-->

NASIONAL

INGIN CARI PROPERTY,DI ZAINT PROJECT AJA

TNI-POLRI

SOSIAL

HUKUM

ORGANISASI

Rabu, 15 April 2026

Lab Indonesia 2026 Resmi Dibuka di ICE BSD, Hadirkan 900 Lebih Inovasi Laboratorium Global

 

​TANGERANG – Pameran industri laboratorium serta produk kimia untuk sektor medis, farmasi, pendidikan, dan penelitian ilmiah terbesar di Indonesia, Lab Indonesia 2026, resmi dibuka hari ini di Hall 5-7 Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City. Pameran edisi kedelapan ini akan berlangsung mulai tanggal 15 hingga 17 April 2026.


​Mengusung tema "Shaping the Future of Indonesia's Laboratory Industry: Innovation, Standards, and Global Competitiveness", ajang ini menghadirkan 305 perusahaan dari 16 negara/wilayah. Dengan total 921 teknologi dan solusi laboratorium yang ditampilkan dari 32 negara, pameran ini ditargetkan akan dihadiri oleh 15.000 pengunjung profesional.


Deputy Event Director PT Pamerindo Indonesia, Kristi Wulandari, menyampaikan bahwa Lab Indonesia 2026 tidak hanya menghadirkan teknologi, tetapi juga pengalaman komprehensif bagi para pelaku industri, terutama melalui tingginya partisipasi internasional untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai pasar strategis.


​"Lab Indonesia terus berkembang sebagai platform yang mempertemukan inovasi global dengan kebutuhan industri di Indonesia. Pada edisi ke-delapan ini, kami menghadirkan skala yang lebih besar, program yang lebih beragam, serta berbagai kolaborasi strategis yang membuka peluang baru bagi pelaku industri, akademisi, dan profesional untuk saling terhubung dan berkembang," ujar Kristi.


​Berbagai program unggulan kembali dihadirkan, antara lain 21 acara LabForum dan 135 acara LabTalk yang menjadi wadah pertukaran pengetahuan mengenai perkembangan teknologi dan praktik laboratorium berkelanjutan.


Kepala Organisasi Riset Nanoteknologi dan Material Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Prof. Dr. Ratno Nuryadi, M. Eng., menekankan pentingnya kolaborasi antar pemangku kepentingan untuk memperkuat ekosistem riset dan industri laboratorium nasional.


​"Kemajuan riset dan industri sangat ditentukan oleh kualitas infrastruktur laboratorium, akses terhadap teknologi mutakhir, serta konektivitas antarpelaku ekosistem. Melalui Lab Indonesia, akan terjadi akselerasi transfer teknologi, peningkatan kapasitas SDM, serta terbukanya peluang kolaborasi strategis antara periset, industri, dan pemerintah. Inilah fondasi penting dalam membangun kemandirian teknologi nasional," papar Ratno.


​Lebih lanjut, Ratno menambahkan mengenai kaitan industri ini dengan peta jalan nasional. "Lab Indonesia menjadi bagian penting dari ekosistem inovasi nasional. Sektor riset, inovasi, dan industri berbasis teknologi tinggi dapat berkontribusi nyata pada pemenuhan visi Astacita, serta sejalan dengan peta jalan riset nasional yang dikembangkan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Bahkan, sesuai dengan Rencana Induk Pembangunan Industri Nasional (RIPIN) oleh Kementerian Perindustrian, dukungan laboratorium yang andal penting untuk penguatan industri manufaktur berbasis teknologi tinggi," tambahnya.


Pameran ini juga menghadirkan berbagai program keberlanjutan interaktif melalui komitmen "Step Into the Future of Sustainable Laboratories". Pengunjung dapat memanfaatkan berbagai layanan seperti Learning LabVenture Zone untuk pengujian material kulit, Laboratory Consultation Clinic bersama Politeknik AKA Bogor, hingga Mobile Health Station yang menyediakan 22 jenis layanan pemeriksaan kesehatan.


​Selain itu, terdapat Wellness Corner Area yang menyediakan layanan relaksasi seperti terapi pijat dari Komunitas Pijat Tunanetra dan terapi Terahertz Wave. Untuk kemudahan akses, penyelenggara menyediakan layanan Free Shuttle di berbagai titik strategis seperti Stasiun Rawa Buntu, Citywalk Lippo Cikarang, Living Plaza Jababeka, Resinda Park Mall Karawang, Botani Square Bogor, Pulogadung Trade Centre, hingga Swiss-Belinn Modern Cikande.

Hujan Deras Sebabkan Talud Jalan Desa Giritirto Karanggayam Longsor

 


Majalahceo.com, Kebumen,-Polres Kebumen — Hujan lebat disertai angin yang mengguyur wilayah Kecamatan Karanggayam, Kabupaten Kebumen, memicu longsornya talud jalan desa di Dukuh Lokidang, Desa Giritirto, Selasa, 14 April 2026.


Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengatakan, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut. 


"Kondisi tanah yang labil tidak mampu menahan resapan air, sehingga talud sepanjang kurang lebih 10 meter dengan tinggi 1,5 meter ambrol," ujar AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, Rabu 15 April 2026.


Setelah kejadian itu, Polsek Karanggayam bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kebumen dan pemerintah desa setempat langsung mendatangi lokasi untuk melakukan asesmen.


Petugas yang turun ke lapangan antara lain Kapolsek Karanggayam Iptu Sumaryadi, Kanit Propam Aiptu Puspa Indri, dan Kanit Intelkam Aipda Handoyo, melakukan pendataan dan koordinasi lintas instansi.


Atas kejadian itu, petugas memberikan imbauan kepada warga agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana susulan. Bantuan sembako turut disalurkan kepada pemerintah desa setempat sebagai bentuk kepedulian. 


Hingga kini, kondisi lokasi longsor masih dalam penanganan dan pemantauan pihak terkait. Pemerintah desa bersama instansi terkait direncanakan akan melakukan perbaikan talud guna mencegah kerusakan lebih lanjut, terutama jika curah hujan tinggi kembali terjadi.


(Humas Polres Kebumen)

Kejahatan C3 Selama Operasi Ketupat Lodaya 2026 Turun Drastis, Kapolda Jabar : Hasil Kerja Keras Kepolisian


Majalahceo.com, Bandung,-Operasi Ketupat Lodaya 2026 yang digelar sebagai operasi kemanusiaan untuk pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran di wilayah Jawa Barat menunjukkan hasil positif. Selain berhasil menekan angka kecelakaan lalu lintas, kepolisian juga mencatat penurunan signifikan pada angka kejahatan C3 (Curat, Curas, dan Curanmor).

‎Kapolda Jawa Barat, Rudi Setiawan, mengatakan sejak awal operasi pihaknya tidak hanya fokus pada kelancaran arus lalu lintas, tetapi juga memastikan masyarakat merasa aman dari ancaman kriminalitas selama momentum mudik Lebaran.

‎Menurutnya, Operasi Ketupat Lodaya 2026 merupakan operasi kemanusiaan yang memiliki dua fokus utama, yakni keselamatan lalu lintas dan keamanan masyarakat dari tindak kejahatan.

‎“Operasi Ketupat Lodaya bukan hanya tentang pengamanan arus mudik dan arus balik. Kami juga menaruh perhatian besar pada upaya menekan kejahatan yang meresahkan masyarakat, khususnya C3 yaitu curat, curas dan curanmor,” kata Irjen Rudi dalam keterangannya, Rabu (15/4/2026)

‎Berdasarkan data yang dihimpun dari Biro Operasi Polda Jawa Barat, jumlah laporan kejahatan C3 selama Operasi Ketupat Lodaya 2026 tercatat 110 kasus. Angka ini menurun cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

‎Pada tahun 2025 tercatat 240 kasus C3, sedangkan pada tahun 2024 terdapat 189 kasus.

‎“Dari data statistik yang kami evaluasi, terjadi penurunan yang cukup signifikan dibandingkan dua tahun sebelumnya. Ini merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran kepolisian di wilayah Jawa Barat,” ujarnya.

‎Secara rinci, pada tahun 2024 terdapat

‎Curas: 18 kasus,  terungkap 6 kasus

Curat: 138 kasus, terungkap 50 kasus, 

‎Curanmor: 33 kasus serta  terungkap 7 kasus

‎Sementara pada tahun 2025 tercatat

‎Curas: 22 kasus, terungkap 5 kasus

‎Curat: 169 kasus, terungkap 53 kasus serta ‎Curanmor: 49 kasus, terungkap 14 kasus

‎Sedangkan pada Operasi Ketupat Lodaya 2026 angka tersebut menurun menjadi Curas: 7 kasus, terungkap 11 kasus, Curat: 81 kasus, terungkap 50 kasus serta Curanmor 22 kasus, terungkap 46 kasus

‎Selain penurunan angka laporan, polisi juga mencatat peningkatan signifikan dalam pengungkapan kasus.

Irjen ‎Rudi mengatakan peningkatan pengungkapan tersebut merupakan hasil dari strategi penguatan patroli serta koordinasi intensif antar satuan reserse kriminal di seluruh wilayah Jawa Barat.

‎“Yang tidak kalah penting adalah peningkatan pengungkapan kasus. Ini menunjukkan respons cepat jajaran reskrim terhadap setiap laporan masyarakat,” ujarnya.

‎Sementara itu, Kabid Humas Polda Jawa Barat Hendra Rochmawan mengatakan selain penegakan hukum, kepolisian juga menjalankan berbagai program yang menyentuh langsung masyarakat.

‎Salah satunya adalah program “Hilang–Temu” kendaraan, yang ditujukan untuk membantu masyarakat yang menjadi korban pencurian kendaraan bermotor agar dapat kembali memperoleh kendaraannya setelah berhasil ditemukan oleh polisi.

‎“Sebelumnya Polda Jabar bersama Polres jajaran telah menjalankan program Hilang–Temu kendaraan. Program ini diberikan kepada masyarakat yang menjadi korban curanmor dan kendaraannya berhasil ditemukan oleh polisi,” kata Kombes Hendra.

‎Menurutnya, program tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat.

‎“Respons masyarakat sangat baik karena mereka bisa kembali menerima kendaraan yang sempat hilang. Program ini juga menjadi bentuk komitmen kami dalam membantu korban kejahatan,” ujarnya.

‎Ia menambahkan program tersebut akan terus dilanjutkan oleh Polda Jawa Barat bersama jajaran Polres di seluruh wilayah hukum.

‎“Program Hilang–Temu ini akan terus berlanjut sebagai bagian dari pelayanan kepolisian kepada masyarakat,” pungkasnya.


#Bid Humas Polda Jabar

Talitha Ceisarina, Sosok di Balik Kebangkitan Kangen Band dan Perjalanan Karier Penuh Inspirasi

 

JAKARTA – Nama Talitha Ceisarina mungkin lebih dikenal sebagai istri dari Tama Wijaya, gitaris grup musik Kangen Band. Namun di balik itu, Talitha memiliki perjalanan panjang dan penuh warna di industri hiburan Tanah Air. Sosoknya bukan hanya pendamping, tetapi juga perempuan tangguh yang ikut berperan besar dalam kebangkitan band yang sempat vakum tersebut. 


Karier Talitha di dunia musik bukan hal baru. Jauh sebelum dikenal publik luas, ia pernah aktif sebagai penyanyi top 40 yang tampil dari kafe ke kafe hingga klub malam. Dunia panggung dan gemerlap hiburan sudah menjadi bagian dari hidupnya sejak muda. Namun, di tengah peluang besar yang terbuka, Talitha justru memilih jalan berbeda. Ia memutuskan berhenti dari panggung malam, berhijrah, mengenakan hijab, dan melanjutkan karier di balik layar industri musik.


“Tidak mudah meninggalkan dunia yang sudah lama saya jalani. Tapi saya percaya, setiap langkah baik pasti akan dibukakan jalan yang lebih indah.” 


Langkah itu membawanya bergabung di Label Proaktif sebagai sekretaris direksi. Di sana, Talitha tidak hanya mengurus pekerjaan administratif, tetapi juga terlibat dalam pengelolaan artis nasional, kegiatan off air, hingga berbagai dinamika dunia hiburan selama kurang lebih empat tahun. Pengalaman itulah yang menempa kemampuannya dalam manajemen artis dan industri musik. 


Tahun 2022 menjadi salah satu babak penting dalam perjalanan karier Talitha. Saat itu, Kangen Band kembali bangkit lewat lagu Cinta Sampai Mati yang sukses besar di pasaran. Lagu tersebut bahkan membawa nama band asal Lampung itu trending di lima negara Asia dan menduduki posisi teratas YouTube selama beberapa minggu. Di balik kesuksesan itu, Talitha disebut sebagai salah satu motor penggerak yang mendorong semangat para personel untuk kembali berkarya.


“Rasa puas saya bukan soal popularitas, tapi melihat teman-teman bisa kembali berdiri, berkarya, dan dicintai masyarakat.” 


Dedikasinya pun tidak main-main. Talitha mengaku pernah menyetir sendiri dari Jakarta ke Lampung demi menemui para personel dan mengumpulkan tanda tangan agar mereka kembali bernaung di label musik Jakarta. Dalam situasi pandemi COVID-19 saat banyak akses jalan masih dibatasi, ia bahkan menetap selama sebulan di Lampung demi membangun kembali kepercayaan dan semangat personel band tersebut.


“Saat itu yang saya pikirkan hanya satu, bagaimana mereka bisa bersatu lagi. Kalau niat kita tulus, pasti ada jalan.” 


Usaha keras itu membuahkan hasil. Kangen Band kembali terbang tinggi, tampil di ratusan panggung musik, festival besar, hingga konser internasional. Talitha pun dianggap sebagai “wonder woman” yang setia menjaga dan mendampingi para personel. Bersama mereka, band tersebut sukses menggelar konser di Kuala Lumpur hingga Singapura, sekaligus melepas rindu para penggemar yang telah lama menanti. 


Tak hanya soal karier, perjalanan hidup Talitha juga sarat nilai spiritual. Setelah mantap berhijrah, ia tetap menyalurkan bakat menyanyinya di acara pernikahan dan kegiatan internal dengan penampilan yang lebih tertutup. Bahkan, ia pernah meraih juara pertama dalam ajang mengenang sembilan tahun wafatnya Chrisye. 


Talitha juga memiliki pengalaman religius yang berkesan. Ia menjalani umrah pertamanya tanpa biaya, sebagai hadiah dari sosok yang berpengaruh dalam perjalanan kariernya. Umrah kedua dilakoninya bersama sang suami, Tama Wijaya. Baginya, setiap perjalanan hidup adalah bentuk ikhtiar yang akan menemukan waktunya sendiri.


“Yakinlah, tidak ada perjuangan yang sia-sia. Semua akan indah pada waktu yang tepat.” 


Melalui kisah hidupnya, Talitha Ceisarina menunjukkan bahwa kesuksesan bukan hanya soal berada di depan panggung, tetapi juga tentang perjuangan, kesabaran, dan keyakinan saat bekerja di balik layar.


Sosoknya menjadi bukti bahwa perempuan bisa menjadi pilar penting dalam kebangkitan sebuah nama besar di industri musik Indonesia.

" Polantas Menyapa" Hadirkan Pelayanan Humanis di Samsat Cimahi

 


Majalahceo.com, Cimahi,-Personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Cimahi menggelar kegiatan humanis bertajuk ‘Polantas Menyapa’, membawa senyum, keramahan, dan bantuan praktis kepada masyarakat.


Hal tersebut sebagai wujud pelaksanaaan amanat menurut undang-undang nomor 22 tahun 2009 tentang lalu-lintas dan angkutan jalan, mengemban peran untuk menjawab kebutuhan masyarakat, mulai dari aspek keamanan, keselamatan, hukum administrasi, informasi hingga kemanusiaan.


“Program ‘Polantas Menyapa’ ini adalah bentuk setrategi nyata untuk menempatkan masyarakat sebagai prioritas utama, untuk membentuk masyarakat yang patuh akan tertib membayar pajak, ber lalulintas, juga untuk mencegah pelanggaran, dan kecelakaan lalulintas,”


Program ini dirancang sebagai wujud komitmen Polri untuk tidak hanya menegakkan aturan, tetapi juga melayani dan mengayomi dengan hati.


“KERJA KERAS, KERJA CERDAS, KERJA IKHLAS”


__________


#polrescimahi

#polrescimahireborn

#Polripresisi

Polri

Poldajabar

PolriUntukMasyarakat

KerjaKerasKerjaCerdasKerjaIkhlas

Selasa, 14 April 2026

POLSEK CIKALONG WETAN LAKSANAKAN MONITORING PENGAMBILAN SAMPEL LAIK HIGIENE SANITASI (SLHS) DAPUR MBG CIKALONG 4


Majalahceo.com,Cikalong Wetan – Dalam rangka memastikan keamanan dan kelayakan konsumsi makanan bagi masyarakat, khususnya penerima manfaat KPM, Polsek Cikalong Wetan melalui Bhabinkamtibmas Desa Cikalong melaksanakan kegiatan monitoring pengambilan sampel Laik Higiene Sanitasi (SLHS) di Dapur MBG Cikalong 4 yang berlokasi di Kampung Pangkalan RT 03 RW 11, Desa Cikalong, Kecamatan Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat, pada Selasa (14/04/2026) mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai.


Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Tim Puskesmas Rende yang dipimpin oleh dr. Dono, dengan melibatkan berbagai unsur terkait, di antaranya Kepala Dusun III Desa Cikalong, Bhabinkamtibmas Desa Cikalong Aipda Usep Nurjaman, S.H., Babinsa Desa Cikalong Serma Teguh WR, Kepala SPPG Cikalong 4 Bapak Eri, serta Aslap MBG Cikalong 4 Saudari Vidia.


Dalam kegiatan tersebut, dilakukan verifikasi keamanan pangan sebagai salah satu tahapan wajib sebelum diterbitkannya Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Proses ini meliputi pengambilan dan pengujian sampel makanan matang seperti nasi, lauk, dan sayur, sampel air bersih dan air minum yang digunakan dalam kegiatan dapur, serta swab (usap) pada peralatan makan dan memasak.


Pengujian ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh makanan yang diproduksi terbebas dari kontaminasi bakteri berbahaya, seperti Escherichia coli, sehingga aman untuk dikonsumsi oleh masyarakat.



Kapolsek Cikalong Wetan, AKP Deden Indrajaya, S.H., M.M., dalam keterangannya menyampaikan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah serta upaya preventif dalam menjaga kesehatan masyarakat.


“Kami dari Polsek Cikalong Wetan berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan dan pendampingan terhadap kegiatan yang berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya dalam hal keamanan pangan. Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa makanan yang disajikan benar-benar higienis, bergizi, dan aman dikonsumsi,” ujar AKP Deden Indrajaya.


Lebih lanjut, beliau juga menekankan pentingnya kepatuhan terhadap prosedur yang telah ditetapkan oleh instansi terkait.

“Kami mengimbau kepada seluruh pengelola dapur MBG agar senantiasa mengikuti standar operasional yang berlaku, mulai dari proses pengolahan hingga penyajian makanan. Hal ini penting untuk mencegah terjadinya keracunan makanan serta menjaga kualitas kesehatan para penerima manfaat,” tambahnya.


Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Setelah seluruh rangkaian pengambilan sampel selesai, kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah antara seluruh peserta yang hadir.


Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kualitas pelayanan dapur MBG semakin meningkat serta mampu memberikan jaminan keamanan pangan bagi masyarakat secara berkelanjutan.

Danyonif 502/UY Pimpin Sertijab Danki dan Lepas Tiga Prajurit Terbaik


Majalahceo.com,Malang – Komandan Yonif 502/UY, Letkol Inf David Jihandika H.W., S.H., M.Sos., memimpin upacara serah terima jabatan Komandan Kompi (Danki) sekaligus pelepasan tiga prajurit terbaik di Lapangan 51 Yonif 502/UY, Jumat (10/04/2026).


Dalam upacara tersebut, sejumlah jabatan komandan kompi resmi diserahterimakan, yakni Dankipan A kepada Kapten Inf Andhi Baskara Yudha, S.Tr.(Han), Dankipan B kepada Kapten Inf Andre Rachman Fadhilah, S.Tr.(Han), Dankipan C kepada Kapten Inf Andreas Siregar, S.Tr.(Han), Kompi Bantuan kepada Kapten Inf Anil Wansha Surianto, S.Tr.(Han), serta Kompi Markas kepada Kapten Inf Togi Simanjuntak, S.T.Han.


Selain sertijab, kegiatan ini juga menjadi momen pelepasan tiga prajurit terbaik Yonif 502/UY, yaitu Kapten Inf Setyo Murcahyono, Kapten Inf Giri Firnando, S.T.Han, dan Kapten Ckm dr. Anak Agung Gede Putra Saskara yang akan melanjutkan tugas di satuan baru.



Dalam amanatnya, Danyonif 502/UY menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pejabat lama atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan. Ia juga mengucapkan selamat kepada para pejabat baru serta menekankan bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.


“Kepada prajurit yang pindah satuan, terima kasih atas pengabdian yang telah diberikan. Jadikan pengalaman selama berdinas sebagai bekal berharga di tempat tugas yang baru,” ujarnya.


Ia juga mengingatkan seluruh prajurit untuk terus meningkatkan disiplin, loyalitas, dan militansi, serta menjaga kekompakan dan menghindari pelanggaran yang dapat merugikan diri sendiri maupun satuan.

.

#tniprima #tniadprima #Kostrad #Lintasprajurit #penkostrad

‎Polisi Ungkap Kasus Kekerasan Seksual terhadap Anak, Tegaskan Komitmen Perlindungan Korban


Majalahceo.com, Bandung,-Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa ‎Satuan Reserse Kriminal Polres Ciamis berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur yang terjadi di lingkungan pondok pesantren di wilayah Kabupaten Ciamis. Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat yang segera ditindaklanjuti oleh aparat kepolisian dengan langkah cepat dan terukur, Minggu (12/04/2026).

"‎Kasus tersebut terungkap setelah adanya laporan polisi yang diajukan oleh pelapor berinisial S.C. pada 12 April 2026. Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Satreskrim Polres Ciamis langsung melakukan serangkaian penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengamankan seorang pria berinisial U.K. (33), yang diketahui berprofesi sebagai pengajar di lingkungan pondok pesantren." ungkap Kabid Humas, Selasa (14/4/2026)

‎Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tersangka diduga telah melakukan tindak pidana perkosaan dan perbuatan cabul terhadap seorang anak perempuan berinisial A.K.B. (11) sebanyak kurang lebih sepuluh kali. Tidak hanya itu, dari hasil pengembangan kasus, tersangka juga diduga melakukan perbuatan cabul terhadap sedikitnya dua korban anak lainnya di lokasi yang sama.

‎Penangkapan terhadap tersangka dilakukan pada Minggu sore sekitar pukul 17.30 WIB oleh tim Unit PPA Satreskrim Polres Ciamis dengan dukungan Unit Reskrim Polsek Cikoneng. Setelah diamankan, tersangka langsung dibawa ke Mapolres Ciamis guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Dalam proses penyidikan, tersangka mengakui perbuatannya dan polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa pakaian milik korban, serta didukung dengan alat bukti lain seperti keterangan saksi dan hasil visum.

‎Kapolres Ciamis AKBP H. Hidayatullah, S.H., S.I.K., menyampaikan bahwa pengungkapan kasus ini merupakan bentuk keseriusan kepolisian dalam menangani tindak kekerasan terhadap anak. Penanganan perkara dilakukan secara profesional dengan mengedepankan perlindungan terhadap korban serta memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

‎Di sisi lain, masyarakat memberikan tanggapan positif terhadap langkah cepat yang dilakukan oleh Polres Ciamis dalam mengungkap kasus tersebut. Warga menilai kehadiran dan respons sigap aparat kepolisian mampu memberikan rasa aman serta menjadi bukti nyata bahwa setiap bentuk kejahatan, khususnya yang menyasar anak-anak, akan ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku.

‎Dengan pengungkapan kasus ini, diharapkan dapat memberikan efek jera kepada pelaku kejahatan serta meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih peduli dan berani melaporkan setiap bentuk kekerasan terhadap anak. Hingga saat ini, proses penyidikan masih terus berjalan dan situasi di wilayah hukum Polres Ciamis tetap dalam keadaan aman dan kondusif.



#Bid Humas Polda Jabar

‎Polisi Ungkap Tindak Pidana Pencurian dengan Pemberatan Mesin Traktor, Dua Tersangka Diamankan


Majalahceo.com, Bandung,-Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa  Jajaran Polres Ciamis berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan berupa mesin traktor yang meresahkan warga di wilayah Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis. Dua orang pelaku berhasil diamankan dalam operasi gabungan pada Jumat, 3 April 2026.

‎Pengungkapan kasus ini dilakukan oleh Tim Gabungan Resmob Ditreskrimum Polda Jawa Barat bersama Resmob Satreskrim Polres Ciamis dan Unit Reskrim Polsek Banjarsari. Penangkapan dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Ciamis di wilayah Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, saat kedua pelaku berada di sebuah warung.

Kedua tersangka yang diamankan masing-masing berinisial JS (54), warga Kabupaten Bandung, dan SH (28), warga Kabupaten Bogor.


‎Dari hasil interogasi, keduanya mengakui telah melakukan pencurian mesin traktor di dua lokasi berbeda di Desa Kawasen, Kecamatan Banjarsari, pada Selasa dini hari, 3 Maret 2026 sekitar pukul 01.30 WIB.

"‎Dalam pengungkapan tersebut, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya empat unit mesin traktor berbagai tipe, satu unit mobil Toyota Avanza yang digunakan sebagai sarana kejahatan, serta berbagai peralatan seperti kunci, gergaji besi, dan tali yang diduga digunakan untuk melakukan aksi pencurian." ujar Kombes Hendra, Selasa (14/4/2026)

‎Saat proses pengembangan, salah satu tersangka sempat mencoba melarikan diri sehingga petugas melakukan tindakan tegas terukur untuk mengamankan situasi.

‎Kasus ini merupakan tindak lanjut dari dua laporan polisi yang dilayangkan warga setempat pada awal Maret 2026. Diketahui, salah satu pelaku merupakan residivis dalam kasus serupa.

‎Saat ini, kedua tersangka telah diamankan di Polres Ciamis untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Polisi juga masih melakukan pengembangan guna mengungkap kemungkinan adanya lokasi kejadian lain di wilayah hukum Ciamis maupun daerah lainnya.

‎Polres Ciamis menegaskan komitmennya untuk terus menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, serta menindak tegas setiap bentuk tindak kriminalitas yang merugikan masyarakat.


#Bid Humas Polda Jabar

‎Polisi Gencar Berantas Pengedar Obat-Obatan Terlarang


Majalahceo.com, Bandung,-Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Upaya pemberantasan peredaran obat- obatan terlarang terus digencarkan oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Majalengka. Kali ini, Kepala Satuan Narkoba (Kasat Narkoba) AKP Sigit Purnomo, S.H turun langsung ke lapangan memimpin operasi penindakan terhadap para pelaku yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran obat terlarang di wilayah Hukum Polres Majalengka.

‎Dalam operasi yang dilakukan pada hari Senin (13/04/2026), Pukul 15.10 tersebut, petugas menyasar sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi transaksi, tepatnya di Desa Karayunan, Kecamatan Cigasong, Kabupaten Majalengka.

"‎Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat yang resah dengan maraknya peredaran obat-obatan ilegal, khususnya di kalangan remaja." ujar Kombes Hendra, Selasa (14/4/2026)

‎Kasat Narkoba menyampaikan bahwa kehadirannya langsung di lapangan bertujuan memastikan operasi berjalan maksimal sekaligus memberikan efek kejut bagi para pelaku. “Kami tidak akan memberi ruang bagi pengedar obat-obatan terlarang di Majalengka. Ini komitmen kami dalam melindungi generasi muda dari bahaya penyalahgunaan obat,” tegasnya.

‎Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan beberapa orang yang diduga sebagai pengedar, beserta barang bukti berupa obat keras tanpa izin edar. Para pelaku langsung dibawa ke Mapolres Majalengka untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

‎Selain penindakan, pihak kepolisian juga terus melakukan upaya preventif melalui sosialisasi ke sekolah-sekolah dan masyarakat mengenai bahaya penyalahgunaan obat-obatan terlarang, Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan terkait peredaran narkoba dan obat ilegal.

‎Dengan langkah tegas ini, diharapkan peredaran obat-obatan terlarang di wilayah Majalengka dapat ditekan, serta menciptakan lingkungan yang lebih aman dan sehat bagi Masyarakat, saat ini Satres Narkoba Polres Majalengka melakukan Pendalaman dan Pengembangan lebih lanjut atas Kasus tersebut.


#Bid Humas Polda Jabar

‎Sigap ! Tim SAR Sat Brimob Polda Jabar Turun Tangan Bantu Warga Terdampak Banjir di Rancaekek


Majalahceo.com, Bandung,-Kehadiran personel Sat  Brimob Polda Jabar kembali dirasakan oleh masyarakat. 1 Satuan Setingkat Regu (SSR) Tim SAR Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Jabar  bergerak cepat dalam memberikan bantuan kepada warga terdampak bencana banjir di Desa Sukamanah, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Selasa (14/4/2026)

‎Kegiatan diawali pada pukul 08.57 WIB, saat anggota Tim SAR  melaksanakan apel pengecekan personel sebagai bentuk kesiapan sebelum bertugas. Usai apel, tim langsung bergerak menuju lokasi terdampak.

‎Pada pukul 09.24 WIB, Tim SAR tiba di Polsek Rancaekek untuk melaksanakan koordinasi dengan anggota setempat guna menyamakan langkah dan strategi penanganan di lapangan. Setelah itu, tim segera melanjutkan perjalanan menuju lokasi banjir.

‎Memasuki pukul 10.21 WIB, Tim SAR bersama anggota Bhabinkamtibmas Polsek Rancaekek tiba di lokasi bencana. Setibanya di Desa Sukamanah, personel langsung berkoordinasi dengan Kepala Desa setempat guna memastikan kebutuhan warga serta menentukan prioritas bantuan.

‎Selanjutnya pada pukul 11.13 WIB, Tim SAR Batalyon A Pelopor bersama anggota Polsek Rancaekek secara langsung memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak banjir. Bantuan tersebut disalurkan dengan penuh kepedulian dan semangat kemanusiaan, sekaligus memberikan rasa aman serta dukungan moril bagi warga yang terdampak.

‎Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, pada pukul 16.45 WIB, Tim SAR kembali ke kesatuan dan melaksanakan apel konsolidasi sebagai bentuk evaluasi serta pertanggungjawaban pelaksanaan tugas di lapangan.

‎Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Jabar, Brigjen Pol. Donyar Kusumadji, S.I.K., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personel yang telah melaksanakan tugas dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab.

‎“Saya mengapresiasi kinerja seluruh anggota Tim SAR Batalyon A Pelopor yang telah menunjukkan respon cepat, profesional, dan humanis dalam membantu masyarakat terdampak banjir di wilayah Rancaekek. Kehadiran Brimob harus selalu menjadi solusi di tengah kesulitan masyarakat. Terus jaga semangat pengabdian dan utamakan keselamatan dalam setiap pelaksanaan tugas,” tegas Brigjen Pol. Donyar Kusumadji, S.I.K.

‎Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa Brimob tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam misi kemanusiaan, selalu siap membantu masyarakat kapan pun dan di mana pun dibutuhkan.


#Bid Humas Polda Jabar

‎POLISI TINDAK LANJUTI POSTINGAN YANG VIRAL TERKAIT DUGAAN TINDAK PIDANA SECARA BERSAMA-SAMA DI MUKA UMUM DI WILAYAH SAWALA KADIPATEN


Majalahceo.com, Bandung,-Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Satuan Reserse Polres Majalengka telah menindaklanjuti laporan dugaan tindak pidana yang dilakukan secara bersama-sama di muka umum (Pengeroyokan) yang terjadi pada hari Kamis, 28 Desember 2023, bertempat di Desa/Kawasan Sawala, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Majalengka.


Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M.  Melalui Kasat Reskrim Polres Majalengka AKP Udiyanto, S,H., M.H. Telah Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas Sat Reskrim Polres Majalengka segera melakukan serangkaian tindakan penyelidikan dan penyidikan guna mengungkap peristiwa yang terjadi serta mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat dalam kejadian tersebut.


Asal mula kejadian Sdr IVAN AFRIANDI (pelapor) bersama kedua rekannya yaitu Sdr ENDI dan Sdr UJANG DARWIN, ke sebuah toko /warung milik Sdr MELKI NABABAN yang berada di Blok Sawala awalnya Sdr ENDI menanyakan prihal "apakah benar toko/warung milik Sdr MELKI NABABAN tersebut menjual minuman keras akan tetapi didalam warung tersebut ada laki-laki yang tidak mengenakan baju dirinya malah membentak hingga kami bertiga termasuk Sdr IVAN AFRIANDI terpancing emosi dengan nada suara yang membentak orang tersebut. 


selanjutnya orang yang tidak memakai baju tersebut hendak memukul ke arah Sdr IVAN AFRIANDI tetapi tidak kena selanjutnya dilerai oleh Sdr UJANG DARWIN kemudian atas kejadi tadi di warung tersebut sdr ENDI menyuruh agar Sdr. UJANG DARWIN dan Sdr IVAN AFRIANDI menuju ke Polsek terdekat yaitu Polsek Kadipaten. Sdr ENDI jalan kaki dan Sdr IVAN AFRIANDI dan UJANG DARWIN menggunakan sepeda motor malah menuju ke arah Bandung (arah barat), namun saat perjalan Sdr IVAN AFRIANDI dan Sdr UJANG DARWIN dikejar oleh laki-laki yang tidak memakai baju saat diwarung, selanjutnya disusul rekannya bahkan ada yang memaki baju warna hijau berupaya melalemparkan botol kearah Sdr IVAN AFRIANDI namun tidak mengenainya.


Ketika di depan SMP 1 N Kadipaten Sdr. IVAN AFRIANDI berhasil dikejar oleh laki-laki diwarung tadi kemudian dipukul oleh sekitar 3 (tiga) orang kearah wajah dan kepala bagian belakang, selanjutnya dilerai, kemudian para pelaku meninggalkan Sdr IVAN AFRIANDI kemudian datang Sdr ENDI menolong Sdr. IVAN AFRIANDI, hingga dibawa ke RSUD Cideres Majalengka, untuk berobat, selanjutnya melaporkan kejadian tersebut kepihak Kepolisian Resor Majalengka.


“Setelah menerima laporan terkait dugaan tindak pidana secara bersama-sama di muka umum terhadap pelapor Sdr. Ivan Apriandi (Korban) Namun berdasarkan penyelidikan serta hasil dari penelitian saki-saksi bahwa perbuatan tersebut hanya dilakukan seorang diri oleh Terlapor yakni Sdr. Rey Nababab (Tersangka), Sat Reskrim Polres Majalengka langsung melakukan langkah-langkah penyelidikan, pemeriksaan saksi-saksi, pengumpulan barang bukti, serta pendalaman terhadap para pihak yang diduga terlibat,” ujarnya.


Tindakan yang telah dilakukan Sat Reskrim Polres Majalengka adalah sebagai berikut :


a. Pada tanggal 08 Januari 2026 telah melakukan pengiriman surat Permintaan Visum Et Rewpertum ke Rumah Sakit Daerah Kabupaten Majalengka


b. Pada tanggal 09 Januari 2024 telah melakukan pengiriman surat undangan terhadap undangan saksi an Sdr. MELKI NABABAN akan tetapi yang bersangkutan belum memenuhi


c. Pada tanggal 16 Januari 2024 telah menerima surat dari Rumah Sakit Umum Daerah Majalengka perihal Visum Et Repertum


d. Pada tanggal 18 Januari 2024 telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi Sdr MELKI NABABAN Anak dari H. NABABAN dan sdr. RONI PURBA Anak dari SIHAR PURBA


e. Pada tanggal 26 Januari 2024, Telah melakukan pengiriman surat undangan terhadap Sdr. REY NABABAN akan tetapi yang bersangkutan tidak hadir


f. Telah melakukan pengumpulan bahan keterangan keberadaan Terlapor di siktar Kec. Kadipten, namun belum juga ditemukan.


g. Telah mengirim Surat Pemberitahuan Perkembanagn Hasil Penyelidikan (SP2HP) sebanyak Tiga kali kepada Sdr. Ivan Afriandi. Pada Tanggal. 06 Januari 2024 pada Tanggal 19 Januari 2026 dan pada Tanggal 14 April 2026.


Adapun perbuatan pelaku disangkakan melanggar Pasal 262 Ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, yaitu mengenai tindak pidana melakukan kekerasan terhadap orang atau barang secara bersama-sama di muka umum. 


Ancaman pidana terhadap perbuatan tersebut adalah pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun.

Kasat Reskrim Polres Majalengka menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen untuk menangani perkara ini secara profesional, transparan, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.


Polres Majalengka mengimbau kepada masyarakat agar tetap menjaga ketertiban umum serta menyerahkan setiap persoalan hukum kepada aparat penegak hukum guna menghindari tindakan yang dapat merugikan semua pihak.


#Bid Humas Polda Jabar

‎Operasi SAR Hari Ke-2: Polisi Temukan Nelayan KM Julita Jaya dalam Kondisi Meninggal Dunia


Majalahceo.com, Bandung,-Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengungkapkan bahwa  ‎Perjuangan tim gabungan dalam operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap nelayan KM Julita Jaya yang dilaporkan hilang di perairan Indramayu akhirnya membuahkan hasil. 

‎Pada pencarian hari kedua, Selasa (14/4/2026), tim berhasil menemukan korban atas nama Tarno Nelayan KM Jelita Jaya dalam kondisi meninggal dunia setelah melakukan penyisiran intensif di perairan Eretan.

‎Operasi SAR ini dimulai sejak pukul 07.30 WIB, di mana tim gabungan yang terdiri dari Satpolairud Polres Indramayu, Ditpolairud Polda Jabar, serta tim Basarnas Kabupaten Cirebon bertolak dari Dermaga Pelabuhan Perikanan Eretan. 

‎Menggunakan Kapal Patroli Polisi VIII-2005 dan dukungan kapal patroli lainnya, petugas menyisir koordinat-koordinat yang diduga menjadi lokasi hilangnya korban berdasarkan laporan masyarakat nelayan Eretan Kulon.

‎Kapolres Indramayu, AKBP Mochamad Fajar Gemilang,  menjelaskan penemuan jenazah berawal dari informasi nelayan setempat yang tengah melaut. Sekitar pukul 08.30 WIB, anggota di lapangan menerima laporan bahwa nakhoda Perahu SRI MILIK, Raswandi, menemukan jenazah yang terlilit jaring saat sedang menarik alat tangkapnya.

‎"Jenazah ditemukan di titik koordinat 06*17.250' LS 108*03.750' BT. Berdasarkan keterangan nelayan di lokasi, jenazah mulai tersangkut pada jaring sekitar pukul 07.20 WIB. Tim SAR gabungan segera bergerak ke titik tersebut untuk melakukan evakuasi dengan bantuan para nelayan lainnya," ujarnya.

‎Setelah proses pengangkatan yang dramatis, jenazah akhirnya berhasil dievakuasi ke atas kapal patroli. Sekitar pukul 09.15 WIB, tim bertolak kembali menuju daratan dan tiba di Dermaga Pelabuhan Perikanan Eretan Kulon pada pukul 10.00 WIB. Jenazah kemudian langsung dibawa menuju rumah duka di Desa Eretan Kulon, Kecamatan Kandanghaur, untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

‎Di sela-sela operasi SAR tersebut, personel Satpolairud juga menyempatkan diri memberikan imbauan langsung kepada para nelayan yang ditemui di laut. 

‎Petugas meminta para nelayan untuk selalu memantau kondisi cuaca dan tidak memaksakan diri melaut saat cuaca buruk guna mencegah terjadinya kecelakaan laut serupa di masa mendatang.

‎"Kami berkoordinasi erat dengan Basarnas dan pengurus KUD Mina Bahari untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan mulai dari penyisiran hingga evakuasi ke rumah duka berjalan aman dan terkendali. Kami turut berbelasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga korban atas musibah ini," pungkasnya.

‎Polisi mengajak masyarakat untuk terus menjadi mitra Polri dalam menjaga keamanan dan menjaga lingkungan.


#Bid Humas Polda Jabar

Strategi dan Transformasi Pengolahan Sampah diPHRI Jawa Barat Kolaborasi dengan Satgas Citarum


Majalahceo.com,Jawa Barat, sebagai salah satu destinasi wisata utama di Indonesia, menghadapi tantangan lingkungan yang semakin kompleks, terutama terkait pengelolaan sampah. Bagi sektor perhotelan dan restoran yang tergabung dalam Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jawa Barat, isu sampah bukan lagi sekadar masalah kebersihan, melainkan indikator profesionalisme dan keberlanjutan bisnis. Mewujudkan "Kemandirian Sampah" di lingkungan PHRI Jabar adalah langkah krusial untuk menjaga daya tarik wisata sekaligus menjaga kelestarian ekologi Tatar Sunda.

Pada hari selasa tanggal 14 April.2026 Dansatgas didampingi Aster Kasdam III/Slw, Dansektor 3,5,8 dan 9 menghadiri kegiatan sosialiasi yang di laksanakan oleh PHRI Jabar. Adapun langkah langkah strategis yang akan di laksanakan antara lain:

​1. Reorientasi Paradigma: Dari "Buang" ke "Kelola"


Kemandirian sampah dimulai dengan perubahan pola pikir dari sistem linear (ambil-pakai-buang) menuju ekonomi sirkular. Selama ini, hotel dan restoran cenderung mengandalkan pihak ketiga atau TPA sari mukti yg over kapasitas untuk menyelesaikan sampah mereka. Namun, dengan semakin terbatasnya kapasitas TPA seperti Sarimukti, PHRI Jabar harus mendorong anggotanya untuk menjadi unit pengolah sampah mandiri di hulu.

​Kemandirian berarti setiap entitas hotel atau restoran memiliki sistem internal yang mampu menyelesaikan urusan sampahnya sendiri hingga 70-80% sebelum sisanya dibuang ke pembuangan akhir.

​2. Strategi Pengelolaan di Hilir dan Hulu

​Untuk mencapai kemandirian, terdapat tiga pilar utama yang harus diterapkan oleh pelaku usaha jasa pariwisata:

​Reduksi Sampah Makanan (Food Waste): Sebagai kontributor sampah terbesar di sektor restoran, manajemen food loss sangat krusial. Ini melibatkan perencanaan menu yang lebih presisi, sistem inventaris yang ketat, serta program donasi makanan layak konsumsi yang berlebih kepada pihak yang membutuhkan.


Pemisahan Sejak dari Kamar dan Dapur: Hotel harus menerapkan sistem pemilahan sampah organik, anorganik, dan B3 secara ketat. Edukasi kepada tamu melalui signage kreatif di area hotel dapat membantu proses ini.

​Pemanfaatan Teknologi Pengolahan:

​Organik: Pemanfaatan biodigester untuk menghasilkan biogas atau budidaya Black Soldier Fly (Maggot) yang dapat mengurai sampah organik dengan cepat dan bernilai ekonomi.

​Anorganik: Menjalin kemitraan dengan Bank Sampah atau industri daur ulang untuk memastikan limbah plastik, kertas, dan kaca kembali ke rantai produksi.

​3. Sinergi dan Kolaborasi Wilayah

​Kemandirian sampah tidak berarti bergerak sendiri secara terisolasi. PHRI Jabar dapat berperan sebagai agregator kolaborasi. Misalnya, hotel-hotel di kawasan tertentu (seperti Bandung Utara atau kawasan Cipanas) dapat membangun fasilitas pengolahan sampah bersama (Integrated Resource Recovery Center).

​Selain itu, sinergi dengan program pemerintah daerah seperti Citarum Harum menjadi sangat relevan. Dengan mengelola limbah domestik dan cair secara mandiri, sektor perhotelan berkontribusi langsung pada penurunan beban pencemaran sungai-sungai di Jawa Barat.

​4. Manfaat Ekonomi dan Citra Merek

​Kemandirian sampah memberikan keuntungan ganda bagi pelaku PHRI:

​Efisiensi Biaya: Mengurangi biaya retribusi pengangkutan sampah dan potensi pemasukan dari penjualan sampah daur ulang atau pupuk organik.

​Green Tourism: Wisatawan modern, terutama pasar internasional, cenderung memilih akomodasi yang menerapkan prinsip ramah lingkungan. Sertifikasi "Green Hotel" akan menjadi daya saing kuat bagi anggota PHRI Jabar di kancah global.

​Acara yang di hadiri oleh 70 orang anggota PHRI dan juga perwakilan dari DLH prov dan kab/kota selesai pada pukul.17.00 dengan keberlanjutan akan di laksanakan sosialisasi ke hotel hotel dan juga lingkungannya.

PAGUYUBAN TIANG JAWI (PTJ) AKAN GELAR SILATURAHMI DAN ARISAN RUTIN BULAN MEI 2026 di RANCAMANYAR KABUPATEN BANDUNG


Majalahceo.com, Cimahi ,— Paguyuban Tiang Jawi (PTJ) kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kebersamaan dan mempererat tali persaudaraan antar anggota melalui kegiatan silaturahmi dan arisan rutin yang dilaksanakan setiap awal bulan.


Kegiatan tersebut dijadwalkan akan berlangsung pada Minggu, 3 Mei 2026, dan akan dihadiri oleh seluruh anggota serta pengurus Paguyuban Tiang Jawi yang tersebar di wilayah Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Cimahi, hingga Kabupaten Bandung Barat.


Informasi ini disampaikan langsung oleh Ketua Umum PTJ, Dyah Wahyu, melalui Humas PTJ, Edi Oyo Sunardi, dalam grup WhatsApp keluarga besar Paguyuban Tiang Jawi. Dalam penyampaiannya, Edi Oyo Sunardi mengajak seluruh anggota untuk dapat meluangkan waktu dan menghadiri kegiatan tersebut, mengingat pemberitahuan telah disampaikan jauh hari sebelumnya.


“Diharapkan seluruh anggota dan pengurus dapat hadir untuk bersama-sama mempererat tali silaturahmi. Kegiatan ini bukan hanya sekadar arisan rutin, tetapi juga menjadi momen temu kangen antar sesama anggota,” ujarnya.


Untuk pelaksanaan bulan Mei ini, kegiatan akan bertempat di kediaman Bapak Susilo, yang dikenal sebagai pengusaha ayam penyet, beralamat di Rancamanyar Indah Blok D No. 79, Kabupaten Bandung.


Kegiatan silaturahmi dan arisan rutin ini memiliki peran penting sebagai wadah komunikasi, kebersamaan, serta memperkuat rasa kekeluargaan di antara anggota Paguyuban Tiang Jawi. Selain itu, acara ini juga menjadi ajang berbagi informasi, pengalaman, serta mempererat hubungan sosial antar anggota yang berasal dari berbagai wilayah.


Dengan adanya kegiatan rutin ini, diharapkan Paguyuban Tiang Jawi dapat terus menjaga solidaritas, memperkuat persatuan, serta menjadi komunitas yang harmonis dan bermanfaat bagi seluruh anggotanya.

KESEHATAN

NASIONAL

HUKUM

POLITIK

BISNIS

© Copyright 2019 MAJALAH CEO | All Right Reserved