-->

NASIONAL

INGIN CARI PROPERTY,DI ZAINT PROJECT AJA

TNI-POLRI

SOSIAL

HUKUM

ORGANISASI

Minggu, 26 April 2026

SEKJEN, BENDUM, WAKETUM DAN KETUA DEWAN PAKAR DPP LPRI HADIRI PERNIKAHAN PUTRA KETUA UMUM LPRI

 



Turut hadir pula Mantan Panglima TNI Laksamana TNI (Purn) Yudho Margono.

 


Jakarta – 24/04/2026 - Suasana haru dan kebahagiaan menyelimuti Ballroom Balai Samudera, Jakarta Pusat, pada hari ini. Sebuah acara pernikahan istimewa berlangsung meriah, mempersatukan dua keluarga besar yang memiliki peran penting baik dalam lingkungan militer maupun organisasi kemasyarakatan. Hadir dalam kesempatan tersebut sejumlah tokoh penting dari berbagai kalangan, mulai dari jajaran pimpinan utama dan unsur penasihat Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Pengawasan Reformasi Indonesia (DPP LPRI), tokoh kenegaraan, hingga pimpinan militer terkemuka.

 

Pernikahan ini menyatukan dua insan muda, yaitu Letnan Dua Laut Salshabila Dipa Kansara, S.I.P. – putra dari Brigadir Jenderal Marinir (Purn) Tofik Manggus, Crfa yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Lembaga Pengawasan Reformasi Indonesia (LPRI) – dengan Sherlya Evangelista, S.Sos. – putri dari Mayor Jenderal Marinir (Purn) Endang Taryo, S.E., M.Si.

 

Acara yang diselenggarakan secara tertib, khidmat, dan penuh kehangatan ini menjadi momen bersejarah sekaligus ajang silaturahmi antar sesama unsur bangsa. Berlangsungnya ikatan suci ini tidak hanya menyatukan dua hati, tetapi juga mempererat hubungan kekeluargaan dan kebersamaan yang telah terjalin lama di antara kedua keluarga besar.

 

Hadir mewakili jajaran pengurus pusat LPRI, antara lain Sekretaris Jenderal DPP LPRI Amos Cadu Hina, S.H., M.H., Wakil Ketua Umum, Bendahara Umum, serta Ketua Dewan Pakar DPP LPRI Oki Prasetiawan, S.M., S.H., M.H., CLMA. Kehadiran seluruh unsur pimpinan organisasi ini merupakan bentuk dukungan penuh dan rasa hormat yang mendalam kepada Ketua Umum beserta keluarga.

 

Yang turut menambah istimewanya acara ini adalah kehadiran Mantan Panglima Tentara Nasional Indonesia, Laksamana TNI (Purn) Yudho Margono. Kehadiran tokoh militer yang sangat dihormati ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi kedua keluarga mempelai dan seluruh tamu undangan yang hadir.

 

Acara ini juga dihadiri oleh rekan seperjuangan, kerabat, sahabat, serta tokoh masyarakat dari berbagai latar belakang profesi dan organisasi, yang semuanya hadir untuk memberikan doa restu dan berbagi kebahagiaan.

 

Kehadiran yang Penuh Makna dan Kebersamaan

 

Dalam sambutannya, Brigjen Mar (Purn) Tofik Manggus, Crfa selaku orang tua mempelai sekaligus Ketua Umum LPRI menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya atas kehadiran dan doa restu yang diberikan oleh seluruh tamu undangan. Ia menyatakan bahwa pernikahan ini bukan hanya menyatukan dua insan muda dalam ikatan suci pernikahan, melainkan juga semakin mempererat ikatan persaudaraan dan kebersamaan yang telah terjalin selama bertahun-tahun, baik dalam pengabdian kepada negara maupun dalam upaya bersama memajukan organisasi dan bangsa.

 

“Kehadiran Bapak-Bapak dan Ibu-Ibu sekalian menjadi kebahagiaan dan kebanggaan yang tak terkira bagi kami sekeluarga. Hari ini, putra kami, Letda Laut Salshabila Dipa Kansara, S.I.P. resmi dipersatukan dengan putri tercinta dari keluarga besar Bapak Endang Taryo, yaitu Sherlya Evangelista, S.Sos. Kami berharap ikatan yang terjalin ini senantiasa membawa keberkahan, kebahagiaan, dan manfaat bagi lingkungan sekitar. Terutama saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada jajaran pimpinan dan seluruh pengurus LPRI yang telah meluangkan waktu hadir, serta kepada Bapak Laksamana TNI (Purn) Yudho Margono selaku Mantan Panglima TNI yang juga telah hadir di tengah kesibukan Bapak. Ini menjadi bukti nyata bahwa persaudaraan dan kebersamaan yang kita bangun tidak hanya berhenti pada urusan organisasi dan tugas, melainkan menyentuh hingga ke dalam kehidupan pribadi dan kekeluargaan,” ujarnya dengan nada haru.

 

Sementara itu, Amos Cadu Hina, S.H., M.H. selaku Sekretaris Jenderal DPP LPRI menyampaikan ucapan selamat dan doa tulus agar rumah tangga yang baru dibangun senantiasa diberkahi, dilimpahi kebahagiaan, dan senantiasa diberikan kekuatan dalam menghadapi setiap perjalanan kehidupan. Ia juga menyampaikan bahwa kehadiran seluruh jajaran pimpinan LPRI merupakan wujud nyata dari rasa kekeluargaan dan rasa tanggung jawab bersama.

 

“Kami merasa terhormat dan bahagia dapat hadir dalam acara yang penuh makna ini. Sebagai keluarga besar organisasi, kebahagiaan pimpinan kami adalah kebahagiaan kita semua. Kami mengucapkan selamat menempuh hidup baru kepada Letda Laut Salshabila Dipa Kansara, S.I.P. dan Sherlya Evangelista, S.Sos. Semoga menjadi pasangan yang sakinah, mawaddah, warahmah, serta senantiasa dapat mengemban amanah dan tanggung jawab dengan baik di manapun berada. Kehadiran kami bersama jajaran Wakil Ketua Umum, Bendahara Umum, dan Ketua Dewan Pakar adalah bentuk penghargaan dan dukungan penuh kepada Bapak Ketua Umum beserta keluarga. Apalagi dengan hadirnya Bapak Laksamana TNI (Purn) Yudho Margono, hal ini semakin mempertegas bahwa nilai-nilai persatuan, kebersamaan, dan rasa hormat tetap menjadi landasan utama dalam setiap langkah kita,” ujar Amos saat diwawancarai awak media di Jakarta, 24/4/2026.

 

Ia juga menambahkan bahwa pertemuan dan kebersamaan dalam momen seperti ini sangat penting untuk memperkuat rasa persatuan dan kesatuan bangsa. Menurutnya, baik tokoh dari dunia militer, hukum, pengawasan, maupun organisasi kemasyarakatan memiliki tanggung jawab yang sama besar untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

 

“Kami semua memiliki tugas dan peran yang berbeda-beda sesuai dengan bidang dan tanggung jawab masing-masing, namun tujuan dan cita-cita kita tetap satu, yaitu memajukan bangsa dan negara, serta menciptakan kehidupan yang aman, damai, adil, dan sejahtera bagi seluruh rakyat Indonesia. Melalui kebersamaan seperti ini, ikatan kerja sama dan saling pengertian antar sesama elemen bangsa dapat semakin diperkuat dan diwujudkan dalam tindakan nyata,” tegasnya.

 

Sementara itu, Oki Prasetiawan, S.M., S.H., M.H., CLMA selaku Ketua Dewan Pakar menyampaikan bahwa kehadirannya bersama seluruh jajaran merupakan bentuk dukungan nyata dan penghargaan yang tinggi. Ia berharap ikatan yang terjalin tidak hanya berhenti pada hubungan pribadi, tetapi juga menjadi modal bersama untuk terus berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan negara.

 

Laksamana TNI (Purn) Yudho Margono dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan apresiasinya terhadap terselenggaranya acara yang baik dan penuh kekeluargaan ini. Menurutnya, peristiwa seperti ini menjadi bukti bahwa para tokoh dari berbagai latar belakang tetap menjaga hubungan baik dan kebersamaan, yang pada akhirnya akan bermanfaat bagi kepentingan bangsa dan negara.

 

“Kebersamaan yang terjalin selama ini harus terus dipelihara dan dikembangkan. Kita semua pernah mengabdi dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing, namun semangat pengabdian dan rasa cinta tanah air harus tetap menyala di dalam hati. Saya melihat LPRI sebagai organisasi yang memiliki peran strategis dalam mengawal kemajuan bangsa, dan dengan kepemimpinan Bapak Tofik Manggus serta dukungan seluruh jajaran, saya yakin organisasi ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi rakyat dan negara. Saya juga mengucapkan selamat kepada kedua mempelai, semoga menjadi keluarga yang bahagia dan bermanfaat bagi orang banyak,” ujarnya.

 

Acara Berlangsung Hangat dan Penuh Kekeluargaan

 

Selama rangkaian acara berlangsung, suasana terasa sangat hangat dan penuh kekeluargaan. Berbagai prosesi dilaksanakan dengan lancar dan khidmat, mulai dari penyerahan mempelai, pemberian doa restu dari tokoh agama dan tokoh masyarakat, hingga jamuan makan bersama. Para tamu undangan tampak antusias menyampaikan ucapan selamat dan berbagi kebahagiaan bersama kedua keluarga besar.

 

Sebelum meninggalkan lokasi acara, seluruh jajaran pimpinan dan penasihat DPP LPRI serta tamu kehormatan lainnya kembali menegaskan komitmennya untuk terus membangun kerja sama dan menjaga hubungan baik dengan seluruh elemen bangsa, guna mewujudkan cita-cita bersama menuju Indonesia yang lebih maju, berkeadilan, dan bermartabat.(red)

Sabtu, 25 April 2026

Kapolda Jabar Terima Penghargaan Bergengsi Kategori Institusi Operasi Kemanusiaan Lebaran 2026, Tekan Laka Lantas dan Kriminalitas


Majalahceo.com, Bandung,-Gemilang  lampu kristal di ballroom Hotel Bidakara Savoy Homann, Bandung, memantulkan pendar sejarah di   dinding - dinding klasiknya. Di ruangan tempat para pendiri bangsa masa lalu merajut asa, sebuah sejarah baru yang tak kalah bernilai tengah ditorehkan: sejarah tentang merawat kehidupan.


​Malam itu, di tengah perayaan hari jadi ke-60 surat kabar Pikiran Rakyat, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Barat, Inspektur Jenderal Polisi Rudi Setiawan, berdiri di atas panggung kehormatan. Ia menerima anugerah bergengsi untuk kategori "Institusi Operasi Kemanusiaan Lebaran 2026 Menekan Angka Kecelakaan Lalu Lintas dan Kriminal". Jum'at (24/4/2026)


Namun, lebih dari sekadar plakat atau seremonial, penghargaan itu adalah perayaan atas air mata duka yang berhasil dicegah untuk jatuh di atas aspal dan di sudut- sudut jalanan Tanah Pasundan.


​Jalan Raya yang Berhenti Meminta Tumbal


​Bagi jutaan pemudik, perjalanan pulang acapkali membawa kecemasan akan bahaya yang mengintai di balik setir. Namun, Operasi Ketupat Lodaya 2026 menghadirkan anomali yang melegakan. Jalanan Jawa Barat, yang biasanya riuh oleh sirine ambulans saat musim mudik, mendadak jauh lebih hening.


​Statistik tak sekadar menderetkan angka, melainkan mengisahkan nyawa yang berhasil diselamatkan. Angka fatalitas atau korban meninggal dunia (MD) anjlok secara menakjubkan hingga 89%, menyisakan 13 jiwa dibandingkan 121 jiwa pada tahun 2025. 


Kapolda Jabar mengatakan bahwa Penurunan dramatis ini sejalan dengan merosotnya total kejadian kecelakaan lalu lintas hingga 76% dari 383 insiden pada 2025 menjadi hanya 93 insiden pada tahun 2026.

​Kabar baik itu terus merambat. Korban luka berat menyusut 46%, dari 63 menjadi 34 orang. 


"Sementara itu, korban luka ringan ditekan hingga 73%, dari 483 menjadi 131 orang. Kerugian materiil yang menguap di jalan raya pun berhasil dipangkas hingga 55% (dari Rp695,7 juta menjadi Rp311,6 juta)." ungkap Kapolda  Jabar, Sabtu (25/4/2026) 


Di balik persentase- persentase itu, ada ratusan kepala keluarga yang tetap bisa tersenyum utuh di meja makan saat hari raya.


​Meredupnya Bayang-Bayang Kriminalitas


​Tak hanya aspal lalu lintas yang dibuat lebih ramah, lorong-lorong pemukiman dan ruang publik juga dibersihkan dari cengkeraman kejahatan konvensional. Kejahatan dengan kekerasan, pemberatan, hingga pencurian kendaraan bermotor (C3) ditekan hingga ke titik nadir.


​Berdasarkan catatan Direktorat Reserse Kriminal Umum, total kejahatan C3 pada Operasi Ketupat Lodaya 2026 menyentuh angka 110 kejadian. Sebuah kurva yang menukik amat tajam jika dikomparasikan dengan masa operasi tahun 2025 yang mencatatkan 240 kasus, dan tahun 2024 dengan 189 kasus. 


Lebih dari sekadar pencegahan, ketegasan aparat kepolisian dibuktikan melalui penyelesaian perkara dari 110 kasus yang terjadi, sebanyak 107 kasus sukses diungkap dan diberantas. Keamanan bukan lagi jargon, melainkan kenyataan yang bisa diraba oleh masyarakat.  


​Keringat Kolektif di Balik Tirai Keberhasilan

Di bawah lampu temaram Bidakara Savoy Homann, Rudi tak lantas membusungkan dada. Sebagai seorang konduktor dalam operasi kemanusiaan raksasa ini, ia memosisikan dirinya sebagai wakil dari ribuan personel yang tak tidur demi menjaga lelapnya masyarakat.

Dengan nada yang tenang namun syarat akan makna, Rudi menyampaikan apresiasinya. Kemenangan ini, baginya, adalah buah dari simfoni kerja sama lintas sektoral.


​"Penghargaan ini merupakan keberhasilan dari kerja keras semua PJU dan personel Polri yang melaksanakan Pam Ketupat Lodaya 2026. Demikian juga semua upaya sehingga berhasil menurun jumlah laka dan jumlah fatalitas korban laka, serta menurunnya kejahatan C3," tutur Irjen Rudi di hadapan para hadirin.


​Ia melanjutkan dengan memberi penghormatan kepada pihak-pihak yang telah bahu-membahu di lapangan, "Semua itu tidak lepas dari kerja kolektif seluruh stakeholder yang terlibat selama operasi di seluruh Jawa Barat. Terima kasih Pikiran Rakyat atas apresiasinya dengan pemberian Award Pikiran Rakyat yang bersamaan dengan HUT PR ke-60. Bukan lalu lintas saja yang turun, C3 juga turun dibanding 2024 dan 2025," katanya.


​Malam di Bandung pun perlahan larut. Penghargaan itu kini telah diserahkan. Namun, warisan sejati dari Operasi Ketupat Lodaya 2026 bukanlah piala yang mengkilap, melainkan sebuah ikhtiar tanpa pamrih yang membuktikan bahwa institusi negara bisa hadir bak pelindung yang teduh merawat raga, menjaga nyawa, dan memastikan setiap insan di Jawa Barat merayakan hari kemenangan tanpa rasa takut. 



,#Bid Humas Polda Jabar

Kapolda Jabar Terima Penghargaan Pikiran Rakyat, Angka Fatalitas dan Kriminalitas Mudik 2026 Turun Drastis

 


Majalahceo.com, Bandung,-Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat (Kapolda Jabar), Inspektur Jenderal Polisi Dr. Rudi Setiawan, resmi menerima penghargaan kategori "Institusi Operasi Kemanusiaan Lebaran 2026" dari harian Pikiran Rakyat. Penganugerahan ini dilangsungkan dalam suasana khidmat perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-60 Pikiran Rakyat di Ballroom Hotel Bidakara Savoy Homann, Bandung, Jumat (24/4/2026).


Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kepemimpinan Irjen Pol Rudi Setiawan dalam mengorkestrasi Operasi Ketupat Lodaya 2026. Operasi kemanusiaan tahun ini dinilai sangat efektif dalam melindungi nyawa publik, yang tercermin dari penurunan signifikan pada angka fatalitas kecelakaan lalu lintas serta penekanan angka kriminalitas konvensional di wilayah hukum Jawa Barat.


Berdasarkan data statistik lalu lintas, tercatat penurunan drastis pada jumlah fatalitas atau korban meninggal dunia (MD) sebesar 89 persen, yakni dari 121 jiwa pada tahun 2025 menjadi 13 jiwa pada tahun 2026. Secara akumulatif, jumlah kejadian kecelakaan lalu lintas juga merosot tajam hingga 76 persen, dari sebelumnya 383 kejadian menjadi hanya 93 insiden. 


Penurunan ini diikuti oleh menyusutnya angka korban luka berat sebesar 46 persen dan luka ringan sebesar 73 persen, serta reduksi kerugian materiil hingga 55 persen.  

Keberhasilan serupa juga ditunjukkan dalam ranah keamanan masyarakat melalui penekanan angka kejahatan C3 (Curat, Curas, dan Curanmor). Selama masa Operasi Ketupat Lodaya 2026, total kejadian kriminalitas C3 hanya mencapai 110 kasus. Angka ini menunjukkan tren penurunan yang sangat tajam dibandingkan masa operasi tahun 2025 yang mencatatkan 240 kasus, maupun tahun 2024 dengan 189 kasus.   


Ketegasan jajaran Polda Jabar diperkuat dengan rasio pengungkapan kasus yang mencapai 107 penyelesaian dari total 110 kejadian yang dilaporkan.  


Dalam sambutannya, Irjen Pol Dr. Rudi Setiawan menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan hasil sinergi lintas sektoral yang solid. "Penghargaan ini merupakan keberhasilan dari kerja keras semua PJU dan personel Polri yang melaksanakan Pam Ketupat Lodaya 2026," ujarnya, Sabtu (25/4/2026)


Ia menambahkan bahwa seluruh upaya yang telah dilakukan terbukti efektif dalam menurunkan angka kecelakaan dan fatalitas korban, serta memangkas tingkat kejahatan jalanan. "Semua itu tidak lepas dari kerja kolektif seluruh stakeholder yang terlibat selama operasi di seluruh Jawa Barat. Terima kasih Pikiran Rakyat atas apresiasinya dengan pemberian Award yang bersamaan dengan HUT PR ke-60. Perlu dicatat, bukan hanya lalu lintas saja yang turun, kejahatan C3 juga turun dibanding tahun 2024 dan 2025," tutur Kapolda Jabar menutup pernyataan resminya.


Penghargaan ini mempertegas komitmen Polda Jawa Barat dalam menghadirkan rasa aman yang nyata bagi masyarakat, terutama dalam momentum krusial arus mudik dan balik Lebaran.



#Bid Humas Polda Jabar

PERANG IRAN BUKAN SEKEDAR NUKLIR, Tiga Lapis Tujuan Tersembunyi Israel




Oleh: Mayjen TNI Purn. Fulad

Penasihat Militer RI untuk PBB (2017–2019)


Majalahceo.com, Bandung,-Dunia dibohongi setiap hari. Dan kali ini, kebohongan itu dibungkus jargon "perlucutan senjata nuklir". Saya tahu persis bagaimana mekanisme kebohongan ini bekerja. Bukan karena saya pembenci Israel. Bukan karena saya pembela Iran. Tapi karena selama dua tahun duduk sebagai penasihat militer Indonesia di Dewan Keamanan PBB, saya menyaksikan sendiri bagaimana sebuah perang dirancang: dengan data yang dipilih, fakta yang dipelintir, dan narasi yang diulang terus hingga menjadi kebenaran.


Perang Iran vs AS+Israel hari ini bukan perang nuklir. Ini perang pembongkaran sistematis terhadap sebuah negara. Dan Israel, bukan AS, adalah otaknya. Ini tiga lapis tujuan tersembunyi mereka.


*Lapis Satu: Matikan Sistem, Bukan Bomnya*


Mari kita lihat fakta di lapangan, bukan siaran pers. Dari awal eskalasi hingga hari ini, target serangan Israel bukan didominasi fasilitas nuklir. Yang paling masif justru:


Satu. Pabrik rudal balistik,                                                                                                      


Kedua. Depot bahan bakar dan kilang minyak,                                                                     


Ketiga. Pusat komando Garda Revolusi,                                                                           


Keempat. Jaringan radar pendeteksi dini.


*Pertanyaan:* apa urusan rudal dengan bom atom? Tidak ada. Maka jangan tertipu. Israel tidak sedang melucuti senjata nuklir Iran. *Mereka sedang melumpuhkan sistem pertahanan ofensif Iran secara total.*


Dari pengalaman saya membaca peta kekuatan Timur Tengah, ancaman sebenarnya bagi Israel bukanlah bom atom yang mungkin baru jadi lima atau sepuluh tahun lagi. Ancaman nyata adalah rantai pasokan Iran ke Hizbullah, ke milisi Suriah, ke kelompok pro-Iran di Irak, dan ke Houthi di Yaman.


Lapis satu agenda Israel: Putus rantai itu dalam hitungan jam.

Strateginya: cekik dari hulu. Biarkan anak buah di hilir mati kelaparan senjata. Ini bukan perang. Ini operasi mati lemas perlahan.


*Lapis Dua: Bukan Ganti Presiden, Tapi Ubah Peta Kekuasaan*


Kita sering dengar klaim: "Israel ingin rezim Iran tumbang." Saya katakan: itu setengah benar. Setengah sisanya yang tidak pernah disebut: Israel tidak peduli siapa yang memerintah Iran. Yang mereka mau adalah *Iran kehilangan kemampuan memproyeksikan kekuatan ke luar negerinya.*


Selama dua puluh tahun, Iran membangun apa yang disebut lingkaran api (ring of fire): Hizbullah di utara, Suriah di barat laut, Irak di barat, Yaman di selatan. Fungsinya mengepung Israel tanpa perlu tentara Iran melangkah setapak pun ke medan perang. Sangat efektif. Dan sangat sulit dihancurkan dengan perang konvensional.


Maka Israel mengubah akal sehat menjadi akal busuk: jangan lawan lingkarannya. Padamkan sumbunya. Dan sumbunya beralamat di Teheran. Menteri Pertahanan Israel, Yoav Gallant, pernah bilang di belakang pintu tertutup: "*Kami tidak perlu menginvasi Iran. Cukup buat mereka tidak bisa mengirim satu peluru pun ke Hizbullah, maka kami sudah menang."*


Lapis dua agenda Israel: *Hancurkan logistik, koordinasi, dan pendanaan Iran dari dalam negerinya sendiri. Bukan perang merebut tanah. Tapi perang merebut napas musuh.*


*Lapis Tiga: Inilah yang Paling Berbahaya. Iran Dipecah.*


Sekarang kita masuk ke ranah yang paling jarang diberitakan. Banyak analis menghindari topik ini karena dianggap terlalu liar. Tapi saya tidak sedang berteori di kampus. Saya membaca dokumen internal yang sempat beredar di koridor PBB. Isinya: skenario disintegrasi Iran.


Mari saya jelaskan dengan santun tapi tegas. Iran bukan negara homogen. Sekitar 40 persen penduduknya bukan etnis Persia. Mereka adalah:


Satu. Arab di Khuzestan (provinsi penghasil minyak terbesar),


Kedua. Kurdi di barat laut,


Ketiga,. Baluchi di tenggara,


Keempat. Turkmen dan Azeri di utara.


Selama ini, sentrifugal force itu ditahan oleh sentralisasi kekuasaan di Teheran. Tapi ketika pusatnya goyah, ketika bom bertalu-talu di ibu kota, ketika ekonomi ambruk, ketika militernya kewalahan maka kekuatan sentrifugal itu akan meledak.


Israel tahu persis potensi ini. Maka lapis tiga agenda mereka:

*Buat pusatnya runtuh, biarkan pinggirannya berterbangan.*


Coba ingat Suriah. Sebelum 2011, siapa yang membayangkan Suriah akan terpecah seperti sekarang? Hari ini, Suriah adalah empat negara mini dalam satu peta: rezim di Damaskus, Kurdi di timur laut, oposisi di barat laut, dan Turki di utara. Model yang sama, dengan DNA yang sama, sedang dirancang untuk Iran.


Dan ini kuncinya: setiap misil yang jatuh di Teheran, setiap kilang minyak yang meledak di Abadan, setiap pemadaman internet di Zahedan, itu bukan kebetulan. Itu adalah paku-paku yang ditancapkan satu per satu ke Iran.


Lapis tiga: *Ubah Iran dari kekuatan regional menjadi kumpulan negara kecil yang sibuk saling bunuh. Dan tidak pernah lagi mengancam siapa pun, apalagi Israel.*


*Jadi, Untuk Apa Semua Ini?* Saya ringkas.


Perang ini tidak akan berhenti dengan perjanjian damai. Tidak akan berakhir dengan kesepakatan nuklir baru. Karena tujuannya memang bukan damai. Tujuannya adalah:


Satu. Membuat Iran tidak mampu menyerang siapa pun untuk 25 tahun ke depan.


Kedua. Membuat Iran tidak mampu melindungi sekutunya di Lebanon, Suriah, Irak, dan Yaman.


Ketiga. Membuat Iran jika memungkinkan tidak utuh lagi sebagai sebuah negara.


Dan semua itu dikemas dengan satu bungkus rapi: "*menghentikan nuklir Iran".* Saya tidak membenci Israel. Saya hanya membaca fakta. Saya tidak membela Iran. Saya hanya tidak suka dibohongi. Dan sebagai mantan prajurit yang pernah dipercaya duduk di Dewan Keamanan PBB, saya berkewajiban mengatakan kebenaran meskipun pahit.


*Penutup: Satu Pesan untuk Indonesia*


Indonesia tidak punya kepentingan langsung dalam perang ini. Tapi sebagai bangsa yang pernah dijajah, dipermainkan, dan dipecah-pecah oleh kekuatan asing, kita punya kewajiban moral untuk tidak diam.


Jangan biarkan narasi "perang nuklir" menutupi kenyataan bahwa yang terjadi di Timur Tengah hari ini adalah *pembongkaran sistematis sebuah negara dengan kedok kemanusiaan.*


Kita boleh netral.

Tapi kita tidak boleh buta


*Cisaranten - Bandung, 24 April 2026*

60 Tahun Pikiran Rakyat Sinergi Kuat Polda Jabar dan Media dalam Mengawal Arus Mudik serta Keselamatan Publik


Majalahceo.com, Bandung,-Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., menghadiri puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-60 surat kabar harian Pikiran Rakyat yang diselenggarakan di Ballroom Hotel Savoy Homann, Bandung, pada Jumat (24/4/2026).


Dalam acara yang berlangsung khidmat tersebut, Kapolda Jabar didampingi oleh jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Jabar. Perayaan tahun ini mengusung tema besar "Jejak Pengabdian untuk Jawa Barat" dengan slogan yang terus digaungkan yakni "Dari Rakyat, Oleh Rakyat, dan Untuk Rakyat."


​Dalam kesempatan tersebut, Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan secara resmi menerima penghargaan bergengsi bertajuk 

“Jejak Pengabdian untuk Jawa Barat” dari Pikiran Rakyat. Kapolda Jabar menyampaikan ucapan selamat yang mendalam atas konsistensi media tersebut selama enam dekade. 


"Kita mengucapkan selamat ulang tahun yang ke-60 kepada Pikiran Rakyat. Terima kasih kepada Pikiran Rakyat yang luar biasa telah menyuarakan suara rakyat dan menjadi mitra strategis kepolisian dalam menjaga kondusivitas wilayah," ujar Kapolda Jabar.


​Menanggapi penghargaan yang diterimanya, Kapolda Jabar  menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada pihak Pikiran Rakyat. 


Beliau menegaskan bahwa penghargaan ini bukan sekadar pencapaian pribadi, melainkan bentuk apresiasi kolektif bagi seluruh personel Polda Jabar dan jajaran PJU. 


Kapolda Jabar menekankan bahwa pengabdian Polri didedikasikan sepenuhnya untuk masyarakat, sejalan dengan nilai-nilai keterbukaan informasi dan pelayanan publik yang prima.


​Lebih lanjut, Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan mengatakan bahwa dedikasi kepolisian tercermin dalam keberhasilan menjalankan Operasi Ketupat 2026 yang baru saja usai. Berkat kerja keras di lapangan, Polda Jabar sukses menekan angka kecelakaan lalu lintas secara signifikan. 


"Keberhasilan operasional ini, menurutnya, tidak lepas dari kolaborasi aktif dengan media massa dalam memberikan edukasi serta informasi terkini kepada para pemudik dan masyarakat Jawa Barat secara umum." ujarnya, Sabtu (25/4/2026)


​Menutup sambutannya, Kapolda Jabar  mengapresiasi loyalitas dan kerja keras para punggawa Polda Jabar yang hadir dalam acara tersebut. Ia berharap sinergi antara kepolisian dan media tetap kokoh untuk memastikan setiap kebijakan dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. 


Acara di Hotel Savoy Homann ini menjadi simbol harmonisasi antara institusi penegak hukum dan pers dalam membangun Jawa Barat yang lebih aman, informatif, dan sejahtera di masa yang akan datang.



#Bid Humas Polda Jabar

Kapolda Jabar Hadiri Pembukaan Muktamar XIV Pemuda Persis di Bandung


Majalahceo.com, Kabupaten Bandung,Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan menghadiri pembukaan Muktamar ke-XIV Pemuda Persatuan Islam Tahun 2026 yang digelar di Sutan Raja Hotel Convention Centre, Kabupaten Bandung, Sabtu (25/4/2026). Kegiatan tersebut diikuti sekitar 500 peserta dan tamu undangan dari berbagai daerah di Indonesia.


Muktamar berlangsung khidmat dan menjadi momentum penting bagi Pemuda Persis dalam menyiapkan generasi muda Islam yang berintegritas, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan zaman.


Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan  mengatakan bahwa muktamar ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat peran pemuda dalam menjaga persatuan, membangun karakter kebangsaan, serta memperkokoh nilai- nilai keislaman di tengah perkembangan zaman.


“Pemuda memiliki peran penting dalam menjaga persatuan dan stabilitas bangsa. Melalui forum seperti ini, lahir gagasan- gagasan besar yang bisa menjadi kontribusi nyata bagi bangsa dan negara,” ungkapnya.


Menurutnya, sinergi antara organisasi kepemudaan dan aparat keamanan menjadi bagian penting dalam menjaga kondusivitas di tengah masyarakat.


“Kolaborasi dengan elemen pemuda, termasuk Pemuda Persis, sangat penting dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif,” tuturnya.


Sementara itu, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan mengatakan kehadiran Kapolda Jabar dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan Polda Jabar terhadap penguatan generasi muda sebagai pilar pembangunan bangsa.


“Muktamar ini bukan hanya agenda organisasi, tetapi juga momentum pembinaan generasi muda agar memiliki kapasitas, integritas, dan semangat kebangsaan yang kuat. Polda Jabar mendukung penuh kegiatan positif seperti ini,” ujarnya.



# Bid Humas Polda Jabar

WNA AS Mr Thomas Van Der Hayden Terdakwa Klien FAST Mohon Bantuan Presiden AS Donald Trump

 

FORUM ADVOKAT SPESIALIST TIPIKOR (FAST)  MEMBELA WNA AMERIKA DALAM PERKARA KORUPSI YANG KOMPLEKS DAN MEMOHON BANTUAN PRESIDEN AS DONALD TRUMP.



MAJALAH CEO - JAKARTA - Warga negara AS, Thomas Anthony Van Der Heyden Kembali Dilibatkan dalam Persidangan Mantan Kepala Badan Sarana Pertahanan Kementerian Pertahanan dan selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Laksamana Muda TNI (Purn) Leonardi dengan Perkara nomor 32/K-MT.2/AD/XII/2025 di Pengadilan Militer Jakarta Timur (31/3/2026) dinilai oleh Kuasa Hukum dari Forum Advokat Specialist Tipikor (FAST) Menilai  Peradilan ini yang Tidak Adil.


Thomas Anthony Van Der Heyden sebelumnya sudah divonis 12 tahun penjara dan denda Miliyaran sesuai Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin, 17 Juli 2023 pada kasus sama tentang kasus korupsi proyek pengadaan satelit slot orbit 123 derajat bujur timur (BT) pada Kementerian Pertahanan (Kemhan) tahun 2012-2021 sehingga pengadilan Militer ini merupakan _Ne Bis In Idem_ 

Yaitu hukum pidana Indonesia (KUHP/KUHAP) adalah asas yang melarang seseorang dituntut dua kali atas perbuatan yang sama, setelah Putusan Hakim berkekuatan hukum tetap (inkracht). 


Menurut Kuasa Hukum dari Forum Advokat Specialist Tipikor (FAST) antara lain Para Advokat Asgar Sjarfi, SH, Mila Ayu, SH, Wilman Gultom, SH, Roberto Sihotang, SH, Firdaus.SH, Andi Faisal SH, Wifra SH, Joshua Siahaan SH, Rocky SH dan kawan kawan bahwa Pengadilan Militer ini sudah Melanggar Hak Asasi manusia (HAM) bagi klien kami. 

"Hal ini jika diteruskan bisa menjadi mencoreng Indonesia dalam dunia Internasional"jelasnya kepada awak media di Jakarta, Sabtu (25/4/2026).


Sehingga Kuasa Hukum dan  Terdakwa berharap kepada Hakim Pengadilan Militer Jakarta Timur dapat mengabulkan sidang Eksepsi kami bahwa peradilan ini pengadilan tidak berwenang, terdakwa kabur dan kadaluarsa. 


Thomas sendiri Menyatakan Tanggapan bahwa Persidangan sebagai Tindakan Kekuasaan Pengadilan Zalim Kepadanya. " _Saya di Indonesia sudah 4 tahun dengan dirampas seluruh harta saya dan kebebasan dengan perbuatan saya selama ini tidak bisa dibuktikan oleh pengadilan dimana dokumen menyatakan telah merugikan negara Indonesia ?,"_ pernyataannya Merasakan dipermainkan oleh Keadilan di Indonesia.(Red).



FORUM ADVOKAT SPESIALIST TIPIKOR (FAST)

JL CIKINI RAYA NO.38, JAKARTA PUSAT 

WWW.FASTLAWYERS.ID

Forum Advokat Spesialist Tipikor (FAST)  Berpengalaman  Tangani Ratusan Kasus Korupsi di KPK,Kejaksaan, dan Kepolisian Didukung  Para Advokat dan Ahli Hukum Spesialist

PIC:

087782410567 (Feri)

085355362955 (Darul)


Dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) ke-34 Tahun

 

Jakarta Timur, Dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) ke-34 Tahun, Ketua Gerakan Pekerja Buruh Indonesia Raya ( GPBI ) Pimpinan Cabang Jakarta Timur, Bung Karunia Fitriadi, SH., MH., C.Med. Menyampaikan ucapan selamat dan mengapresiasi atas perjalanan panjang KSBSI dalam memperjuangkan hak-hak pekerja di Indonesia. kata Ketua GPBI Jakarta Timur, Bung Karunia dalam keterangannya kepada wartawan Sabtu, (25/4/2026).


Bung Karunia Mengatakan bahwa usia ke-34 tahun adalah perjalanan panjang bagi serikat buruh, KSBSI konsisten sebagai organisasi buruh yang terus hadir di tengah masyarakat pekerja dan menjadi bagian penting dalam mendorong kesejahteraan buruh.


“Pimpinan Cabang Jakarta Timur Gerakan Pekerja Buruh Indonesia Raya (GPBI) sebagai sayap organisasi Partai Gerindra mengucapkan Selamat "Selamat Ulang Tahun ke-34 KSBSI. Teruslah berkarya, konsisten, dan komitmen dalam membela aspirasi buruh demi kesejahteraan sosial."  tegas Ketua PC GPBI Jakarta Timur yang biasa disapa Bung Karunia.


Menurutnya, sinergi antarorganisasi Buruh sangat penting dalam menghadapi tantangan ketenagakerjaan di era modern, termasuk peningkatan kualitas sumber daya manusia, perlindungan tenaga kerja, serta penciptaan lapangan pekerjaan yang berkelanjutan.


Momentum HUT KSBSI ke-34 tahun ini diharapkan menjadi semangat baru bagi seluruh elemen pekerja untuk terus bersatu, memperkuat organisasi, dan menjaga solidaritas demi kesejahteraan bersama.


“Bersatu dalam perjuangan, kuat dalam organisasi, mewujudkan pekerja bermartabat, Indonesia sejahtera,” pungkasnya.

Aksi Bebersih dan Patroli Satgas Citarum Harum Sektor 1 di Subsektor -3 Pacet di DAS Citarum Sebagai Wujud Kepedulian Terhadap Lingkungan


Majalah.com,Pacet Kab Bandung,Sabtu, 25 April 2026, kegiatan pemeliharaan dan pelestarian lingkungan kembali dilaksanakan oleh jajaran Subsektor -3 Kecamatan Pacet di bawah pimpinan Dansubsektor 3 Pelda Aso. Kegiatan ini difokuskan pada pembersihan sampah serta patroli di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum yang berlokasi di Kampung Cisereh RT 20/RW 08, Desa Mandalahaji, Kecamatan Pacet.


Sejak pagi hari, personel turun langsung ke lapangan untuk melaksanakan aksi pembersihan sampah yang berada di aliran Sungai Citarum. Sampah-sampah yang menghambat aliran air serta berpotensi mencemari lingkungan berhasil dikumpulkan dan ditangani dengan baik. Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga kebersihan sungai, mencegah terjadinya banjir, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan.


Setelah kegiatan pembersihan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan patroli sepanjang DAS Citarum di wilayah yang sama. Patroli ini dilakukan guna memastikan kondisi sungai tetap terjaga, sekaligus sebagai upaya monitoring terhadap potensi pencemaran maupun aktivitas yang dapat merusak ekosistem sungai.



Dansektor -1 Cisanti, Kolonel Inf Makmur Siagian, S.I.P., dalam penyampaiannya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan dalam menjaga kelestarian Sungai Citarum. Beliau menyampaikan bahwa keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada aparat di lapangan, tetapi juga memerlukan peran aktif dan kesadaran masyarakat sekitar.


“Kami terus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan Sungai Citarum. Sungai ini adalah sumber kehidupan yang harus kita rawat bersama. Melalui kegiatan rutin seperti pembersihan dan patroli ini, kami berharap dapat meminimalisir pencemaran serta menciptakan lingkungan yang sehat dan bersih,” ujar beliau.


Lebih lanjut, beliau juga menekankan pentingnya sinergi antara aparat, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam upaya pelestarian lingkungan, khususnya di wilayah DAS Citarum yang memiliki peran vital bagi kehidupan masyarakat luas.


Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif serta menjadi contoh bagi wilayah lain dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Dengan adanya kegiatan rutin seperti ini, diharapkan Sungai Citarum dapat terus terjaga kondisinya dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi generasi mendatang.

Jumat, 24 April 2026

Polsek Astanaanyar, Polrestabes Bandung Amankan Laga PERSIB Bandung vs Arema FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kapolsek Fetrizal S Tekankan Kamtibmas Kondusif


Majalahceo.com, Bandung,-Personel Polsek Astanaanyar yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Astanaanyar, Fetrizal S, melaksanakan pengamanan pertandingan sepak bola BRI Super League 2025/2026 antara PERSIB Bandung melawan Arema FC yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada Jumat (24/04/2026).


Pengamanan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya Polri dalam menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya pada kegiatan yang melibatkan massa dalam jumlah besar. Sejak sebelum pertandingan dimulai, personel telah disiagakan di sejumlah titik strategis, mulai dari jalur kedatangan suporter, area parkir, pintu masuk stadion, hingga di dalam area tribun.


Kapolsek Astanaanyar, Kompol Fetrizal S, menyampaikan bahwa pengamanan dilaksanakan secara maksimal dengan mengedepankan pendekatan humanis namun tetap tegas terhadap potensi gangguan kamtibmas.


“Pengamanan pertandingan ini merupakan bentuk komitmen kami dalam memberikan rasa aman kepada seluruh masyarakat. Kami menurunkan personel untuk melakukan pengawasan dan pengamanan secara menyeluruh, baik di dalam maupun di luar stadion,” ujar Kompol Fetrizal S.


Ia juga menambahkan bahwa koordinasi telah dilakukan dengan berbagai pihak, termasuk panitia pelaksana, TNI, serta instansi terkait lainnya guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar.

“Kami juga mengimbau kepada seluruh suporter, baik dari PERSIB maupun Arema, untuk tetap menjaga ketertiban, menjunjung tinggi sportivitas, serta mematuhi aturan yang berlaku demi kenyamanan bersama,” tambahnya.


Selama pelaksanaan pertandingan, situasi secara umum terpantau aman dan kondusif. Kehadiran personel kepolisian di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman serta mencegah terjadinya potensi gangguan keamanan.


Dengan adanya pengamanan yang optimal, diharapkan setiap kegiatan olahraga, khususnya pertandingan sepak bola, dapat menjadi ajang hiburan yang positif bagi masyarakat tanpa menimbulkan gangguan kamtibmas.

Lurah Benda Ahmad Surury Mufidz Turut Serta Sukseskan Pengamanan Aset Daerah


TRANSFORMASINUSA.COM | TANGERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melakukan langkah pengamanan di lokasi Eks SDN Rawa Bokor, Kecamatan Benda, sebagai upaya nyata dalam menyelamatkan dan melindungi aset daerah. Tindakan ini diambil menyusul adanya klaim kepemilikan lahan yang dinilai tidak sesuai dengan data administrasi pertanahan yang berlaku.

 

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang, H. Herman Suwarman, menegaskan bahwa seluruh proses pengamanan dilakukan dengan mengedepankan pendekatan persuasif dan tetap menjaga situasi yang kondusif.

 

“Kami hadir di sini semata-mata untuk memastikan fungsi aset negara tetap berjalan sesuai peruntukannya demi kepentingan masyarakat luas. Proses ini memiliki dasar hukum yang kuat dan dilakukan untuk melindungi kekayaan daerah dari potensi sengketa,” ujar Sekda Herman di lokasi, Jumat (24/04/2026).

 

Dalam kesempatan tersebut, Sekda menjelaskan adanya ketidaksesuaian antara objek yang diklaim dengan lokasi aset milik Pemkot. Berdasarkan surat resmi dari Kantor Pertanahan, lokasi sertifikat yang dijadikan dasar klaim justru berada di wilayah Rawa Lembang, yang secara geografis dan administratif berbeda dengan lokasi Eks SDN Rawa Bokor.

 

“Secara administrasi sudah sangat jelas, lokasi yang diklaim berbeda dengan aset kami. Oleh karena itu, kehadiran unsur TNI, Polri, dan Satpol PP diperlukan untuk menjaga ketertiban dan keamanan bersama,” tambahnya.

 

Herman juga menegaskan bahwa Pemkot Tangerang tetap membuka ruang dialog dan komunikasi yang baik dengan semua pihak, tanpa ada niat untuk merugikan siapapun.

 

“Kami tidak berniat bertindak tidak adil. Upaya ini murni untuk menegakkan aturan dan memastikan aset dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk rakyat,” tegasnya.

 

Sementara itu, Lurah Benda, Ahmad Surury Mufidz,S.AP , turut serta memantau dan mendukung penuh pelaksanaan pengamanan tersebut. Kehadiran pihak kelurahan menjadi bukti sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga aset wilayah.

 

Dengan terlaksananya pengamanan ini, diharapkan aset Eks SDN Rawa Bokor dapat segera dioptimalkan kembali untuk mendukung berbagai program pembangunan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Kota Tangerang.

 

 

 [ RED ] TNC GROUP

Pangdam IV/Diponegoro Gandeng Papdesi Percepat Pembangunan 6.262 Titik Koperasi Merah Putih


Majalahceo.com,Semarang - Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., secara resmi membuka Rapat Koordinasi Percepatan Pembangunan KDKMP di Aula Makodam IV/Diponegoro pada jumat, 24 April 2026. Kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk menyinergikan peran TNI dengan aparatur desa dalam mendukung program nasional penguatan ekonomi kerakyatan melalui koperasi. Dalam sambutannya, Pangdam menekankan bahwa Koperasi Merah Putih harus menjadi motor penggerak ekonomi desa guna menyederhanakan jalur distribusi dan menstabilkan harga pasar di tingkat akar rumput.


Pembangunan gerai koperasi ini ditargetkan harus selesai dalam waktu yang sangat singkat, yakni 92 hari kerja. Kecepatan ini menjadi prioritas utama karena pada Mei 2026 mendatang, Presiden Republik Indonesia dijadwalkan akan meluncurkan 1.000 titik KDKMP yang telah siap operasional secara nasional. Untuk wilayah Kodam IV/Diponegoro sendiri, saat ini terdapat 441 titik di Provinsi Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta yang tengah dikebut persiapannya agar dapat diresmikan sesuai jadwal yang telah ditentukan.


Memasuki akhir Juli 2026, tantangan yang dihadapi semakin besar karena Kodam IV/Diponegoro ditargetkan menyelesaikan total 6.262 titik KDKMP. Saat ini, masih terdapat kekurangan sekitar 450 titik lahan yang perlu segera dikoordinasikan ketersediaannya dengan pihak desa. Pangdam mengimbau para Kepala Desa untuk memastikan lahan yang disediakan berstatus clean and clear agar proses konstruksi fisik tidak mengalami kendala teknis maupun administratif, sekaligus menggerakkan warga melalui sistem padat karya.


Pangdam menaruh harapan besar agar Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta mampu menjadi barometer nasional dalam keberhasilan percepatan pembangunan ekonomi melalui koperasi. Sinergi yang kuat antara TNI dan jajaran aparatur pemerintah desa diharapkan tidak hanya mempercepat target fisik, tetapi juga memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kodam IV/Diponegoro berkomitmen penuh untuk mengawal kebijakan pemerintah ini sebagai wujud nyata pengabdian dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah tugasnya.


Kegiatan Rakor ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat teras dan pemangku kepentingan diantaranya Kasdam, Irdam, Kapok Sahli, Danrem 072/Pmk,  Asrendam, Aster Kasdam, Kazidam serta para Danrem dan Dandim jajaran Kodam IV/Diponegoro. Selain itu, hadir pula, Ketua Umum Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Papdesi), serta para Ketua Paguyuban Kades dari seluruh wilayah Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta. (Pendam IV/Diponegoro)

Dankodiklatad Hadiri Grand Opening Tedja Coffee, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Komunitas Positif


Majalahceo.com,Bandung. Dalam suasana penuh keakraban dan semangat kebersamaan Komandan Kodiklatad Letjen TNI Dr. Mohamad Hasan, S.H., M.H., menghadiri acara Grand Opening Tedja Coffee 5.0 Saparua yang berlokasi di Jl. Aceh No. 50 Bandung, Jumat (24/4/2026).


Rangkaian acara diawali dengan sambutan CEO Tedja Coffee, Putra Ilham Setiansyah, dilanjutkan sambutan Komandan Kodiklatad, kemudian prosesi pengguntingan pita sebagai tanda peresmian serta pemotongan tumpeng sebagai ungkapan rasa syukur atas dibukanya cabang baru tersebut.  Acara ini turut dihadiri para pejabat utama Kodiklatad, para pejabat TNI dan Polri di wilayah Bandung serta unsur Forkopimda Kota Bandung.


Dalam sambutannya, Dankodiklatad mengapresiasi kehadiran Tedja Coffee 5.0 Saparua sebagai ruang positif bagi komunitas, khususnya dalam mendukung gaya hidup sehat serta kontribusinya dalam berbagai kegiatan masyarakat. Beliau berharap Tedja Coffee terus berkembang dan menjadi ikon yang memberi manfaat luas bagi masyarakat.


Sementara itu, CEO Tedja Coffee menyampaikan bahwa usaha yang kini telah berkembang hingga cabang kelima tersebut berkomitmen menjaga kualitas kopi, mendukung petani lokal serta menghadirkan konsep sehat dan ramah komunitas. Ke depan, Tedja Coffee akan terus memperluas jaringan guna mendorong komunitas yang aktif dan positif.


Diharapkan melalui Grand Opening Tedja Coffee ini, dapat semakin berkembang sebagai pusat interaksi dan inspirasi masyarakat serta mampu memberikan kontribusi nyata dalam membangun gaya hidup sehat, produktif dan berdampak positif bagi lingkungan sekitar.


(Penerangan Kodiklatad)

‎Kapolda Jabar dan Kajati Jabar Tanding Bulu Tangkis di Acara Farewell, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum ‎


Majalahceo.com,Bandung,-Kebersamaan antara kepolisian dan kejaksaan di Jawa Barat terlihat hangat dalam kegiatan farewell badminton yang digelar di lingkungan Polda Jabar. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Irjen Pol. Rudi Setiawan bersama jajaran pejabat utama Polda Jawa Barat serta pimpinan Kejaksaan Tinggi Jawa Barat.

‎Pertandingan bulu tangkis yang berlangsung pada Kamis (23/4/2026) sore itu digelar di GOR Badminton Polda Jabar dan diikuti oleh Wakapolda serta para Pejabat Utama Polda Jabar. Suasana pertandingan berlangsung santai namun penuh keakraban.

‎Kapolda Jabar mengatakan kegiatan olahraga bersama ini menjadi momentum mempererat hubungan kelembagaan antara kepolisian dan kejaksaan.

‎“Melalui kegiatan olahraga bersama ini terlihat kebersamaan yang tulus antara Polda Jabar dan Kejati Jabar. Sinergitas ini menjadi bagian penting sebagai mitra strategis dalam memberikan pelayanan hukum terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

‎Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan menambahkan, hubungan koordinasi yang kuat antara kedua institusi penegak hukum tersebut menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan penegakan hukum di wilayah Jawa Barat.

‎Pertandingan berlangsung penuh keakraban dengan beberapa pasangan ganda yang diperankan oleh pejabat kedua institusi.


 #Bid Humas Polda Jabar

Peduli Alam, Kapolda Jabar Bersama Polres Cianjur Lakukan Pemulihan Ekosistem Gunung Gede Pangrango


Majalahceo.com, Cianjur,Kapolda Jawa Barat Irjen Pol.  Rudi Setiawan bersama jajaran Polres Cianjur akan melaksanakan aksi kolaboratif dalam rangka pemulihan ekosistem dan pelestarian kawasan konservasi di Gunung Gede Pangrango yang dijadwalkan berlangsung pada 9 hingga 10 Mei 2026. Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur dengan pembagian kelompok pendakian yang terkoordinasi, sebagai bentuk komitmen nyata Polri dalam menjaga kelestarian lingkungan secara berkelanjutan.


Aksi kolaboratif ini mencakup kegiatan pembersihan sampah di sepanjang jalur pendakian, penanaman bunga edelweiss sebagai upaya pemulihan ekosistem, serta penaburan benih saninten guna membangun kembali tajuk hutan yang mulai langka dan menyediakan sumber pangan alami bagi satwa. Selain itu, juga akan dilaksanakan pelepasliaran elang jawa sebagai predator puncak serta landak untuk mendukung keseimbangan ekosistem di kawasan Gunung Gede Pangrango.


Dalam rangka meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pendaki, kegiatan ini turut meliputi pembangunan pondok teduh di Tanah Merah, pembangunan shelter di Pos 1, peresmian toilet di Shelter Buntut Lutung, serta pembangunan toilet kering di Alun-alun Surken Barat. Dukungan sarana informasi juga menjadi perhatian melalui pemasangan 16 unit penunjuk arah guna mempermudah navigasi di jalur pendakian.


Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan keberagaman kondisi fisik peserta, jenis kegiatan, serta faktor keselamatan dan efektivitas. Seluruh peserta akan bergerak sesuai jalur yang telah ditentukan dengan dukungan pengamanan serta penyediaan Water Station di titik-titik strategis hingga tiba di Camping Ground Bobojong sebagai lokasi utama penanaman edelweiss.


Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan peresmian Pos Teduh Tanah Merah dan Shelter Information Center di Pos 1 sebagai bagian dari peningkatan sarana prasarana pendukung pendakian. Selanjutnya, di Pos 3 Buntut Lutung akan dilaksanakan pelepasliaran satwa, penebaran bibit saninten, serta peresmian fasilitas toilet yang diharapkan dapat meningkatkan kebersihan, kesehatan, dan kenyamanan bagi para pendaki maupun petugas.


Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan mengatakan bahwa Selain fokus pada pemulihan lingkungan dan pembangunan fasilitas, kegiatan ini juga diisi dengan pemberian santunan sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat sekitar kawasan. 


"Melalui aksi kolaboratif ini, diharapkan tercipta pengelolaan kawasan konservasi yang lebih optimal sekaligus meningkatkan kesadaran bersama akan pentingnya menjaga kelestarian alam." ujarnya, Jum'at (24/4/2026)



#Bid Humas Polda Jabar

KESEHATAN

NASIONAL

HUKUM

POLITIK

BISNIS

© Copyright 2019 MAJALAH CEO | All Right Reserved