Majalahceo.com | Bandung – Satuan Tugas (Satgas) Citarum Harum kembali melaksanakan kegiatan pemaparan laporan triwulan sebagai bentuk evaluasi dan pertanggungjawaban pelaksanaan program penataan serta pemulihan Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum. Kegiatan tersebut berlangsung dengan dihadiri berbagai unsur pemerintah pusat, daerah, serta pemangku kepentingan yang terlibat dalam program Citarum Harum.
Dansektor 2 Citarum Harum, Kolonel Infanteri Dwi Kristiyanto, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari mekanisme pelaporan rutin yang dilakukan Satgas Citarum Harum guna mengevaluasi capaian, kendala, dan langkah strategis yang akan dilakukan pada periode berikutnya.
Hadir secara langsung dalam kegiatan tersebut Dansatgas Citarum Harum Kolonel Infanteri Yanto Kusno Hendarto, perwakilan Aster Kasdam III/Siliwangi, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, unsur Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jawa Barat, perwakilan DLH kabupaten/kota, para bupati dan wali kota, serta para camat yang wilayahnya berada di sepanjang aliran Sungai Citarum.
Dalam paparannya, Dansatgas Citarum Harum Kolonel Infanteri Yanto Kusno Hendarto menyampaikan berbagai kegiatan dan capaian yang telah dilaksanakan oleh seluruh sektor Satgas Citarum Harum.
Program yang dijalankan tidak hanya berfokus pada pembersihan sungai, tetapi juga mencakup upaya pencegahan pencemaran dan perubahan perilaku masyarakat dalam pengelolaan lingkungan.
Menurutnya, berbagai langkah telah dilakukan secara berkelanjutan, mulai dari sosialisasi dan edukasi mengenai pengelolaan sampah kepada masyarakat, pengawasan terhadap limbah industri, penanganan sampah domestik, hingga penertiban dan pembersihan tempat pembuangan sampah (TPS) liar yang masih ditemukan di sejumlah wilayah.
Selain itu, Satgas Citarum Harum juga terus mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Edukasi mengenai pentingnya pengelolaan sampah dari sumbernya terus dilakukan melalui berbagai kegiatan pembinaan dan sosialisasi di tingkat desa, kelurahan, hingga komunitas masyarakat.
“Permasalahan sampah dan limbah tidak dapat diselesaikan hanya oleh pemerintah atau Satgas semata. Diperlukan kesadaran dan partisipasi seluruh elemen masyarakat untuk mengelola sampah dengan baik sejak dari rumah tangga sehingga tidak berakhir mencemari sungai dan lingkungan,” ungkap Dansatgas dalam paparannya.
Pada kesempatan tersebut juga disampaikan hasil-hasil kegiatan lapangan yang telah dilaksanakan oleh sektor-sektor Satgas Citarum Harum, meliputi pembersihan sampah di bantaran dan badan sungai, pengawasan terhadap aktivitas industri yang berpotensi menimbulkan pencemaran, penataan lingkungan, penghijauan, serta pendampingan kepada masyarakat dalam pengelolaan sampah dan limbah.
Kegiatan evaluasi triwulan ini menjadi sarana untuk memperkuat koordinasi dan sinergi antarinstansi dalam mendukung keberhasilan Program Citarum Harum. Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama pemerintah kabupaten/kota yang wilayahnya berada di DAS Citarum diharapkan dapat terus meningkatkan kolaborasi dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan dan meningkatkan kualitas air Sungai Citarum.
Wilayah yang menjadi perhatian utama dalam program ini meliputi kawasan Bandung Raya, yakni Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, dan Kabupaten Sumedang. Daerah-daerah tersebut memiliki peran penting dalam mendukung keberhasilan program pemulihan DAS Citarum karena berada di sepanjang aliran sungai yang menjadi sumber kehidupan bagi jutaan masyarakat Jawa Barat.
Melalui kegiatan evaluasi dan pelaporan triwulan ini, Satgas Citarum Harum menegaskan komitmennya untuk terus bekerja bersama seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan Sungai Citarum yang bersih, sehat, dan berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat serta kelestarian lingkungan bagi generasi mendatang.***























FOLLOW THE MAJALAH CEO AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow MAJALAH CEO on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram