-->

NASIONAL

INGIN CARI PROPERTY,DI ZAINT PROJECT AJA

TNI-POLRI

SOSIAL

HUKUM

ORGANISASI

Senin, 16 Maret 2026

Karang Taruna dan RW 23 Rancaekek Permai II Berikan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Lumpuh


Majalahceo.com,Rancaekek, Kabupaten Bandung — Pengurus RW 23 bersama Karang Taruna Perumahan Rancaekek Permai II memberikan bantuan kursi roda kepada salah satu warga, Pa Puji dari RT 02, yang telah mengalami lumpuh selama lima tahun.


Ketua RW 23, Mudaim, S.Pd.I., C.Ht., M.E., menyampaikan bahwa bantuan kursi roda tersebut diharapkan dapat membantu aktivitas Pa Puji sehari-hari serta memberikan kemudahan dalam mobilitasnya.


“Semoga bantuan kursi roda ini dapat meringankan dan membantu beliau dalam menjalani aktivitas sehari-hari,” ujar Mudaim.



Penyerahan bantuan kursi roda dilaksanakan di Aula RW 23 Perumahan Rancaekek Permai II, Kabupaten Bandung, pada Minggu, 15 Maret 2026. Kegiatan tersebut dilakukan setelah penutupan rangkaian acara bazar dan lomba yang diselenggarakan oleh warga setempat.


Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial warga dan Karang Taruna terhadap masyarakat yang membutuhkan di lingkungan RW 23.

Yj

RW 23 Bersama Karang Taruna Rancaekek Permai II Salurkan Bantuan Paket Sembako dari Developer kepada Warga


Majalahceo.com,Rancaekek, Kabupaten Bandung – Tidak hanya menggelar bazar UMKM dan berbagai lomba, RW 23 bersama Karang Taruna Perumahan Rancaekek Permai II juga menyalurkan bantuan paket sembako kepada warga yang membutuhkan.


Kegiatan sosial tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat di lingkungan Perumahan Rancaekek Permai II.


Ketua RW 23, Mudaim, S.Pd.I., C.Ht., M.E., menyampaikan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan hasil kerja sama antara pengurus RW 23 dan Karang Taruna Perumahan Rancaekek Permai II dengan pihak pengembang perumahan.



“Pada hari ini kami RW 23 bersama Karang Taruna Perumahan Rancaekek Permai II menyalurkan bantuan kepada warga masyarakat yang membutuhkan. Bantuan ini berasal dari PT Sentrad Naluri Kreasi selaku developer Perumahan Rancaekek Permai II,” ujarnya.


Ia berharap bantuan sembako berikut uang 500.000.,tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan serta menjadi wujud kepedulian sosial terhadap warga di lingkungan Perumahan Rancaekek Permai II.


313 paket sembako berikut uang  500 000.,perorang  di bagikan ke pada warga di 9 RT yang ada di wilayah RW 23 Perumahan Rancaekek Permai II khususnya warga kurang mampu.

Minggu, 15 Maret 2026

PERERAT KEBERSAMAAN DI BULAN SUCI, DANREM 062/TN DAMPINGI SAFARI RAMADHAN PANGDAM III/SILIWANGI KE KODIM 0612/TASIKMALAYA DAN KODIM 0613/ CIAMIS


Majalahceo.com,Ciamis. - Komandan Korem 062/Tn Kolonel Inf Dadi Sutandi, S.E., M.M., didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcabrem 062 PD III/Siliwangi Ny. Imas Dadi Sutandi, menyambut kedatangan

Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, S.E., M.M., dan Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah III/Siliwangi Ny. Riri Kosasih beserta rombongan, bertempat di Kodim 0613/Ciamis dan Kodim 0612/Tasikmalaya, Minggu (15/03/2026). 


Kunjungan kerja ini dalam rangka Safari Ramadhan Pangdam III/Siliwangi dan Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah III/Siliwangi bersama Prajurit, PNS serta anggota Persit Kodim 0612/Tasikmalaya dan Kodim 0613/Ciamis. Kegiatan Safari Ramadan ini dilaksanakan secara bergilir di seluruh wilayah Korem jajaran Kodam III/Siliwangi selama bulan suci Ramadan. 


Dalam pengarahannya, Pangdam III/Siliwangi menekankan kepada seluruh prajurit agar setiap individu memahami dan menjalankan tugas pokok serta fungsinya masing-masing dengan mengetahui peran, tanggung jawab serta batas kewenangannya, sehingga pekerjaan dapat dilaksanakan secara efektif dan terarah. 



“Prajurit Siliwangi adalah prajurit TNI/Ksatria tanah Sunda, yang tidak hanya gagah dan tangguh dimedan juang, tetapi juga menjunjung tinggi nilai-nilai luhur warisan Sunda yakni Silih Asah, Silih Asih, Silih Asuh dan Silih Wangi. Hadir sebagai Ksatria yang setia pada negara, berani menghadapi tantangan, tulus mengabdi kepada rakyat, membimbing dan melindungi sesama, serta menjaga kehormatan satuan dan bangsa,” tegas Pangdam.


Usai memberikan pengarahan, selain memberikan bingkisan kepada anggota serta santunan kepada anak yatim piatu, Pangdam III/Siliwangi beserta rombongan melanjutkan kegiatan diantaranya peninjauan lokasi pembangunan Sekolah Rakyat serta dapur MBG di wilayah Kodim 0613/Ciamis.


Selain itu, di Kodim 0612/Tasikmalaya Pangdam III/Siliwangi beserta rombongan melaksanakan buka bersama dengan unsur Forkopimda Kota dan Kab. Tasikmalaya serta dilanjutkan Shalat Isya dan Tarawih berjama'ah.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya, para PJU Kodam III/Siliwangi, para Dandim jajaran Korem 062/Tn, Dan/Ka Sat Balak Korem 062/Tn, Forkopimda Kota dan Kab. Tasikmalaya, Forkopimda Kab. Ciamis, para Danramil jajaran Kodim 0612/Tasikmalaya, para Danramil jajaran Kodim 0613/Ciamis, pengurus Persit KCK Daerah III/Slw, pengurus Persit KCK Koorcabrem 062, para Prajurit, PNS dan Persit serta tamu undangan lainnya.

*(Penrem062/Tn)*

Wakapolda Jabar Pimpin Langsung Penyekatan Truk Sumbu 3 di Sumedang, 85 Kendaraan Terjaring Operasi Ketupat Lodaya 2026


Majalahceo.com, Bandung,-Wakapolda Jawa Barat Brigjen Pol Adi Vivid Agustiadi Bachtiar memimpin langsung kegiatan penyekatan dan razia kendaraan sumbu tiga (truk besar/tronton) di wilayah hukum Polres Sumedang, Minggu (15/3/2026).


Kegiatan yang dimulai pukul 14.00 WIB tersebut berlangsung di depan Kawasan Dwipapuri Abadi, Jalan Raya Rancaekek Km 24,5, Desa Sawahdadap, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang. Kegiatan ini turut didampingi sejumlah pejabat utama Polda Jawa Barat serta Kapolres Sumedang AKBP Sandityo Mahardika bersama jajaran personel Polres Sumedang.


Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan dokumen kendaraan dan izin angkutan, penindakan terhadap kendaraan yang melanggar waktu operasional, pemeriksaan muatan terkait pelanggaran Over Dimension Over Loading (ODOL), serta memberikan imbauan kepada para pengemudi untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas.


Dari hasil kegiatan tersebut, petugas melakukan pendataan serta memberikan teguran kepada 85 kendaraan truk sumbu tiga yang kedapatan melanggar aturan operasional maupun terkait muatan.


Wakapolda Jawa Barat Brigjen Pol Adi Vivid Agustiadi Bachtiar menegaskan bahwa kegiatan penyekatan ini merupakan langkah strategis kepolisian dalam menjaga kelancaran arus lalu lintas menjelang masa mudik Lebaran.


“Penyekatan kendaraan sumbu tiga ini merupakan bagian dari upaya Polda Jawa Barat dalam memastikan kelancaran arus lalu lintas selama Operasi Ketupat Lodaya 2026. Kendaraan angkutan barang dengan sumbu tiga atau lebih dibatasi operasionalnya agar tidak mengganggu arus mudik masyarakat serta untuk meminimalisir potensi kecelakaan lalu lintas,” ujar Brigjen Pol Adi Vivid.

Sementara itu, Kapolres Sumedang AKBP Sandityo Mahardika menyampaikan bahwa kegiatan ini juga menjadi bentuk pengawasan dan penegakan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas yang berpotensi membahayakan pengguna jalan.


“Kami bersama jajaran Polda Jawa Barat melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan angkutan barang, baik dari sisi kelengkapan dokumen maupun muatan. Kendaraan yang melanggar kami lakukan pendataan serta diberikan teguran agar ke depan para pengemudi lebih disiplin dan mematuhi aturan,” ungkap AKBP Sandityo.


Ia menambahkan bahwa pembatasan operasional kendaraan angkutan barang dengan sumbu tiga atau lebih diberlakukan mulai 13 Maret hingga 29 Maret 2026, sebagai upaya menjaga kelancaran arus lalu lintas menjelang puncak arus mudik Lebaran.

Kegiatan penyekatan dan razia tersebut berakhir sekitar pukul 17.10 WIB dalam situasi aman, tertib, dan kondusif.



#Bid Humas Polda Jabar

Kapolda Jabar Tinjau Pos Terpadu Nagreg, Pastikan Kesiapan Pengamanan Arus Mudik di Wilayah Polresta Bandung


Majalahceo.com, Bandung,-Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan melakukan kunjungan kerja ke Pos Pengamanan Terpadu Operasi Ketupat Lodaya 2026 Polresta Bandung yang berada di wilayah Darmaga Sunda Nagreg, Desa Citaman, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung, Minggu (15/3/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.


Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka mengecek secara langsung kesiapan pelaksanaan pengamanan arus mudik dan arus balik Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di jalur selatan Jawa Barat yang menjadi salah satu titik vital perlintasan kendaraan pemudik.



Kapolda Jawa Barat disambut langsung oleh Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono beserta jajaran pejabat utama Polresta Bandung dan personel yang terlibat dalam Operasi Ketupat Lodaya 2026. Dalam kesempatan tersebut, Kapolda melakukan pengecekan terhadap kesiapan personel, sarana dan prasarana di Pos Terpadu serta sistem pelayanan kepada masyarakat yang melintas di jalur Nagreg.


Selain melakukan pengecekan, Kapolda Jabar juga memberikan arahan kepada para personel yang bertugas agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan serta melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat selama pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026.



Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono menyampaikan bahwa kunjungan Kapolda Jawa Barat menjadi bentuk perhatian dan dukungan terhadap kesiapan pengamanan jalur mudik di wilayah hukum Polresta Bandung, khususnya di kawasan Nagreg yang dikenal sebagai salah satu jalur utama pemudik.


“Kunjungan Bapak Kapolda Jawa Barat ini untuk memastikan kesiapan personel serta sarana prasarana di Pos Terpadu Nagreg dalam rangka memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, sehingga arus mudik dan arus balik Idul Fitri dapat berjalan dengan aman, lancar dan kondusif,” ujar Kompol Ade Rahmat.


Ia menambahkan, jajaran Polresta Bandung bersama instansi terkait terus bersinergi dalam mengoptimalkan pengamanan serta pelayanan kepada para pemudik yang melintas di jalur Nagreg.


“Dengan kesiapan personel serta dukungan sarana prasarana yang ada, kami berharap pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026 di wilayah Polresta Bandung dapat berjalan dengan baik dan memberikan rasa aman bagi masyarakat,” pungkasnya.



#Bid Humas Polda Jabar

Pekan Jelang Idul Fitri, Satgas Saber Pangan Pantau Langsung Bapokting di Pasar Kosambi dan Pasar Induk Caringin Bandung, Stok Aman dan Harga Terkendali


Majalahceo.com, Bandung,-Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H menginformasikan bahwa Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersama Satgas Pangan Polri, Dir Rekrimsus Polda Jabar dan sejumlah instansi yang tergabung dalam Satgas Saber Pelanggaran Pangan terus melakukan pemantauan secara intensif terhadap perkembangan harga, keamanan dan mutu bahan di Pasar Kosambi, Pasar Induk Caringin, serta distributor telur ayam ras di Kota Bandung, Sabtu 14 Maret 2026.


Pemantauan dipimpin Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas RI, I Gusti Ketut Astawa, didampingi Brigjen Pol Zain Dwi Nugroho dari Satgas Pangan Bareskrim Polri dan Dirreskrimsus Polda Jawa Barat Kombes Pol Wirdhanto Hadicaksono, bersama jajaran dinas terkait, Bulog, serta perwakilan Kementerian Perdagangan.


Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas RI, I Gusti Ketut Astawa didampingi Kaposko Satgas Brigjen Pol Zain Dwi Nugroho  menyampaikan secara umum ketersediaan stok bahan pokok penting (Bapokting) di dua pasar tersebut dalam kondisi aman dengan distribusi yang lancar dan secara umum harga relatif terkendali, walaupun sebagian kecil komoditas pangan mengalami fluktuasi harga diatas HET/HAP.


"Pasokan bahan pokok di Pasar Induk Caringin dan Pasar Kosambi dapat dikategorikan aman, distribusi lancar dan harga bahan pokok dalam kondisi yang terkendali" kata Ketut Astawa dalam keterangannya ,Sabtu (14/3/2026).


Dari hasil pengecekan di Pasar Kosambi, sebagian besar komoditas pangan masih sesuai dengan HET/HAP, seperti: Minyakita, Beras SPHP, Cabai Merah Keriting, Bawang Merah, Bawang Putih, Gula Konsumsi, Daging Ayam Ras, Daging Sapi namun ditemukan harga cabai rawit merah masih diatas HAP dan Telur Ayam Ras masih diatas HAP, mengingat para pedagang/pengecer mengambil komoditas tsb sdh mepet atau melewati HAP, sehingga dari hasil tersebut Satgas Saber mendatangi distributor di Pasar Induk Caringin untuk mengecek kebenaran informasi tersebut ke distributor. Hasil pengecekan, Harga cabai naik mengingat Pedagang di Pasar Induk Caringin mendapat pasokan dari produsen/petani di Lembang sdh diatas HAP di harga Rp 75.000 dengan alasan produksi menurun akibat curah hujan tinggi dan serangan hama. Oleh karena itu Kadis Perdagangan Kota Bandung disarankan untuk dapat koordinasi daerah sentra produksi cabai dan berikan fasilitasi dukungan distribusi (FDP) untuk membantu biaya transportasi, sehingga dapat menurunkan harga Cabai Rawit Merah.


Sedangkan harga telur ayam ras di dapat di distributor di Pasar Induk Caringin, distrubutor di Triarta dan produsen/peternak di Blitar sudah mendekati HAP. Oleh karena telah dilakukan surat teguran kepada produsen dan distributor untuk bisa menurunkan harganya.


Selain itu,  temuan lainnya di Pasar Kosombi adalah adanya satu pedagang/pengecer Minyakita menjual diatas HAP, setelah dilakukan pengecekan bahwa pedagang tersebut bukan mitra bulog dan mendapat pasokan Minyakita dari membeli di Medsos, sehingga dengan temuan tersebut Dinas Perdagangan dan Bulog akan membantu pembuatan NIB dan proses sebagai Mitra Bulog serta dilakukan penyaluran Minyakita ke pedagang tersebut.


Sementara itu, Dirreskrimsus Polda Jawa Barat Kombes Pol Wirdhanto Hadicaksono mengatakan Satgas  Saber Pangan secara intensif akan terus melakukan pengawasan untuk memastikan harga bahan pokok dijual sesuai ketentuan pemerintah.


"Kami menghimbau kepada produsen, distributor dan pedagang agar menjaga kestabilan harga dengan menjual bahan pokok sesuai HET dan HAP, bila melanggar kami tidak segan-segan utk menindak tegas sesuai aturan dengan tindakan berlapis. Jika masyarakat masih menemukan harga di atas ketentuan, silakan melaporkan ke hotline Satgas Saber Pangan," ujarnya, Minggu (15/3/2026)


Sementara harga Daging Sapi Segar kembali stabil di harga kisaran Rp 130.000 - Rp 140.000, mengingat sebelumnya di beritakan di Media Online bahwa harga Daging Sapi di Pasar Kosambi masih di tinggi di Rp 150.000 - Rp 160.000 atau diatas HAP. Namun setelah di cek Satgas, daging sapi yang dijual pedagang di atas HAP adalah daging sapi jenis super atau khas dalam dan sudah dibersihkan, sehingga harganya berbeda. Satgas menghimbau pedagang agar memberikan penjelasan ke konsumen atau masyarakat agar masyarakat memahami perbedaan harga tersebut.


Dalam keterangannya, Kaposko Satgas Saber Brigjen Pol Zain Dwi Nugroho juga menegaskan pihaknya terus secara intensif melakukan pengawasan terhadap distribusi dan harga bahan pokok di seluruh wilayah Indonesia.


"Kami bersama Satgas Saber Pangan maupun K/L terkait, Bulog dan BUMN akan terus intensif melakukan pemantauan untuk memastikan distribusi berjalan baik dan tidak ada pelanggaran yang merugikan masyarakat, terutama menjelang Nyepi dan Idul Fitri," tegasnya.


Menjelang hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 2026, Pemerintah melalui Satgas Saber Pelanggaran Pangan, bersama Bapanas, Kemendag, Kemendagri, Kementan, Satgas Pangan Polri dan Bulog akan terus melakukan pengawasan guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok. Diharapkan menjelang hari raya Nyepi dan Idul Fitri harga kebutuhan pokok tetap terkendali dan stok pangan tetap aman.



#Bid Humas Polda Jabar

Truk Tangki LPG Hantam Pohon di Depan Kilang Balongan Indramayu, Polisi Sigap Evakuasi Korban


Majalahceo.com, Bandung,-Kabid Humas  Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H menginformasikan bahwa Polisi  dengan sigap melakukan penanganan dan evakuasi terhadap korban kecelakaan tunggal yang melibatkan sebuah truk tangki LPG. Insiden ini terjadi di Jalan Raya Balongan, tepat di depan Kilang Pertamina Internasional (KPI) Balongan, Desa Majakerta, Minggu (15/03/2026).


Kecelakaan tunggal yang terjadi sekira pukul 03.30 WIB ini melibatkan mobil tangki Elpiji dengan

nomor polisi E 8967 KS. Kendaraan tersebut diketahui melaju dari arah Cirebon menuju Indramayu sebelum akhirnya hilang kendali.


Kapolres Indramayu, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, menjelaskan kronologi kejadian berdasarkan hasil olah TKP awal dan keterangan saksi di lokasi.


"Kendaraan yang dikemudikan oleh Ahmad Tori (53) bersama seorang penumpang tiba-tiba oleng ke arah kanan dan membentur pohon di pinggir jalan. Akibat benturan keras tersebut, pengemudi meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara satu orang penumpang mengalami luka-luka," ujarnya.


Korban meninggal dunia diketahui merupakan warga Semarang, sedangkan korban luka ringan, Arich Sadana (45), warga Cirebon, langsung mendapatkan penanganan medis. Selain menimbulkan korban jiwa dan luka, kecelakaan ini menyebabkan kerusakan berat pada bagian depan truk dengan kerugian materi ditaksir mencapai Rp 50.000.000,-.


Petugas Polsek Balongan yang tiba di lokasi segera melakukan pengamanan area, mengevakuasi para korban ke rumah sakit terdekat, serta berupaya memindahkan bangkai kendaraan agar tidak mengganggu arus lalu lintas maupun keamanan objek vital nasional di sekitar TKP.


Kapolres  mengimbau kepada seluruh pengguna jalan, terutama pengemudi kendaraan besar yang melintas pada dini hari, untuk selalu menjaga kondisi fisik dan memastikan konsentrasi tetap terjaga.


"Kami sangat menyayangkan kejadian ini. Kami mengimbau para sopir agar tidak memaksakan berkendara jika merasa lelah atau mengantuk, terutama saat melintasi jalur yang lurus dan sepi di waktu dini hari. Keselamatan adalah prioritas yang tidak bisa ditawar," pungkasnya.


Polisi mengajak masyarakat untuk terus menjadi mitra Polri dalam menjaga keamanan dan menjaga lingkungan.



#Bid Humas Polda Jabar

RW.23 Perumahan Rancaekek Permai II Laksanakan Santunan ,UMKM, Lomba, Adzan , Mewarnai Kaligrafi, Fashion show Hingga Pildacil Sambut Ramadhan 1447 H


Majalahceo.com,Rancaekek, Kabupaten Bandung — Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H, Ketua RW 23 Perumahan Rancaekek Permai II bersama Karang Taruna menggelar kegiatan Bazar UMKM Ramadhan , Santunan dan berbagai kegiatan perlombaan.


Kegiatan tersebut dilaksanakan di alun-alun Perumahan Rancaekek Permai II, berlangsung hari ini, Minggu (15 Maret 2026). Bazar Ramadhan ini diikuti oleh warga setempat yang menjajakan berbagai makanan dan minuman untuk berbuka puasa, serta berbagai kebutuhan lainnya.



Ketua RW 23, Mudaim, S.Pd.I., C.Ht., M.E., mengatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kebersamaan warga sekaligus untuk meningkatkan perekonomian masyarakat di lingkungan Perumahan Rancaekek Permai II selama bulan Ramadhan.


“Melalui kegiatan bazar Ramadhan ini kami berharap dapat memberikan ruang bagi warga untuk berjualan sekaligus mempererat silaturahmi antar warga,” ujarnya. 



Kegiatan bazar ini juga mendapat sambutan antusias dari masyarakat sekitar yang datang untuk membeli berbagai menu takjil dan makanan khas Ramadhan.


Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat menambah semarak suasana Ramadhan serta memberikan manfaat ekonomi bagi warga Perumahan Rancaekek Permai II.



Mudaim menjelaskan kegiatan tersebut di isi dengan berbagai macam jenis perlombaan seperti lomba adzan, mewarnai kaligrafi ,Fashion show hingga Pildacil tingkat SD dan SMP.


Tujuannya untuk mencari bibit dan potensi dari anak anak di RW.23 Perumahan Rancaekek Permai II untuk kedepan bisa tampil di kancah nasional" jelas nya.

Wakapolda Jateng Cek Kesiapan Operasi Ketupat Candi di Polres Kebumen


Majalahcei.coe.com, Kebumen,-Polres Kebumen - Wakapolda Jawa Tengah Brigjen Pol Latif Usman melakukan kunjungan kerja ke Polres Kebumen untuk memastikan kesiapan personel dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Candi menjelang perayaan Idul Fitri.


Dalam kunjungan tersebut, Brigjen Pol Latif Usman didampingi Karo Ops Polda Jateng Kombes Pol Basya Radyananda. Kunjungan ini dilakukan untuk melihat langsung kesiapan jajaran kepolisian di wilayah Kebumen dalam mengamankan arus mudik dan arus balik Lebaran, Minggu 15 Maret 2026.


Rombongan kemudian meninjau Pos Pengamanan Terpadu yang berada di kawasan Alun-Alun Kebumen. Kedatangan Wakapolda disambut Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama bersama para pejabat utama Polres Kebumen serta personel yang bertugas di pos pengamanan.


Dalam kesempatan tersebut, Brigjen Pol Latif Usman melakukan pengecekan sejumlah aspek kesiapan pengamanan. Mulai dari kesiapan pos pengamanan, kelengkapan peralatan, kesiapan personel, hingga kesiapan jalur yang akan dilalui masyarakat saat arus mudik maupun arus balik.



Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah untuk mendukung kelancaran Operasi Ketupat Candi di wilayah Kebumen.


Menurut AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, kesiapan personel, sarana prasarana, serta pos pengamanan telah disiapkan secara maksimal untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama periode mudik Lebaran.



“Kami telah menyiapkan personel dan sarana pendukung di sejumlah titik pengamanan agar masyarakat yang melaksanakan perjalanan mudik maupun balik dapat merasa aman dan nyaman,” ujar AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama.


Ia menambahkan, pengecekan dari jajaran Polda Jawa Tengah menjadi bentuk pengawasan sekaligus penguatan koordinasi agar pelaksanaan Operasi Ketupat Candi di wilayah Kebumen berjalan optimal.


(Humas Polres Kebumen)

Polemik Dana PIP di SMK Pelita Cibitung, AWDI Pandeglang: Hak Siswa Harus Dijelaskan Secara Transparan

 



PANDEGLANG – Dugaan adanya pemotongan dana Program Indonesia Pintar (PIP) di SMK Pelita Cibitung, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Pandeglang, menuai sorotan dari berbagai pihak. Informasi yang beredar menyebutkan sejumlah siswa penerima bantuan tidak menerima dana secara utuh setelah proses pencairan.


Berdasarkan informasi yang dihimpun, pencairan dana PIP tersebut dilakukan pada Kamis, 5 Maret 2026, di salah satu bank di wilayah Labuan. Dana bantuan yang seharusnya diterima siswa sebesar Rp1.800.000 per orang, diduga tidak sepenuhnya diterima oleh para penerima manfaat.


Beberapa siswa disebut hanya menerima sekitar Rp600.000 hingga Rp400.000, setelah adanya pengambilan sebagian dana usai proses pencairan. Dugaan tersebut bahkan disebut tidak hanya terjadi pada tahun ini, tetapi juga pada tahun-tahun sebelumnya.


Menurut keterangan yang beredar, sebagian dana tersebut diduga digunakan untuk berbagai kebutuhan sekolah, seperti operasional kegiatan siswa, termasuk UKM, PKL, dan kegiatan Pramuka.


Menanggapi hal tersebut, Bendahara SMK Pelita Cibitung, Agus Lomri, memberikan klarifikasi saat dikonfirmasi oleh media.


“Waalaikum salam, sudah di-clear-kan dengan orang tua siswa pak. Penggunaan anggaran diserahkan kembali kepada siswa dan disaksikan oleh komite sekolah, serta salah satu media juga hadir,” ujar Agus Lomri singkat.


Namun demikian, pernyataan tersebut justru memunculkan respons dari kalangan organisasi wartawan di Kabupaten Pandeglang.


Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia (AWDI) DPC Kabupaten Pandeglang turut angkat bicara terkait dugaan tersebut. Wakil Ketua AWDI DPC Pandeglang, Andi Irawan, SH, menegaskan bahwa bantuan PIP pada dasarnya merupakan hak penuh siswa penerima manfaat dan penggunaannya tidak boleh dipotong tanpa dasar yang jelas.


Menurutnya, apabila memang terdapat pengambilan sebagian dana, maka pihak sekolah harus mampu menunjukkan dasar kebijakan serta bukti administrasi yang transparan.


“Jika memang ada pemotongan atau pengambilan dana dari bantuan PIP siswa, maka harus jelas dasar hukumnya, ada persetujuan orang tua, serta administrasi yang dapat dipertanggungjawabkan. Jangan sampai bantuan yang seharusnya membantu pendidikan siswa justru menimbulkan polemik,” ujar Andi Irawan.


Ia juga meminta pihak sekolah membuka secara transparan kronologi penggunaan dana tersebut agar tidak menimbulkan kecurigaan di tengah masyarakat.


AWDI Pandeglang menilai keterbukaan informasi sangat penting agar program bantuan pemerintah seperti PIP benar-benar tepat sasaran dan dirasakan manfaatnya oleh para siswa yang membutuhkan.


Hingga berita ini diturunkan, pihak sekolah diharapkan dapat memberikan penjelasan lebih rinci terkait mekanisme penggunaan dana tersebut, termasuk adanya atau tidaknya persetujuan dari orang tua/wali siswa serta bukti administrasi yang sah.


Kasus ini pun menjadi perhatian publik, mengingat Program Indonesia Pintar (PIP) merupakan program bantuan pemerintah yang bertujuan membantu siswa dari keluarga kurang mampu agar dapat terus melanjutkan pendidikan tanpa hambatan biaya.

Pemudik Manfaatkan Fasilitas Pos Terpadu Polisi, Anak Bermain Nyaman Orang Tua Nikmati Wifi Gratis


Majalahceo.com, Bandung,-Suasana Pos Terpadu Polresta Bandung pada arus mudik terlihat ramai oleh para pemudik yang memanfaatkan fasilitas istirahat yang telah disediakan. Pada hari Minggu, sejumlah pemudik tampak berhenti sejenak di rest area Pos Terpadu untuk melepas lelah setelah menempuh perjalanan jauh.


Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa di lokasi tersebut terlihat para pemudik memanfaatkan berbagai fasilitas yang disediakan oleh Polisi,  Anak-anak tampak ceria bermain di area bermain yang telah disiapkan khusus, sementara para orang tua beristirahat sambil memanfaatkan layanan wifi gratis yang tersedia di Pos Terpadu Polresta Bandung.


Keberadaan fasilitas tersebut menjadi salah satu bentuk pelayanan Polresta Bandung kepada masyarakat, khususnya para pemudik yang melintas di wilayah Kabupaten Bandung. Dengan adanya tempat istirahat yang nyaman, diharapkan para pengendara dapat memulihkan kondisi sebelum melanjutkan perjalanan menuju kampung halaman.


Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono S.H., S.I.K., M.H., CPHR mengatakan bahwa Pos Terpadu tidak hanya berfungsi sebagai pusat pengamanan arus mudik, tetapi juga sebagai tempat pelayanan bagi masyarakat.


“Pos Terpadu Polresta Bandung kami siapkan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pemudik. Di sini tersedia tempat istirahat, area bermain anak, serta fasilitas wifi gratis , bengkel gratis , agar para pemudik bisa beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan,” ujar Aldi, Minggu (15/3/2026)


Ia juga mengimbau kepada para pemudik agar tidak memaksakan diri ketika merasa lelah saat berkendara. Pemudik diharapkan dapat memanfaatkan Pos Pengamanan maupun Pos Terpadu yang telah disediakan di sepanjang jalur mudik.


“Kami mengimbau kepada seluruh pemudik agar selalu mengutamakan keselamatan dalam perjalanan. Jika merasa lelah, silakan berhenti dan beristirahat di Pos yang telah kami siapkan,” pungkasnya.



 #Bid Humas Polda Jabar

Aksi Cepat Anggota Polisi di Pos Pam Maja Bantu Mobil Mogok


Majalahceo.com, Bandung,-Sinergitas petugas di lapangan kembali terlihat saat sebuah kendaraan mengalami mogok di jalur sekitar Pos Pam Maja. Dengan sigap, anggota Pos Pam Maja Polres Majalengka bersama instansi terkait segera turun tangan membantu pengendara yang mengalami kendala tersebut.


Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Petugas bersama- sama mendorong kendaraan ke lokasi yang lebih aman agar tidak mengganggu arus lalu lintas serta memastikan situasi tetap kondusif. Berkat kerja sama yang baik dan respons cepat para petugas, arus lalu lintas dapat kembali lancar dan pengendara yang mengalami kendala pun merasa terbantu.


Kehadiran petugas di Pos Pam tidak hanya untuk pengamanan, tetapi juga memberikan pelayanan dan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan di jalan.


Sinergi petugas demi kenyamanan dan keselamatan masyarakat.



#Bid Humas Polda Jabar

Polda Jabar Tindak 1.700 Truk Sumbu Tiga yang Masih Melanggar, Edukasi dan Pengawasan Akan Ditingkatkan


Majalahceo.com, Bandung,-Polda Jawa Barat menindak tegas kendaraan angkutan barang sumbu tiga yang masih nekat beroperasi di jalur tol maupun arteri selama periode pengawasan arus mudik. Berdasarkan data dari Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Barat, sebanyak lebih dari 1.700 kendaraan truk dan kontainer telah diberikan sanksi tilang karena melanggar aturan pembatasan operasional kendaraan berat.


Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H  mengungkapkan bahwa hingga saat ini masih ditemukan cukup banyak kendaraan rambu sumbu tiga yang tetap melintas di jalur tol maupun arteri di wilayah Jawa Barat. Bahkan, sebagian kendaraan tersebut diketahui masih dioperasikan oleh perusahaan angkutan barang yang tidak mematuhi aturan pembatasan operasional yang telah ditetapkan.


"Keberadaan truk dan kontainer tersebut dinilai berpotensi menimbulkan kemacetan lalu lintas, terutama karena dimensi kendaraan yang besar serta kecepatan yang relatif lebih lambat dibanding kendaraan pribadi. Kondisi ini juga dapat mengganggu kelancaran arus kendaraan pemudik yang tengah melintas menuju berbagai daerah tujuan." ujar Kombes Hendra, Minggu (15/3/2026)


"Untuk itu, Polda Jawa Barat melalui jajaran lalu lintas akan meningkatkan sosialisasi, informasi, dan edukasi kepada perusahaan angkutan barang agar mematuhi aturan yang berlaku. Selain itu, pengawasan dan penindakan di lapangan juga akan terus diperketat guna memastikan kelancaran dan keselamatan arus lalu lintas selama periode mudik." tuturnya.


Sementara itu, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Rudi Setiawan menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan toleransi terhadap pelanggaran kendaraan sumbu tiga yang tetap beroperasi. Penindakan tegas akan terus dilakukan karena selain berpotensi membahayakan keselamatan pemudik, keberadaan kendaraan berat tersebut juga kerap menjadi salah satu penyebab utama terjadinya kemacetan di jalur tol maupun arteri di wilayah Jawa Barat.



 #Bid Humas Polda Jabar

Refleksi 3 Tahun JAGA SAWITAN, Pemerintah, ILO dan Serikat Buruh Bahas Tantangan K3 di Industri Sawit

 

Keterangan Foto: JAGA SAWITAN Gelar Dialog Pemangku Kepentingan K3 Pilar Sawit Berkelanjutan dalam Momentum Tiga Tahun Perjalanan.


Keterangan Foto: Deklarasi Nursanna Marpaung, Sekretaris Eksekutif JAPBUSI (kiri) bersama Sumarjono Saragih sebagai Ketua Bidang Pengembangan Sumberdaya Manusia (SDM) GAPKI (kanan).


Majalah CEO - Jakarta -  Jaringan Ketenagakerjaan Sawit Berkelanjutan (JAGA SAWITAN) menggelar Dialog Pemangku Kepentingan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Pilar Sawit Berkelanjutan dalam rangka refleksi tiga tahun perjalanan organisasi tersebut, Jumat (13/3/2026), bertempat di Hotel Ashley Tanah Abang. Kegiatan yang menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan implementasi K3 di sektor industri kelapa sawit.


Keterangan Foto:Nursanna Marpaung, selaku Presidensi Jagasawitan/Sekretaris Eksekutif JAPBUSI.



Sejak dideklarasikan pada 16 Februari 2023, JAGA SAWITAN telah berkembang sebagai platform bipartit yang mempertemukan Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) dan Jejaring Serikat Pekerja Kelapa Sawit Indonesia (JAPBUSI). Kolaborasi ini bertujuan untuk mendorong dialog sosial yang efektif dan produktif guna menciptakan lingkungan kerja yang inklusif, kondusif, setara, dan berkeadilan dengan berpedoman pada hak-hak dasar pekerja serta norma ketenagakerjaan yang berlaku.


Foto Bersama Jaringan Ketenagakerjaan Sawit Berkelanjutan (JAGA SAWITAN) menggelar Dialog Pemangku Kepentingan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Pilar Sawit Berkelanjutan.



Dalam rangkaian acara, setelah sambutan dari para pemangku kepentingan, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi panel yang menghadirkan tujuh perwakilan dari berbagai unsur strategis, di antaranya perwakilan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia, International Labour Organization (ILO), perwakilan manajemen PT Astra Agro Lestari Tbk, serta koordinator buruh sawit, bersama pemangku kepentingan lainnya.



Diskusi tersebut membahas secara mendalam tantangan implementasi K3 di sektor perkebunan sawit, terutama terkait luasnya area pengawasan perkebunan yang dapat mencapai ribuan hektare sehingga memerlukan sistem pengawasan yang lebih efektif. Selain itu, forum juga membahas potensi risiko kecelakaan kerja yang dapat terjadi baik akibat faktor alam maupun human error, sehingga diperlukan penguatan sistem mitigasi risiko dan peningkatan kompetensi pekerja dalam aspek keselamatan kerja.


Dalam diskusi juga mengemuka pandangan mengenai perlunya penguatan regulasi K3, mengingat Undang-Undang K3 yang ada saat ini dinilai sudah berusia lebih dari 50 tahun sehingga memerlukan penyesuaian dengan perkembangan industri dan tantangan ketenagakerjaan modern agar tetap relevan dengan kondisi di lapangan.


Melalui kegiatan dialog multipihak ini, JAGA SAWITAN berupaya memperkuat sinergi antara pemangku kepentingan sektor sawit, baik dari unsur pemerintah, pengusaha, serikat pekerja, maupun organisasi internasional. Selain menjadi ruang diskusi strategis, forum ini juga menjadi sarana berbagi praktik-praktik terbaik (best practices) dalam penerapan K3 serta merumuskan rekomendasi perbaikan yang aplikatif untuk meningkatkan perlindungan pekerja di industri kelapa sawit.


Peringatan hari jadi ketiga JAGA SAWITAN ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang refleksi perjalanan organisasi, tetapi juga mampu menghasilkan langkah-langkah konkret dalam memperkuat budaya keselamatan kerja, meningkatkan kesejahteraan pekerja, serta mendukung terwujudnya industri kelapa sawit yang berkelanjutan di Indonesia.


 Jaringan Ketenagakerjaan untuk Sawit Berkelanjutan (Jaga Sawitan) tak terasa sudah menginjak usia tiga tahun, sejak berdiri 16 Februari 2023 lalu. Jaringan ad-hoc bersama yang diinisiasi oleh Jejaring Serikat Pekerja/Serikat Buruh Sawit Indonesia (JAPBUSI) dan Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) ini terus berusaha menyelesaikan setiap tantangan di sektor pekerja.


Sekretaris Eksekutif JAPBUSI Nursanna Marpaung kepada awak media  mengatakan, bahwa kepentingan buruh dan keberlangsungan usaha bukan dua hal yang berbenturan. Melalui wadah ini, kata dia, JAPBUSI memilih dialog sosial untuk menyelesaikan segala permasalahan di sektor pekerja kelapa sawit,jelasnya.


Menurutnya, “Menjaga sawit bukan hanya menjaga pohon dan produknya, tapi juga menjaga manusia yang bekerja di dalamnya,” ujar Nursanna Marpaung, dalam diskusi Refleksi 3 Tahun Jaga Sawitan, Dialog Pemangku Kepentingan K3 Pilar Sawit Berkelanjutan, di Hotel Ashley tanah Abang, Jumat 13 Maret 2026.


Ditambahkannya, bahwa pekerja adalah tonggak penting dalam industri. Selama tiga tahun terakhir ini, JAPBUSI memastikan seluruh pekerja di industri kelapa sawit layak kerja dan kerja layak.


“Dalam kurun waktu tiga tahun, Jaga Sawitan menjadi jembatan edukasi pemahaman hak perjanjian kerja dan poin perlindungan pekerja perempuan,” katanya.


Dia mengakui, selama tiga tahun masih banyak pekerjaan rumah yang belum selesai untuk bisa membuat Indonesia memiliki kelapa sawit yang berkelanjutan. Pihaknya mengaku tidak akan cepat puas, sebab tantangan dilapangan masih sangat nyata dan banyak pekerja yang belum terlindungi jaminan sosial, tambahnya.


“PR kita bersama soal jaminan sosial, status kerja dan fasilitas K3 yang mumpuni. Untuk itu kita perlu duduk bersama untuk bisa menyelesaikannya,” ungkapnya.


Sementara. Ketua Umum Gapki Eddy Martono menjelaskan, bahwa  pihaknya memandang Jaga Sawitan sebagai wadah untuk membangun solusi bersama antar pemangku kepentingan. Selama tiga tahun berdiri, Jaga Sawitan sudah melakukan banyak hal seperti pelatihan pekerja, advokasi dan menyelesaikan sedikit demi sedikit pekerjaan rumah di sektor kelapa sawit.


“Kolaborasi itu perlu diteruskan, karena PR masih banyak dan besar. Diskusi harus melahirkan langkah konkret, menghormati hak-hak pekerja dan membuat industri sawit kredibel di mata dunia dan global,” ujar Eddy.


Industri sawit di Indonesia merupakan salah satu yang terbesar di dunia. Selain sebagai produsen terbesar, Indonesia juga menjadi konsumen terbesar secara global. Bahkan mengungguli negara tetangga yang produksinya hampir menyamai Indonesia.


kata dia, industri kelapa Sawit menjadi yang paling bertahan selama Pandemi Covid-19 kemarin. Sebab semasa industri lain goyah atau hancur, industri sawit justru tetap bertahan, tidak ada pemutusan hubungan kerja bahkan justru merekrut karyawan.


“Momentum ini, saya mau menegaskan Gapki berkomitmen penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) akan semakin kiat di Industri kelapa sawit,” ujarnya.


Gapki juga akan terus mendorong pelatihan dan dialog sosial. Sehingga hubungan kerja yang harmonis akan membuat industri kelapa Sawit nasional semakin maju.


Program Officer ILO Indonesia-Timor Leste Abdul Hakim mengatakan, isu dialog sosial sangat santer dibahas di Jeneira. Pada tahun 2025, kata ia, dialog sosial menjadi kekuatan penuh atau senjata untuk masa depan kerja berkelanjutan.


Menurut conferensi tersebut, negara dengan dialog sosial terhadap isu ketenagakerjaan cenderung memiliki tingkat kerja yang tinggi dibanding yang tidak menjalankan dialog sosial.


Banyak tokoh mengatakan, bahwa dialog sosial merupakan infestasi dalam peradaban, memastikan pertumbuhan tidak stagnan dan berkelanjutan,” katanya.


Stafsus Menteri Ketenagakerjaan Indra mengatakan, Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) menjadi isu penting sebab telah diatur dalam undang-undang ketenagakerjaan. Setiap pekerja berhak atas keselamatan dan kesehatan kerja, itu adalah hak yang harus ditunaikan oleh pemberi kerja.

“Artinya kewajiban yang harus diberikan oleh penyelenggara kerja atau perusahaan,” katanya.


Baginya gaji besar tidaklah cukup jika tidak dipenuhi dengan jaminan keselamatan dan kesehatan kerja. Sebab kecelakaan kerja bisa saja terjadi sewaktu-waktu. Menurut dia, keselamatan menjadi sangat penting dibandingkan dengan upah yang layak.


“Serikat kerja isunya dari tahun ke tahun hanya upah, sementara isu K3 jarang menjadi isu sentral,” ungkapnya.

Indra mengaku senang K3 menjadi isu yang sangat diperhatikan oleh Gapki dan Japbusi dalam Jaga Sawitan. Sebab akhir-akhir ini banyak sekali penyakit baru ditemukan pada pekerja usia muda seperti kankee, auto imun, dan sejenisnya.


Menurutnya, angka kecelakaan kerja di Indonesia masih tinggi, pada tahun 2024 saja mencapai 462 ribu kejadian. Angka kecelakaan kerja kemudian turun menjadi 319 ribu kejadian di tahun 2025.


Namun dia sanksi dengan penurunan angka tersebut, menurutnya justru banyak penyelenggara kerja tidak melaporkan kejadian kecelakaan kerja kepada kemenaker, atau tidak mendaftarkan pekerjanya dengan jaminan sosial. Sehingga jika terjadi kecelakaan kerja tidak terdata oleh negara.


“Banyak yang tidak terdaftar BPJS Ketenagakerjaan. Padahal lebih dari separuh warga Indonesia adalah buruh. Pekerja formal mencapai 59 juta yang daftar BPJS baru 27 juta. Artinya ada 50 persen lebih buruh yang belum terdaftar,”pungkasnya(Red)


Patroli Skala Besar Polres Kebumen, Petugas Gabungan Jaga Stabilitas Keamanan Kota

 


Majalahceo.com, Kebumen,-Polres Kebumen — Personel gabungan dari kepolisian, TNI, dan pemerintah daerah menggelar patroli skala besar di wilayah Kabupaten Kebumen pada Sabtu malam, 14 Maret 2026. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga, terutama menyambut Idul Fitri.


Kegiatan tersebut melibatkan personel Satlantas dan Sat Samapta Polres Kebumen, personel Kodim 0709 Kebumen, serta Satpol PP Kabupaten Kebumen. Tim gabungan bergerak melakukan patroli ke sejumlah titik strategis. Sasaran patroli antara lain Pos Terpadu Alun-alun Kebumen, Pos Pengamanan Simpang Lima Kebulusan, Pos Pengamanan Muktisari, serta Terminal Tipe A Kebumen.


Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama menjelaskan, patroli skala besar ini merupakan langkah preventif untuk menjaga stabilitas keamanan wilayah. Kehadiran petugas di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman kepada masyarakat.


"Patroli dilakukan secara rutin dengan menyasar kawasan yang dinilai strategis maupun berpotensi menimbulkan gangguan keamanan. Area yang menjadi perhatian meliputi pusat kota, kawasan permukiman warga, objek vital, serta titik-titik yang dianggap rawan," ujar Kapolres Kebumen, Minggu 15 Maret 2026.


Selain memantau situasi keamanan, petugas juga melakukan pendekatan humanis kepada masyarakat yang ditemui selama patroli. Aparat memberikan imbauan serta pesan kamtibmas agar warga ikut berperan menjaga ketertiban lingkungan.


Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama menambahkan, kegiatan patroli gabungan ini juga menjadi bentuk sinergi antara Polri, TNI, dan pemerintah daerah dalam menciptakan situasi yang kondusif di wilayah Kebumen secara terpadu. 


Dari hasil pemantauan sepanjang rute patroli, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat terpantau aman dan kondusif. Tidak ditemukan gangguan menonjol selama kegiatan berlangsung.


(Humas Polres Kebumen)

KESEHATAN

NASIONAL

HUKUM

POLITIK

BISNIS

© Copyright 2019 MAJALAH CEO | All Right Reserved