-->

NASIONAL

INGIN CARI PROPERTY,DI ZAINT PROJECT AJA

TNI-POLRI

SOSIAL

HUKUM

ORGANISASI

Senin, 13 April 2026

‎3 Orang Pelaku TP Narkotika di Ringkus oleh Polisi di Majalengka


Majalahceo.com, Bandung,-Satuan Reserse Narkoba Polres Majalengka berhasil mengamankan 3 Orang  terduga pelaku tindak pidana narkotika pada Sabtu, 9 April 2026, sekitar pukul 08.30 WIB.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa ‎Penangkapan dilakukan di sebuah rumah kontrakan yang berlokasi di Blok Kliwon RT 002/RW 005, Desa Rajagaluh, Kecamatan Rajagaluh, Kabupaten Majalengka. Terlapor diketahui berinisial R.H alias Pohang, putra dari Wahid.

"‎Dari hasil penggeledahan awal terhadap badan dan pakaian terlapor, petugas tidak menemukan barang bukti. Namun, saat dilakukan penggeledahan di kamar tidur terlapor, polisi menemukan sejumlah barang bukti, di antaranya satu paket narkotika golongan I jenis sabu, satu unit handphone Samsung A33 5G warna putih, satu timbangan digital, lakban cokelat, alat hisap (bong), tiga korek api modifikasi, serta satu pipet kaca yang disimpan dalam bungkus rokok." ujar Kombes Hendra, Minggu (12/4/2026)

‎Selain itu, petugas juga menemukan satu paket sabu lainnya yang disimpan dalam bungkus rokok di bagasi sepeda motor milik terlapor.

‎Petugas kemudian melakukan penggeledahan terhadap seorang lainnya berinisial M.T bin Didin Sabarudin (alm), namun tidak ditemukan barang bukti pada dirinya. Meski demikian, dari kamar kos milik M.T ditemukan satu unit handphone Infinix Hot 11S NFC warna hitam.

‎Pengembangan kasus dilakukan dengan penggeledahan di rumah kos milik R.H di Desa Garawangi, Kecamatan Sumberjaya, Kabupaten Majalengka. Dari lokasi tersebut, polisi kembali menemukan 19 paket sabu, dua timbangan digital, plastik klip berbagai ukuran, sedotan yang telah dipotong, lakban, serta alat hisap sabu. Barang-barang tersebut disimpan dalam tas berwarna hijau. Selain itu, ditemukan pula satu paket sabu yang disimpan di dalam helm.

‎Berdasarkan hasil interogasi, M.T mengaku sempat mengedarkan narkotika di beberapa lokasi. Petugas kemudian melakukan penelusuran dan berhasil menemukan tambahan empat paket sabu di lokasi berbeda.

‎Selanjutnya, terlapor beserta seluruh barang bukti diamankan ke Kantor Satuan Reserse Narkoba Polres Majalengka guna proses penyidikan lebih lanjut.

‎Atas perbuatannya, terlapor disangkakan melanggar Pasal 114 ayat (1) Undang- Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan/atau Pasal 609 ayat (1) huruf (a) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.


 #Bid Humas Polda Jabar

‎Gerak Cepat Polisi Evakuasi Pohon Tumbang, Arus Lalu Lintas Kembali Normal ‎


Majalahceo.com, Bandung,-Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa ‎Gerak cepat dilakukan Kapolsek Cangkuang Polresta Bandung, Ipda Didi Dwi Purnomo, S.AP., CPHR., bersama Camat Cangkuang Rudy Hartono, S.STP., M.Si., dalam mengevakuasi sejumlah pohon tumbang akibat hujan deras disertai angin puting beliung.

‎Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Tanjung RT 01 RW 05, Desa Tanjungsari, Kecamatan Cangkuang, Kabupaten Bandung, pada Jumat (10/4) sore. Angin kencang yang melanda wilayah tersebut menyebabkan beberapa pohon tumbang dan sempat menghambat akses jalan warga.

‎Menindaklanjuti kejadian tersebut, Kapolsek Cangkuang bersama unsur Forkopimcam langsung turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi. Proses penanganan dilakukan secara cepat dengan melibatkan petugas gabungan serta menggunakan alat berat dari Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bandung.

‎"Berkat kerja sama yang solid, seluruh pohon yang tumbang berhasil dievakuasi dari badan Jalan Tanjung sehingga arus lalu lintas kembali normal dan tidak lagi mengganggu aktivitas masyarakat." tegas Ipda Didi, saat dihubungi, Minggu (12/4/2026).

‎Akibat kejadian tersebut, dua rumah warga mengalami kerusakan ringan. Petugas juga langsung melakukan pendataan terhadap warga terdampak sebagai langkah awal penanganan lanjutan.

‎Kapolsek Cangkuang Ipda Didi Dwi Purnomo menyampaikan bahwa pihaknya akan terus bersinergi dengan instansi terkait dalam menangani kejadian bencana alam demi keselamatan masyarakat.

‎Di tempat terpisah, Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR., menegaskan bahwa seluruh jajaran harus sigap dalam merespon setiap kejadian di wilayah.

‎“Setiap personel harus hadir di tengah masyarakat dan bertindak cepat dalam menangani kejadian, khususnya yang berpotensi membahayakan keselamatan warga. Sinergitas dengan instansi terkait harus terus ditingkatkan,” tegasnya.

‎Dengan adanya penanganan cepat ini, situasi di lokasi kembali aman dan kondusif. Masyarakat pun diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu- waktu. pungkasnya. pungkasnya.


 #Bid Humas Polda Jabar

Hari Terakhir GIICOMVEC 2026: Bukan Cuma Soal Bisnis, Tapi Juga Edukasi Teknologi

 


​JAKARTA — Pameran kendaraan komersial GAIKINDO Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) 2026 akhirnya sampai di hari penutup, Sabtu (11/4). Sejak dibuka pada 8 April lalu di JIExpo Kemayoran, ajang ini tidak hanya menjadi magnet bagi para pengusaha, tapi juga menjadi destinasi akhir pekan yang menarik bagi masyarakat umum.


​Berbeda dengan hari-hari sebelumnya yang sangat kental dengan nuansa business-to-business (B2B), hari terakhir ini terasa lebih terbuka dan edukatif.


Bagi para trade visitor atau pelaku usaha, hari terakhir ini adalah kesempatan pemungkas untuk berburu unit kendaraan yang paling pas buat mendukung operasional bisnis mereka. Teknologi yang ditawarkan pun bukan main-main; semuanya kini mengarah pada sistem yang lebih canggih, aman, dan tentunya ramah lingkungan.


​Ada 14 merek raksasa yang unjuk gigi, mulai dari pemain lama seperti Daihatsu, Hino, Isuzu, Mitsubishi Fuso, Suzuki, Toyota, hingga brand-brand yang membawa teknologi baru seperti DFSK, Farizon, Foton, JAC Motor, Sany, Wuling, serta Guangzi Auto.


​Tak hanya melihat unit yang mengilap di dalam Hall B, pengunjung juga bisa langsung melipir ke Demo Area. Di sini, kendaraan-kendaraan besar tersebut membuktikan performanya secara langsung, bukan sekadar pajangan statis.


Ketua Penyelenggara GIICOMVEC 2026, Anton Kumonty, menjelaskan bahwa fokus pameran ini tetap konsisten sebagai jembatan inovasi bagi dunia usaha. Namun, kehadiran publik di hari penutup ini punya makna penting lainnya: edukasi.


​"Momen ini penting bagi kita semua untuk melihat betapa industri kendaraan komersial kita berkembang sangat pesat. Industri ini adalah tulang punggung mobilitas dan pertumbuhan ekonomi nasional secara berkelanjutan," tutur Anton.


​Selain unit kendaraan utama, pameran ini juga dimeriahkan oleh lebih dari 35 merek industri pendukung. Mulai dari inovasi karoseri yang semakin kreatif, suku cadang, hingga teknologi manajemen armada yang kini sudah serba digital.


Salah satu hal yang menarik dari GIICOMVEC tahun ini adalah aksesnya yang terbuka luas bagi siapa saja tanpa biaya masuk alias gratis. Syaratnya cukup mudah, pengunjung hanya perlu melakukan pra-registrasi di situs resmi commercialautoexpo.com. Setelah itu, tinggal tunjukkan kode QR yang dikirim lewat email di pintu masuk.


​Pameran di hari terakhir ini di buka hingga pukul 18.00 WIB. Bagi yang datang bersama keluarga, jangan khawatir soal kenyamanan karena tersedia area kuliner dan fasilitas penunjang yang lengkap.


​Jadi, bagi Anda yang masih bingung mau ke mana di hari Sabtu ini, mampir ke JIExpo Kemayoran bisa jadi pilihan untuk melihat gambaran masa depan transportasi di Indonesia.

Minggu, 12 April 2026

“Pesona Alam dan Penginapan Eksotis di Pantai Menganti”


Majalahceo.com,Kebumen, Jawa Tengah,-Pantai Menganti kini makin dikenal luas berkat hadirnya Menganti Cottage, yang menarik wisatawan tidak hanya dari dalam negeri tetapi juga mancanegara. 


Dengan adanya fasilitas penginapan ini, pengunjung bisa menikmati keindahan pantai dengan lebih leluasa—terutama momen sunrise dan sunset yang menjadi daya tarik utama.



Menurut Krisyanto dari Karang Taruna Desa Karangduwur, jumlah wisatawan terus meningkat dan bahkan sudah banyak turis asing dari negara seperti Jerman dan Belanda yang datang berkunjung.


Salah satu contohnya adalah pasangan suami istri asal Belanda, Fernan dan Irene, yang memilih menginap di Menganti Cottage selama liburan mereka. Mereka mengaku merasa nyaman dan menikmati suasana yang tenang serta pemandangan alam yang luar biasa.


Letak Menganti Cottage yang strategis—menghadap langsung ke Samudra Hindia—membuat pengunjung dapat menyaksikan panorama laut lepas dengan deburan ombak khas. Di pagi hari, matahari terbit menghiasi cakrawala, sementara sore hari menghadirkan sunset yang memukau.


Keindahan kawasan ini semakin lengkap karena Pantai Menganti menawarkan perpaduan unik antara pesona pantai dan lanskap pegunungan di wilayah Kebumen bagian selatan, menjadikannya destinasi wisata yang istimewa dan berbeda dari pantai lainnya di Indonesia.


#Wisata Pantai Menganti #Menganti Cottage #Wisata Kebumen Jawa Tengah #Wisata Indonesia #Menganti mendunia #Nginep nyaman di Menganti Cottage

Taman Satwa Cikembulan Garut Tawarkan Wisata Edukasi dan Rekreasi Keluarga, Kunjungan Libur Lebaran Meningkat


Majalahceo.com,Garut,Taman Satwa Cikembulan terus menjadi salah satu destinasi wisata favorit di Kabupaten Garut dengan menghadirkan konsep wisata edukasi satwa yang dipadukan dengan beragam fasilitas rekreasi keluarga. Dengan koleksi satwa yang beragam serta fasilitas yang terus dikembangkan, taman wisata ini mampu menarik minat wisatawan lokal maupun luar daerah, terutama saat momen libur panjang seperti Lebaran.



Taman Satwa Cikembulan memiliki koleksi satwa yang cukup lengkap, mulai dari berbagai jenis burung, mamalia, primata, hingga reptil. Beberapa satwa yang dapat dijumpai di antaranya burung elang, elang brontok, nuri abu-abu Afrika, kasturi raja, kepodang, jalak putih, jalak suren, merak hijau, merak biru, hingga burung endemik langka seperti Curik Bali. Selain itu, terdapat pula satwa mamalia seperti harimau benggala, singa Afrika, beruang madu, rusa Timor, binturong, landak, orangutan, dan macan tutul.




Dari kelompok primata, pengunjung dapat melihat lutung surili, owa Jawa, dan siamang yang menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi pengunjung anak-anak dan pelajar. Sementara itu, koleksi reptil seperti ular sanca albino, sanca kembang, serta buaya juga menambah pengalaman edukatif bagi para pengunjung. Tidak ketinggalan, satwa eksotis lainnya seperti burung onta, kasuari glambir ganda, dan pecuk padi hitam turut melengkapi keanekaragaman satwa di taman ini.



Selain menghadirkan edukasi satwa, Taman Satwa Cikembulan juga dilengkapi berbagai fasilitas penunjang yang membuat pengunjung semakin nyaman. Fasilitas tersebut meliputi gazebo, joglo, mushola, toilet, rumah kelinci, area permainan anak, restoran, hingga bungalow. Pengunjung juga dapat menikmati berbagai wahana rekreasi seperti kuda tunggang, ATV, kereta tunggang, dan perahu.




Interaksi langsung dengan satwa menjadi salah satu daya tarik utama, di mana pengunjung dapat memberi makan merpati serta berfoto bersama ular, burung elang, dan burung hantu. Hal ini memberikan pengalaman yang tidak hanya menghibur, tetapi juga edukatif.



Pemilik Taman Satwa Cikembulan, Willy Ariesta, menyampaikan bahwa tingkat kunjungan selama libur Lebaran tahun ini menunjukkan hasil yang cukup baik. Dengan tarif tiket masuk yang terjangkau, yakni Rp30.000 untuk dewasa maupun anak-anak, animo masyarakat dinilai cukup tinggi.




Ia menjelaskan bahwa pada H+1 dan H+2 Lebaran, jumlah pengunjung mengalami peningkatan signifikan, dengan banyak wisatawan berasal dari luar daerah Garut yang sekaligus memanfaatkan momen mudik untuk berwisata. Sementara itu, pada akhir pekan seperti hari Minggu, kunjungan didominasi oleh keluarga, sedangkan pada hari biasa lebih banyak rombongan seperti sekolah maupun komunitas.



Seiring meningkatnya jumlah pengunjung, pihak pengelola terus melakukan penambahan fasilitas. Salah satu langkah yang dilakukan adalah membuka spot-spot baru untuk memenuhi kebutuhan pengunjung, terutama karena gazebo yang tersedia sebelumnya tidak lagi mencukupi. Selain itu, kini telah disediakan area khusus di lantai dua yang dapat digunakan untuk kegiatan botram atau makan bersama, sehingga tidak mengganggu kenyamanan pengunjung lainnya.




Dengan area yang luas, Taman Satwa Cikembulan juga dinilai sangat cocok untuk berbagai kegiatan seperti family gathering, acara komunitas, maupun kegiatan edukasi. Setelah berkeliling melihat satwa, pengunjung dapat melanjutkan aktivitas dengan menikmati wahana yang tersedia sehingga pengalaman wisata menjadi lebih lengkap dan tidak membosankan.



Melalui pengembangan fasilitas yang berkelanjutan serta koleksi satwa yang beragam, Taman Satwa Cikembulan terus memperkuat posisinya sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Garut yang mampu menghadirkan pengalaman rekreasi sekaligus edukasi bagi seluruh kalangan masyarakat.

Adang Daradjatun Anggota DPR RI komisi lll Fraksi PKS, Adakan Giat Kunker Tahun 2026 diwilayah Krendang Jakarta Barat

 



Tambora - Jakarta Barat :Kegiatan kunker anggota komisi lll DPR RI Fraksi PKS ini dilakukan sekali setahun ditahun 2026. Acara acara  dilaksanakan di Aula yayasan Nurul wihdah RT 07 RW 02 kelurahan Krendang kecamatan Tambora jakarta Barat. Sabtu, 11 April 2026.



Adapun tamu undangan yang hadir Antara lain, ketua aliansi generasi Anti narkoba (Eddi Inhari,S.H), ketua DPD PKS jakarta barat (Ustadz. Narmansyah), camat Tambora (Pangestu  Aji Swandhanu), Babinsa krendang, kapospol sub sektor jembatan besi, dan para tokoh masyarakat, tokoh pemuda serta perwakilan organisasi kemasyarakatan diwilayah Tambora jakarta barat.



Penanggung jawab acara kunker Bob hasan dan juga sebagai koordinator Relawan adang daradjatun (RAD) jakarta barat ketika ditemui awak media menyampaikan, Alhamdulillah pada hari ini kita dapat bersilahturahmi kembali bersama warga krendang Tambora jakarta barat, Semoga silahturahmi pada hari ini menjadikan kita semua semakin dekat dan bersahabat dengan 1 dan lainnya." Ucap Bob Hasan.



Bob Hasan menambahkan, Rangkaian demi rangkaian acara telah dilalui pada giat hari ini, penampilan adik adik kita dari ttkdh jakarta barat dan adanya pengundian door prize membuat acara berjalan penuh dengan kekeluargaan dan keakraban bagi para peserta yang hadir.



Menurut pantauan awak media, Acara kunjungan kerja Adang daradjatun anggota DPR RI komisi lll fraksi PKS berlangsung dari pukul 16.00 wib berakhir hingga pukul 18.00 wib. Acara berjalan aman lancar dan kondusif.



Sumber : Humas MIO Indonesia DKI Jakarta 



Reporter : Edo

Anak Dan Istri Sah Desak Unit PPA Polres Tanbu, Limpahkan Perkara Kades Hampang Ke Kejaksaan




Kotabaru, Kalsel — Kasus rumah tangga yang melibatkan Siti Mariana dan suaminya, Ilham yang menjabat sebagai Kepala Desa Hampang, Kecamatan Hampang, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, memasuki babak baru. Ilham kini resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Satres PPA Polres Tanah Bumbu atas dugaan perselingkuhan dengan Pelakor bernama Mitna.


Diketahui Mitna sebagai Keponakan dari Istri Sahnya Ilham, tidur dan makan pun sering di Bantu oleh Mariana, namun begitu tega Mitna merebut suami Tantenya itu sendiri, padahal jelas berkeluarga.


Alih-alih mau menyerahkan atau berjanji tidak bersama Ilham lagi, namun Mitna diam diam tetap bersekongkol dengan Ilham hubungan mereka tetap berjalan meskipun membuat surat pernyataan bercerai, ternyata itu semua hanya motif janji diatas kertas.


Mitna tidak tahu malu saat Istri Sah nya Ilham melabrak kerumah kediaman lama yang ternyata Ilham menyimpan Mitna dirumah kediaman lama Siti Mariana.


Karena habisnya kesabaran Siti Mariana, akhirnya berujung pada laporan Polisi kepada Ilham hal tersebut terungkap sebagaimana Penetapan tersangka yang tertuang dalam Surat Ketetapan Nomor: S.Tap.Tsk/68/III/RES.1.24/2026/Reskrim yang dikeluarkan oleh Polres Tanah Bumbu berdasarkan Laporan Polisi nomor : LP/B/38/V/2025/SPKT/POLRES TANAH BUMBU/POLDA KALIMANTAN SELATAN tanggal 23 Mei 2025.


Siti Mariana diketahui merupakan istri sah Ilham. Keduanya menjalani rumah tangga berbeda agama—Siti Mariana memegang keyakinan Kaharingan, sementara Ilham sebelumnya beragama Kristen— sepanjang berumah tangga selama 31 tahun keduanya telah dikaruniai empat orang anak.


Konflik rumah tangga keduanya mulai retak ketika Siti Mariana mengetahui pernikahan suaminya Ilham dengan Mitna ditahun 2024 silam, meskipun seperti itu Mariana tetap mempertahankan Rumah Tangganya namun tetap saja di gugat cerai oleh Ilham, sehingga memberikan dampak negatif terhadap Mariana berserta keempat orang anaknya.


Media ini juga menerima Video langsung dari Mariana dimana anak yang masih kecil diduga mengalami perlakuan yang tidak semestinya oleh Ilham selaku sang ayah, berupa penganiayaan melalui verbalisan, 

tidak hanya itu media ini juga menerima foto dan video dimana Mitna sebagai keponakan dari Siti Mariana ternyata tidur dan bertempat dirumah Mariana yang lama atas simpanan Ilham, serta pesan whatsapp yang berkaitan dengan hubungan perselingkuhan.


Tak lama setelah mengetahui kehadiran orang ketiga, alih alih bertahan namun Siti Mariana akhirnya digugat cerai oleh Ilham suaminya di Pengadilan Negeri Kotabaru.


Akhirnya dalam kondisi terpukul, Siti Mariana kemudian datang dan meminta pendampingan hukum kepada kantor BASA REKAN (Badrul Ain Sanusi Al-Afif, S.H., M.H. & Rekan) cabang Kotabaru dengan menceritakan kesedihan-kesedihannya.


M. Hafidz Halim, S.H. yang biasa disapa Bang Naga ketika dikonfirmasi wartawan mengatakan, “Dalam perkara ini kami melihat perempuan yang diceraikan tanpa mendapatkan haknya tentu sangat memprihatinkan. Karena itu kami bersedia memberikan pendampingan dan melakukan perlawanan hukum atas adanya Gugatan di Pengadilan Negeri Kotabaru,” ujarnya.


Dalam proses persidangan, tim kuasa hukum menemukan bahwa alasan perceraian yang diajukan memang tidak sesuai dengan fakta di lapangan.


“Fakta sebenarnya terjadinya perselingkuhan yang dilakukan oleh sang suami, karena telah menikahi orang Ketiga yang hadir dalam rumah tangga, ditambah pengabaian atas kewajibannya terhadap istri pertama dan keempat orang anaknya,” ungkapnya.


Ia juga menegaskan bahwa alasan perceraian karena perbedaan keyakinan yang tidak relevan dengan fakta dilapangan hanya menjadi motif dan alasan saja.


“Sejak awal menikah dan berumah tangga sebenarnya mereka sudah berbeda agama dan tidak ada masalah, tentunya Keyakinan dan aqidah setiap orang tidak bisa dipaksakan terkecuali mendapatkan hidayah,” ucapnya.


Hal senada disampaikan tim hukum lainnya, Djupri Efendi, S.H.


“Alasan karena istri tidak mau berpindah agama tidaklah relevan, karena sebelumnya mereka hidup berdampingan tanpa masalah, apalagi sudah 31 tahun berumah tangga,” ujarnya.


Selanjutnya dalam perkara perdata, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kotabaru mengabulkan jawaban gugatan dari pihak Siti Mariana dan menolak gugatan dari Ilham. Putusan Pengadilan Negeri Kotabaru dengan nomor perkara 46/Pdt.G/2025/PN Ktb tanggal 30 Juli 2025 kemudian juga diperkuat di tingkat banding di Pengadilan Tinggi Banjarmasin dengan Nomor Putusan: 94/PDT/2025/PT BJM tanggal 30 September 2025, dan saat ini Penggugat mengajukan Kasasi sehingga masih dalam proses Kontra Kasasi di Mahkamah Agung Republik Indonesia.


Selain itu, Siti Mariana pada tanggal 23 Mei 2025 juga melaporkan dugaan perselingkuhan menjelang berjalannya Gugatan yang diajukan suaminya sejak tanggal 5 Mei 2025 silam, atas Laporan tersebut kini berujung pada penetapan Ilham sebagai tersangka di Polres Tanah Bumbu.


“Memang karena ancaman hukumannya di bawah satu tahun, yang bersangkutan tidak ditahan. Namun status tersangka sudah jelas dan sah secara hukum,” terang Djupri Efendi.


Meski demikian, pihak kuasa hukum menyoroti lambannya proses penanganan perkara.


“Kami menilai proses ini berjalan cukup lamban. Oleh karena itu kami mendesak kepada penyidik, khususnya Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), agar sesegeranya melimpahkan berkas perkara ke Kejaksaan Negeri Tanah Bumbu untuk segera dinyatakan lengkap (P21),” tegasnya.


Menurutnya, percepatan proses hukum sangat penting agar perkara ini segera disidangkan dan memberikan kepastian hukum bagi korban.


“Kami ingin proses ini tidak diulur-ulur, harus segera P21 dan dilimpahkan ke kejaksaan agar bisa segera disidangkan di Peradilan, klien kami tidak ingin berdamai karena Pak Ilham mengabaikan janjinya yang dimana belum melepaskan Mitna, kami meyakini di persidangan nanti akan terbuka fakta-fakta yang sebenarnya,” tambah Djupri.


Pihaknya berharap proses hukum ini dapat memberikan rasa keadilan, khususnya bagi anak-anak yang masih membutuhkan perlindungan dan kepastian masa depan.


“Kami ingin memastikan keadilan dan kepastian hukum benar-benar ditegakkan, termasuk terkait hak-hak anak serta harta yang semestinya menjadi bagian mereka,” pungkasnya.


Diketahui bahwa Siti Mariana juga berencana akan melaporkan Mitna ke Polres Tanah Bumbu terkait Perselingkuhan dengan Suaminya, berat bagi Mariana dimana suami dan ponakannya terlibat hubungan, namun bagi Mariana mempertahankan harga diri dan mempertahankan anak anaknya jauh lebih penting dari pada harus terus terpuruk dalam kesedihannya.(Red)

Sabtu, 11 April 2026

‎Respons Cepat Bencana, Polri dan Warga Dirikan Jembatan Darurat di Garut. ‎


Majalahceo.com, Bandung,-Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Polres Garut bersama Polsek Pakenjeng, unsur Forkopimcam dan masyarakat melaksanakan kegiatan kerja bhakti pembangunan jembatan darurat sebagai penghubung Desa Pasirlangu dan Desa Tanjung Jaya yang sebelumnya terputus akibat hujan deras.

‎Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu (11/4/2026)  bertempat di Jembatan Ciwarunga, Kampung Cirindu, Desa Tanjung Jaya, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut.

‎Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Pakenjeng, Camat Pakenjeng, Kepala Desa Pasirlangu, Kepala Desa Tanjung Jaya, Ketua BPD Desa Tanjung Jaya, serta para ketua RT/RW dan warga masyarakat sekitar sebanyak kurang lebih 40 orang bahu membahu membangun jembatan darurat. 

‎Kerja bhakti ini dilakukan sebagai respons cepat atas terputusnya jembatan akibat hujan deras yang sempat menghambat aktivitas masyarakat.

‎“Jembatan sementara ini dibangun menggunakan material bambu dengan panjang sekitar 14 meter, lebar 4 meter, dan kedalaman sungai sekitar 4,6 meter. Saat ini sudah dapat dilalui oleh pejalan kaki, termasuk anak-anak sekolah, serta mendukung kembali aktivitas perekonomian warga,” ujar Kapolsek Pakenjeng IPTU H. Muslih Hidayat, S.H.

‎Dengan adanya jembatan darurat tersebut, akses penghubung antar desa seperti Desa Tanjung Jaya, Tanjung Mulya, dan Desa Pasirlangu kembali terbuka, meskipun untuk sementara hanya dapat dilalui oleh pejalan kaki dan belum bisa dilintasi kendaraan roda empat.

‎Kegiatan gotong royong ini menjadi wujud sinergitas antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menghadapi dampak bencana serta menjaga kelancaran aktivitas warga.


#Bid Humas Polda Jabar

‎Kapolda Jabar Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan S.I.K., S.H., M.H Raih Gelar Doktor di Universitas Airlangga


Majalahceo.com, Bandung,-‎Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan S.I.K., S.H.,M.H  resmi meraih gelar doktor dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Airlangga (Unair). Polda Jawa Barat pun menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi atas capaian akademik tersebut.

‎Ucapan selamat itu disampaikan oleh jajaran Kepolisian Daerah Jawa Barat beserta staf dan jajaran. Dalam ucapan resminya, Polda Jabar berharap ilmu dan pengalaman yang diperoleh dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

‎Kapolda Jabar yang berpangkat Inspektur Jenderal Polisi itu meraih gelar doktor setelah menyelesaikan studi di Universitas Airlangga, tepatnya di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.

‎Kabid Humas Polda Jabar, Hendra Rochmawan mengatakan capaian akademik tersebut merupakan bentuk komitmen pimpinan dalam meningkatkan kapasitas keilmuan di lingkungan kepolisian.

‎“Ini menjadi kebanggaan bagi keluarga besar Polda Jawa Barat. Kami mengucapkan selamat dan sukses kepada Bapak Kapolda Jabar  atas diraihnya gelar doktor. Semoga ilmu yang diperoleh dapat semakin memperkuat pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Kombes Hendra, Sabtu (11/4/2026)

Kombes ‎Hendra menambahkan, keberhasilan tersebut juga diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh personel kepolisian untuk terus meningkatkan kompetensi, baik melalui pendidikan formal maupun pengembangan diri.

‎“Prestasi ini sekaligus menjadi motivasi bagi anggota Polri untuk terus belajar dan meningkatkan kualitas diri dalam menjalankan tugas melayani masyarakat,”  ungkapnya.

‎Polda Jabar juga menyampaikan doa agar ilmu, pengalaman, dan gelar yang diraih Kapolda dapat membawa keberkahan serta memberikan kontribusi positif bagi institusi kepolisian dan masyarakat luas.


#Bid Humas Polda Jabar

‎Dari Rutilahu Jadi Layak Huni, Polisi Bantu Warga Caringin.


Majalahceo.com,Garut,-Polres Garut bersama Polsek Caringin dan unsur Forkopimcam menghadiri kegiatan dimulainya program bedah rumah tidak layak huni (Rutilahu) yang merupakan bantuan dari Kapolres Garut, bertempat di Kampung Panumbangan RT 003 RW 003, Desa Samuderajaya, Kecamatan Caringin, Kabupaten Garut, Sabtu (11/4/2026).

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengungkapkan bahwa ‎Dalam kegiatan tersebut dilakukan proses awal bedah rumah dengan merobohkan bangunan rumah panggung berukuran 4 x 5 meter milik seorang warga bernama Mimin, yang sebelumnya dinilai sudah tidak layak huni. 

‎Selanjutnya, rumah tersebut akan dibangun kembali melalui program bantuan dari Kapolres Garut.

‎"Program Rutilahu Polres Garut ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya dalam membantu meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hunian warga yang membutuhkan." Ujar AKBP Yugi Bayu Hendarto, S.I.K., M.A.P Kapolres Garut. 

‎Polres Garut mengharapkan bahwa kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


 #Bid Humas Polda Jabar

‎Tindak Lanjuti Video Viral, Polisi Gerak Cepat Amankan Pelaku Pemalakan di Perlintasan Kereta Api Bojong Salam


Majalahceo.com, Bandung,-Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H  mengatakan bahwa Jajaran Polsek Rancaekek bergerak cepat menindak lanjuti beredarnya video viral di media sosial terkait dugaan aksi pemalakan di perlintasan kereta api Kampung Gandok, Desa Bojong Salam, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung. Peristiwa tersebut diketahui terjadi pada Rabu, 8 April 2026 sekitar pukul 16.00 WIB dan viral pada Jumat, 10 April 2026 pagi.

‎Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat seorang pengendara mobil bernama David Wijaya melintas di lokasi perlintasan rel menuju arah Haurpugur. Setibanya di lokasi, korban dihentikan oleh dua orang pemuda yang meminta sejumlah uang. Karena tidak memberikan uang, salah satu pelaku kemudian melakukan tindakan dengan memukul pintu mobil korban.

‎Menindaklanjuti informasi tersebut, gabungan piket fungsi Polsek Rancaekek yang dipimpin oleh IPTU Asep Dadan segera melakukan langkah cepat dengan menghubungi pelapor sekaligus pengunggah video, serta mendatangi tempat kejadian perkara. Di lokasi, petugas berhasil mengamankan dua orang yang diduga terlibat dalam aksi pemalakan tersebut, kemudian langsung dibawa ke Mako Polsek Rancaekek guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh Unit Reskrim.

‎Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono S.H., S.I.K., M.H., CPHR  menjelaskan bahwa pihaknya merespons cepat setiap laporan masyarakat, khususnya yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban. “Kami tidak akan mentolerir segala bentuk premanisme maupun aksi pemalakan di wilayah hukum Polsek Rancaekek. Saat ini kedua terduga pelaku sudah kami amankan dan sedang dalam proses pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya, Sabtu (11/4/2026)

‎Lebih lanjut, pihak kepolisian juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak segan melaporkan setiap bentuk gangguan kamtibmas yang terjadi di lingkungan sekitar. Sinergi antara masyarakat dan kepolisian diharapkan dapat menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah Rancaekek, pungkasnya.


 #Bid Humas Polda Jabar

‎Polisi Razia Warung Pinggir Jalan, Amankan Puluhan Botol Minuman Beralkohol Tanpa Izin


Majalahceo.com, Bandung,-Personel Polsek Katapang melaksanakan kegiatan razia terhadap warung pinggir jalan yang diduga menjual minuman beralkohol tanpa izin di wilayah hukumnya, Sabtu (11/04/26).

‎Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mrengatakan bahwa dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pemeriksaan di sejumlah warung dan menemukan puluhan botol minuman beralkohol dari berbagai merek yang dijual tanpa izin resmi. Seluruh barang bukti kemudian diamankan oleh petugas untuk proses lebih lanjut.

‎Kapolresta Bandung Kombespol Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR.  menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah tegas dalam menindak peredaran minuman beralkohol ilegal yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas di tengah masyarakat.

‎Dengan adanya razia tersebut, diharapkan dapat memberikan efek jera serta menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah hukum Polsek Katapang.


#Bid Humas Polda Jabar

Perkuat Komitmen Lingkungan, Satgas Citarum Harum Sektor 2 Rangkul Dunia Industri Wujud kan Pentahelik Bersama Forkpimcam Majalaya


Majalahceo.com,Kabupaten Bandung – Dalam upaya memperkuat sinergi dan dukungan terhadap program Citarum Harum, Satgas Citarum Harum Sektor 2 melaksanakan kegiatan silaturahmi dan diskusi bersama Forkpimcam Majalaya serta kalangan industri, Sabtu (11 April 2026).


Kegiatan tersebut berlangsung di PT Sharon, Majalaya, Kabupaten Bandung, dan dipimpin langsung oleh Dansektor 2 Citarum Harum, Kolonel Infanteri Dwi Krisyanto.


Dalam keterangannya, Kolonel Dwi Krisyanto menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membangun kolaborasi pentahelix antara pemerintah, TNI, aparat kewilayahan, serta sektor industri.


“Hari ini kita melaksanakan silaturahmi bersama Forum HRD Kabupaten Bandung dan Forkpimcam Majalaya. Ini menjadi sarana sinergi lintas instansi dalam mendukung program Citarum Harum,” ujarnya.


Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari Satgas Sektor 2, Koramil, hingga instansi di wilayah Kecamatan Majalaya.


Pimpinan PT Sharon, BPK Usman, bersama jajaran HRD yang tergabung dalam Forum HRD Kabupaten Bandung menyambut baik program Citarum Harum. Mereka menyatakan dukungannya terhadap upaya pemerintah, khususnya Sektor 2 di bawah kepemimpinan Kolonel Dwi Krisyanto, dalam mewujudkan kondisi Sungai Citarum yang lebih bersih dan sehat.


Sementara itu, Bpk.Asep selaku pembina Forum HRD Kabupaten Bandung menilai kehadiran Satgas Citarum Harum sebagai solusi dalam menangani permasalahan lingkungan.

“Kami berharap Dansektor dapat membimbing kami agar bersama-sama menjaga lingkungan. Ke depan, baik limbah pabrik maupun domestik bisa kita selesaikan secara sinergis,” ungkapnya.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dansatgas Citarum Harum Sektor 2 beserta jajaran, Baops, Dansub, anggota Satgas, Camat Majalaya, Danramil, Kapolsek, serta Forum HRD Kabupaten Bandung.

Silaturahmi Dansektor 2 Citarum Harum Kolonel Inf Dwi Krisyanto,S.E. Beserta Rombongan dengan Forkpimcam Majalaya, Kabupaten Bandung dan Forum HRD Kabupaten Bandung


Majalahceo.com,Kabupaten Bandung – Dalam upaya memperkuat sinergi dan dukungan terhadap program Citarum Harum, Satgas Citarum Harum Sektor 2 melaksanakan kegiatan silaturahmi dan diskusi bersama Forkpimcam Majalaya serta kalangan industri, Sabtu (11 April 2026).


Kegiatan tersebut berlangsung di PT Sharon, Majalaya, Kabupaten Bandung, dan dipimpin langsung oleh Dansektor 2 Citarum Harum, Kolonel Infanteri Dwi Krisyanto.



Dalam keterangannya, Kolonel Dwi Krisyanto menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membangun kolaborasi pentahelix antara pemerintah, TNI, aparat kewilayahan, serta sektor industri.


“Hari ini kita melaksanakan silaturahmi bersama Forum HRD Kabupaten Bandung dan Forkpimcam Majalaya. Ini menjadi sarana sinergi lintas instansi dalam mendukung program Citarum Harum,” ujarnya.



Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari Satgas Sektor 2, Koramil, hingga instansi di wilayah Kecamatan Majalaya.


Pimpinan PT Sharon, BPK Usman, bersama jajaran HRD yang tergabung dalam Forum HRD Kabupaten Bandung menyambut baik program Citarum Harum. Mereka menyatakan dukungannya terhadap upaya pemerintah, khususnya Sektor 2 di bawah kepemimpinan Kolonel Dwi Krisyanto, dalam mewujudkan kondisi Sungai Citarum yang lebih bersih dan sehat.



Sementara itu, Bpk.Asep selaku pembina Forum HRD Kabupaten Bandung menilai kehadiran Satgas Citarum Harum sebagai solusi dalam menangani permasalahan lingkungan.

“Kami berharap Dansektor dapat membimbing kami agar bersama-sama menjaga lingkungan. Ke depan, baik limbah pabrik maupun domestik bisa kita selesaikan secara sinergis,” ungkapnya.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dansatgas Citarum Harum Sektor 2 beserta jajaran, Baops, Dansub, anggota Satgas, Camat Majalaya, Danramil, Kapolsek, serta Forum HRD Kabupaten Bandung.

Jembatan Rusak di Padaherang Dibiarkan, Warga Soroti Minimnya Respons Pemerintah

 



PANDEGLANG, BANTEN — Kondisi Jembatan Kampung Peteuy, Desa Padaherang, Kecamatan Angsana, Kabupaten Pandeglang, kian memprihatinkan. Kerusakan yang terjadi tidak hanya menghambat aktivitas warga, tetapi juga semakin melebar tanpa adanya tanda-tanda perbaikan dari pihak pemerintah setempat.


Saat ini, jembatan tersebut sudah tidak dapat dilalui kendaraan roda empat. Padahal, jembatan ini merupakan akses utama masyarakat untuk menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk kegiatan ekonomi dan akses pelajar menuju sekolah.


Ironisnya, hingga kini belum terlihat adanya langkah konkret dari Pemerintah Desa Padaherang maupun Pemerintah Kecamatan Angsana. Bahkan, pihak kecamatan disebut-sebut belum turun langsung ke lokasi untuk meninjau kondisi jembatan yang semakin parah.


Seorang warga Desa Padaherang yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kekecewaannya terhadap lambannya respons pemerintah.


“Kami merasa heran, baik camat maupun kepala desa belum juga turun ke lokasi. Seharusnya mereka melihat langsung kondisi jembatan ini dan segera mengambil langkah perbaikan,” ujarnya.


Ia juga menambahkan bahwa kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran, terutama bagi anak-anak sekolah dan warga yang setiap hari harus melintasi jembatan tersebut.


“Kami hanya ingin ada tindakan nyata agar warga merasa aman dan nyaman saat melintas,” tambahnya.


Warga berharap pemerintah segera turun tangan sebelum kerusakan semakin parah dan berpotensi menimbulkan risiko kecelakaan. Jika terus dibiarkan, bukan tidak mungkin jembatan tersebut akan putus total dan melumpuhkan aktivitas masyarakat secara keseluruhan."(Team/red)

KESEHATAN

NASIONAL

HUKUM

POLITIK

BISNIS

© Copyright 2019 MAJALAH CEO | All Right Reserved