menurut ahli waris mereka tidak pernah memberi kuasa pencairan tabungan tersebut, " Paparnya


Ketika dikonfirmasi awak media, Ketua KP - RI mandalwangi, Baet di ruang kerjanya, Sabtu (23/5/2026) menjelaskan bahwa, untuk permasalahan pencairan dana tabungan milik almarhumah Ibu Mimin, sudah sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP). 


"Saya rasa untuk pencairan tabungan itu sudah sesuai prosedur. Karena sebelumnya ibu ES sempat datang ke kantor kami didampingi pula oleh ahli waris ibu Mimin yakni saudari Nurul. Bahkan dalam berkas pengajuan permohonannya pun disertai dengan surat kuasa dari ahli waris tersebut, " Pungkas Ketua KP - RI Mandalawangi.

SEKTOR 2,SUBSEKTOR-4 MAJALAYA LAKSANAKAN PENGECEKAN IPAL MBG DAN PERKUAT KOMUNIKASI SOSIAL DI WILAYAH


Majalahceo.com|Majalaya, 23 Mei 2026 — Dalam rangka menjaga kondusivitas wilayah serta mendukung pengawasan lingkungan di kawasan Kecamatan Majalaya, personel Subsektor-4 melaksanakan sejumlah kegiatan kewilayahan pada Sabtu (23/05/2026). Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan lancar tanpa adanya hal menonjol di wilayah binaan.


Kegiatan diawali dengan pelaksanaan apel pagi yang dilaksanakan oleh personel Subsektor-4 Kecamatan Majalaya sebagai bentuk pengecekan kesiapan personel sebelum melaksanakan tugas di lapangan.


Adapun kekuatan personel yang terlibat terdiri dari 3 personel TNI dan 2 unsur masyarakat, dengan seluruh personel hadir lengkap selama kegiatan berlangsung. Situasi wilayah secara umum terpantau aman dan kondusif.


Dalam kegiatan tersebut, personel Subsektor-4 melaksanakan pengecekan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di MBG Majalaya 1 yang berada di wilayah Kecamatan Majalaya. Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, diketahui bahwa fasilitas IPAL di lokasi tersebut masih belum terpasang.


Selain melakukan pengecekan, personel juga melaksanakan komunikasi sosial (komsos) bersama Kepala SPPG sebagai upaya memperkuat koordinasi dan menjalin sinergitas dalam mendukung pengawasan lingkungan di wilayah binaan.


Dansubsektor-4 Kecamatan Majalaya, Pelda Andri Hari Irawan, menyampaikan bahwa kegiatan monitoring dan komunikasi sosial akan terus dilakukan guna memastikan kondisi wilayah tetap aman serta mendukung kepedulian terhadap lingkungan.


“Kegiatan pengecekan ini bertujuan untuk mengetahui kondisi sarana pendukung pengelolaan lingkungan di wilayah binaan, khususnya terkait IPAL. Selain itu, kami juga terus menjalin komunikasi dan koordinasi dengan pihak terkait agar setiap permasalahan di lapangan dapat segera ditindaklanjuti,” ujar Pelda Andri Hari Irawan.


Ia juga menambahkan bahwa komunikasi sosial bersama masyarakat dan instansi terkait menjadi bagian penting dalam menciptakan situasi wilayah yang aman, nyaman, dan kondusif.


Untuk rencana kegiatan selanjutnya pada Senin, 25 Mei 2026, Subsektor-4 Kecamatan Majalaya akan melaksanakan apel pagi, patroli Sungai Citarum di Desa Sukamaju, Kecamatan Majalaya, serta kegiatan komunikasi sosial dengan warga RT 03 RW 13 Desa Sukamaju.


Melalui kegiatan tersebut, diharapkan sinergitas antara aparat kewilayahan dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik guna mendukung terciptanya keamanan, ketertiban, dan kepedulian terhadap lingkungan di wilayah Kecamatan Majalaya.***

SATGAS CITARUM HARUM SEKTOR 2 SUBSEKTOR-2 CIMANGGUNG LAKSANAKAN PENGECEKAN TPS DAN PERKUAT KOMUNIKASI SOSIAL DI WILAYAH

 


Majalahceo.com |Cimanggung, 23 Mei 2026 — Dalam rangka menjaga kondusivitas wilayah serta meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, personel Subsektor-2 Kecamatan Cimanggung melaksanakan sejumlah kegiatan kewilayahan pada Sabtu (23/05/2026).


 Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar tanpa adanya hal menonjol di wilayah binaan.


Kegiatan diawali dengan pelaksanaan apel pagi di wilayah Subsektor-2 Kecamatan Cimanggung. Apel dilaksanakan sebagai bentuk pengecekan kesiapan personel sekaligus penyampaian arahan tugas dalam mendukung pelaksanaan pembinaan teritorial di wilayah.


Adapun kekuatan personel yang terlibat terdiri dari 4 personel TNI dan 2 unsur masyarakat, dengan seluruh personel hadir lengkap. Situasi wilayah selama pelaksanaan kegiatan terpantau aman dan kondusif.


Usai pelaksanaan apel, personel Subsektor-2 melaksanakan pengecekan Tempat Pembuangan Sementara (TPS) yang berada di kawasan Pasar Cimanggung, Desa Sindangpakuon, Kecamatan Cimanggung.


 Kegiatan tersebut dilakukan guna memantau kondisi kebersihan lingkungan pasar serta memastikan pengelolaan sampah berjalan dengan baik sehingga tidak menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat sekitar.


Selain melakukan pengecekan TPS, personel juga melaksanakan komunikasi sosial (komsos) ke Kantor UPTD Kebersihan Pasar Cimanggung. Melalui kegiatan komsos tersebut, aparat kewilayahan berupaya mempererat koordinasi dan sinergitas dengan instansi terkait dalam menjaga kebersihan lingkungan serta menciptakan situasi wilayah yang aman dan nyaman.


Dansubsektor-2 Kecamatan Cimanggung, Serka Yayat, menyampaikan bahwa kegiatan monitoring lingkungan dan komunikasi sosial akan terus dilaksanakan secara rutin sebagai bagian dari tugas pembinaan wilayah.


“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap kondisi lingkungan dan masyarakat di wilayah binaan. Selain menjaga situasi tetap aman dan kondusif, kami juga terus membangun koordinasi dengan berbagai pihak agar tercipta lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman,” ujar Serka Yayat.


Ia menambahkan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan kegiatan silaturahmi, komunikasi sosial, serta monitoring di lapangan guna memperkuat hubungan antara aparat kewilayahan dengan masyarakat maupun instansi terkait.


Untuk rencana kegiatan selanjutnya, Subsektor-2 Kecamatan Cimanggung akan melaksanakan apel pagi, kegiatan silaturahmi dan pengecekan pengelolaan pembuangan limbah/IPAL ke dapur MBG di wilayah binaan, serta kegiatan komunikasi sosial di wilayah Subsektor-2 Kecamatan Cimanggung.


Dengan pelaksanaan kegiatan tersebut, diharapkan sinergitas antara aparat kewilayahan, instansi terkait, dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik demi terciptanya keamanan, ketertiban, dan kebersihan lingkungan di wilayah Kecamatan Cimanggung.***

Jumat, 22 Mei 2026

Kasdam IV/Diponegoro Pimpin Upacara Penutupan Dikmata Infanteri TNI AD Gelombang I TA 2026

 


Majalahceo.com | KEBUMEN — Kepala Staf Kodam IV/Diponegoro Brigjen TNI M. Andhy Kusuma, S.Sos., M.M., M.Han., CFrA., bertindak sebagai Inspektur Upacara pada Upacara Penutupan Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) Infanteri TNI AD Gelombang I Tahun Anggaran 2026. Upacara yang berlangsung dengan khidmat, tertib, dan penuh kebanggaan tersebut digelar di Lapangan Chandradimuka Secata Rindam IV/Diponegoro, Gombong, Kabupaten Kebumen, Jumat (22/5/2026).


Pelaksanaan upacara ini menandai resmi dilantiknya para mantan siswa Dikmata menjadi prajurit TNI Angkatan Darat berkualifikasi Infanteri dengan pangkat Prajurit Dua (Prada). Secara nasional, terdapat 17.702 prajurit baru yang dinyatakan lulus setelah berhasil melewati penempaan dan pendidikan intensif selama dua bulan guna mengubah status sosial dari masyarakat sipil menjadi militer sejati yang siap mengawal kedaulatan negara.


Pada upacara pelantikan tersebut, diumumkan pula para prajurit baru yang berhasil mengukir prestasi sebagai lulusan terbaik Dikmata Infanteri Gelombang I TA 2026. Predikat Juara 1 berhasil diraih oleh Prada Ibanezta Bagus Satriaji, putra dari seorang buruh. Sementara predikat Juara 2 diraih oleh Prada Muhammad Fadlan Rizky Sasi Pasa yang berlatar belakang orang tua wiraswasta, diikuti Juara 3 yang diraih oleh Prada Panji Fernando, putra dari seorang Pelaku usaha swasta. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa profesi orang tua tidak menghalangi para putra terbaik bangsa untuk berdiri tegak sebagai prajurit TNI AD yang berprestasi dan berdedikasi tinggi.


Pada kesempatan tersebut, Kasdam IV/Diponegoro membacakan amanat tertulis Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc. Dalam amanatnya, Kasad menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan hasil kegigihan, disiplin, dan kerja keras pribadi para prajurit, yang tidak terlepas dari dukungan lingkungan pendidikan serta berkah doa tulus dari para orang tua. Pelantikan ini disikapi sebagai tonggak awal dari perjalanan panjang pengabdian yang menuntut kesiapan fisik, mental, serta kepatuhan penuh terhadap aturan militer.


Melalui amanat yang dibacakan Kasdam, Kasad memberikan empat penekanan penting bagi para prajurit baru dalam mengawali dinas. Pertama, hadapi setiap tantangan tugas dengan penuh keyakinan serta manfaatkan setiap kesempatan sebagai ruang untuk belajar, berlatih, dan terus mengembangkan diri. Kedua, asah ketajaman naluri militer untuk mendukung keberhasilan tugas, olah potensi diri, pelihara disiplin, dan tetap fokus menatap masa depan pengabdian. Ketiga, curahkan kemampuan terbaik untuk berkarya bagi satuan, masyarakat, dan negara di mana pun ditugaskan. Keempat, pahami bahwa setiap kesulitan merupakan bagian dari proses panjang pembentukan karakter, ketangguhan mental, dan kedewasaan sebagai seorang prajurit sejati.


Di akhir amanat, Kepala Staf Angkatan Darat turut menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada jajaran penyelenggara pendidikan, para pelatih, pengasuh, tenaga pendidik, serta seluruh pihak atas dedikasinya sehingga seluruh rangkaian Dikmata Gelombang I TA 2026 dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Rangkaian upacara penutupan tersebut diakhiri dengan suasana haru dan bangga yang dihadiri oleh jajaran Perwira, Bintara, Tamtama, serta tamu undangan dan keluarga para prajurit baru. (Pendam IV/Diponegoro)***

Penipu Penerbitan ID SPPG Palsu, Sdr. Okky Septian ditangkap Kerugian 2 M


Majalahceo
.com | Bandung -Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Barat kembali melakukan upaya paksa terhadap tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan. Kali ini, petugas menangkap tersangka bernama Okky Septian Pradana di Apartemen The Metro Suites, Kamis (21/5/2026) dini hari.


Penangkapan dilakukan oleh Unit I Subdit I Ditreskrimum Polda Jabar sekitar pukul 03.00 WIB hingga selesai. Kegiatan tersebut dipimpin AKP David Jou, MA., S.Pd., M.H bersama anggota dan Tim DF Ditreskrimum Polda Jabar.


Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol.  Hendra Rochmawan S.I.K., M.H  mengatakan penangkapan dilakukan dalam rangka penanganan laporan polisi terkait dugaan tindak pidana penipuan dan atau penggelapan.


“Benar, penyidik Ditreskrimum Polda Jabar telah melaksanakan perintah membawa sekaligus penangkapan terhadap tersangka OSP atau Okky Septian Pradana terkait perkara dugaan penipuan dan penggelapan,” kata Hendra dalam keterangannya, Jumat (22/5/2026).


Kasus tersebut merupakan tindak lanjut dari Laporan Polisi Nomor LP/B/5/I/2026/SPKT/POLDA JAWA BARAT tanggal 6 Januari 2026 atas nama pelapor Anwar Yusup.


Hendra menjelaskan, para tersangka diduga menjalankan modus dengan menjanjikan kepada korban bisa membuka portal koordinat SPPG sesuai keinginan korban dengan syarat menyerahkan uang mulai Rp 75 juta hingga Rp 150 juta per titik koordinat dapur MBG.


“Untuk meyakinkan korban, para pelaku memberikan ID palsu seolah-olah titik koordinat tersebut telah disetujui oleh Badan Gizi Nasional. Padahal faktanya, Badan Gizi Nasional tidak pernah menerbitkan ID SPPG sebagaimana yang diberikan kepada korban,” ujarnya.


Dalam praktiknya, para korban diminta mentransfer sejumlah uang ke rekening tertentu yang telah disiapkan oleh para pelaku. Dari hasil penyelidikan, total kerugian korban mencapai sekitar Rp 1,9 miliar.


Hendra menerangkan, kasus ini bermula ketika pelapor berkeinginan memiliki dapur SPPG di wilayah Kota Banjar dan Kecamatan Dayeuhluhur, Kabupaten Cilacap pada Desember 2025. Pelapor kemudian bertemu dengan salah satu terlapor yang mengaku memiliki koneksi di Badan Gizi Nasional dan sanggup membuka titik SPPG yang diinginkan korban.


“Terlapor meminta sejumlah uang sebagai syarat pembukaan titik SPPG. Setelah korban melakukan pembayaran, ternyata titik yang dijanjikan tidak dapat diakses dan korban baru mengetahui bahwa pembukaan titik SPPG tidak dipungut biaya,” katanya.


Polisi menyebut, penyidik masih terus mendalami keterlibatan pihak lain dalam perkara tersebut.


“Penyidik terus melengkapi berkas perkara dan melakukan pengembangan terhadap kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat,” ucap Hendra.


Dalam proses penangkapan terhadap tersangka Okky Septian Pradana, situasi berlangsung aman dan kondusif.


“Polda Jabar berkomitmen menindak tegas setiap tindak pidana yang merugikan masyarakat serta memberikan kepastian hukum kepada para korban,” pungkasnya.



Polda Jabar Siapkan Pengamanan Maksimal Antisipasi Euforia Kemenangan Persib Bandung


Majalahceo.com
| Bandung,-Polda Jawa Barat menyiapkan pengamanan maksimal guna mengantisipasi euforia masyarakat dan Bobotoh terkait peluang besar Persib Bandung menjuarai Liga Indonesia. Pengamanan dilakukan mulai dari lokasi pertandingan, titik nobar, hingga rencana pawai kemenangan yang diperkirakan berlangsung hingga akhir pekan.


Direktur Lalu Lintas Polda Jabar, Kombes Pol. Raydian Kokrosono, menyampaikan bahwa Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Rudi Setiawan telah mengeluarkan arahan khusus kepada seluruh jajaran untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif selama rangkaian perayaan berlangsung.


“Bapak Kapolda Jawa Barat sudah memerintahkan seluruh jajaran Polda Jabar untuk mengamankan situasi yang akan terjadi besok. Persib Bandung saat ini berpeluang besar menjadi juara Liga Indonesia, bahkan dengan hasil imbang saja. Ini yang perlu kita antisipasi dan seluruh personel sudah siap,” ujar Kombes Pol. Raydian Kokrosono Di Mapolda Jabar, Jumat (22/05/2026).


Ia menjelaskan, Polda Jabar bersama jajaran Polres telah beberapa kali melaksanakan rapat koordinasi untuk memetakan seluruh potensi kerawanan, termasuk kegiatan nonton bareng di berbagai wilayah Jawa Barat hingga arus konvoi para pendukung Persib apabila tim kebanggaan Bandung tersebut berhasil meraih gelar juara. Khusus di Kota Bandung, pengamanan difokuskan tidak hanya di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), tetapi juga di sejumlah titik yang diprediksi menjadi pusat perayaan Bobotoh. Sebanyak 3.000 personel gabungan telah disiagakan untuk mengawal jalannya pengamanan.


“Untuk di Kota Bandung sendiri, kami tidak hanya fokus di GBLA. Pengamanan sudah disiapkan mulai dari ring 1, 2, 3 dan seterusnya. Ring 1 dilakukan bersama steward yang sudah kami koordinasikan untuk pengamanan di dalam stadion,” jelasnya.


Selain area stadion, pihak kepolisian juga telah mengantisipasi potensi konvoi kendaraan yang biasa dilakukan Bobotoh saat merayakan kemenangan Persib. Sejumlah titik yang diprediksi menjadi pusat keramaian di antaranya kawasan Dago Cikapayang, Flyover Pasupati, dan Jalan Asia Afrika. Untuk mengurangi kepadatan dan menjaga keselamatan masyarakat, Ditlantas Polda Jabar telah menyiapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan tersebut.

“Kami sudah siapkan rekayasa lalu lintas. Untuk kendaraan roda empat kemungkinan akan dialihkan ke jalur lain. Sementara roda dua masih dapat masuk khusus untuk Bobotoh,” katanya.


Di akhir keterangannya, Dirlantas Polda Jabar mengimbau seluruh Bobotoh, Viking, dan pendukung Persib Bandung agar merayakan kemenangan secara tertib, aman, dan tidak melakukan tindakan yang merugikan masyarakat maupun mengganggu situasi kamtibmas.


“Kami menghimbau kepada seluruh Bobotoh dan supporter Persib untuk merayakan kemenangan dengan tertib dan beradab. Jaga keamanan dan ketertiban masyarakat, karena sangat disayangkan apabila momen kemenangan ini dinodai oleh oknum- oknum yang merusak situasi kamtibmas,” pungkasnya.***



Satgas Citarum Harum Sektor 2 Subsektor 3 Cimenyan Perkuat Pengawasan Lingkungan melalui Pengecekan Peternakan, Pembersihan TPS Liar, dan Komsos Warga


Majalahceo
.com | Cimenyan Kab Bandung — Satgas Citarum Harum melalui Subsektor 3 Kecamatan Cimenyan terus mengintensifkan kegiatan pengawasan lingkungan berbasis wilayah sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum. Kegiatan ini dilaksanakan secara terpadu melalui pengecekan lapangan, komunikasi sosial (komsos), serta rencana aksi pembersihan lingkungan.


Kegiatan pada Sabtu, 23 Mei 2026 tersebut berlangsung dalam situasi aman dan kondusif, dengan melibatkan personel TNI di lapangan serta unsur masyarakat.


 Subsektor 3 Cimenyan tetap melaksanakan tugas pengawasan meskipun unsur masyarakat yang direncanakan tidak hadir, sehingga kegiatan tetap berjalan efektif.

Dansubsektor 3 Cimenyan, Choiri, menyampaikan bahwa kegiatan pengawasan tidak hanya difokuskan pada aliran sungai dan TPS liar, tetapi juga mencakup sektor peternakan yang memiliki potensi dampak terhadap lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik.


“Kami melaksanakan pengecekan kandang ayam petelur milik Bapak Tehuh di Kampung Ciharalang, RW 3 RT 1, Desa Mekarsaluyu. Dari hasil pengecekan, terdapat sekitar 1.500 ekor ayam petelur, dan pengelolaan kotoran ternak sudah mulai dilakukan dengan cara dikeringkan menjadi pupuk kandang,” ujar Serka Choiri.


Ia menegaskan bahwa pengelolaan limbah peternakan menjadi salah satu aspek penting dalam pengendalian pencemaran lingkungan, terutama untuk mencegah pencemaran tanah dan air di wilayah permukiman. Menurutnya, pendekatan pengelolaan limbah berbasis pemanfaatan kembali (reuse) seperti pembuatan pupuk kandang merupakan langkah positif yang perlu terus didorong.



Selain kegiatan pengecekan peternakan, Subsektor 3 juga melaksanakan komunikasi sosial (komsos) dengan warga masyarakat Kecamatan Cimenyan. Kegiatan ini menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara aparat dan masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran kolektif dalam menjaga kebersihan lingkungan.


“Melalui kegiatan komsos ini, kami terus mengingatkan dan mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, tidak membuang sampah sembarangan, serta bersama-sama mendukung upaya pelestarian lingkungan di wilayah Cimenyan,” tambahnya.


Dalam kegiatan tersebut, kondisi wilayah dilaporkan dalam keadaan aman dan tidak terdapat hal-hal menonjol. Fokus pengawasan tetap diarahkan pada potensi pencemaran lingkungan serta titik-titik yang berpotensi menjadi lokasi pembuangan sampah liar.


Untuk rencana kegiatan selanjutnya, Subsektor 3 Cimenyan akan melaksanakan apel pagi, dilanjutkan dengan kegiatan pembersihan TPS liar di Desa Mekarsaluyu, serta komsos lanjutan bersama masyarakat setempat. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kesadaran warga dalam menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.


Upaya ini merupakan bagian dari implementasi tugas Satgas Citarum Harum dalam memperkuat pengendalian pencemaran tidak hanya di aliran sungai, tetapi juga pada sumber-sumber potensial pencemar di wilayah daratan.


Melalui sinergi antara aparat, pemerintah desa, dan masyarakat, diharapkan pengelolaan lingkungan di wilayah Cimenyan dapat terus ditingkatkan sehingga mendukung terwujudnya Sungai Citarum yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.***

Satgas Citarum Harum Subsektor 8 Rancaekek Perkuat Patroli Sungai dan Monitoring IPAL Demi Menjaga Kelestarian Lingkungan

 


Majalahceo.com | Rancaekek Kab Bandung, 23 Mei 2026 — Satgas Citarum Harum melalui Subsektor 8 Kecamatan Rancaekek terus meningkatkan kegiatan pengawasan lingkungan sebagai bagian dari upaya menjaga kebersihan sungai dan mengendalikan pencemaran di wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum.


Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu (23/5) tersebut meliputi apel pagi, patroli sungai, patroli tempat pembuangan sampah (TPS) liar, serta monitoring instalasi pengolahan air limbah (IPAL) di dapur MBG wilayah Kecamatan Rancaekek. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam situasi aman dan kondusif.


Dalam pelaksanaannya, Subsektor 8 Kecamatan Rancaekek melibatkan empat personel TNI dan dua orang unsur masyarakat yang hadir lengkap untuk mendukung kegiatan pengawasan dan pemantauan lingkungan di wilayah tersebut.


Dansubsektor 8 Kecamatan Rancaekek, Serka Asep Hidayat, menyampaikan bahwa patroli sungai dan pengawasan TPS liar dilakukan secara rutin guna mencegah terjadinya pencemaran lingkungan, khususnya yang dapat berdampak terhadap kualitas air Sungai Citarum.


“Patroli sungai menjadi kegiatan rutin yang terus kami lakukan untuk memastikan kondisi lingkungan tetap terpantau dan mencegah adanya aktivitas yang dapat mencemari sungai. Selain itu, patroli TPS liar juga penting untuk menekan kebiasaan pembuangan sampah sembarangan yang dapat merusak ekosistem dan menghambat aliran air,” ujarnya.


Menurutnya, keberadaan TPS liar masih menjadi salah satu persoalan lingkungan yang perlu mendapat perhatian bersama. Sampah yang dibuang sembarangan berpotensi masuk ke aliran sungai, terutama saat hujan turun dan debit air meningkat.


Selain melaksanakan patroli sungai dan pengawasan TPS liar, personel Subsektor 8 juga melakukan monitoring terhadap sistem IPAL di dapur MBG wilayah Kecamatan Rancaekek. 



Kegiatan tersebut dilakukan guna memastikan pengelolaan limbah berjalan dengan baik dan tidak menimbulkan pencemaran terhadap lingkungan sekitar.

Serka Asep Hidayat menjelaskan bahwa pengawasan terhadap IPAL menjadi langkah penting dalam mendukung pengendalian limbah domestik maupun limbah kegiatan operasional lainnya.


“Monitoring IPAL kami lakukan untuk memastikan sistem pengolahan limbah berfungsi dengan baik dan limbah yang dihasilkan tidak langsung dibuang ke lingkungan tanpa pengolahan yang sesuai. Hal ini penting untuk menjaga kualitas air dan mendukung keberhasilan Program Citarum Harum,” katanya.


Ia juga menekankan bahwa keberhasilan menjaga kebersihan lingkungan tidak hanya menjadi tanggung jawab petugas, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat. Oleh karena itu, edukasi dan pendekatan persuasif terus dilakukan kepada warga agar semakin peduli terhadap lingkungan sekitar.


“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan sungai, tidak membuang sampah sembarangan, serta mendukung upaya pelestarian lingkungan. Dengan kolaborasi semua pihak, kondisi lingkungan yang bersih dan sehat dapat terus terjaga,” tambahnya.


Kegiatan patroli dan monitoring yang dilaksanakan Subsektor 8 Kecamatan Rancaekek merupakan bagian dari komitmen Satgas Citarum Harum dalam menjaga kelestarian lingkungan dan memperkuat pengawasan terhadap potensi pencemaran di wilayah DAS Citarum.


Melalui kegiatan yang dilakukan secara rutin dan berkelanjutan, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan semakin meningkat serta kualitas ekosistem Sungai Citarum dapat terus membaik.***

Satgas Citarum Harum Ajak Masyarakat Tangani Sampah dari Sumbernya dalam Sosialisasi Program Tahun Anggaran 2026


Majalahceo.com
|Bandung — Satgas Citarum Harum terus memperkuat upaya pengendalian pencemaran dan pengelolaan lingkungan melalui kegiatan sosialisasi Program Citarum Harum Tahun Anggaran 2026 kepada masyarakat. Kegiatan tersebut dilaksanakan di RW 02 Kelurahan Margasuka, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung, dan dihadiri berbagai unsur pemerintah, tokoh masyarakat, serta warga setempat.


Kegiatan sosialisasi dipimpin langsung oleh Dansatgas Citarum Harum, Yanto Kusno Hendarto, bersama unsur Sekretariat Satgas Citarum Harum dari Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Bandung, jajaran Sektor 9 Citarum Harum, tokoh masyarakat, serta aparatur wilayah setempat.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Shandy dari Sekretariat Satgas Citarum Harum, Dadang Setiawan, Dansektor 9 Citarum Harum Sudrajat beserta jajaran, serta Lurah Margasuka Darmawansyah.

Dalam sambutannya, Kolonel Infanteri Yanto Kusno Hendarto menyampaikan bahwa sosialisasi Program Citarum Harum bukan hanya sekadar penyampaian program pemerintah, tetapi juga menjadi momentum untuk membangun kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat dalam menangani persoalan sampah dan pencemaran lingkungan.


Menurutnya, RW 02 Kelurahan Margasuka telah menunjukkan langkah nyata dalam pengelolaan sampah berbasis masyarakat dan dapat dijadikan contoh bagi wilayah lain di Kota Bandung maupun di Jawa Barat.


“Hari ini kita menghadiri kegiatan sosialisasi Program Citarum Harum 2026 yang dilaksanakan oleh Sektor 9 Citarum Harum. RW 02 ini bisa menjadi salah satu percontohan dalam pengelolaan sampah.


 Dari hasil pemaparan Ketua RW dan masyarakat tadi, di lingkungan ini telah mampu mengelola sampah dari sekitar 329 kepala keluarga,” ujarnya.


Ia menegaskan bahwa penyelesaian persoalan sampah harus dimulai dari sumbernya, yaitu rumah tangga dan lingkungan terkecil seperti RT dan RW. Hal tersebut sejalan dengan arahan pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat agar penanganan sampah dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan.

“Penyelesaian sampah sebenarnya dimulai dari sumbernya. Apa yang disampaikan Presiden Bapak Prabowo maupun Gubernur Jawa Barat bahwa permasalahan sampah harus diselesaikan mulai dari lingkungan rumah tangga. Jangan hanya mengandalkan pengangkutan sampah untuk dipindahkan ke tempat lain tanpa ada pengelolaan di tingkat masyarakat,” katanya.


Menurutnya, keberhasilan pengelolaan sampah sangat bergantung pada kemauan dan kepedulian masyarakat dalam mengubah pola hidup dan kebiasaan sehari-hari.


“Tinggal ada kemauan dan kesadaran bersama. Hasilnya pun nantinya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat itu sendiri.


 Apa yang dilakukan RW 02 sangat luar biasa dan bisa menjadi contoh bagi RW lainnya, bukan hanya di Kota Bandung tetapi juga di seluruh Jawa Barat. Masalah sampah adalah persoalan bersama yang harus ditangani secara bersama-sama,” tambahnya.


Sementara itu, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandung, Dadang Setiawan, menjelaskan bahwa persoalan sampah di Kota Bandung masih menjadi tantangan besar yang membutuhkan kolaborasi seluruh pihak, baik pemerintah maupun masyarakat.


Ia menyampaikan bahwa volume sampah di Kota Bandung mencapai sekitar 1.500 ton per hari dengan jumlah populasi siang hari sekitar 2,6 juta jiwa. Sampah tersebut berasal dari berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari rumah tangga, pasar, hotel, restoran, kafe, perkantoran, program MBG, hingga berbagai kegiatan masyarakat lainnya.


“Sampah yang dihasilkan masyarakat sebagian masuk ke saluran air dan sungai, termasuk Sungai Citarum beserta anak-anak sungainya. Mulai dari sampah plastik hingga barang bekas seperti kasur rusak sering terbawa aliran air dari wilayah hulu hingga ke wilayah hilir,” ujarnya.


Ia juga mengingatkan bahwa penumpukan sampah di aliran sungai dapat menyebabkan penyumbatan saluran air dan meningkatkan risiko banjir, khususnya di kawasan yang dilalui aliran sungai.


“Mari kita bersama-sama menjaga aliran Sungai Citarum dan anak sungainya dengan mencegah sampah dari sumbernya. 


Tempat pembuangan akhir kita saat ini sudah semakin penuh. Karena itu masyarakat perlu mulai mengurangi penggunaan plastik dan membiasakan memilah sampah organik serta anorganik,” katanya.


Dalam kegiatan tersebut, masyarakat tampak antusias mengikuti sesi dialog dan tanya jawab terkait pengelolaan sampah di lingkungan masing-masing.


 Berbagai masukan, kendala, dan usulan dari warga menjadi bagian penting dalam memperkuat kolaborasi penanganan sampah berbasis masyarakat.


Satgas Citarum Harum menilai keterlibatan aktif masyarakat merupakan faktor utama dalam mendukung keberhasilan program pemulihan DAS Citarum. Oleh karena itu, edukasi, sosialisasi, dan pendampingan kepada masyarakat akan terus dilakukan secara berkelanjutan.


Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan pengelolaan sampah semakin meningkat sehingga kualitas lingkungan, khususnya di wilayah DAS Citarum, dapat terus membaik secara berkelanjutan.****

KESEHATAN

NASIONAL

HUKUM

POLITIK

BISNIS

© Copyright 2019 MAJALAH CEO | All Right Reserved