-->

NASIONAL

INGIN CARI PROPERTY,DI ZAINT PROJECT AJA

TNI-POLRI

SOSIAL

HUKUM

ORGANISASI

Senin, 13 April 2026

‎Polisi Tangani Laka Mobil Tabrak Warung Nasi Goreng

 


Majalahceo.com, Bandung,-Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di Jalan Raya Ciledug, Kelurahan Kota Kulon, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, tepatnya di depan Bank Mega, pada Minggu malam (12/04/2026) sekitar pukul 21.00 WIB.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa  ‎Peristiwa tersebut melibatkan satu unit mobil Nissan Grand Livina bernomor polisi B 1656 BKU dengan dua sepeda motor Honda Beat yang tengah terparkir di badan jalan. Petugas dari Satlantas Polres Garut yang dipimpin langsung oleh Kasat Lantas AKP Luky Martono, S.H., M.M., segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengevakuasi korban, serta mengamankan barang bukti.

‎Kasat Lantas AKP Luky Martono, S.H., M.M., menyampaikan berdasarkan hasil olah TKP dan kronologis di tempat kejadian, kecelakaan bermula saat kendaraan Grand Livina yang dikemudikan oleh MS (68) melaju dari arah Pertigaan Gedung Jangkung menuju Sukadana. 

"‎Saat melintasi jalan lurus, kendaraan diduga melaju dengan kecepatan sangat tinggi hingga pengemudi kehilangan kendali." ujarnya, Senin (13/4/2026)

‎Mobil kemudian oleng ke kiri dan menabrak dua sepeda motor yang terparkir, sebelum akhirnya menghantam sebuah warung nasi goreng beserta pemilik dan pembeli yang berada di lokasi.

‎Akibat kejadian tersebut, satu orang penjual nasi goreng Sdr. Cecep (61) warga Kecamatan Garut Kota dilaporkan meninggal dunia.

‎Pemilik warung Sdri. Diana (59) yang berada di lokasi kejadian dan Sdr. Koswara (26) warga Kecamatan Garut Kota yang sedang membeli nasi goreng mengalami luka berat. Sementara itu seorang pelajar Sdr. Hakim (8) mengalami luka ringan.

‎Kerugian materi akibat kecelakaan ini diperkirakan mencapai Rp. 30 juta, terdiri dari kerusakan kendaraan dan bangunan warung.” Ujar Kasat Lantas.

‎Dari hasil penyelidikan sementara, kecelakaan diduga kuat disebabkan oleh faktor kelalaian pengemudi yang kurang berhati-hati dan melaju dengan kecepatan sangat tinggi. Pihak kepolisian saat ini masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi serta mendalami lebih lanjut penyebab pasti kecelakaan.

‎Polres Garut mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati, mematuhi aturan lalu lintas, serta mengutamakan keselamatan dalam berkendara guna menghindari kejadian serupa.


#Bid Humas Polda Jabar

‎Ratusan Pil Ekstasi Diamankan Polda Jawa Barat, Polisi Tegaskan Perang Tanpa Kompromi ‎


Majalahceo.com, Bandung,-Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Barat bersama  jajarannya  terus menggencarkan operasi pemberantasan peredaran narkotika, termasuk jenis ekstasi yang kerap disalahgunakan di berbagai wilayah.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hen‎dra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Sepanjang Januari sampai dengan April 2026, aparat berhasil mengamankan 408 butir ekstasi dari sejumlah pengungkapan kasus penyalahgunaan narkotika. Barang bukti tersebut diduga akan diedarkan kepada masyarakat, terutama di kalangan anak muda.


‎Direktur Reserse Narkoba Kepolisian Daerah Jawa Barat, Komisaris Besar Polisi Albert RD, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberi ruang bagi para pelaku peredaran narkotika jenis apa pun.

‎“Kami akan terus melakukan penindakan terhadap jaringan peredaran narkotika, termasuk ekstasi yang banyak disalahgunakan. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk melindungi masyarakat,” ujar Albert saat Konferensi Pers di Mapolda Jabar,  Senin (13/4/2026).

‎Kabid Humas Polda Jabar menambahkan, penyalahgunaan ekstasi dapat menimbulkan dampak serius bagi kesehatan dan keselamatan penggunanya. Oleh karena itu, aparat kepolisian akan terus melakukan pengawasan dan penindakan terhadap peredaran narkotika tersebut.

‎Kombes Pol. Hendra  juga mengingatkan masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjauhi narkotika karena dampaknya dapat merusak masa depan.


 #Bid Humas Polda Jabar

‎Ganja Sintetis Beredar, Polda Jawa Barat Sita Ribuan Gram dan Bibit Produksi ‎


Majalahceo.com, Bandung,-Peredaran narkotika jenis ganja sintetis menjadi perhatian serius Kepolisian Daerah Jawa Barat. Melalui operasi yang dilakukan oleh Direktorat Reserse Narkoba bersama Kepolisian Resor jajaran, aparat berhasil menyita ribuan gram ganja sintetis sepanjang Januari hingga April 2026.

‎Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa dari berbagai pengungkapan kasus, Polisi mengamankan tembakau sintetis seberat 3.828,05 gram, cairan bibit tembakau sintetis sebanyak 2.478,06 mililiter, serta serbuk bibit tembakau sintetis seberat 9 gram yang diduga digunakan untuk memproduksi narkotika tersebut.

‎Direktur Reserse Narkoba Kepolisian Daerah Jawa Barat, Kombes Pol. Albert RD, mengatakan bahwa ganja sintetis menjadi salah satu jenis narkotika yang saat ini banyak beredar karena relatif mudah diproduksi.

‎“Ganja sintetis sangat berbahaya karena proses pembuatannya menggunakan bahan kimia tertentu yang dapat menimbulkan dampak serius bagi kesehatan penggunanya,” ujar Albert saat Konferensi  Pers  di Polda Jabar, Senin (13/4/2026).

‎Menurut Kabid Humas Polda Jabar Kepolisian akan terus mengembangkan setiap kasus yang terungkap guna mengidentifikasi jaringan produksi dan distribusi narkotika tersebut.

‎Kombes Hendra menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan ruang bagi pelaku yang mencoba memproduksi maupun mengedarkan narkotika di wilayah Jawa Barat. Ia juga kembali mengajak masyarakat untuk bersama-sama membantu aparat dalam memerangi peredaran narkotika demi menjaga keamanan dan masa depan generasi muda.


#Bid Humas Polda Jabar

Coffee Morning Sintel TNI Jalin Sinergitas Diplomasi Militer Dengan Athan Negara Sahabat


Majalahceo.com, Jakarta,-Dalam rangka menjalin sinergitas diplomasi milter, Asisten Intelijen Panglima TNI Mayjen TNI Rio Firdianto menggelar Coffee Morning dengan para Atase Pertahanan negara sahabat, bertempat di Resto Pule Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur. Kamis, (9/4/2026).


Kegiatan tahunan yang diprogramkan oleh Staf Intelijen TNI ini diikuti oleh 46 orang Atase Pertahanan/Militer yang berasal dari 30 negara sahabat akreditasi pemerintah RI dan turut dihadiri peserta dari lingkungan Mabes TNI serta TNI AD, TNI AL dan TNI AU. Dalam sambutannya, Asintel Panglima TNI menyampaikan apresiasi kepada para Atase negara sahabat yang bertugas di Indonesia dan selama ini telah terjalin hubungan kerja sama yang baik. Hal ini juga dapat dilihat dengan adanya peningkatan kerja sama militer antara Indonesia bersama negara sahabat yang telah berjalan," tegas Mayjen TNI Rio Firdianto.



Lebih lanjut, Asintel Panglima TNI dalam kesempatan ini juga menyampaikan tentang pembahasan materi yang disampaikan oleh Puspen TNI tentang peran TNI dalam sistem pertahanan dan strategi nasional, serta pembahasan oleh TNI Angkatan Laut tentang prosedur perizinan kapal yang akan memasuki wilayah perairan Indonesia dan pelabuhan-pelabuhan mana saja yang dapat disinggahi. Momentum kebersamaan yang terbentuk pada _Coffee Morning_ ini bertujuan untuk membangun komunikasi dan hubungan kerja yang efektif antara Asintel Panglima TNI dengan para Atase Pertahanan/Militer negara sahabat yang terakreditasi di Indonesia. Sekaligus mempererat silaturahmi dan persahabatan antara TNI dengan Angkatan Bersenjata negara sahabat yang selama ini sudah berjalan, serta meningkatkan pemahaman bersama tentang pembahasan yang disampaikan oleh pemateri.



Rangkaian kegiatan ini tentunya merupakan refleksi dari Komitmen TNI guna memperkuat hubungan persahabatan dan kerja sama militer yang telah terjalin, sebagai bagian dari diplomasi militer.


#tniprima

#tnirakyatkuat

#indonesiabebasaktif

‎Bandar Pemilik Obat Keras Tertentu Diamankan, 99 Ribu Obat Keras Tertentu Disita ‎


Majalahceo.com, Bandung,-Polda Jabar, memburu peredaran obat keras tertentu. Hasilnya, 99 ribu obat keras itu, berhasil polisi amankan dari seorang warga Aceh, yang tinggal di Jakarta.

‎Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol.  Hendra Rochmawan S.I.K., M.H  menuturkan bahwa  pengungkapan ini, berawal dari diamankannya dua orang di wilayah Indramayu. Mereka masing - masing berinisial P dan D.

‎Keduanya diketahui mengedarkan obat-obatan keras tertentu untuk wilayah Indramayu dan sekitarnya. Keduanya pun dilakukan pemeriksaan. Salah satu pelaku mengaku mendapat kiriman barang dari Jakarta.

‎“Dari informasi itu, tim bergerak ke Jakarta,” kata Kombes Hendra di Mapolda Jabar, Senin (13/4/2026).

‎Di Jakarta, polisi melakukan pengintaian ke sebuah rumah kontrakan yang ada di Kelurahan Pondok Bambu, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur.

Dir Res Narkoba Polda Jabar Kombes Albert RD  ‎S.Sos., S.I.K., M.Si mengungkapkan bahwa Dari pengintaian polisi, diketahui rumah itu diisi oleh seorang pria MN, yang merupakan warga asal Aceh. Polisi pun kemudian merangsek masuk me dalam rumah itu. MN pun diamankan dengan barang bukti obat-obatan tertentu sebanyak puluhan ribu.

‎“Total ada 99.000 butir obat keras terbatas, yang berhasil diamankan,” kata dia.

‎Ketiga yang diamankan, saat ini tengah menjalani pemeriksaan di Polda Jabar. Polisi juga tengah dalami asal obat-obatan itu didapatkan.

‎Namun begitu, polisi memastikan ketiganya terus dilakukan proses hukum. Mereka dijerat dengan pasal 435 dan atau pasal 436 ayat (2) undang-undang republik indonesia nomor 17 tahun 2023 tentang kesehatan juncto pasal 20 huruf c undang-undang nomor 1 tahun 2023 tentang kitab undang-undang hukum pidana.


 #Bid Humas Polda Jabar

Satgas Citarum Harum Sektor 2 Intensifkan Pengawasan Limbah Industri di Cileunyi

 


Majalahceo.com,Cileunyi, Kabupaten Bandung – 13 April 2026,Satgas Citarum Harum Sektor 2  terus mengintensifkan kegiatan pengawasan terhadap pengelolaan limbah industri di wilayah kerjanya.


 Langkah ini dilakukan sebagai bentuk komitmen menjaga kelestarian lingkungan, khususnya Sungai Citarum, dari pencemaran limbah industri.


Dansektor 2 Citarum Harum, Kolonel Infanteri Dwi Krisyanto, S.E., menyampaikan bahwa dengan kembali aktifnya program Citarum Harum pada tahun 2026, pihaknya berkomitmen memastikan seluruh pelaku industri mematuhi standar pengelolaan limbah yang berlaku.



“Pengawasan ini kami lakukan secara berkelanjutan. Kami ingin memastikan bahwa setiap pabrik mengelola limbahnya sesuai dengan baku mutu dan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.


Pada Senin (13/4), Satgas Citarum Harum Sektor 2 melaksanakan inspeksi di PT Catur Kartika Jaya yang berlokasi di Cileunyi, Kabupaten Bandung. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) perusahaan tersebut berfungsi dengan baik.


Indikator keberhasilan pengolahan limbah terlihat dari kondisi kolam outlet terakhir yang diisi ikan lele dan tetap hidup. Hal ini menunjukkan bahwa air hasil olahan limbah telah aman bagi lingkungan.



Satgas Citarum Harum berharap seluruh perusahaan di wilayah Sektor 2 dapat terus menjaga kedisiplinan dalam pengelolaan limbah serta meningkatkan tanggung jawab terhadap lingkungan.


Kegiatan pengawasan ini dipimpin langsung oleh Dansektor 2 Citarum Harum, didampingi Baops, Dansub 5 Cileunyi, serta anggota Satgas Citarum Harum Sektor 2.

PLN Nusantara Power dan Bank Mandiri Pererat Sinergi Bisnis di PLTGU Muara Tawar

 


BEKASI — Komitmen mendorong transisi energi bersih terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. PT PLN Nusantara Power menerima kunjungan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dalam agenda site visit ke Unit Pembangkit PLTGU Muara Tawar, Jumat (10/4/2026).


Kunjungan tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Direktur Utama Bank Mandiri, Henry Panjaitan, bersama Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PLN Nusantara Power, Teguh Widhi Harsono, didampingi Senior Manager UP Muara Tawar, Harmanto, beserta jajaran manajemen.


Dalam agenda yang berlangsung interaktif, rombongan menerima pemaparan mengenai profil perusahaan, operasional PLTGU Muara Tawar, hingga perjalanan PLN Nusantara Power dalam membangun Ekosistem Karbon Indonesia.


Selain paparan materi, jajaran Bank Mandiri juga melakukan peninjauan langsung ke area pembangkit untuk melihat sistem operasional, pengelolaan aset, serta teknologi combined cycle yang menjadi tulang punggung efisiensi pembangkit.


Teknologi tersebut dinilai mampu meningkatkan efisiensi produksi listrik sekaligus menekan emisi karbon, sehingga sejalan dengan target dekarbonisasi nasional dan pengembangan energi berkelanjutan


Kunjungan ini juga menjadi momentum mempererat hubungan strategis kedua perusahaan, khususnya dalam mendukung pengembangan bisnis dan pembiayaan sektor energi.


Sebagai bentuk kolaborasi nyata, Bank Mandiri turut ambil bagian dalam perdagangan karbon yang dikembangkan PLN Nusantara Power. Pada 2025, PLN Nusantara Power tercatat berhasil menjual 30.000 ton karbon di pasar internasional, sementara Bank Mandiri berkontribusi melalui pembelian 5.000 ton karbon.


Sinergi ini menjadi sinyal kuat bahwa kolaborasi antara sektor keuangan dan energi memiliki peran besar dalam mempercepat transformasi menuju ekonomi hijau di Indonesia.

POLSEK CILILIN LAKUKAN PENGECEKAN DUGAAN PEREDARAN OBAT TERLARANG, KAPOLSEK TEGASKAN KOMITMEN PENINDAKAN


Majalahceo.com,Cililin, 12 April 2026 — Menindaklanjuti adanya informasi dari masyarakat terkait dugaan peredaran obat-obatan terlarang di wilayah Kecamatan Cililin dan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat, jajaran Polsek Cililin bergerak cepat melakukan pengecekan langsung ke sejumlah lokasi yang dicurigai.


Kegiatan pengecekan dilaksanakan pada hari Minggu, 12 April 2026, sekitar pukul 14.30 WIB oleh personel Piket Reskrim dan Piket Sabhara Polsek Cililin. Adapun lokasi yang menjadi sasaran pengecekan meliputi:

Jalan Raya Pasir Meong, Desa Cililin, Kecamatan Cililin

Jalan Sasak Bubur, Desa Singajaya, Kecamatan Cihampelas

Jalan Raya BBS, Desa Cipatik, Kecamatan Cihampelas


Dari hasil pengecekan di lapangan, petugas mendapati bahwa bangunan yang diduga menjadi tempat penjualan obat-obatan tersebut dalam kondisi tertutup. Namun demikian, berdasarkan keterangan warga sekitar, diketahui bahwa sebelumnya lokasi tersebut sempat beroperasi dan diduga menjual obat-obatan tanpa izin.


Kapolsek Cililin, AKP Hj. DMS. Andriani Sapin, S.Pd., M.H.I., dalam keterangannya menyampaikan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan dan penindakan terhadap segala bentuk aktivitas ilegal, khususnya peredaran obat-obatan terlarang yang meresahkan masyarakat.


“Kami tidak akan mentolerir segala bentuk peredaran obat-obatan ilegal di wilayah hukum Polsek Cililin. Meskipun saat dilakukan pengecekan lokasi dalam keadaan tutup, kami tetap akan melakukan penyelidikan lebih lanjut berdasarkan informasi dan keterangan yang telah diperoleh di lapangan,” tegas Kapolsek.


Lebih lanjut, beliau juga mengimbau kepada masyarakat untuk terus berperan aktif dalam memberikan informasi kepada pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungannya.


“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dari bahaya penyalahgunaan obat-obatan terlarang. Segera laporkan kepada kami apabila mengetahui adanya aktivitas yang mencurigakan, sehingga dapat segera ditindaklanjuti,” tambahnya.


Selama kegiatan pengecekan berlangsung, situasi terpantau dalam keadaan aman dan kondusif. Dokumentasi kegiatan telah dilampirkan sebagai bagian dari laporan.


Polsek Cililin menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta memberantas segala bentuk penyakit masyarakat, khususnya peredaran obat-obatan terlarang di wilayah Kabupaten Bandung Barat.

‎3 Orang Pelaku TP Narkotika di Ringkus oleh Polisi di Majalengka


Majalahceo.com, Bandung,-Satuan Reserse Narkoba Polres Majalengka berhasil mengamankan 3 Orang  terduga pelaku tindak pidana narkotika pada Sabtu, 9 April 2026, sekitar pukul 08.30 WIB.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa ‎Penangkapan dilakukan di sebuah rumah kontrakan yang berlokasi di Blok Kliwon RT 002/RW 005, Desa Rajagaluh, Kecamatan Rajagaluh, Kabupaten Majalengka. Terlapor diketahui berinisial R.H alias Pohang, putra dari Wahid.

"‎Dari hasil penggeledahan awal terhadap badan dan pakaian terlapor, petugas tidak menemukan barang bukti. Namun, saat dilakukan penggeledahan di kamar tidur terlapor, polisi menemukan sejumlah barang bukti, di antaranya satu paket narkotika golongan I jenis sabu, satu unit handphone Samsung A33 5G warna putih, satu timbangan digital, lakban cokelat, alat hisap (bong), tiga korek api modifikasi, serta satu pipet kaca yang disimpan dalam bungkus rokok." ujar Kombes Hendra, Minggu (12/4/2026)

‎Selain itu, petugas juga menemukan satu paket sabu lainnya yang disimpan dalam bungkus rokok di bagasi sepeda motor milik terlapor.

‎Petugas kemudian melakukan penggeledahan terhadap seorang lainnya berinisial M.T bin Didin Sabarudin (alm), namun tidak ditemukan barang bukti pada dirinya. Meski demikian, dari kamar kos milik M.T ditemukan satu unit handphone Infinix Hot 11S NFC warna hitam.

‎Pengembangan kasus dilakukan dengan penggeledahan di rumah kos milik R.H di Desa Garawangi, Kecamatan Sumberjaya, Kabupaten Majalengka. Dari lokasi tersebut, polisi kembali menemukan 19 paket sabu, dua timbangan digital, plastik klip berbagai ukuran, sedotan yang telah dipotong, lakban, serta alat hisap sabu. Barang-barang tersebut disimpan dalam tas berwarna hijau. Selain itu, ditemukan pula satu paket sabu yang disimpan di dalam helm.

‎Berdasarkan hasil interogasi, M.T mengaku sempat mengedarkan narkotika di beberapa lokasi. Petugas kemudian melakukan penelusuran dan berhasil menemukan tambahan empat paket sabu di lokasi berbeda.

‎Selanjutnya, terlapor beserta seluruh barang bukti diamankan ke Kantor Satuan Reserse Narkoba Polres Majalengka guna proses penyidikan lebih lanjut.

‎Atas perbuatannya, terlapor disangkakan melanggar Pasal 114 ayat (1) Undang- Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan/atau Pasal 609 ayat (1) huruf (a) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.


 #Bid Humas Polda Jabar

‎Gerak Cepat Polisi Evakuasi Pohon Tumbang, Arus Lalu Lintas Kembali Normal ‎


Majalahceo.com, Bandung,-Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa ‎Gerak cepat dilakukan Kapolsek Cangkuang Polresta Bandung, Ipda Didi Dwi Purnomo, S.AP., CPHR., bersama Camat Cangkuang Rudy Hartono, S.STP., M.Si., dalam mengevakuasi sejumlah pohon tumbang akibat hujan deras disertai angin puting beliung.

‎Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Tanjung RT 01 RW 05, Desa Tanjungsari, Kecamatan Cangkuang, Kabupaten Bandung, pada Jumat (10/4) sore. Angin kencang yang melanda wilayah tersebut menyebabkan beberapa pohon tumbang dan sempat menghambat akses jalan warga.

‎Menindaklanjuti kejadian tersebut, Kapolsek Cangkuang bersama unsur Forkopimcam langsung turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi. Proses penanganan dilakukan secara cepat dengan melibatkan petugas gabungan serta menggunakan alat berat dari Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bandung.

‎"Berkat kerja sama yang solid, seluruh pohon yang tumbang berhasil dievakuasi dari badan Jalan Tanjung sehingga arus lalu lintas kembali normal dan tidak lagi mengganggu aktivitas masyarakat." tegas Ipda Didi, saat dihubungi, Minggu (12/4/2026).

‎Akibat kejadian tersebut, dua rumah warga mengalami kerusakan ringan. Petugas juga langsung melakukan pendataan terhadap warga terdampak sebagai langkah awal penanganan lanjutan.

‎Kapolsek Cangkuang Ipda Didi Dwi Purnomo menyampaikan bahwa pihaknya akan terus bersinergi dengan instansi terkait dalam menangani kejadian bencana alam demi keselamatan masyarakat.

‎Di tempat terpisah, Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR., menegaskan bahwa seluruh jajaran harus sigap dalam merespon setiap kejadian di wilayah.

‎“Setiap personel harus hadir di tengah masyarakat dan bertindak cepat dalam menangani kejadian, khususnya yang berpotensi membahayakan keselamatan warga. Sinergitas dengan instansi terkait harus terus ditingkatkan,” tegasnya.

‎Dengan adanya penanganan cepat ini, situasi di lokasi kembali aman dan kondusif. Masyarakat pun diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu- waktu. pungkasnya. pungkasnya.


 #Bid Humas Polda Jabar

Hari Terakhir GIICOMVEC 2026: Bukan Cuma Soal Bisnis, Tapi Juga Edukasi Teknologi

 


​JAKARTA — Pameran kendaraan komersial GAIKINDO Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) 2026 akhirnya sampai di hari penutup, Sabtu (11/4). Sejak dibuka pada 8 April lalu di JIExpo Kemayoran, ajang ini tidak hanya menjadi magnet bagi para pengusaha, tapi juga menjadi destinasi akhir pekan yang menarik bagi masyarakat umum.


​Berbeda dengan hari-hari sebelumnya yang sangat kental dengan nuansa business-to-business (B2B), hari terakhir ini terasa lebih terbuka dan edukatif.


Bagi para trade visitor atau pelaku usaha, hari terakhir ini adalah kesempatan pemungkas untuk berburu unit kendaraan yang paling pas buat mendukung operasional bisnis mereka. Teknologi yang ditawarkan pun bukan main-main; semuanya kini mengarah pada sistem yang lebih canggih, aman, dan tentunya ramah lingkungan.


​Ada 14 merek raksasa yang unjuk gigi, mulai dari pemain lama seperti Daihatsu, Hino, Isuzu, Mitsubishi Fuso, Suzuki, Toyota, hingga brand-brand yang membawa teknologi baru seperti DFSK, Farizon, Foton, JAC Motor, Sany, Wuling, serta Guangzi Auto.


​Tak hanya melihat unit yang mengilap di dalam Hall B, pengunjung juga bisa langsung melipir ke Demo Area. Di sini, kendaraan-kendaraan besar tersebut membuktikan performanya secara langsung, bukan sekadar pajangan statis.


Ketua Penyelenggara GIICOMVEC 2026, Anton Kumonty, menjelaskan bahwa fokus pameran ini tetap konsisten sebagai jembatan inovasi bagi dunia usaha. Namun, kehadiran publik di hari penutup ini punya makna penting lainnya: edukasi.


​"Momen ini penting bagi kita semua untuk melihat betapa industri kendaraan komersial kita berkembang sangat pesat. Industri ini adalah tulang punggung mobilitas dan pertumbuhan ekonomi nasional secara berkelanjutan," tutur Anton.


​Selain unit kendaraan utama, pameran ini juga dimeriahkan oleh lebih dari 35 merek industri pendukung. Mulai dari inovasi karoseri yang semakin kreatif, suku cadang, hingga teknologi manajemen armada yang kini sudah serba digital.


Salah satu hal yang menarik dari GIICOMVEC tahun ini adalah aksesnya yang terbuka luas bagi siapa saja tanpa biaya masuk alias gratis. Syaratnya cukup mudah, pengunjung hanya perlu melakukan pra-registrasi di situs resmi commercialautoexpo.com. Setelah itu, tinggal tunjukkan kode QR yang dikirim lewat email di pintu masuk.


​Pameran di hari terakhir ini di buka hingga pukul 18.00 WIB. Bagi yang datang bersama keluarga, jangan khawatir soal kenyamanan karena tersedia area kuliner dan fasilitas penunjang yang lengkap.


​Jadi, bagi Anda yang masih bingung mau ke mana di hari Sabtu ini, mampir ke JIExpo Kemayoran bisa jadi pilihan untuk melihat gambaran masa depan transportasi di Indonesia.

Minggu, 12 April 2026

“Pesona Alam dan Penginapan Eksotis di Pantai Menganti”


Majalahceo.com,Kebumen, Jawa Tengah,-Pantai Menganti kini makin dikenal luas berkat hadirnya Menganti Cottage, yang menarik wisatawan tidak hanya dari dalam negeri tetapi juga mancanegara. 


Dengan adanya fasilitas penginapan ini, pengunjung bisa menikmati keindahan pantai dengan lebih leluasa—terutama momen sunrise dan sunset yang menjadi daya tarik utama.



Menurut Krisyanto dari Karang Taruna Desa Karangduwur, jumlah wisatawan terus meningkat dan bahkan sudah banyak turis asing dari negara seperti Jerman dan Belanda yang datang berkunjung.


Salah satu contohnya adalah pasangan suami istri asal Belanda, Fernan dan Irene, yang memilih menginap di Menganti Cottage selama liburan mereka. Mereka mengaku merasa nyaman dan menikmati suasana yang tenang serta pemandangan alam yang luar biasa.


Letak Menganti Cottage yang strategis—menghadap langsung ke Samudra Hindia—membuat pengunjung dapat menyaksikan panorama laut lepas dengan deburan ombak khas. Di pagi hari, matahari terbit menghiasi cakrawala, sementara sore hari menghadirkan sunset yang memukau.


Keindahan kawasan ini semakin lengkap karena Pantai Menganti menawarkan perpaduan unik antara pesona pantai dan lanskap pegunungan di wilayah Kebumen bagian selatan, menjadikannya destinasi wisata yang istimewa dan berbeda dari pantai lainnya di Indonesia.


#Wisata Pantai Menganti #Menganti Cottage #Wisata Kebumen Jawa Tengah #Wisata Indonesia #Menganti mendunia #Nginep nyaman di Menganti Cottage

Taman Satwa Cikembulan Garut Tawarkan Wisata Edukasi dan Rekreasi Keluarga, Kunjungan Libur Lebaran Meningkat


Majalahceo.com,Garut,Taman Satwa Cikembulan terus menjadi salah satu destinasi wisata favorit di Kabupaten Garut dengan menghadirkan konsep wisata edukasi satwa yang dipadukan dengan beragam fasilitas rekreasi keluarga. Dengan koleksi satwa yang beragam serta fasilitas yang terus dikembangkan, taman wisata ini mampu menarik minat wisatawan lokal maupun luar daerah, terutama saat momen libur panjang seperti Lebaran.




Taman Satwa Cikembulan memiliki koleksi satwa yang cukup lengkap, mulai dari berbagai jenis burung, mamalia, primata, hingga reptil. Beberapa satwa yang dapat dijumpai di antaranya burung elang, elang brontok, nuri abu-abu Afrika, kasturi raja, kepodang, jalak putih, jalak suren, merak hijau, merak biru, hingga burung endemik langka seperti Curik Bali. Selain itu, terdapat pula satwa mamalia seperti harimau benggala, singa Afrika, beruang madu, rusa Timor, binturong, landak, orangutan, dan macan tutul.




Dari kelompok primata, pengunjung dapat melihat lutung surili, owa Jawa, dan siamang yang menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi pengunjung anak-anak dan pelajar. Sementara itu, koleksi reptil seperti ular sanca albino, sanca kembang, serta buaya juga menambah pengalaman edukatif bagi para pengunjung. Tidak ketinggalan, satwa eksotis lainnya seperti burung onta, kasuari glambir ganda, dan pecuk padi hitam turut melengkapi keanekaragaman satwa di taman ini.



Selain menghadirkan edukasi satwa, Taman Satwa Cikembulan juga dilengkapi berbagai fasilitas penunjang yang membuat pengunjung semakin nyaman. Fasilitas tersebut meliputi gazebo, joglo, mushola, toilet, rumah kelinci, area permainan anak, restoran, hingga bungalow. Pengunjung juga dapat menikmati berbagai wahana rekreasi seperti kuda tunggang, ATV, kereta tunggang, dan perahu.




Interaksi langsung dengan satwa menjadi salah satu daya tarik utama, di mana pengunjung dapat memberi makan merpati serta berfoto bersama ular, burung elang, dan burung hantu. Hal ini memberikan pengalaman yang tidak hanya menghibur, tetapi juga edukatif.



Pemilik Taman Satwa Cikembulan, Willy Ariesta, menyampaikan bahwa tingkat kunjungan selama libur Lebaran tahun ini menunjukkan hasil yang cukup baik. Dengan tarif tiket masuk yang terjangkau, yakni Rp30.000 untuk dewasa maupun anak-anak, animo masyarakat dinilai cukup tinggi.




Ia menjelaskan bahwa pada H+1 dan H+2 Lebaran, jumlah pengunjung mengalami peningkatan signifikan, dengan banyak wisatawan berasal dari luar daerah Garut yang sekaligus memanfaatkan momen mudik untuk berwisata. Sementara itu, pada akhir pekan seperti hari Minggu, kunjungan didominasi oleh keluarga, sedangkan pada hari biasa lebih banyak rombongan seperti sekolah maupun komunitas.



Seiring meningkatnya jumlah pengunjung, pihak pengelola terus melakukan penambahan fasilitas. Salah satu langkah yang dilakukan adalah membuka spot-spot baru untuk memenuhi kebutuhan pengunjung, terutama karena gazebo yang tersedia sebelumnya tidak lagi mencukupi. Selain itu, kini telah disediakan area khusus di lantai dua yang dapat digunakan untuk kegiatan botram atau makan bersama, sehingga tidak mengganggu kenyamanan pengunjung lainnya.




Dengan area yang luas, Taman Satwa Cikembulan juga dinilai sangat cocok untuk berbagai kegiatan seperti family gathering, acara komunitas, maupun kegiatan edukasi. Setelah berkeliling melihat satwa, pengunjung dapat melanjutkan aktivitas dengan menikmati wahana yang tersedia sehingga pengalaman wisata menjadi lebih lengkap dan tidak membosankan.



Melalui pengembangan fasilitas yang berkelanjutan serta koleksi satwa yang beragam, Taman Satwa Cikembulan terus memperkuat posisinya sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Garut yang mampu menghadirkan pengalaman rekreasi sekaligus edukasi bagi seluruh kalangan masyarakat.

Adang Daradjatun Anggota DPR RI komisi lll Fraksi PKS, Adakan Giat Kunker Tahun 2026 diwilayah Krendang Jakarta Barat

 



Tambora - Jakarta Barat :Kegiatan kunker anggota komisi lll DPR RI Fraksi PKS ini dilakukan sekali setahun ditahun 2026. Acara acara  dilaksanakan di Aula yayasan Nurul wihdah RT 07 RW 02 kelurahan Krendang kecamatan Tambora jakarta Barat. Sabtu, 11 April 2026.



Adapun tamu undangan yang hadir Antara lain, ketua aliansi generasi Anti narkoba (Eddi Inhari,S.H), ketua DPD PKS jakarta barat (Ustadz. Narmansyah), camat Tambora (Pangestu  Aji Swandhanu), Babinsa krendang, kapospol sub sektor jembatan besi, dan para tokoh masyarakat, tokoh pemuda serta perwakilan organisasi kemasyarakatan diwilayah Tambora jakarta barat.



Penanggung jawab acara kunker Bob hasan dan juga sebagai koordinator Relawan adang daradjatun (RAD) jakarta barat ketika ditemui awak media menyampaikan, Alhamdulillah pada hari ini kita dapat bersilahturahmi kembali bersama warga krendang Tambora jakarta barat, Semoga silahturahmi pada hari ini menjadikan kita semua semakin dekat dan bersahabat dengan 1 dan lainnya." Ucap Bob Hasan.



Bob Hasan menambahkan, Rangkaian demi rangkaian acara telah dilalui pada giat hari ini, penampilan adik adik kita dari ttkdh jakarta barat dan adanya pengundian door prize membuat acara berjalan penuh dengan kekeluargaan dan keakraban bagi para peserta yang hadir.



Menurut pantauan awak media, Acara kunjungan kerja Adang daradjatun anggota DPR RI komisi lll fraksi PKS berlangsung dari pukul 16.00 wib berakhir hingga pukul 18.00 wib. Acara berjalan aman lancar dan kondusif.



Sumber : Humas MIO Indonesia DKI Jakarta 



Reporter : Edo

Anak Dan Istri Sah Desak Unit PPA Polres Tanbu, Limpahkan Perkara Kades Hampang Ke Kejaksaan




Kotabaru, Kalsel — Kasus rumah tangga yang melibatkan Siti Mariana dan suaminya, Ilham yang menjabat sebagai Kepala Desa Hampang, Kecamatan Hampang, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, memasuki babak baru. Ilham kini resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Satres PPA Polres Tanah Bumbu atas dugaan perselingkuhan dengan Pelakor bernama Mitna.


Diketahui Mitna sebagai Keponakan dari Istri Sahnya Ilham, tidur dan makan pun sering di Bantu oleh Mariana, namun begitu tega Mitna merebut suami Tantenya itu sendiri, padahal jelas berkeluarga.


Alih-alih mau menyerahkan atau berjanji tidak bersama Ilham lagi, namun Mitna diam diam tetap bersekongkol dengan Ilham hubungan mereka tetap berjalan meskipun membuat surat pernyataan bercerai, ternyata itu semua hanya motif janji diatas kertas.


Mitna tidak tahu malu saat Istri Sah nya Ilham melabrak kerumah kediaman lama yang ternyata Ilham menyimpan Mitna dirumah kediaman lama Siti Mariana.


Karena habisnya kesabaran Siti Mariana, akhirnya berujung pada laporan Polisi kepada Ilham hal tersebut terungkap sebagaimana Penetapan tersangka yang tertuang dalam Surat Ketetapan Nomor: S.Tap.Tsk/68/III/RES.1.24/2026/Reskrim yang dikeluarkan oleh Polres Tanah Bumbu berdasarkan Laporan Polisi nomor : LP/B/38/V/2025/SPKT/POLRES TANAH BUMBU/POLDA KALIMANTAN SELATAN tanggal 23 Mei 2025.


Siti Mariana diketahui merupakan istri sah Ilham. Keduanya menjalani rumah tangga berbeda agama—Siti Mariana memegang keyakinan Kaharingan, sementara Ilham sebelumnya beragama Kristen— sepanjang berumah tangga selama 31 tahun keduanya telah dikaruniai empat orang anak.


Konflik rumah tangga keduanya mulai retak ketika Siti Mariana mengetahui pernikahan suaminya Ilham dengan Mitna ditahun 2024 silam, meskipun seperti itu Mariana tetap mempertahankan Rumah Tangganya namun tetap saja di gugat cerai oleh Ilham, sehingga memberikan dampak negatif terhadap Mariana berserta keempat orang anaknya.


Media ini juga menerima Video langsung dari Mariana dimana anak yang masih kecil diduga mengalami perlakuan yang tidak semestinya oleh Ilham selaku sang ayah, berupa penganiayaan melalui verbalisan, 

tidak hanya itu media ini juga menerima foto dan video dimana Mitna sebagai keponakan dari Siti Mariana ternyata tidur dan bertempat dirumah Mariana yang lama atas simpanan Ilham, serta pesan whatsapp yang berkaitan dengan hubungan perselingkuhan.


Tak lama setelah mengetahui kehadiran orang ketiga, alih alih bertahan namun Siti Mariana akhirnya digugat cerai oleh Ilham suaminya di Pengadilan Negeri Kotabaru.


Akhirnya dalam kondisi terpukul, Siti Mariana kemudian datang dan meminta pendampingan hukum kepada kantor BASA REKAN (Badrul Ain Sanusi Al-Afif, S.H., M.H. & Rekan) cabang Kotabaru dengan menceritakan kesedihan-kesedihannya.


M. Hafidz Halim, S.H. yang biasa disapa Bang Naga ketika dikonfirmasi wartawan mengatakan, “Dalam perkara ini kami melihat perempuan yang diceraikan tanpa mendapatkan haknya tentu sangat memprihatinkan. Karena itu kami bersedia memberikan pendampingan dan melakukan perlawanan hukum atas adanya Gugatan di Pengadilan Negeri Kotabaru,” ujarnya.


Dalam proses persidangan, tim kuasa hukum menemukan bahwa alasan perceraian yang diajukan memang tidak sesuai dengan fakta di lapangan.


“Fakta sebenarnya terjadinya perselingkuhan yang dilakukan oleh sang suami, karena telah menikahi orang Ketiga yang hadir dalam rumah tangga, ditambah pengabaian atas kewajibannya terhadap istri pertama dan keempat orang anaknya,” ungkapnya.


Ia juga menegaskan bahwa alasan perceraian karena perbedaan keyakinan yang tidak relevan dengan fakta dilapangan hanya menjadi motif dan alasan saja.


“Sejak awal menikah dan berumah tangga sebenarnya mereka sudah berbeda agama dan tidak ada masalah, tentunya Keyakinan dan aqidah setiap orang tidak bisa dipaksakan terkecuali mendapatkan hidayah,” ucapnya.


Hal senada disampaikan tim hukum lainnya, Djupri Efendi, S.H.


“Alasan karena istri tidak mau berpindah agama tidaklah relevan, karena sebelumnya mereka hidup berdampingan tanpa masalah, apalagi sudah 31 tahun berumah tangga,” ujarnya.


Selanjutnya dalam perkara perdata, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kotabaru mengabulkan jawaban gugatan dari pihak Siti Mariana dan menolak gugatan dari Ilham. Putusan Pengadilan Negeri Kotabaru dengan nomor perkara 46/Pdt.G/2025/PN Ktb tanggal 30 Juli 2025 kemudian juga diperkuat di tingkat banding di Pengadilan Tinggi Banjarmasin dengan Nomor Putusan: 94/PDT/2025/PT BJM tanggal 30 September 2025, dan saat ini Penggugat mengajukan Kasasi sehingga masih dalam proses Kontra Kasasi di Mahkamah Agung Republik Indonesia.


Selain itu, Siti Mariana pada tanggal 23 Mei 2025 juga melaporkan dugaan perselingkuhan menjelang berjalannya Gugatan yang diajukan suaminya sejak tanggal 5 Mei 2025 silam, atas Laporan tersebut kini berujung pada penetapan Ilham sebagai tersangka di Polres Tanah Bumbu.


“Memang karena ancaman hukumannya di bawah satu tahun, yang bersangkutan tidak ditahan. Namun status tersangka sudah jelas dan sah secara hukum,” terang Djupri Efendi.


Meski demikian, pihak kuasa hukum menyoroti lambannya proses penanganan perkara.


“Kami menilai proses ini berjalan cukup lamban. Oleh karena itu kami mendesak kepada penyidik, khususnya Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), agar sesegeranya melimpahkan berkas perkara ke Kejaksaan Negeri Tanah Bumbu untuk segera dinyatakan lengkap (P21),” tegasnya.


Menurutnya, percepatan proses hukum sangat penting agar perkara ini segera disidangkan dan memberikan kepastian hukum bagi korban.


“Kami ingin proses ini tidak diulur-ulur, harus segera P21 dan dilimpahkan ke kejaksaan agar bisa segera disidangkan di Peradilan, klien kami tidak ingin berdamai karena Pak Ilham mengabaikan janjinya yang dimana belum melepaskan Mitna, kami meyakini di persidangan nanti akan terbuka fakta-fakta yang sebenarnya,” tambah Djupri.


Pihaknya berharap proses hukum ini dapat memberikan rasa keadilan, khususnya bagi anak-anak yang masih membutuhkan perlindungan dan kepastian masa depan.


“Kami ingin memastikan keadilan dan kepastian hukum benar-benar ditegakkan, termasuk terkait hak-hak anak serta harta yang semestinya menjadi bagian mereka,” pungkasnya.


Diketahui bahwa Siti Mariana juga berencana akan melaporkan Mitna ke Polres Tanah Bumbu terkait Perselingkuhan dengan Suaminya, berat bagi Mariana dimana suami dan ponakannya terlibat hubungan, namun bagi Mariana mempertahankan harga diri dan mempertahankan anak anaknya jauh lebih penting dari pada harus terus terpuruk dalam kesedihannya.(Red)

KESEHATAN

NASIONAL

HUKUM

POLITIK

BISNIS

© Copyright 2019 MAJALAH CEO | All Right Reserved