Majalahceo.com | Bandung, 3 Juni 2026 — Gerakan Masyarakat Pendidikan Anti Korupsi (Gempar) menggelar pertemuan seluruh pengurus pada Rabu (3/6/2026) sebagai bagian dari upaya mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat konsolidasi organisasi dalam menjalankan berbagai program strategis ke depan.
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Umum Gempar, H. Zacky Satria, SE, didampingi Bendahara Umum Indra serta Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal Rahmat Suprihatin, S.Pd. Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran pengurus biro dan bidang dari berbagai unsur organisasi.
Selain menjadi momentum mempererat hubungan antar-pengurus, forum tersebut juga dimanfaatkan untuk membahas berbagai agenda penting organisasi. Para peserta menyampaikan sejumlah gagasan, masukan, dan usulan konstruktif yang diharapkan dapat memperkuat peran Gempar dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat, khususnya di bidang pendidikan dan pencegahan korupsi.
Dalam arahannya, Ketua Umum Gempar H. Zacky Satria menegaskan bahwa organisasi akan terus berkomitmen menjadi bagian dari gerakan moral yang mendorong tumbuhnya budaya antikorupsi di tengah masyarakat. Menurutnya, pendidikan merupakan sektor strategis yang harus menjadi fokus utama dalam upaya membangun generasi yang berintegritas.
Salah satu program prioritas yang akan segera direalisasikan adalah kegiatan penyuluhan dan edukasi antikorupsi di seluruh SMA Negeri se-Kota Bandung. Program ini dirancang untuk menanamkan nilai-nilai kejujuran, integritas, tanggung jawab, disiplin, serta kepedulian terhadap bangsa dan negara sejak usia pelajar.
“Pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun karakter generasi muda. Karena itu, Gempar berkomitmen untuk terus hadir memberikan edukasi dan pemahaman mengenai bahaya korupsi serta pentingnya menjaga integritas dalam kehidupan sehari-hari. Kami ingin menanamkan kesadaran bahwa pencegahan korupsi harus dimulai sejak dini,” ujar Zacky.
Selain fokus pada program pendidikan antikorupsi, Gempar juga mulai menyusun langkah-langkah penguatan organisasi melalui pengembangan unit usaha produktif. Beberapa sektor yang tengah dipersiapkan antara lain usaha peternakan, salon mobil dan motor, serta berbagai bidang usaha lainnya yang berpotensi mendukung kemandirian organisasi sekaligus membuka peluang ekonomi bagi anggota.
Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat keberlanjutan program-program organisasi, sehingga Gempar tidak hanya aktif dalam kegiatan sosial dan edukasi, tetapi juga memiliki fondasi ekonomi yang kuat untuk mendukung aktivitasnya secara berkesinambungan.
Melalui penguatan internal organisasi, perluasan program pendidikan antikorupsi, serta pengembangan sektor usaha produktif, Gempar optimistis dapat terus berkembang menjadi organisasi yang profesional, mandiri, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Di saat yang sama, Gempar juga berharap dapat berkontribusi dalam menciptakan generasi muda yang berkarakter, berintegritas, dan memiliki kepedulian tinggi terhadap masa depan bangsa.
“Membangun Indonesia yang bersih dari korupsi harus dimulai dari pendidikan dan keteladanan. Gempar siap menjadi bagian dari gerakan tersebut,” tutup Zacky.***























FOLLOW THE MAJALAH CEO AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow MAJALAH CEO on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram