-->

NASIONAL

INGIN CARI PROPERTY,DI ZAINT PROJECT AJA

TNI-POLRI

SOSIAL

HUKUM

ORGANISASI

Rabu, 10 Juni 2026

Sinergi Akademis dan Penegakan Hukum, Polda Jabar Gandeng LPPM Unla Luncurkan Posko Pusat Studi Kepolisian


Majalahceo.com
| Bandung
,-Kepolisian Daerah Jawa Barat resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Universitas Langlang Buana (Unla) melalui peluncuran Posko Pusat Studi Kepolisian serta penyelenggaraan Focus Group Discussion (FGD). Acara seremonial ini dilaksanakan pada Rabu (10/6/2026) bertempat di kampus Universitas Langlang Buana, Bandung. Sinergi ini menandai langkah maju kedua institusi dalam memadukan pendekatan penegakan hukum dan kajian akademis demi merespons dinamika sosial serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah Jawa Barat.


Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat (Kapolda Jabar), Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., menyampaikan rasa bahagia dan apresiasi yang mendalam atas terlaksananya kolaborasi ini. Beliau menekankan bahwa Unla memiliki kedekatan historis yang kuat dengan Polda Jabar, mengingat beberapa pendiri universitas tersebut merupakan mantan pejabat teras di lingkungan Polda Jabar. Hubungan emosional dan struktural yang telah mengakar ini dinilai harus terus dibina secara berkelanjutan guna memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat luas.


Lebih lanjut, Irjen Pol. Rudi Setiawan memaparkan latar belakang krusial di balik pembentukan pusat studi ini. Mengingat kompleksnya persoalan masyarakat saat ini—mulai dari ketidakteraturan lalu lintas, ketimpangan sosial, kemiskinan, hingga fenomena anarkisme—Polda Jabar menyadari perlunya keterlibatan pihak eksternal. Kepolisian membutuhkan masukan berupa kajian-kajian ilmiah dan rekomendasi yang kuat dari para akademisi Unla yang dikenal kredibel, guna membantu memecahkan berbagai persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Jawa Barat. Bersamaan dengan peresmian tersebut, diadakan pula FGD yang secara khusus membedah fenomena anarkisme dalam penyelesaian masalah sosial.


Di sisi lain, Dr. Ahmad Johan, S.E., M.M., selaku Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unla sekaligus Kepala Pusat Studi Ilmu Kepolisian, menegaskan bahwa wadah ini menjadi jembatan kemitraan yang strategis. Pusat studi ini diharapkan mampu menjadi referensi utama, baik bagi kalangan akademisi maupun praktisi hukum, untuk menggali lebih dalam mengenai isu-isu kepolisian dan hukum. Melalui forum diskusi yang akan rutin digelar, luaran (outcome) yang ditargetkan adalah lahirnya rekomendasi- rekomendasi berbasis keilmuan yang solutif.


Sebagai informasi kelembagaan, Pusat Studi Kepolisian ini berkedudukan sebagai unit khusus yang berada langsung di bawah supervisi Rektor Unla, dengan koordinasi yang terus terjalin bersama pihak kepolisian. Langkah ini juga menjadi bagian dari implementasi komitmen Unla dalam memenuhi Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi, khususnya IKU 6, agar universitas dapat memberikan dampak langsung dan positif bagi masyarakat. Acara peresmian ini ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah antara jajaran pejabat Polda Jabar, civitas akademika Unla, serta rekan - rekan media.***



Minta Hakim Bertindak Objektif, Kuasa Hukum Priyo Berharap Vonis Pertimbangkan LPSK Agar Hukuman Adil Sesuai Perbuatan

 


Majalahceo.com | INDRAMAYU – 10/06/2026 - Sidang lanjutan kasus dugaan tindak pidana di Paoman, Indramayu, dengan terdakwa Priyo yang mengagendakan pembacaan tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) resmi ditunda. Persidangan yang berlangsung hari ini akan dijadwalkan ulang pada Rabu, 17 Juni mendatang.


Penundaan ini terjadi karena pihak JPU memerlukan waktu untuk menyelaraskan berkas tuntutan Priyo dengan agenda persidangan terdakwa lain, yakni Ririn, Jaksa menilai adanya keterkaitan erat dalam pemidanaan di antara kedua terdakwa yang menjadi dasar krusial dalam menentukan bobot tuntutan hukum bagi Priyo.


Menanggapi penundaan tersebut, Ruslandi selaku Kuasa Hukum Priyo menyatakan bahwa pihaknya menerima keputusan JPU secara objektif demi terpenuhinya asas keadilan yang selaras bagi kedua belah pihak.


"Kami menerima keputusan JPU untuk menunda tuntutan ini demi kebutuhan keselarasan kedua terdakwa," tegas Ruslandi dalam keterangannya pasca-sidang.


Hakim harus Pertimbangkan Status LPSK

Meski memaklumi penundaan dari sisi jaksa, Ruslandi memberikan penekanan keras terkait putusan akhir dari Majelis Hakim nantinya, Ia menyarankan agar dalam vonis nanti, Majelis Hakim secara serius mempertimbangkan rekomendasi atau keterlibatan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).


Ruslandi menilai posisi hukum Priyo harus dilihat secara objektif dan proporsional, serta tidak bisa disamakan begitu saja dengan aktor utama dalam pusaran kasus Paoman ini.


"Kami berharap Majelis Hakim dalam memutus perkara ini nantinya benar-benar menjadikan rekomendasi LPSK sebagai pertimbangan utama, Tujuannya jelas, agar terdakwa Priyo mendapatkan hukuman yang proporsional sesuai porsi perbuatannya, dan sangat dimungkinkan tidak disamakan dengan pelaku utama," ujar Ruslandi dengan nada tegas.


Sidang akan kembali digelar pekan depan dengan pengawalan dari tim hukum guna memastikan hak-hak terdakwa yang kooperatif tetap terpenuhi secara hukum yang berlaku.***

"Ngobrol Santai Kapuspen TNI Bersama Media"



Majalahceo.com
| Jakarta
,- Pusat Penerangan TNI menggelar acara "Ngobrol Santai Kapuspen TNI Bersama Media" di Aula Balai Wartawan Puspen TNI, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (9/6/2026). Kegiatan ini menjadi wadah komunikasi terbuka antara Puspen TNI dan Dispen Angkatan dengan  para pewarta dari berbagai media nasional untuk membahas sejumlah isu strategis yang menjadi perhatian publik. 


Dalam sambutannya, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen TNI Muhammad Nas menegaskan pentingnya membangun komunikasi yang berkelanjutan antara TNI dan media massa. Menurut Kapuspen TNI, media memiliki peran strategis sebagai mitra dalam menjaga kualitas informasi di ruang publik sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara. Oleh karena itu, hubungan yang harmonis, terbuka, dan kolaboratif antara TNI dan media perlu terus dipelihara serta ditingkatkan. 


Pada sesi dialog, berbagai isu strategis dibahas secara terbuka dan konstruktif. Beberapa topik yang mengemuka antara lain perkembangan program ketahanan pangan yang dilaksanakan TNI di berbagai daerah, keberadaan dan peran Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) dalam mendukung pembangunan nasional, upaya penanganan aksi begal dan gangguan keamanan di sejumlah wilayah, serta dukungan TNI terhadap pelaksanaan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Selain itu, dibahas pula berbagai isu aktual lainnya terkait pelaksanaan Tugas Pokok TNI dan kontribusi TNI dalam mendukung program-program strategis pemerintah. 


Kapuspen TNI menyampaikan bahwa keterbukaan informasi dan komunikasi yang baik antara TNI dan media merupakan faktor penting dalam menghadirkan informasi yang akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat. Melalui forum seperti ini, diharapkan terbangun kesamaan persepsi serta pemahaman yang komprehensif terhadap berbagai kebijakan dan program yang dijalankan TNI, sehingga informasi yang diterima masyarakat dapat tersampaikan secara utuh dan proporsional. 


Lebih lanjut, Kapuspen TNI menyampaikan optimisme terhadap komitmen media dalam menjaga persatuan bangsa melalui penyampaian informasi yang bertanggung jawab. “Saya yakin media dapat terus bersinergi dengan TNI dalam menjaga kepercayaan publik, memperkuat persatuan bangsa, serta menghadirkan informasi untuk mencerdaskan bangsa.” tegasnya. 


#tniprima

#tnirakyat

#indonesiaemas2045

Optimalkan Tata Kelola Informasi, Kodam IV/Diponegoro Gelar MTT Penilaian Mandiri Sistekinfo TNI AD


Majalahceo.com
| Semarang
— Dalam rangka mengakselerasi sistem kerja yang modern, efektif, dan efisien, Kodam IV/Diponegoro menyelenggarakan kegiatan Mobile Training Team (MTT) Penilaian Mandiri Sistem dan Teknologi Informasi (Sistekinfo) TNI AD Tahun Anggaran 2026. Kegiatan hari pertama sukses dilaksanakan di Aula Makodam IV/Diponegoro, Jalan Perintis Kemerdekaan, Watugong, Rabu (10/6/2026).


Program yang diinisiasi oleh Staf Perencanaan dan Anggaran Angkatan Darat (Srenad) Mabesad ini dipimpin langsung oleh Kolonel Inf Sigit Suhendro Hadi K, S.T., M.Tr (Han), didampingi anggota tim. Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat terkait dan staf teknis jajaran Kodam IV/Diponegoro guna memastikan tata kelola informasi satuan berjalan secara aman dan terintegrasi.


Program MTT Penilaian Mandiri Sistekinfo ini berfungsi sebagai sarana pendampingan, asistensi, sekaligus evaluasi menyeluruh terhadap standarisasi tata kelola teknologi informasi di satuan jajaran bawah. Melalui penilaian mandiri ini, diharapkan seluruh staf teknis mampu mengoptimalkan keandalan infrastruktur digital guna mendukung kelancaran dan keamanan komunikasi data operasional TNI Angkatan Darat di wilayah teritorial.


Rangkaian kegiatan pembekalan dan asistensi ini dijadwalkan akan dilanjutkan kembali pada Kamis (11/6/2026) bertempat di Aula Srendam IV/Diponegoro. Melalui kelanjutan sosialisasi tersebut, tim MTT Srenad akan memfokuskan pendalaman materi agar implementasi teknologi informasi di lingkungan Kodam IV/Diponegoro semakin adaptif dalam menghadapi dinamika tugas ke depan. (Pendam IV/Diponegoro)***

Polres Kebumen Amankan 20 Remaja Diduga Hendak Tawuran, Menangis dan Bersujud Minta Maaf kepada Orang Tua


Majalahceo.com
  | Polres Kebumen
– Sebanyak 20 remaja yang mayoritas masih berusia di bawah umur diamankan Polres Kebumen karena diduga hendak melakukan tawuran antar pelajar. Mereka kemudian menjalani pembinaan bersama orang tua, guru, dan perangkat desa di Gedung Tribrata Mapolres Kebumen, Rabu, 10 Juni 2026.


Dalam kegiatan pembinaan yang dipimpin Wakapolres Kebumen Kompol Andre Bachtiar Winanomo mewakili Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama itu, suasana haru sempat mewarnai jalannya acara. Para remaja bersujud di hadapan orang tua mereka sambil menangis dan mengaku menyesali perbuatannya.


Ke-20 remaja tersebut diamankan oleh Satresnarkoba Polres Kebumen pada Rabu dini hari sekitar pukul 00.30 WIB. Mereka ditemukan berkumpul di sebuah tempat tongkrongan di Desa Bendungan, Kecamatan Kuwarasan, Kabupaten Kebumen.



Dari lokasi, polisi mengamankan tiga bilah senjata tajam jenis celurit dengan panjang sekitar 70 sentimeter. Senjata itu diduga akan digunakan untuk tawuran dengan kelompok lain yang sebelumnya telah membuat kesepakatan melalui media sosial.


Menurut hasil pemeriksaan, para remaja tersebut berencana menggelar tawuran setelah berkomunikasi dan saling menantang dengan kelompok lain melalui platform media sosial. Polisi kemudian melakukan pencegahan sebelum aksi tersebut terjadi.


Dalam pembinaan itu terungkap bahwa sebagian besar orang tua tidak mengetahui keberadaan anak-anak mereka pada malam kejadian. Para remaja diketahui keluar rumah tanpa berpamitan.

Sejumlah orang tua mengaku mulai curiga ketika anak mereka tidak kunjung pulang hingga pagi hari.


Kekhawatiran itu baru terjawab setelah mereka mendapat informasi dari Polres Kebumen bahwa putranya diamankan terkait dugaan rencana tawuran.


Kompol Andre Bachtiar Winanomo menyampaikan keprihatinannya atas fenomena kenakalan remaja yang berpotensi mengarah pada tindak pidana dan membahayakan keselamatan anak-anak itu sendiri.


Menurutnya, persoalan tersebut harus menjadi perhatian bersama antara keluarga, sekolah, pemerintah desa, dan aparat penegak hukum.

Ia meminta para orang tua lebih aktif mengawasi pergaulan anak, mengetahui lingkungan pertemanan mereka, serta memberikan pengawasan terhadap penggunaan telepon genggam dan media sosial.


"Pengawasan orang tua menjadi sangat penting. Ketahui anak bergaul dengan siapa, ke mana mereka pergi, dan bagaimana aktivitas mereka di media sosial," kata Kompol Andre didampingi Kasatresnarkoba AKP Kismanto dan Kasatbinmas AKP Joyo Suharto dalam pembinaan tersebut .


Polisi juga mengungkap bahwa ada kemungkinan sebagian remaja yang diamankan merupakan kelompok yang sebelumnya sempat viral di media sosial karena melakukan pawai sepeda motor sambil menenteng senjata tajam.


Dalam kesempatan itu, para orang tua menyampaikan penyesalan atas perbuatan anak-anak mereka. Mereka berharap kejadian serupa tidak terulang kembali dan berkomitmen meningkatkan pengawasan di lingkungan keluarga.


Para orang tua juga menyampaikan apresiasi kepada Polres Kebumen karena telah melakukan tindakan pencegahan. Mereka menilai langkah cepat kepolisian telah menyelamatkan anak-anak mereka dari kemungkinan menjadi pelaku maupun korban dalam aksi tawuran yang berpotensi menimbulkan korban jiwa.


(Humas Polres Kebumen)

Setelah Tiga Tahun Bergulir, Kasus Dugaan Penganiayaan Dokter GN Akhirnya P-21, Tersangka AAM Siap Hadapi Penuntutan


Majalahceo.com
| Bandung
– Perkara dugaan penganiayaan dan penyekapan yang dilaporkan sejak Juli 2023 oleh seorang dokter perempuan berinisial GN kini memasuki babak baru. Penyidik Polrestabes Bandung telah menyatakan berkas perkara lengkap atau P-21 dan melimpahkannya ke Kejaksaan Negeri Kota Bandung untuk proses hukum selanjutnya.


Perkembangan tersebut diketahui berdasarkan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) Nomor: B/SP2HP/946/IV/RES.1.6/2026/Reskrim tertanggal 21 April 2026. Dalam surat tersebut dijelaskan bahwa penyidik telah melengkapi berkas perkara sesuai petunjuk Jaksa Penuntut Umum (JPU) dan akan kembali mengirimkan berkas perkara ke Kejaksaan Negeri Kota Bandung.


Informasi mengenai status P-21 tersebut juga telah disampaikan oleh anggota penyidik Unit Ekonomi Satreskrim Polrestabes Bandung kepada pihak pelapor dan kuasa hukumnya. Penyidik menyatakan bahwa berkas perkara atas nama tersangka AAM telah dinyatakan lengkap (P-21) sehingga proses penanganan perkara berlanjut ke tahap penuntutan di Kejaksaan Negeri Kota Bandung.


Selain itu, berdasarkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) Nomor: B/SPDP/300/IV/RES.1.6/2026/Reskrim tertanggal 13 April 2026, penyidik menyampaikan perkembangan penanganan perkara, yakni telah dilakukan pemeriksaan terhadap lima orang saksi, penetapan tersangka, pemberkasan perkara, serta pengiriman berkas perkara kepada Kejaksaan Negeri Kota Bandung.


Pelapor dalam perkara ini diketahui merupakan seorang dokter perempuan berinisial GN yang melaporkan dugaan tindak pidana penganiayaan dan penyekapan ke Polrestabes Bandung melalui Laporan Polisi Nomor: LP/B/652/VII/2023/SPKT/POLRESTABES BANDUNG/POLDA JAWA BARAT tertanggal 9 Juli 2023.


Sementara itu, terlapor yang kemudian ditetapkan sebagai tersangka berinisial AAM, warga asal Tasikmalaya, diketahui merupakan seorang mahasiswa yang sebelumnya menempuh pendidikan di kampus yang sama dengan pelapor di Bandung dan kini telah berpindah ke salah satu perguruan tinggi swasta di Jakarta. Peristiwa yang dilaporkan terjadi pada 7 Juli 2023 di kawasan Gegerkalong Girang, Kecamatan Sukasari, Kota Bandung.


Kuasa hukum GN dari Hevy Law Firm, Adv. Hevy Suryatin, S.H., M.H., didampingi Tina Yulianti Gunawan, S.H., menyampaikan apresiasi atas kinerja penyidik Polrestabes Bandung yang telah menuntaskan proses penyidikan hingga berkas perkara dinyatakan lengkap.


"Kami mengapresiasi langkah profesional penyidik yang telah bekerja sesuai prosedur hingga perkara ini mencapai tahap P-21. Kami berharap proses penuntutan di Kejaksaan Negeri Kota Bandung dapat berjalan lancar dan memberikan kepastian hukum bagi korban," ujar Hevy Suryatin.


Menurutnya, status P-21 menjadi bukti bahwa alat bukti dan unsur-unsur pidana dalam perkara tersebut telah dinilai lengkap oleh Jaksa Penuntut Umum untuk dilanjutkan ke tahap penuntutan.


"Kami akan terus mengawal proses hukum ini hingga persidangan dan putusan pengadilan, dengan harapan keadilan bagi klien kami dapat terwujud sesuai ketentuan hukum yang berlaku," tambahnya.


Dengan telah dilimpahkannya berkas perkara oleh penyidik kepada Kejaksaan Negeri Kota Bandung, perkara tersebut kini memasuki tahapan penuntutan. Tahap P-21 sendiri merupakan penanda bahwa hasil penyidikan telah dinyatakan lengkap oleh jaksa sehingga perkara dapat dilanjutkan ke proses berikutnya sesuai ketentuan hukum yang berlaku.***

Perkuat Ekonomi Desa, Dandim 0723/Klaten Tinjau Koperasi Merah Putih Di Mireng Trucuk


Majalahceo.com
| KLATEN
– Komandan Kodim (Dandim) 0723/Klaten, Letkol Inf Slamet Hardianto, S.H., M.I.P., melakukan kunjungan kerja ke Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Desa Mireng Kecamatan Trucuk Kabupaten Klaten, sebagai bagian dari upaya pemantauan perkembangan program strategis nasional yang telah diluncurkan oleh Presiden Republik Indonesia di wilayah Kabupaten Klaten. Selasa (9/6/2026)


Dalam kunjungan tersebut, Dandim didampingi Pasiter Kodim 0723/Klaten Kapten Inf Eka Atmaja, Danramil 19/Trucuk Kapten Inf Widoyo, Kepala Desa Mireng Endah Yulianingsih untuk melihat secara langsung kondisi dan kesiapan fasilitas KDKMP Desa Mireng. Peninjauan dilakukan mulai dari gerai pelayanan koperasi, gudang penyimpanan barang, hingga kendaraan operasional yang digunakan untuk mendukung aktivitas dan distribusi layanan koperasi kepada masyarakat.


Kegiatan tersebut bertujuan memastikan bahwa KDKMP nantinya dapat beroperasi secara optimal dan mampu menjalankan fungsinya sebagai sarana penguatan ekonomi kerakyatan di tingkat desa. Selain itu, kunjungan juga menjadi bagian dari pengawasan terhadap implementasi program pemerintah yang diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan usaha dan layanan ekonomi berbasis koperasi.


Usai melakukan peninjauan lapangan, Letkol Inf Slamet Hardianto melanjutkan kegiatan dengan mengikuti video conference (Vicon) bersama Wakil Panglima TNI yang membahas perkembangan pembangunan dan operasional KDKMP di berbagai daerah di Indonesia. Dalam forum tersebut, masing-masing wilayah melaporkan progres pelaksanaan program serta berbagai tantangan dan capaian yang telah diraih.


Saat ditemui setelah kegiatan, Dandim 0723/Klaten menjelaskan bahwa perkembangan pembangunan KDKMP di Kabupaten Klaten menunjukkan hasil yang menggembirakan.


“Untuk Kabupaten Klaten saat ini membangun sebanyak 391 titik Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Dari jumlah tersebut, sebanyak 238 titik telah selesai 100 persen. Ini menunjukkan komitmen seluruh pihak dalam mendukung program pemerintah untuk memperkuat perekonomian masyarakat melalui koperasi,” ujar Letkol Inf Slamet Hardianto.


Lebih lanjut, Dandim menyampaikan bahwa hingga saat ini terdapat 90 titik KDKMP di Kabupaten Klaten yang telah resmi diluncurkan dan mulai beroperasi, termasuk KDKMP yang berada di Desa Mireng, Kecamatan Trucuk.


“Dari keseluruhan titik yang ada, sebanyak 90 titik sudah dilakukan launching dan salah satunya adalah KDKMP Desa Mireng yang hari ini kami kunjungi. Kami berharap koperasi ini dapat berkembang dengan baik, memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat serta menjadi motor penggerak ekonomi desa,” tambahnya.


Menurut Dandim, keberadaan KDKMP merupakan langkah nyata pemerintah dalam menghadirkan layanan ekonomi yang lebih dekat dengan masyarakat desa. Melalui koperasi yang dikelola secara profesional dan berkelanjutan, masyarakat diharapkan memperoleh kemudahan dalam mengakses berbagai kebutuhan sekaligus membuka peluang usaha baru yang dapat meningkatkan pendapatan keluarga.


Sementara itu, Kepala Desa Mireng, Endah Yulianingsih menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia atas hadirnya KDKMP di wilayah yang dipimpinnya. Menurutnya, keberadaan koperasi tersebut menjadi harapan baru bagi masyarakat dalam mengembangkan aktivitas ekonomi di tingkat desa.


“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Republik Indonesia yang telah membangun Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Desa Mireng. Program ini sangat membantu masyarakat dan menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap kemajuan desa,” ujar Endah Yulianingsih.


Ia berharap KDKMP Desa Mireng dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang luas bagi warga, baik dalam aspek ekonomi, pelayanan kebutuhan masyarakat, maupun pemberdayaan pelaku usaha kecil dan menengah di desa.


“Harapan kami, keberadaan KDKMP ini benar-benar membawa manfaat bagi masyarakat Desa Mireng. Semoga koperasi ini mampu menjadi wadah yang produktif untuk meningkatkan kesejahteraan warga serta mendorong pertumbuhan ekonomi desa secara berkelanjutan,” pungkasnya.


Kunjungan kerja Dandim 0723/Klaten tersebut sekaligus menunjukkan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI serta pemerintah desa dalam mendukung keberhasilan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Melalui pengawasan, pendampingan dan kolaborasi yang berkelanjutan, diharapkan KDKMP dapat menjadi instrumen strategis dalam memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat serta mewujudkan pembangunan desa yang mandiri dan sejahtera. (Red)***

Puslitbang Polri Laksanakan Penelitian Optimalisasi Almatsus dan Peran Polri dalam Mendukung Ketahanan Pangan di Polres Sumedang

 


SUMEDANG – Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri melaksanakan kegiatan penelitian tentang Optimalisasi Alat Material Khusus (Almatsus) Polri dalam Penanganan Unjuk Rasa Potensi Konflik serta Peran Polri dalam Mendukung Program Ketahanan Pangan Tahun 2026 di Aula Tri Brata Polres Sumedang, Selasa (09/06/2026).


Kegiatan yang dipimpin Ketua Tim Penelitian Puslitbang Polri Kombes Pol. Guno Pitoyo, S.I.K., M.H. tersebut dihadiri oleh tim peneliti Puslitbang Polri, narasumber dari BRIN, pejabat utama Polres Sumedang, peserta dari Polres Cimahi, Polres Ciamis, Polres Garut, serta perwakilan Perum Bulog, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, dan kelompok tani dari wilayah sampel penelitian.


Dalam kegiatan tersebut, Tim Puslitbang Polri melakukan pendalaman materi, pengumpulan data, diskusi dengan para peserta, serta observasi terhadap Almatsus Polri dan sarana pendukung program ketahanan pangan yang telah dilaksanakan di wilayah hukum Polda Jawa Barat.


Ketua Tim Penelitian Puslitbang Polri menyampaikan bahwa penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data dan masukan dari satuan kewilayahan serta para pemangku kepentingan guna menyusun rekomendasi strategis terkait optimalisasi penggunaan Almatsus Polri dalam penanganan potensi konflik sosial serta memperkuat peran Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.


Kapolres Sumedang AKBP Sandityo Mahardika, S.I.K., melalui keterangannya menyampaikan bahwa Polres Sumedang siap mendukung penuh seluruh program prioritas pemerintah dan kebijakan pimpinan Polri, termasuk dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional menuju swasembada pangan.


"Penelitian yang dilaksanakan oleh Puslitbang Polri ini sangat penting sebagai bahan evaluasi dan penyempurnaan pelaksanaan tugas Polri di lapangan. Melalui penelitian ini, diharapkan diperoleh gambaran yang komprehensif mengenai efektivitas penggunaan Almatsus Polri dalam menghadapi potensi gangguan kamtibmas serta berbagai masukan terkait implementasi program ketahanan pangan yang saat ini menjadi program strategis nasional," ujar Kapolres.


Lebih lanjut, Kapolres menegaskan bahwa Polres Sumedang akan terus memperkuat sinergitas dengan pemerintah daerah, instansi terkait, Bulog, penyuluh pertanian, dan kelompok tani guna mendukung keberhasilan program ketahanan pangan.


"Kami berkomitmen untuk terus hadir dan berkontribusi nyata dalam mendukung program Swasembada Pangan Nasional. Dengan kolaborasi seluruh stakeholder, kami optimis target ketahanan pangan dapat tercapai sekaligus mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045. Polri tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari solusi dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui program ketahanan pangan," tambahnya.


Kegiatan penelitian berlangsung dengan aman, tertib dan kondusif. Hasil penelitian ini nantinya akan menjadi bahan rekomendasi bagi pimpinan Polri dalam meningkatkan profesionalisme, efektivitas penggunaan Almatsus, serta memperkuat peran Polri dalam mendukung program-program strategis pemerintah.

Polda Jabar Gandeng Petani, Kampus dan Perbankan, Luncurkan 9 Inovasi Ketahanan Pangan Berbasis Kolaborasi


Majalahceo.com
| BANDUNG
– Polda Jawa Barat mengambil langkah berbeda dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Tidak hanya berperan sebagai aparat penegak hukum, institusi kepolisian ini kini aktif membangun ekosistem pertanian melalui peluncuran sembilan inovasi ketahanan pangan yang menyasar peningkatan produktivitas jagung, penguatan permodalan petani, hingga pengembangan teknologi pertanian berkelanjutan.


Program tersebut melibatkan berbagai pihak mulai dari kelompok tani, perbankan anggota Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), koperasi, perusahaan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), perguruan tinggi, hingga pengelola lahan negara seperti PTPN dan Perhutani.


Kepala Biro SDM Polda Jabar, Kombes Pol Fadly Samad, mengatakan ketahanan pangan merupakan program strategis nasional yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen bangsa, termasuk institusi Polri.


“Polda Jawa Barat tidak hanya hadir sebagai penggerak, tetapi juga sebagai fasilitator yang mempertemukan berbagai pihak untuk membantu petani meningkatkan hasil produksi sekaligus kesejahteraannya,” ujar Fadly Samad didampingi Kabagbinkar AKBP Condro Sasongko, Selasa (9/6/2026).


Salah satu program unggulan yang diluncurkan adalah akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) Himbara bagi petani binaan Polda Jabar. Program ini memberikan kemudahan pembiayaan usaha tani melalui bank-bank milik negara sehingga petani memiliki modal yang cukup untuk meningkatkan skala produksi.


Selain itu, hadir pula program Primkoppol Peduli Bunga 0 Persen, yakni fasilitas pinjaman tanpa bunga dan tanpa agunan yang disalurkan melalui koperasi Polri. Skema tersebut dirancang untuk membantu petani terhindar dari pinjaman berbunga tinggi yang dapat membebani usaha mereka.


“Kami ingin memastikan petani mendapatkan akses permodalan yang mudah, aman, dan tidak memberatkan sehingga mereka dapat fokus meningkatkan produktivitas,” kata Fadly.


Dalam pengembangan inovasi pertanian, Polda Jabar menggandeng kalangan akademisi melalui kerja sama dengan Universitas Kebangsaan Republik Indonesia untuk mengembangkan program Benih Kurama, yaitu benih unggul jagung yang saat ini masih dalam tahap uji coba dan proses sertifikasi.


Kolaborasi juga dilakukan dengan mahasiswa Institut Pertanian Bogor melalui pengembangan Solar Drayer Home Presisi, alat pengering jagung bertenaga surya yang diharapkan mampu menjaga kualitas hasil panen sekaligus menekan biaya operasional petani.


Menurut Fadly, keterlibatan akademisi menjadi faktor penting agar inovasi pertanian berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi dapat diterapkan secara efektif di lapangan.


Polda Jabar juga membuka akses pemanfaatan lahan yang belum produktif melalui program Pinjam Manfaat Lahan Presisi bekerja sama dengan PTPN dan Perhutani. Lahan tersebut dimanfaatkan petani binaan untuk meningkatkan luas tanam jagung dan mendukung peningkatan produksi pangan daerah.


Sementara itu, konsep pertanian berkelanjutan diwujudkan melalui program Zero Waste Presisi yang memanfaatkan limbah rumah tangga sebagai bahan baku pupuk organik dan media tanam. Program ini tidak hanya mendukung produktivitas pertanian tetapi juga membantu mengurangi volume sampah.


Inovasi lainnya mencakup pengembangan Pupuk Organik Pak Bhabin berbahan campuran kotoran kerbau, abu vulkanik, sekam, dan molase, serta program Penanaman Uwi di Lahan PTPN sebagai upaya diversifikasi pangan lokal.


Untuk mendorong keterlibatan seluruh jajaran kepolisian dalam program ketahanan pangan, Polda Jabar juga akan menggelar Lomba Ketahanan Pangan Piala Jagung Kapolda Jabar 2026 yang mulai berlangsung pada 10 Juni 2026.


Kompetisi bertema “Kemandirian Pangan adalah Kekuatan Negara” tersebut akan diikuti seluruh Polres, Polresta, dan Polrestabes di wilayah hukum Polda Jawa Barat.


Melalui sembilan inovasi yang diluncurkan, Polda Jabar berharap dapat menciptakan model pemberdayaan pertanian yang tidak hanya meningkatkan produksi pangan, tetapi juga memperkuat kesejahteraan petani dan mempercepat terwujudnya ketahanan pangan nasional yang berkelanjutan.


“Ketika petani sejahtera dan produksi pangan meningkat, maka ketahanan pangan nasional akan semakin kuat,” tutup Fadly Samad. (*)

Jaga Jakarta+ On The Spot, Kapolres Metro Jakarta Barat Duduk Bareng Warga Angke Serap Aspirasi

 

Jakarta Barat, mitratnipolri.co.id :


Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi turun langsung menyapa warga dalam kegiatan Jaga Jakarta+ On The Spot di RW 09 Kelurahan Angke, Tambora, Selasa (9/6/2026). 


Kegiatan tersebut menjadi ruang dialog dan silaturahmi antara kepolisian, unsur TNI, pemerintah wilayah, serta masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan.


Didampingi jajaran Polres Metro Jakarta Barat dan unsur TNI yang diwakili Danramil 02 Tambora Mayor Inf Tubagus Abdul Halim, Kapolres hadir di Pos RW 09 Kelurahan Angke untuk mendengarkan langsung aspirasi masyarakat sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.


Dalam kunjungan nya Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus membangun kepedulian terhadap lingkungan sekitar. 


Menurutnya, keamanan wilayah tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi juga membutuhkan peran aktif warga.


"Untuk menciptakan wilayah yang aman dan kondusif, kami membutuhkan kerja sama seluruh masyarakat. Mari bersama-sama menjaga lingkungan, menjaga warga, menjaga aturan, dan menjaga amanah sebagaimana semangat dalam program Jaga Jakarta+," ujar Twedi.


Kegiatan ini merupakan bentuk implementasi dari arahan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri untuk melaksanakan kegiatan Jaga Jakarta+ On The Spot bersama warga slum area


Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan Kepolisian 110 apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas maupun membutuhkan bantuan kepolisian.


Sementara itu, Ketua RW 09 Kelurahan Angke Heru Sutrianto menyampaikan apresiasi atas kehadiran Kapolres beserta jajaran yang turun langsung ke tengah masyarakat. 


Menurutnya, komunikasi yang terjalin secara langsung seperti ini mampu mempererat hubungan antara warga dan aparat keamanan.


Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. 


Warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan kondisi lingkungan serta harapan agar patroli dan pengawasan keamanan terus ditingkatkan.


Tampak terlihat Kapolres Metro Jakarta Barat juga memberikan alat senter dan juga sembako


Melalui program Jaga Jakarta+ On The Spot, Polres Metro Jakarta Barat hadir di tengah masyarakat, membangun kedekatan, mendengar aspirasi warga, serta memperkuat kolaborasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.


( *Humas Polres Metro Jakarta Barat* )


Sumber : Humas MIO Indonesia DKI Jakarta 


Jurnalis : Irma 

Editor : Taufik

Kabidhumas dan Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Serap Aspirasi Warga Cikarang Barat Lewat Program Jakarta On The Spot

 

Bekasi - Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto bersama Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Pol. Victor Dean Mackbon melaksanakan kegiatan Jakarta On The Spot di Warung Sop Janda Ibu Darmi, Kampung Rawa Julang, Desa Ganda Mekar, Selasa (9/6/2026). Kegiatan ini dihadiri Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Ketua RT, serta 13 perwakilan warga dan pengemudi ojek daring.


Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan komunikatif. Kabidhumas Polda Metro Jaya menegaskan program ini menjadi sarana mendengar langsung aspirasi masyarakat sekaligus memperkuat komunikasi antara kepolisian dan warga.


“Program Jakarta On The Spot hadir untuk menyerap keluhan, kebutuhan, dan harapan warga secara langsung. Masukan terkait keamanan, patroli wilayah, dan persoalan ketenagakerjaan akan menjadi perhatian kami bersama instansi terkait,” kata Kombes Pol. Budi Hermanto.


Dalam dialog, warga menyampaikan sejumlah permasalahan, antara lain: potongan aplikasi ojek daring yang dirasa berat; minimnya penerangan jalan di beberapa titik rawan; tawuran remaja di lintas bawah Tambun dan Cibitung; respon satuan pengamanan kawasan industri MM2100 yang dinilai perlu diperkuat; dugaan praktik calo perekrutan kerja dan pinjaman daring ilegal; kebutuhan pos polisi di wilayah yang jauh dari markas Polsek; serta perkembangan perkara dugaan pembunuhan di Kertamukti. Warga juga menyampaikan harapan agar antisipasi Pemilihan Kepala Desa 2026 dilakukan sejak dini.


Sementara itu Dirreskrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Victor Dean Mackbon, mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap berbagai modus yang merugikan, termasuk calo perekrutan kerja dan penagihan utang kendaraan yang tidak sesuai ketentuan. Masyarakat diimbau untuk segera melapor apabila mengalami intimidasi, penipuan, atau tindakan yang berpotensi melanggar hukum.


Kegiatan Jakarta On The Spot berjalan tertib dan lancar. Masyarakat menyambut baik kehadiran Polri dan TNI serta berharap masukan yang disampaikan dapat ditindaklanjuti secara cepat dan tepat melalui sinergi antara kepolisian, pemerintah, dan seluruh elemen masyarakat.


Sumber : Humas MIO Indonesia DKI Jakarta 


Jurnalis : Edo

Selasa, 09 Juni 2026

EESA Summit Indonesia 2026: Jembatan Strategis Kolaborasi Indonesia-Tiongkok untuk Transisi Energi Bersih

 



Jakarta -- Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia menghadapi tantangan besar dalam menyediakan akses listrik yang merata. Di sisi lain, komitmen global mendorong kita untuk segera beralih ke energi bersih. Menjawab tantangan tersebut, gelaran  EESA Summit Indonesia 2026 kembali diadakan hari ini, Selasa (9/6).


​Acara yang diprakarsai oleh EESA China bekerja sama dengan Seven Event ini menjadi jembatan strategis. EESA Summit mempertemukan para pembuat kebijakan di Indonesia dengan inovator teknologi penyimpanan energi (energy storage system) terkemuka dari Cina.


Tujuannya jelas, mempercepat transisi energi bersih di Indonesia sekaligus mendukung target peta jalan (roadmap) nasional sebesar 100 GW Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) skala besar.


Mengandalkan energi surya dan angin memang ramah lingkungan, namun sifatnya sangat bergantung pada cuaca (intermittent). Di sinilah teknologi penyimpanan energi dan jaringan listrik mandiri (microgrid) memegang peran krusial.


​Agus Riyadi, COO Seven Event, menjelaskan bahwa sinergi antara Indonesia dan Tiongkok menjadi kunci penting dalam adopsi teknologi ini.


​"EESA Summit Indonesia 2026 hadir sebagai jembatan strategis untuk mempertemukan pemerintah selaku pembuat kebijakan dengan para pelaku industri utama di sektor ini. Kami berharap sinergi yang kuat antara Indonesia dan Tiongkok dapat mempercepat target transisi energi bersih serta mendukung ketahanan energi nasional," ujar Agus.



​Hadir sebagai pembicara kunci (keynote speaker), Harris selaku Sekretaris Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE), Kementerian ESDM (mewakili Dirjen EBTKE Eniya Listiani Dewi), memaparkan regulasi investasi serta peta jalan energi nasional yang ramah terhadap adopsi teknologi penyimpanan energi ini.


Keseriusan Tiongkok dalam mendukung transisi energi di Indonesia terlihat dari hadirnya para pakar teknologi global seperti Cornex New Energy, Shenzhen Megarevo, dan Shenzhen Topband. Pengalaman mereka dalam mengelola teknologi cerdas di Tiongkok diharapkan mampu diadopsi untuk mengatasi keterbatasan listrik di wilayah kepulauan Indonesia.


​Dalam sesi diskusi panel, isu-isu krusial dikupas tuntas dari berbagai sudut pandang:


● ​Target Net Zero Emission 2060: Hery Ferdiansyah (Kementerian ESDM) bersama Nico Samuel Saroinsong (PT PLN) dan Jason Zhao (Tianjin Ltd) membahas arah kebijakan pasar dan peluang proyek energi terbarukan yang sedang berjalan.


● ​Tantangan TKDN 2.0: Memasuki era baru Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), Dessy Lusyana (Kementerian Perindustrian) bersama Hendry Asdayoka Putra (PLN Indonesia Power Renewables) dan Maxine Gao (PT Timur Assets Indonesia) membedah strategi Joint Venture agar kepatuhan regulasi bisa berjalan selaras dengan penciptaan nilai bisnis jangka panjang.


● ​Solusi Listrik Desa & Wilayah 3T: Nur Hadiyanto (Kementerian ESDM) menyoroti target ambisius pembangunan Listrik Desa (Lisdes) di 2.065 lokasi pada tahun 2026 ini. Tantangan nyata di lapangan dipaparkan oleh Priambudi Pujihatma (Pertamina NRE) dan Charlie (PT Roche Energi Powerindo).


Sebuah proyek besar tentu membutuhkan suntikan modal yang sehat. Pada sesi penutup, skema pendanaan berkelanjutan dibahas dalam Project & Investment Roundtable.


​Rene Duan, Secretary General EESA, membagikan pengalaman sukses Tiongkok dalam membiayai proyek penyimpanan energi skala besar. Diskusi ini juga diperkaya oleh analisis risiko investasi dari Rendra Firmansyah (PLN), Jessica Rolindrawan (PT Alam Energy Renewables), serta kesiapan pendanaan internasional yang diulas oleh Woo Yong Lee dari International Finance Corporation (IFC) dan Jassen (Xi'an JDEnergy).


​Rene Duan menutup acara dengan optimisme tinggi terhadap potensi hijau Indonesia.


​"Indonesia memiliki potensi yang sangat besar dalam mengembangkan energi bersih. Melalui EESA Summit Indonesia ini, kami berkomitmen untuk terus menjadi jembatan kerja sama antara Tiongkok dan Indonesia sehingga dapat mewujudkan sistem energi masa depan yang andal dan ramah lingkungan," pungkas Rene.


​Melalui sinergi yang kuat di EESA Summit Indonesia 2026, kolaborasi kedua negara diharapkan bukan sekadar transfer teknologi, melainkan menjadi motor penggerak utama bagi kemandirian energi nasional yang bersih, stabil, dan berkelanjutan untuk seluruh rakyat Indonesia.

Pemberian Mandat Kepada Ketua, Sekretaris, Bendahara dan Ketua Bidang Dewan Pimpinan Cabang Partai Nusantara Jaya Kota Bogor

 


Bogor, 09/06/2026 Acara Seremonial Ini adalah bukti keseriusan dari para pengurus Partai Nusantara Jaya, walaupun belum di deklarasikan Partai Nusantara Jaya yang dimana Hercules Rosario De Marshal Sebagai Ketua Umum.


Tetapi Antusias Pengurus Kader-kader Partai Nusantara Jaya dari Pengurus pusat hingga Pengurus ranting Tingkat Paling dasar Kepengurusan, Kader Partai Nusantara Jaya sangat Berharap kedepannya Menjadi salah satu partai yang Di Perhitungian dalam kancah politik Indonesia.


Partai Nusantara Jaya Dewan Pimpinan Cabang Cabang Kota Bogor dengan Pengurus Inti Mahlil Harahap, SIP., MH Sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang, Ardiansyah Syaiful, SH., CTA Sebagai Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang, Ria Leo Vita, SE Sebagai Bendahara Dewan Pimpinan Cabang Kota Bogor.


Para pengurus Partai Nusantara Jaya Dewan Pimpinan Cabang Kota Bogor Sangat Berharap, Dengan Hadirnya Partai Nusantara Jaya di Indonesia dapat Menciptakan Kader-kader Partai Yang Jujur dan Berjiwa Nasionalis.


Acara Seremonial Ini juga di hadiri oleh Ketua Bidang Dari Bikers Advokat Indonesia Chapter Bogor Raya Rafsodi Nayogi Hutagalung, SH, "Saya Berharap Dengan Hadirnya PNJ di Kota Bogor dapat membuat perubahan Besar dan Membawa Bogor Menjadi Lebih Baik", Ungkap nya.


Team/Red/Div Media

Polda Jabar Siapkan Rangkaian Kegiatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026


Majalahceo.com
| Bandung
-Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polda Jawa Barat mulai menyiapkan sejumlah rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan di jajaran Polda Jabar. Peringatan Hari Bhayangkara tahun ini mengusung tema “Polri untuk Masyarakat” sebagai wujud komitmen Polri dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengabdian kepada masyarakat.


Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 akan diisi dengan berbagai agenda, mulai dari upacara dan tradisi, syukuran Hari Bhayangkara, dokumentasi dan publikasi, serta pemuliaan nilai-nilai Tri Brata. Selain itu, Polda Jabar juga akan menggelar kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, seperti bakti kesehatan dan bakti sosial.


Adapun kegiatan bakti kesehatan yang direncanakan meliputi donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, khitanan massal, operasi bibir sumbing, pembagian kacamata gratis, penyuluhan perilaku hidup bersih dan sehat, imunisasi, pembagian kursi roda, alat bantu dengar, serta kruk bagi masyarakat yang membutuhkan.


Sementara itu, kegiatan bakti sosial akan mencakup pemberian bantuan sosial sembako, bantuan sosial alat dan mesin pertanian, bedah rumah, penyediaan fasilitas air bersih, serta bakti religi. Kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung kesejahteraan dan kepedulian sosial di lingkungan masyarakat Jawa Barat.


"Polda Jabar juga menyiapkan berbagai kegiatan olahraga, car free day, lomba-lomba, anjangsana, ziarah dan tabur bunga, wayangan, pameran, bazar dan pasar rakyat, doa bersama lintas agama, serta Pekan Olahraga Kapolri Cup yang meliputi cabang olahraga judo, voli, taekwondo, tenis lapangan, basket, bulu tangkis, menembak, hingga indoor sky diving." ujar Kombes Hendra, Selasa (8/6//2026)


Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa peringatan Hari Bhayangkara ke-80 bukan hanya menjadi momentum seremonial, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat kedekatan Polri dengan masyarakat.

“Melalui tema ‘Polri untuk Masyarakat’, Polda Jabar ingin menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara diarahkan untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Kami berharap kegiatan ini dapat mempererat hubungan Polri dengan warga, sekaligus menjadi wujud nyata pengabdian Polri dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan pelayanan yang humanis,” ungkapnya.


Ia juga mengajak seluruh anggota Polri di jajaran Polda Jabar untuk memahami dan melaksanakan rangkaian kegiatan tersebut dengan penuh tanggung jawab, profesional, serta mengedepankan semangat pelayanan kepada masyarakat.

“Setiap anggota Polri diharapkan dapat ikut menyukseskan kegiatan ini dengan tetap menjaga sikap humanis, responsif, dan dekat dengan masyarakat. Hari Bhayangkara harus menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas pelayanan serta memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri,” tambahnya.


Dengan berbagai kegiatan tersebut, Polda Jabar berharap peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 dapat berjalan lancar, meriah, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.***



Buktikan Kamu Lucu! Polda Jabar Tantang Komika Lokal di Lomba Stand Up Comedy HUT Bhayangkara ke-80


Majalahceo.com
| BANDUNG
— Punya bakat bikin orang tertawa? Atau sering punya cerita menggelitik soal kehidupan sehari-hari? Ini saatnya kamu unjuk gigi!


Bukan menangkap pelanggar hukum, kali ini Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) justru sedang berburu para komika lokal. Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 tahun 2026, Polda Jabar resmi menantang masyarakat untuk adu lucu lewat ajang Lomba Stand Up Comedy.


Lewat kompetisi ini, polisi ingin mendengar perspektif, cerita unik, bahkan kritik membangun dari masyarakat yang dikemas lewat komedi segar yang bikin gerrr.


Siapa Saja yang Boleh Ikut?

Kompetisi ini terbuka lebar untuk warga Jawa Barat dan dibagi menjadi dua medan pertempuran:


- Kategori Pelajar / Mahasiswa: Buat kamu yang masih duduk di bangku sekolah, mahasiswa dan punya selera humor tinggi.


- Kategori Umum: Tempat berkumpulnya para komika senior, atau masyarakat umum yang jago mengocok perut.


Pilih 'Senjata' Tema Mu!

Setiap peserta dibebaskan untuk mengeksplorasi materi komedi mereka berdasarkan tiga pilihan tema utama berikut:


- Polisi Penolong Masyarakat .


- Polisi Tangkap Pelaku Kejahatan .


- Polisi Selalu Hadir di Masyarakat .


Catatan Penting: Humor kamu harus tetap cerdas, ya! Panitia menegaskan bahwa materi stand up dilarang keras mengandung unsur SARA dan pornografi. Tetap lucu tanpa harus menjatuhkan!


Cara Ikutan (Gampang Banget!)

Kamu tidak perlu datang ke markas polisi untuk audisi. Cukup ikuti langkah praktis ini dari rumah:


- Rekam aksi panggung stand up terbaikmu dengan durasi maksimal 5 menit.


- Pastikan kualitas video sudah Format HD agar wajah dan ekspresimu terlihat jelas.


- Unggah (Upload) video tersebut ke akun Google Drive pribadimu.


Daftar dan sematkan link Google Drive videomu ke dalam Google Form pendaftaran yang disediakan panitia.


*Link nya disini* !

https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLScPW7NGNhBX47fd3B7DvFbR1xc_KzFG5xLf0l41eJ14JePuxQ/viewform?usp=dialog


Catat Tanggal Mainnya!

Jangan sampai kelewatan karena slot pendaftaran dibuka sangat singkat! Proses pengisian Google Form dan pengumpulan video hanya dilayani pada tanggal 10 hingga 15 Juni 2026.


Selain memperebutkan gelar komika terbaik pilihan Polda Jabar, ada hadiah yang sangat menarik dan total uang tunai yang siap menanti para pemenang.


Jadi, tunggu apa lagi? Siapkan bit terbaikmu, asah punchline-mu, dan jadilah bagian dari perayaan HUT Bhayangkara ke-80 dengan tawa! Informasi lengkap mengenai tautan pendaftaran bisa kamu cek di media sosial resmi Polda Jabar sekarang juga.***

KESEHATAN

NASIONAL

HUKUM

POLITIK

BISNIS

© Copyright 2019 MAJALAH CEO | All Right Reserved