-->

NASIONAL

INGIN CARI PROPERTY,DI ZAINT PROJECT AJA

TNI-POLRI

SOSIAL

HUKUM

ORGANISASI

Selasa, 02 Juni 2026

Dansektor 2 Hadiri Paparan Capaian Triwulan, Satgas Citarum Harum Dalam Memperkuat Sinergi Penanganan Sampah dan Limbah di DAS Citarum

 


Majalahceo.com | Bandung – Satuan Tugas (Satgas) Citarum Harum kembali melaksanakan kegiatan pemaparan laporan triwulan sebagai bentuk evaluasi dan pertanggungjawaban pelaksanaan program penataan serta pemulihan Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum. Kegiatan tersebut berlangsung dengan dihadiri berbagai unsur pemerintah pusat, daerah, serta pemangku kepentingan yang terlibat dalam program Citarum Harum.


Dansektor 2 Citarum Harum, Kolonel Infanteri Dwi Kristiyanto, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari mekanisme pelaporan rutin yang dilakukan Satgas Citarum Harum guna mengevaluasi capaian, kendala, dan langkah strategis yang akan dilakukan pada periode berikutnya.


Hadir secara langsung dalam kegiatan tersebut Dansatgas Citarum Harum Kolonel Infanteri Yanto Kusno Hendarto, perwakilan Aster Kasdam III/Siliwangi, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, unsur Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jawa Barat, perwakilan DLH kabupaten/kota, para bupati dan wali kota, serta para camat yang wilayahnya berada di sepanjang aliran Sungai Citarum.



Dalam paparannya, Dansatgas Citarum Harum Kolonel Infanteri Yanto Kusno Hendarto menyampaikan berbagai kegiatan dan capaian yang telah dilaksanakan oleh seluruh sektor Satgas Citarum Harum.


 Program yang dijalankan tidak hanya berfokus pada pembersihan sungai, tetapi juga mencakup upaya pencegahan pencemaran dan perubahan perilaku masyarakat dalam pengelolaan lingkungan.

Menurutnya, berbagai langkah telah dilakukan secara berkelanjutan, mulai dari sosialisasi dan edukasi mengenai pengelolaan sampah kepada masyarakat, pengawasan terhadap limbah industri, penanganan sampah domestik, hingga penertiban dan pembersihan tempat pembuangan sampah (TPS) liar yang masih ditemukan di sejumlah wilayah.


Selain itu, Satgas Citarum Harum juga terus mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Edukasi mengenai pentingnya pengelolaan sampah dari sumbernya terus dilakukan melalui berbagai kegiatan pembinaan dan sosialisasi di tingkat desa, kelurahan, hingga komunitas masyarakat.


“Permasalahan sampah dan limbah tidak dapat diselesaikan hanya oleh pemerintah atau Satgas semata. Diperlukan kesadaran dan partisipasi seluruh elemen masyarakat untuk mengelola sampah dengan baik sejak dari rumah tangga sehingga tidak berakhir mencemari sungai dan lingkungan,” ungkap Dansatgas dalam paparannya.


Pada kesempatan tersebut juga disampaikan hasil-hasil kegiatan lapangan yang telah dilaksanakan oleh sektor-sektor Satgas Citarum Harum, meliputi pembersihan sampah di bantaran dan badan sungai, pengawasan terhadap aktivitas industri yang berpotensi menimbulkan pencemaran, penataan lingkungan, penghijauan, serta pendampingan kepada masyarakat dalam pengelolaan sampah dan limbah.


Kegiatan evaluasi triwulan ini menjadi sarana untuk memperkuat koordinasi dan sinergi antarinstansi dalam mendukung keberhasilan Program Citarum Harum. Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama pemerintah kabupaten/kota yang wilayahnya berada di DAS Citarum diharapkan dapat terus meningkatkan kolaborasi dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan dan meningkatkan kualitas air Sungai Citarum.


Wilayah yang menjadi perhatian utama dalam program ini meliputi kawasan Bandung Raya, yakni Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, dan Kabupaten Sumedang. Daerah-daerah tersebut memiliki peran penting dalam mendukung keberhasilan program pemulihan DAS Citarum karena berada di sepanjang aliran sungai yang menjadi sumber kehidupan bagi jutaan masyarakat Jawa Barat.


Melalui kegiatan evaluasi dan pelaporan triwulan ini, Satgas Citarum Harum menegaskan komitmennya untuk terus bekerja bersama seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan Sungai Citarum yang bersih, sehat, dan berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat serta kelestarian lingkungan bagi generasi mendatang.***

Satgas Citarum Harum Paparkan Laporan Triwulan, Perkuat Sinergi Penanganan Sampah dan Pemulihan DAS Citarum


Majalahceo.com
| Bandung
– Satuan Tugas (Satgas) Citarum Harum kembali melaksanakan kegiatan pemaparan laporan triwulan sebagai bentuk evaluasi, pengendalian, dan pertanggungjawaban pelaksanaan Program Citarum Harum dalam upaya penataan serta pemulihan Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum. Kegiatan tersebut berlangsung di Bandung dan dihadiri oleh unsur pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, serta berbagai pemangku kepentingan yang terlibat dalam pelaksanaan program pemulihan Sungai Citarum.


Kegiatan evaluasi triwulan ini menjadi momentum penting untuk meninjau capaian program, mengidentifikasi berbagai kendala yang masih dihadapi di lapangan, sekaligus merumuskan langkah-langkah strategis yang akan dilaksanakan pada periode berikutnya guna mempercepat terwujudnya Sungai Citarum yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.


Dansatgas Citarum Harum, Kolonel Infanteri Yanto Kusno Hendarto, SH., dalam paparannya menyampaikan bahwa evaluasi dan pelaporan secara berkala merupakan bagian dari mekanisme pengawasan dan pengendalian program yang bertujuan memastikan seluruh sektor Satgas bekerja secara optimal dan terukur.



Menurutnya, Program Citarum Harum tidak hanya berfokus pada kegiatan pembersihan sampah di sungai, tetapi juga menyentuh aspek yang lebih luas, yaitu pencegahan pencemaran, pengelolaan lingkungan hidup, pengawasan limbah, serta perubahan perilaku masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.


“Berbagai upaya terus kami lakukan secara berkelanjutan mulai dari pembersihan sungai, penanganan sampah domestik, pengawasan limbah industri, penertiban tempat pembuangan sampah liar, hingga edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah dari sumbernya,” ujar Dansatgas.


Dalam laporan yang disampaikan, seluruh sektor Satgas Citarum Harum telah melaksanakan berbagai kegiatan lapangan yang meliputi pembersihan sampah di bantaran maupun badan sungai, penghijauan kawasan kritis, penataan lingkungan, pengawasan terhadap aktivitas industri yang berpotensi menimbulkan pencemaran, serta pendampingan kepada masyarakat dalam pengelolaan sampah dan limbah rumah tangga.


Selain kegiatan fisik di lapangan, Satgas Citarum Harum juga terus mengedepankan pendekatan edukatif melalui sosialisasi dan pembinaan kepada masyarakat. Kegiatan tersebut dilaksanakan mulai dari tingkat desa, kelurahan, sekolah, kelompok masyarakat, hingga komunitas lingkungan guna menumbuhkan kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga kebersihan sungai dan lingkungan sekitar.


Dansatgas menegaskan bahwa persoalan sampah dan limbah merupakan tantangan bersama yang tidak dapat diselesaikan hanya oleh pemerintah maupun Satgas semata. Oleh karena itu, keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat menjadi faktor utama dalam mewujudkan keberhasilan Program Citarum Harum.


“Permasalahan sampah dan limbah tidak dapat diselesaikan hanya oleh pemerintah atau Satgas semata. Diperlukan kesadaran dan partisipasi seluruh elemen masyarakat untuk mengelola sampah dengan baik sejak dari rumah tangga sehingga tidak berakhir mencemari sungai dan lingkungan,” tegasnya.


Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Dr. Drs. Herman Suryatman, M.Si., menyampaikan bahwa Program Citarum Harum merupakan program kolaboratif yang dijalankan secara bersama antara Kodam III/Siliwangi dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebagai bentuk komitmen dalam menangani berbagai permasalahan lingkungan di DAS Citarum.


Menurutnya, Sungai Citarum memiliki peran yang sangat strategis bagi kehidupan masyarakat Jawa Barat. Sungai tersebut dimanfaatkan oleh jutaan masyarakat mulai dari kawasan hulu di Situ Cisanti, Kabupaten Bandung, hingga kawasan hilir di Muara Gembong, Kabupaten Bekasi. Oleh karena itu, keberlanjutan dan kualitas lingkungan Sungai Citarum harus menjadi perhatian bersama.


Namun demikian, berbagai tantangan masih dihadapi, terutama persoalan sampah yang hingga saat ini belum dapat ditangani secara maksimal. Produksi sampah rumah tangga yang terus berlangsung setiap hari menjadi salah satu penyumbang utama pencemaran lingkungan dan sungai.



“Kita sudah berulang kali melakukan pembersihan secara serentak dengan jumlah sampah yang cukup besar. Namun selama sumber permasalahan tidak diselesaikan, sampah akan terus muncul setiap hari. Karena itu diperlukan perubahan perilaku dan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah,” ujarnya.


Sekda Jawa Barat juga menegaskan bahwa pengelolaan sampah pada dasarnya merupakan kewenangan pemerintah kabupaten dan kota, sementara pemerintah provinsi berperan sebagai koordinator dan fasilitator dalam mendukung upaya penanganan di daerah.


Lebih lanjut, ia meminta Satgas Citarum Harum untuk tetap memberikan perhatian khusus terhadap persoalan sampah sebagai salah satu isu utama yang memengaruhi keberhasilan program pemulihan DAS Citarum. Dukungan jajaran TNI mulai dari Kodim, Koramil hingga Babinsa dinilai sangat penting dalam membantu edukasi dan pembinaan masyarakat agar memiliki kesadaran untuk menjaga kebersihan lingkungan.


Menurut Herman Suryatman, dampak persoalan sampah tidak hanya berkaitan dengan lingkungan, tetapi juga dapat memengaruhi aspek kesehatan, sosial, ekonomi bahkan politik apabila tidak ditangani secara serius dan berkelanjutan.


Ia juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah memetakan sumber-sumber sampah ke dalam beberapa klaster, mulai dari klaster rumah tangga, perkantoran pemerintah dan swasta, pasar tradisional, pusat perdagangan, hingga rumah makan dan restoran. Seluruh sektor tersebut diharapkan mampu mengelola sampahnya secara mandiri sehingga tidak menjadi beban lingkungan.


Wilayah yang menjadi perhatian utama dalam Program Citarum Harum meliputi kawasan Bandung Raya yang terdiri atas Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, dan Kabupaten Sumedang. Kawasan tersebut memiliki posisi strategis karena berada di sepanjang aliran DAS Citarum yang menjadi sumber kehidupan bagi jutaan masyarakat Jawa Barat.


Melalui kegiatan evaluasi dan pelaporan triwulan ini, Satgas Citarum Harum menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi lintas sektor, meningkatkan efektivitas program di lapangan, serta mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.


Kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, dunia usaha, akademisi, komunitas, dan masyarakat diharapkan mampu menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan Sungai Citarum yang bersih, sehat, produktif, dan berkelanjutan bagi generasi saat ini maupun generasi mendatang.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dansatgas Citarum Harum Kolonel Infanteri Yanto Kusno Hendarto, perwakilan Aster Kasdam III/Siliwangi, para Dansektor,Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, unsur Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jawa Barat, perwakilan DLH kabupaten/kota, para bupati dan wali kota, para camat, serta para pemangku kepentingan yang wilayah kerjanya berada di sepanjang aliran Sungai Citarum.***

Patroli Malam Cipta Kondisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Cegah Kamtibmas

 

Jakarta Utara - Dalam rangka mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (guantibmas) di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok, jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Priok melaksanakan kegiatan Apel dan Patroli Cipta Kondisi. (2/6/2026) 


Kegiatan tersebut dipimpin oleh IPTU Agus Setiarto, selaku Kaurbinopsnal Satbinmas Polres Pelabuhan Tanjung Priok yang bertugas sebagai Perwira Pengawas (Pawas), dengan melibatkan 17 personel gabungan Polres Pelabuhan Tanjung Priok dan didukung oleh 4 unit kendaraan dinas roda empat (KR4) Polri.


Patroli dilaksanakan secara mobile dan stasioner dengan menyusuri sejumlah titik strategis, antara lain Jalan Katel Uap, PLTU Indonesia Power, Terminal Operasi 1, Dermaga 001, JICT 1, serta Jalan Pelabuhan Nusantara II Pelabuhan Tanjung Priok.


Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan razia stasioner terhadap pengendara roda dua guna mengantisipasi berbagai tindak kriminalitas seperti begal, pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), serta peredaran gelap narkotika. Pemeriksaan dilakukan secara selektif, humanis, dan profesional dengan mengecek kelengkapan surat kendaraan, identitas pengendara, serta barang bawaan.


Selain itu, personel juga memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat agar senantiasa waspada terhadap kejahatan jalanan, mematuhi peraturan lalu lintas, menjaga keselamatan berkendara, serta segera melaporkan setiap potensi gangguan keamanan melalui Layanan Polri 110 yang bebas pulsa dan siaga selama 24 jam.


"Patroli Cipta Kondisi ini merupakan langkah preventif kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah Pelabuhan Tanjung Priok. 


Kehadiran personel di lapangan diharapkan mampu mencegah terjadinya tindak kriminalitas sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat," ujar IPTU Agus Setiarto.


Berdasarkan hasil kegiatan, tidak ditemukan pengendara maupun kendaraan yang terindikasi terlibat tindak pidana, membawa senjata tajam, narkotika, maupun barang berbahaya lainnya. Seluruh kendaraan yang diperiksa diketahui memiliki dokumen yang sah dan tidak ditemukan individu yang mencurigakan.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Aris Wibowo, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan patroli akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di kawasan pelabuhan.


"Melalui patroli rutin dan kegiatan cipta kondisi, kami berkomitmen untuk memastikan wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok tetap aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh masyarakat serta aktivitas kepelabuhanan," tegasnya.


Sumber : Humas MIO Indonesia DKI Jakarta 


Jurnalis : Edo

Satgas Citarum Harum Sektor 2 Sub 7 Cicalengka Intensifkan Pengawasan Limbah Industri, Laksanakan Pengecekan IPAL PT Sam San di Cikancung


Majalahceo.com
| Kabupaten Bandung
– Dalam upaya menjaga kualitas lingkungan dan mendukung keberhasilan Program Citarum Harum, Satgas Citarum Harum Sektor 2 Sub 7 Cicalengka kembali melaksanakan kegiatan pengecekan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di PT Sam San yang berlokasi di Kecamatan Cikancung, Kabupaten Bandung.


Kegiatan pengecekan tersebut merupakan bagian dari pengawasan rutin yang dilakukan Satgas Citarum Harum terhadap sejumlah industri yang berada di wilayah tugasnya. Pengawasan ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap perusahaan mengelola limbah industri sesuai dengan ketentuan, standar baku mutu lingkungan, serta peraturan yang berlaku sehingga tidak menimbulkan pencemaran terhadap sungai maupun lingkungan sekitar.


Dansub 7 Cicalengka Sektor 2 Citarum Harum, Peltu E. Sodikin, menjelaskan bahwa pengelolaan limbah industri yang baik menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan program pemulihan dan pelestarian Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum. Oleh karena itu, pihaknya terus melakukan pembinaan, pengawasan, dan monitoring terhadap perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah Sub 7 Cicalengka.



Menurutnya, kegiatan pengecekan IPAL tidak hanya bertujuan untuk melihat kondisi sarana pengolahan limbah yang dimiliki perusahaan, tetapi juga untuk memastikan bahwa proses pengolahan limbah berjalan secara optimal sebelum dibuang ke lingkungan.


“Hari ini kami dari Sub 7 Sektor 2 Citarum Harum melaksanakan kegiatan pengecekan IPAL milik PT Sam San di Kecamatan Cikancung, Kabupaten Bandung. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pengawasan yang terus kami lakukan guna memastikan limbah industri dikelola dengan baik dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Peltu E. Sodikin.


Ia menegaskan bahwa seluruh pelaku industri memiliki tanggung jawab yang sama dalam menjaga kelestarian lingkungan, khususnya dalam mencegah pencemaran sungai yang dapat berdampak pada kesehatan masyarakat dan ekosistem.


Melalui kegiatan tersebut, Satgas Citarum Harum juga memberikan imbauan kepada pihak perusahaan agar senantiasa menjaga kinerja IPAL dan melakukan pengelolaan limbah secara konsisten sesuai standar yang telah ditetapkan pemerintah. Dengan demikian, kualitas air sungai dapat tetap terjaga dan tidak tercemar oleh limbah industri.


“Kami terus mengimbau kepada seluruh kalangan industri untuk mendukung Program Citarum Harum dengan mengelola limbahnya sesuai baku mutu dan ketentuan yang berlaku. Partisipasi aktif dari dunia industri sangat penting dalam mewujudkan sungai yang bersih, sehat, dan bebas dari pencemaran,” katanya.


Selain melakukan pengecekan sarana IPAL, personel Satgas juga melakukan pemantauan terhadap kondisi lingkungan di sekitar area perusahaan guna memastikan tidak terdapat indikasi pembuangan limbah yang dapat merugikan masyarakat maupun merusak ekosistem.


Peltu E. Sodikin menambahkan bahwa keberhasilan Program Citarum Harum tidak dapat dicapai hanya oleh pemerintah dan aparat di lapangan, melainkan membutuhkan dukungan serta komitmen dari seluruh elemen masyarakat, termasuk sektor industri yang aktivitas operasionalnya berpotensi menghasilkan limbah.


“Kami akan terus mengingatkan dan mengawasi perusahaan-perusahaan yang berada di wilayah kami agar limbah pabrik dikelola dengan baik dan bertanggung jawab. Kepedulian serta komitmen dari para pelaku industri sangat dibutuhkan untuk menjaga kelestarian lingkungan dan memastikan Sungai Citarum tetap terjaga untuk generasi mendatang,” tambahnya.


Program Citarum Harum sendiri merupakan upaya terpadu yang melibatkan berbagai pihak dalam rangka pemulihan kualitas Sungai Citarum. Melalui pengawasan yang berkelanjutan, diharapkan kesadaran dan kepatuhan industri terhadap pengelolaan limbah semakin meningkat sehingga tujuan menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan dapat terwujud.


Dengan dilaksanakannya kegiatan pengecekan IPAL di PT Sam San, Satgas Citarum Harum Sektor 2 Sub 7 Cicalengka berharap sinergi antara pemerintah, aparat, dunia usaha, dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik demi menjaga kebersihan dan kelestarian Sungai Citarum sebagai salah satu sumber kehidupan yang sangat penting bagi masyarakat Jawa Barat.***

49 Siswa SMP Negeri 3 Anggeraja Resmi Tamat

 


MAJALAHCEO - ENREKANG - Sekolah Menengah Pertama Negeri 3 Anggeraja Kecamatan Anggeraja Kabupaten gelar perpisahan dan ramah tamah kelas IX tahun ini,Kotu Bambapuang Selasa 2Juni 2026.


Acara dilaksanakan sangat sederhana diaula SMP Negeri 3 Anggeraja dengan mengusung tema "teruskan Perjuanganmu menghadapi dunia nyata dengan diiringi doa orang tua dan guru".


Acara dihadiri oleh Staf ahli Bupati Enrekang Dadang Sumarna ,Sekcam Anggeraja Muhlis,Pengawas Pembina dari Dinas Pendidikan Nasional Kabupaten Enrekang, Tokoh Masyarakat jajaran guru dan staf SMP Negeri 3 Anggeraja serta para orang tua dan wali murid yang turut memberikan dukungan kepada para siswa.


Kepala SMP Negeri 3 Anggeraja Jismun dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga kepada 49 siswa yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan selama tiga tahun di sekolah ini.


Menurutnya, perjalanan para siswa tidaklah mudah karena harus melewati berbagai tantangan dalam proses belajar. 


Ia pun berharap seluruh siswa terus melanjutkan pendidikan dan mengejar cita-cita ,dan teruskan perjuanganmu demi masa depanmu.

“Penamatan ini bukan akhir, tetapi awal dari perjalanan baru yang lebih menantang. Teruslah belajar, berani bermimpi, dan berbuat baik di manapun kalian berada,” ujar Jismun.


Selain prosesi penamatan, kegiatan juga dimeriahkan dengan berbagai penampilan seni dari siswa, seperti tari tradisional dan musik yang menambah semarak acara.


Suasana haru turut mewarnai momen perpisahan saat para siswa menyampaikan ucapan terima kasih kepada guru dan orang tua atas dukungan selama menempuh pendidikan.


Pihak sekolah berharap kegiatan tersebut dapat menjadi kenangan indah sekaligus motivasi bagi siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi serta membentuk pribadi yang mandiri, berkarakter, dan memiliki keterampilan.


Kepala sekolah juga memberikan apresiasi kepada para orang tua yang selama ini menjadi mitra penting sekolah dalam mendidik dan membina para siswa,pungkasnya.(atta)

AWDI Nilai Pengawasan Proyek Revitalisasi SMP IT Nurul Yaqin Lemah, Bungkamnya Anggota DPRD dan Keberadaan Konsultan Pengawas Dipertanyakan

 


PANDEGLANG – Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia (AWDI) DPC Kabupaten Pandeglang menilai pengawasan terhadap proyek revitalisasi SMP IT Nurul Yaqin Patia senilai Rp2,3 miliar patut dipertanyakan. Penilaian tersebut muncul setelah adanya temuan di lapangan yang diduga menunjukkan lemahnya penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), sementara pihak-pihak yang memiliki keterkaitan dengan proyek tersebut belum memberikan penjelasan kepada publik.

Sorotan tidak hanya mengarah pada pelaksanaan pekerjaan, tetapi juga kepada pihak yang disebut terkait dengan program aspirasi serta konsultan pengawas yang seharusnya menjalankan fungsi pengendalian dan pengawasan pekerjaan di lapangan.


Sekretaris Jenderal AWDI DPC Kabupaten Pandeglang, Jaka Somantri, menegaskan bahwa proyek yang menggunakan anggaran negara hingga miliaran rupiah tidak boleh berjalan tanpa pengawasan yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.


"Jika benar ditemukan pekerja yang tidak menerapkan standar K3 sebagaimana mestinya, maka pertanyaannya sederhana, di mana fungsi pengawasan selama ini? Di mana konsultan pengawas saat pekerjaan berlangsung? Mengapa kondisi seperti ini bisa terjadi?" tegas Jaka.


Menurutnya, konsultan pengawas memiliki tanggung jawab untuk memastikan setiap tahapan pekerjaan berjalan sesuai spesifikasi teknis, ketentuan kontrak, serta aturan keselamatan kerja yang berlaku. Oleh karena itu, jika ditemukan dugaan pelanggaran di lapangan, maka peran pengawasan tidak bisa dilepaskan dari sorotan publik.


Selain itu, AWDI juga menyoroti belum adanya tanggapan dari anggota DPRD Kabupaten Pandeglang yang disebut-sebut memiliki keterkaitan dengan program aspirasi proyek tersebut. Padahal, surat konfirmasi resmi telah dilayangkan guna memperoleh penjelasan dan klarifikasi.


"Kami menghormati hak setiap orang untuk memberikan atau tidak memberikan tanggapan. Namun ketika sebuah proyek yang menggunakan uang rakyat menjadi sorotan publik, maka keterbukaan informasi adalah bagian dari tanggung jawab moral kepada masyarakat," ujar Jaka.


Ia menambahkan, sikap diam dan belum adanya penjelasan dari pihak-pihak terkait justru dapat memunculkan berbagai spekulasi yang tidak sehat di tengah masyarakat. Menurutnya, klarifikasi terbuka merupakan langkah terbaik untuk menjawab berbagai pertanyaan yang berkembang.


"Publik tidak sedang mencari sensasi. Publik hanya ingin mengetahui bagaimana anggaran miliaran rupiah itu diawasi, siapa yang bertanggung jawab terhadap pengawasan, dan bagaimana jika ditemukan ketidaksesuaian dalam pelaksanaannya," katanya.


AWDI menilai bahwa proyek revitalisasi sekolah yang bertujuan meningkatkan kualitas sarana pendidikan seharusnya menjadi contoh tata kelola pembangunan yang transparan, profesional, dan akuntabel. Karena itu, seluruh pihak yang memiliki kewenangan maupun keterkaitan dengan proyek tersebut diharapkan tidak menghindari pertanyaan publik.


"Sampai hari ini masyarakat masih menunggu jawaban. Jangan sampai yang terlihat di lapangan berbeda dengan apa yang seharusnya dilaksanakan berdasarkan aturan. Jika pengawasan berjalan optimal, tentu tidak akan muncul pertanyaan-pertanyaan seperti yang berkembang saat ini," tambah Jaka.


AWDI menegaskan akan terus mengawal perkembangan proyek revitalisasi SMP IT Nurul Yaqin dan mendorong keterbukaan informasi dari seluruh pihak terkait. Organisasi tersebut juga tetap membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi sebagai bentuk komitmen terhadap pemberitaan yang berimbang serta sesuai dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.


Hingga berita ini diterbitkan, upaya konfirmasi kepada pihak-pihak terkait, termasuk anggota DPRD yang disebut terkait program aspirasi, pihak sekolah, pelaksana kegiatan, dan konsultan pengawas, masih terus dilakukan.

Senin, 01 Juni 2026

Nangkringan Sambel Janda – Tempat Nongkrong Favorit untuk Semua Kalangan

 


Majalahceo.com | Karawang,-Sedang mencari tempat makan dengan menu lengkap dan harga terjangkau?

 Nangkringan Sambel Janda hadir untuk menemani hari Anda dari pagi hingga malam!

Kami menyediakan beragam pilihan makanan lezat, antara lain:

*Nasi ayam

*Nasi uduk

*Nasi kucing

*Sate ati

*Ikan asin

*Ayam goreng

Dan berbagai menu lainnya


Lengkapi santapan Anda dengan aneka minuman segar seperti :

*Teh

*Aneka jus

*Pop Ice

*Teh tarik

*Matcha

Dan pilihan minuman lainnya

Nikmati suasana santai untuk sarapan, makan siang, makan malam, atau sekadar nongkrong bersama keluarga dan teman.

📍 Alamat: Jalan KH M. Sodik, RT 02/RW 05, Desa Sukasari, Karawang

🕒 Buka setiap hari dari pagi hingga malam

Nangkringan Sambel Janda – Nikmat, Terjangkau, dan Bikin Ketagihan! Datang dan rasakan sendiri kelezatannya.

Untuk reservasi dan pemesanan hubungi

 hp. ( 0857 - 7330 - 4833 ) / ( 0877 -5797 - 7722 )***

Pelaksanaan Pesta Bona Taon Op Ganda Marimbulu Manik Raja Se-Jabodetabek Dilaksanakan Sukses dan Meriah

 

MAJALAH CEO - Jakarta - Pelaksanaan pesta Bona taon Op Ganda Marimbulu Manik Raja Se-jabodetabek Sukses  dilaksanakan di salah satu aula di Jalan Pemuda  Jakarta Timur  pada Minggu 31 Mei 2026 dihadiri  ratusan orang yang terdiri dari pomparan baik Boru bere. 


Pelaksanaan Bona taon ini sempat tertunda karena ada musibah Covid  19 namun dengan semangat persaudaraan yang sangat kuat dan dorongan dari rasa peduli ingin dan terus memajukan Punguan kami maka atas kehendak Tuhan yang maha kuasa dan partisipasi para anggota pelaksanaan pesta dilaksanakan dengan sukses dan termasuk Pemilihan Ketua Umum dan jajarannya telah dilaksanakan dengan sangat akomodatif, demikian di sampaikan Ketua Pelaksana Martua Manik, SIP.,S.H.


Bahwa sebagai Ketua Umum Pomparan Op Ganda Marimbulu Manik Raja periode 2026 s/d 2028  Bapak  DS. Manik,SE,MM./br Aritonang,SE,MM. Meminta kepada seluruh Pomparan baik Boru bere dan ibebere dimana pun berada harus menjunjung tinggi rasa persaudaraan dan secara khusus kepada semua pengurus terpilih untuk menjalankan Amanah sebaik baiknya dan menjaga soliditas serta menjaga nama besar op GMM yang sudah terjalin selama ini


Disisi lain Ketua Umum mengumumkan bahwa, adanya   penambahan 2 bidang dalam struktur baru yaitu  Bidang Kesehatan yang di ketuai oleh Dr.James,MH./br Hutabarat,SE.dan Bidang Hukum yang di Ketuai Andar Manik,S.E.,S.H,M.H/br Tambunan,S.E.


Ketua Umum juga berpesan dengan bahasa Batak "Gelleng pe sihapor di hutti do Uluna" yang bermakna biarpun kumpulan kecil atau sedikit namun memiliki kehormatan/prinsip yang tidak bisa di pengaruhi pihak lain.(by atm).

‎Kapolda Jabar Ajak Generasi Muda Lawan Intoleransi dan Radikalisme ‎


Majalahceo.com
| Bandung
,-Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat, Irjen Pol.  Rudi Setiawan, mengajak seluruh elemen bangsa, khususnya generasi muda, untuk menjadikan Pancasila sebagai pedoman hidup sekaligus benteng dalam menghadapi berbagai ancaman terhadap persatuan nasional.

‎Dalam keterangannya saat menghadiri kegiatan Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 tingkat Provinsi Jabar, di Lapangan Wirotama Pussenif Bandung, Senin (1/6/2026), Kapolda Jabar menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai kebangsaan agar tidak hanya menjadi simbol, tetapi benar-benar diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.  

‎“Oleh karena itu, saya mengajak seluruh elemen bangsa, terutama generasi muda sebagai penjaga masa depan, untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup,” ujar Irjen Pol Rudi Setiawan.  

‎Ia juga mengingatkan agar setiap kebijakan publik berlandaskan keadilan sosial, menjamin hak-hak masyarakat, serta tidak meninggalkan kelompok yang rentan. Selain itu, Kapolda menegaskan pentingnya memerangi berbagai bentuk intoleransi dan radikalisme yang dapat mengganggu harmoni kehidupan berbangsa.

‎“Kita harus terus melawan segala bentuk intoleransi dan radikalisme yang dapat merusak harmonisasi kebangsaan kita,” tegasnya.  

‎Menurut Kapolda Jabar komitmen terhadap nilai kemanusiaan, persatuan, dan keadilan harus terus diperkuat agar Indonesia tetap menjadi bangsa yang kuat, damai, dan mampu menghadapi berbagai tantangan di masa depan.***


Pancasila Perekat Keberagaman dan Penguat Persatuan Bangsa


Majalahceo.com
| Semarang
– Kepala Kelompok Staf Ahli (Kapok Sahli) Pangdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Abdul Hanis, S.I.P., M.Si., menghadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah, Jalan Pahlawan, Kota Semarang, Senin (1/6/2026). Upacara tersebut tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Tengah Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K. diikuti oleh perwakilan Forkopimda Jawa Tengah, Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, serta perwakilan para siswa. Kehadiran berbagai unsur pimpinan daerah, aparatur negara, hingga generasi muda ini menjadi cerminan nyata dari semangat kebersamaan dalam menjaga nilai-nilai Pancasila sebagai fondasi utama kehidupan berbangsa dan bernegara.


Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”. Tema strategis tersebut menegaskan bahwa Pancasila bukan hanya berperan sebagai pemersatu bagi lebih dari 270 juta rakyat Indonesia yang hidup dalam keberagaman suku, agama, budaya, dan bahasa, melainkan juga bertindak sebagai pedoman utama dalam membangun kehidupan global yang damai, adil, serta harmonis. Di tengah berbagai tantangan dan dinamika global saat ini, nilai-nilai luhur Pancasila dinilai tetap sangat relevan untuk memperkuat persatuan domestik sekaligus berkontribusi aktif dalam menciptakan perdamaian dunia.


Peringatan ini sekaligus menjadi momentum refleksi yang sangat krusial bagi seluruh elemen bangsa untuk terus mengimplementasikan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam setiap sila secara konsisten. Semangat gotong royong, toleransi, penghormatan terhadap segala perbedaan, serta kepedulian sosial yang tinggi harus senantiasa dipelihara agar menjadi pilar kekuatan bersama dalam menghadapi berbagai tantangan dinamika kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.


Sejarah telah membuktikan bahwa Pancasila merupakan perekat utama yang berhasil menyatukan bangsa Indonesia sejak awal kemerdekaan hingga era modern saat ini. Oleh karena itu, upaya menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila ditegaskan bukan hanya menjadi tugas eksklusif pemerintah atau institusi tertentu, melainkan sudah menjadi tanggung jawab kolektif seluruh komponen anak bangsa.


Melalui gelora semangat persatuan dan kebersamaan yang kokoh, seluruh elemen bangsa diharapkan dapat terus melangkah maju guna membangun Indonesia yang kuat, harmonis, serta mampu mengambil peran strategis dalam mewujudkan terciptanya perdamaian dunia yang abadi. (Pendam IV/Diponegoro)***

Kapolda Jabar : Pancasila Perekat Bangsa di Tengah Tantangan Global


Majalahceo.com
| Bandung,-
Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat, Irjen Pol. Rudi Setiawan, menegaskan bahwa Pancasila tetap menjadi fondasi utama dalam menjaga persatuan bangsa di tengah berbagai tantangan global yang semakin kompleks.


Hal tersebut disampaikan Kapolda Jabar saat menghadiri Peringatan  Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 tingkat Provinsi Jawa Barat di Lapangan Wirotama Pusat Kesenian  Infanteri  Jl

Supratman Kota  Bandung, Senin (1/6/2026).


Menurutnya, tema peringatan tahun ini, “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, menegaskan bahwa nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya relevan untuk menjaga keutuhan Indonesia, tetapi juga menjadi kontribusi penting bagi terciptanya perdamaian dunia.  


“Pancasila adalah ‘bintang penuntun’ yang telah membuktikan ketangguhannya. Di tengah dunia yang diwarnai ketidakpastian dan ancaman fragmentasi, Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai contoh nyata bagaimana keberagaman dapat disatukan dalam satu ikatan kebangsaan,” kata Irjen Pol Rudi Setiawan.  


Ia menambahkan, Pancasila juga menjadi “jangkar moral” bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan, mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik global. Dengan berpegang teguh pada nilai-nilai Pancasila, Indonesia diyakini mampu menjaga stabilitas nasional sekaligus memperkuat persatuan di tengah keberagaman.


Kapolda Jabar mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menghidupkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari agar semangat kebangsaan tetap terjaga dan menjadi kekuatan utama bangsa menuju masa depan.***



Peringati Hari Lahir Pancasila, Polda Jabar Teguhkan Komitmen Menjaga Persatuan Bangsa


Majalahceo.com
| Bandung
,-Polda Jawa Barat menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Lapangan Upacara Mapolda Jabar, Senin, 1 Juni 2026.


Upacara tersebut dipimpin oleh Irwasda Polda Jawa Barat Kombes Pol. Benny Subandi, S.I.K., M.Si. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai luhur Pancasila sebagai dasar negara, ideologi bangsa, serta pemersatu seluruh elemen masyarakat Indonesia.


Dalam amanat yang dibacakan pada upacara tersebut, peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2026 mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia.” Tema tersebut menjadi pengingat bahwa Pancasila bukan hanya menjadi pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara, tetapi juga memiliki nilai universal dalam menjaga perdamaian dunia.


Irwasda Polda Jabar Kombes Pol. Benny Subandi menyampaikan bahwa Hari Lahir Pancasila bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan, melainkan momentum refleksi untuk memastikan nilai-nilai Pancasila tetap hidup dalam jiwa setiap insan Indonesia.

“Pancasila adalah bintang penuntun dan jangkar moral bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan, mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik global,” ujar Kombes Pol. Benny Subandi.


Ia juga menegaskan bahwa Pancasila telah membuktikan ketangguhannya dalam menjaga keutuhan bangsa Indonesia yang terdiri dari ribuan pulau, ratusan etnik, serta keberagaman budaya, agama, dan adat istiadat. Menurutnya, keberagaman tersebut dapat tetap bersatu karena adanya ikatan kebangsaan yang kokoh melalui nilai-nilai Pancasila.

 

Selain itu, Irwasda Polda Jabar mengajak seluruh elemen bangsa, khususnya generasi muda, untuk tidak menjadikan Pancasila hanya sebagai teks dalam buku sejarah atau simbol di ruang-ruang formal. Nilai-nilai Pancasila harus terus dihidupkan dalam sikap, kebijakan, serta perilaku sehari-hari.

“Setiap kebijakan publik harus berlandaskan keadilan sosial, menjamin hak-hak masyarakat, serta tidak membiarkan ada rakyat yang merasa ditinggalkan. Kita juga harus terus melawan segala bentuk intoleransi dan radikalisme yang dapat merusak harmonisasi kebangsaan,” ungkapnya.


Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila ini, Polda Jabar meneguhkan komitmen untuk terus menjaga persatuan, memperkuat nilai kebangsaan, serta mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat yang berlandaskan semangat Pancasila.


Upacara berlangsung khidmat dan menjadi pengingat bahwa Pancasila akan senantiasa menjadi dasar dalam menjaga persatuan bangsa, memperkuat rasa keadilan, serta membangun Indonesia yang damai dan bermartabat.***



Semangat Hari Lahir Pancasila 2026: Merawat Kebersamaan dalam Keberagaman untuk Memperkuat Persatuan dan Guyub Rukun


Majalahceo.com
| Cimahi
, 1 Juni 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada tanggal 1 Juni 2026, Ketua Paguyuban Tiang Jawi (PTJ), Dyah Wahyu, mewakili seluruh keluarga besar Paguyuban Tiang Jawi menyampaikan ucapan selamat sekaligus mengajak seluruh anggota untuk terus mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.


Pancasila merupakan dasar negara sekaligus ideologi bangsa Indonesia yang lahir dari semangat persatuan di tengah keberagaman. Bangsa Indonesia terdiri dari berbagai suku, budaya, bahasa, adat istiadat, dan agama yang berbeda-beda. Para pendiri bangsa telah meletakkan Pancasila sebagai fondasi yang mampu mempersatukan seluruh perbedaan tersebut dalam satu tujuan besar, yaitu membangun Indonesia yang merdeka, berdaulat, adil, dan makmur.


Sebagai warisan luhur bangsa, nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila tidak hanya menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, tetapi juga harus diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat. Sikap saling menghormati, toleransi, gotong royong, musyawarah, serta keadilan sosial merupakan bagian penting yang perlu terus dipelihara dan diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan.


Menurut Dyah Wahyu, semangat Pancasila sangat relevan dengan kehidupan di lingkungan Paguyuban Tiang Jawi. Sebagai sebuah wadah kebersamaan, PTJ dihuni oleh anggota yang memiliki latar belakang, profesi, usia, pengalaman hidup, serta karakter yang beragam. Namun, keberagaman tersebut bukanlah penghalang, melainkan kekuatan yang dapat mempererat persaudaraan apabila disikapi dengan rasa saling menghargai dan semangat kebersamaan.


“Paguyuban Tiang Jawi hadir sebagai rumah bersama bagi seluruh anggota. Di dalamnya terdapat berbagai perbedaan yang justru menjadi kekayaan dan kekuatan organisasi. Dengan memahami dan menjalankan nilai-nilai Pancasila, kita dapat membangun rasa persaudaraan yang semakin erat serta menciptakan suasana guyub, rukun, dan harmonis,” ujar Dyah Wahyu.


Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa kekuatan sebuah paguyuban tidak hanya ditentukan oleh jumlah anggotanya, tetapi juga oleh kualitas kebersamaan yang dibangun di antara mereka. Solidaritas, kepedulian, dan rasa memiliki menjadi modal utama dalam menjaga keberlangsungan organisasi serta menciptakan manfaat yang nyata bagi seluruh anggota.


Momentum Hari Lahir Pancasila juga menjadi pengingat bahwa proses belajar tidak hanya berlangsung di bangku sekolah atau lembaga pendidikan formal. Dalam kehidupan bermasyarakat, setiap individu memiliki kesempatan untuk belajar dari pengalaman, lingkungan, serta interaksi dengan orang lain. Melalui kegiatan-kegiatan paguyuban, anggota dapat saling bertukar pengetahuan, pengalaman, wawasan, dan nilai-nilai kehidupan yang bermanfaat.


Kebersamaan yang terjalin dalam PTJ diharapkan mampu menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperluas cakrawala berpikir. Setiap anggota memiliki kelebihan dan kekurangan, sehingga diperlukan sikap terbuka untuk saling mengisi, mendukung, serta memberikan masukan yang membangun. Dengan demikian, perbedaan karakter dan kepribadian bukan menjadi sumber perpecahan, melainkan peluang untuk tumbuh dan berkembang bersama.


Dalam kehidupan yang semakin dinamis dan penuh tantangan, nilai gotong royong yang terkandung dalam Pancasila harus terus dijaga. Semangat saling membantu, peduli terhadap sesama, serta mengutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi merupakan karakter bangsa yang perlu diwariskan kepada generasi mendatang.


Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2026 ini, keluarga besar Paguyuban Tiang Jawi mengajak seluruh anggota dan masyarakat untuk terus menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam tindakan nyata.


 Persatuan, toleransi, kebersamaan, dan semangat gotong royong harus menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari agar tercipta lingkungan yang damai, harmonis, dan penuh keberkahan.


Akhirnya, atas nama seluruh keluarga besar Paguyuban Tiang Jawi, Dyah Wahyu menyampaikan ucapan:


“Selamat Hari Lahir Pancasila, 1 Juni 2026. Mari kita jadikan Pancasila sebagai sumber inspirasi dan pedoman dalam memperkuat persatuan, menjaga keberagaman, serta membangun kebersamaan yang kokoh demi Indonesia yang maju dan berkarakter.”

Salam Guyub Rukun.


Dyah Wahyu

Ketua Paguyuban Tiang Jawi (PTJ)

Cimahi, 1 Juni 2026***

Pancasila Pemersatu Bangsa Pondasi Perdamaian Dunia

 


Bandung - Perwakilan Prajurit dari Pangkalan TNI AL Bandung, ( Lanal Bandung). melaksanakan gelar pasukan upacara dalam rangka memperingati hari lahirnya Pancasila bersama Forkopimda kotamadya tingkat kota Bandung,pada hari Senin, 01 Juni 2026 di lapangan plaza balaikota Bandung jalan Westu Kencana No. 2 Bandung.


Dengan inspektur upacara Walikota Bandung H. Muhammad Farhan, S.E Dengan mengusung tema "Pancasila pemersatu Bangsa Pondasi Perdamaian Dunia" dengan dihadiri oleh 

* Ketua DPRD tingkat kota Bandung.

* Ketua Pengadilan Negeri Bandung

* Dandim 0618 Bandung 

* Danlanal Bandung

* Danlanud Hussein Bandung 

* Ketua kejaksaan Bandung 

* Ketua BNN Bandung 

* Dan segenap element Forkopimda tingkat kota Bandung 


Upacara bendera dilaksanakan secara serentak di instansi pemerintah, sekolah dan berbagai lembaga.


Upacara pusat tahun ini, dipusatkan di gedung Pancasila Jakarta dengan inspektur upacara Presiden Prabowo Subianto.

Masyarakat diimbau untuk mengibarkan bendera merah putih satu tiang penuh selama satu hari penuh pada tanggal 1 Juni 2026. 

Adapun tujuannya 

untuk mengingatkan kita akan makna arti dari pada Garuda itu sendiri dan Pancasila yang bukti nyata'nya,mutlak'nya.

Waktu awal mula pertama lahir Garuda dan Pancasila serta Kesaktian Pancasila beserta berikut Bhineka Tunggal Ika dan yang di genggam'nya itu mengandung makna arti yang sangat dalam.

Agar senantiasa kita selalu menyemarakan,  mempancarkan, mempencarkan, memekarkan, mempaparkan, menjabarkan, menerangkan, menjelaskan, menyatakan dan melaksanakan arti dan makna dari pada semua filosofi lahirnya dari pada Garuda, Pancasila, Kesaktian Pancasila, serta Bhineka Tunggal Ika, dan Yang di Genggamnya itu dalam ucap langkah tekad kehidupan kita sehari-hari, dimanapun dan kapun kita berada.


Garuda logo lambang Negara Indonesia, Pancasila 5 (Lima) sila dasar Negara yang menjadi dasar Pedoman Negara, dan Bhineka Tunggal Ika semboyan Rakyat dan Bangsa Indonesia yang menjadi suri tauladan dan contoh yang harus kita laksanakan.


Dalam tata negara Indonesia (terutama menurut ahli hukum Prof. Dr. Notonegoro. Pancasila memiliki dua aspek pembuktian historis.

Dwi Prakara (Dua Perkara) :

* Pancasila asas kebudayaan ; nilai-nilai Pancasila telah melekat,hidup dan dipraktikan oleh masyarakat Nusantara sejak zaman dahulu sebelum Indonesia merdeka.

* Pancasila asas kenegaraan ; nilai-nilai tersebut kemudian dirumuskan dan disahkan secara resmi menjadi dasar serta ideologi negara setelah Indonesia merdeka.


Didaalam upacara kelahiran Pancasila,tidak lupa pula untuk mengingatkan kita semua akan perjuangan dan jasa-jasa para pejuang serta pahlawan yang telah berkorban mempertaruhkan harta benda, bahkan nyawanya untuk kemerdekaan Republik Indonesia dengan semangat juang yang membara dibawah kibaran sangsaka merah putih, julukan lambang pusaka negara yang mengandung makna secara filosofis :

* Merah berarti berani, buas, luas melambangkan keberanian fisik dan keteguhan hati.

* Putih berarti tulus, ikhlas, suci, wangi  melambangkan kesucian.


Semua itu berkat ketulusan,niat luhur bangsa dalam membela serta membangun tanah air untuk merdeka dan hanya semata karena Allah. Semoga para pejuang dan pahlawan yang telah mendahului kita Khusnul khatimah dan kita bisa meneruskan perjuangannya dengan merawat, menjaga serta melestarikan hasil daripada perjuangannya itu dan semoga kedepannya Bangsa Indonesia  semakin maju, jaya, aman, nyaman, tentram, rahaja, gemah, ripah, rapih, lohjenawi, sejahtera rahayu selalu untuk bisa didengarkan, dilihat, disaksikan, bahkan dirasakan oleh seluruh Rakyat Indonesia dimanapun berada.

Irdam IV/Diponegoro Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Tegaskan Pancasila sebagai Fondasi Perdamaian Dunia

 


Majalahceo.com | Semarang – Irdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Denny Marantika, M.Han., memimpin langsung jalannya Upacara Bendera Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 diikuti para prajurit dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lapangan Makodam pada Senin (1/6/2026). 


Dalam amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia (BPIP) Prof. Drs. K.H. Yudian Wahyudi, M.A., Ph.D. yang dibacakan oleh Inspektur Upacara disampaikan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan belaka. Momen ini harus dijadikan sebagai waktu untuk merefleksikan diri guna memastikan api Pancasila tetap menyala di dalam jiwa setiap insan Indonesia. Pancasila dinilai sebagai "Bintang Penuntun" yang tangguh sekaligus menjadi "jangkar moral" bagi bangsa dalam menghadapi berbagai turbulensi global, mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik dunia yang penuh ketidakpastian.  


Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 ini mengusung tema yaitu "Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia". Tema tersebut menjadi sebuah pernyataan tegas bahwa nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Pancasila tidak hanya relevan untuk menjaga kedaulatan dan keutuhan internal bangsa Indonesia semata. Lebih dari itu, falsafah Pancasila juga dipandang mampu menjadi jawaban konkret dan fondasi utama demi terciptanya perdamaian dunia yang abadi dan berkeadilan.  


Melalui amanat tersebut, ditegaskan pula bahwa Indonesia bukan sekadar menjadi penonton dalam kancah internasional. Sesuai dengan amanat Pembukaan UUD 1945, Indonesia memiliki tanggung jawab konstitusional untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia. Nilai musyawarah dan mufakat yang bersumber dari Pancasila menjadi instrumen diplomasi yang sangat dibutuhkan oleh dunia saat ini dalam menjembatani perbedaan, meredam ketegangan, serta menghentikan berbagai konflik antabangsa.  


Kepemimpinan nyata Indonesia di panggung global diwujudkan melalui kontribusi aktif yang mencerminkan Sila Kedua, yaitu Kemanusiaan yang Adil dan Beradab. Hal ini dibuktikan secara konsisten melalui pengiriman pasukan perdamaian Indonesia di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), peran aktif dalam mediasi konflik regional, serta kelantangan dalam menyuarakan keadilan bagi bangsa-bangsa terjajah. Melalui tindakan nyata tersebut, Indonesia ingin menunjukkan kepada dunia bahwa perdamaian sejati hanya bisa hadir jika keadilan bagi seluruh umat manusia telah terpenuhi.  


Pada bagian akhir amanat, Kepala BPIP mengajak seluruh elemen bangsa, terutama generasi muda, untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup atau living ideology yang diterapkan dalam keseharian, bukan sekadar hiasan dinding. Para menteri dan kepala daerah juga diimbau untuk memastikan setiap kebijakan publik yang dilahirkan selalu berlandaskan pada keadilan sosial dan menjamin hak-hak masyarakat terkecil. Dengan semangat persatuan yang kuat, seluruh jajaran Kodam IV/Diponegoro diajak untuk terus melawan segala bentuk intoleransi dan radikalisme demi menjaga harmonisasi kebangsaan.  (Pendam IV/Diponegoro)****

KESEHATAN

NASIONAL

HUKUM

POLITIK

BISNIS

© Copyright 2019 MAJALAH CEO | All Right Reserved