-->

NASIONAL

INGIN CARI PROPERTY,DI ZAINT PROJECT AJA

TNI-POLRI

SOSIAL

HUKUM

ORGANISASI

Sabtu, 09 Mei 2026

Peringati HUT ke-46 Yayasan Kemala Bhayangkari, Kapolda Jabar Saksikan Penampilan Polisi Cilik Juara 1 TK Kemala Bhayangkari 23 Garut


Majalahceo.com, Bandung,-Dalam rangka memperingati HUT ke-46 Yayasan Kemala Bhayangkari Tahun 2026, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H. menghadiri kegiatan penampilan Polisi Cilik (Pocil) yang berlangsung di Aula Ditlantas Polda Jabar. Jumat (8/5/2026).


Kegiatan tersebut dihadiri oleh para Pejabat Utama (PJU) Polda Jabar dan menjadi salah satu rangkaian kegiatan yang bertujuan mempererat kebersamaan serta meningkatkan peran Yayasan Kemala Bhayangkari dalam pembinaan pendidikan anak usia dini.


Pada kesempatan tersebut, Polisi Cilik dari TK Kemala Bhayangkari 23 Garut yang berhasil meraih Juara 1 menampilkan atraksi baris-berbaris dan kedisiplinan yang mencerminkan semangat, ketangguhan, serta kekompakan.


Kapolda Jabar menyampaikan bahwa Yayasan Kemala Bhayangkari memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang unggul dan berkarakter, serta memberikan kontribusi nyata dalam bidang pendidikan.


“Peringatan HUT Yayasan Kemala Bhayangkari ini menjadi momentum untuk terus meningkatkan peran kita dalam mendukung pendidikan anak-anak. Saya melihat penampilan Polisi Cilik ini sangat luar biasa, karena mampu menunjukkan disiplin, keberanian, dan semangat yang tinggi,” kata Irjen Pol Dr. Rudi Setiawan.


Kapolda Jabar  juga berharap prestasi yang diraih oleh TK Kemala Bhayangkari 23 Garut dapat menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain untuk terus mengembangkan potensi anak-anak melalui kegiatan positif.


“Prestasi ini harus menjadi motivasi, bukan hanya bagi anak-anak, tetapi juga bagi para pendidik dan orang tua." ungkapnya.


"Mari kita bersama-sama menciptakan generasi penerus yang cerdas, berprestasi, serta memiliki akhlak dan karakter yang kuat,” tambahnya.


Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa kegiatan berlangsung dengan penuh semangat dan kebanggaan, sekaligus menjadi bukti bahwa pembinaan sejak dini melalui Yayasan Kemala Bhayangkari mampu menciptakan generasi yang disiplin, berprestasi, dan membanggakan.



#Bid Humas Polda Jabar

Wujudkan Rumah Impian, Tangis Pasutri Bogor Pecah di Hadapan Sang Jenderal

BOGOR – Suasana khidmat seketika berubah menjadi haru biru di kediaman pasangan suami istri, Bapak Hendi dan Ibu Anis. Keduanya tak kuasa membendung air mata saat rumah mereka yang sebelumnya masuk kategori Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), kini berdiri kokoh dan permanen melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0621/Kabupaten Bogor.


​Puncak emosi pecah saat rombongan yang dipimpin oleh Brigjen TNI Edi Yusnandar, S.A.P., M.I.P., CFrA., CGCAE, didampingi Dandim 0621/Kabupaten Bogor Letkol Inf Rizal Dwijayanto, S.E., M.I.P., waaster Kodam III Siliwangi, Letkol INF Suryanto, S.A.P.Kasiter Korem 061/Surya kencana Kolonel Inf Nur Wicahyanto,Kepala Dinas Teritorial (Kadister) Lanud Atang Sendjaja Kolonel Tek Ony Afrianto Bogor. serta Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi, S.E., tiba di lokasi untuk meninjau hasil pembangunan tersebut.


​Ibu Anis, dengan suara tersedu-sedu, mengungkapkan rasa syukur yang mendalam di hadapan para perwira TNI. Ia mengaku seolah masih bermimpi melihat perubahan drastis pada rumahnya.


​"Ini serasa mimpi bagi kami. Terima kasih banyak kepada Bapak-bapak TNI yang telah memberikan hunian layak bagi keluarga kami. Dulu rumah kami hanya berdinding gipsum dan bambu, sekarang alhamdulillah sudah tembok kokoh. Semoga kebaikan ini dibalas oleh Allah SWT," ucap Anis dengan nada bergetar. Pada jum'at 8/05/2026


​Sebelum tersentuh program TMMD, rumah keluarga Hendi dalam kondisi memprihatinkan: berdinding gipsum dan bambu lapuk, beralaskan tanah, serta minim sanitasi. Kini, bangunan tersebut telah bertransformasi menjadi rumah permanen berdinding tembok, lantai keramik, serta dilengkapi fasilitas sanitasi yang memenuhi standar kesehatan.


​Dalam kunjungannya, Brigjen TNI Edi Yusnandar memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi Dansatgas TMMD ke 128 dan personel di lapangan yang mampu menyelesaikan pembangunan dengan kualitas baik dan waktu yang cepat. Beliau berpesan agar bantuan ini dijaga dan dirawat dengan sebaik-baiknya.


​Senada dengan hal tersebut, Dandim 0621/Kab. Bogor Letkol Inf Rizal Dwijayanto menegaskan bahwa kehadiran TNI dalam program TMMD adalah komitmen nyata untuk mengatasi kesulitan rakyat.


"Ini adalah bukti kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kami tidak ingin ada warga yang harus tidur dengan rasa cemas karena kondisi rumah yang tidak aman atau tidak layak," tegas Letkol Rizal.


​Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi, turut memberikan dukungan penuh terhadap kolaborasi ini. Menurutnya, TMMD merupakan solusi nyata dalam mempercepat pembangunan infrastruktur dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah pelosok Kabupaten Bogor yang sulit terjangkau program reguler.


​Program bedah rumah ini menjadi satu dari sekian sasaran fisik TMMD ke-128 yang bertujuan menciptakan standar hidup yang lebih sehat dan aman bagi masyarakat prasejahtera di wilayah Bogor.


Sumber : 

Pendim 0621/kab Bogor 

Humas Fwji Bogor Raya

Semangat Kemanusiaan Tak Pernah Surut, PTJ dan GWS Ikuti Donor Darah Rutin di KIA Siloam Motor Bandung



Majalahceo.com,Bandung, Sabtu (9/5/2026) – Semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh Paguyuban Tiang Jawi (PTJ) dan Group Wong Sidareja (GWS) dengan mengikuti kegiatan donor darah yang digelar di KIA Siloam Motor, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Sabtu (9/5/2026).



Kegiatan sosial kemanusiaan tersebut berlangsung sejak pukul 08.00 WIB hingga pukul 14.00 WIB dan diikuti ratusan peserta dari berbagai kalangan masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, Paguyuban Tiang Jawi PTJ dan Group Wong Sidareja GWS mengirimkan tiga perwakilannya, yakni Edi Oyo Sunardi bersama istrinya Bunda Rohayati serta Mashuri.



Kehadiran mereka bukan hanya sekadar memenuhi undangan kegiatan sosial, namun juga sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap sesama serta dukungan terhadap program kemanusiaan melalui donor darah rutin.




Edi Oyo Sunardi mengatakan bahwa dirinya sudah cukup lama aktif mengikuti kegiatan donor darah. Bahkan, sejak tahun 2013 hingga saat ini dirinya telah melakukan donor darah sebanyak 27 kali.



Menurutnya, donor darah bukan hanya bermanfaat bagi penerima donor, namun juga memberikan dampak positif bagi kesehatan tubuh pendonor itu sendiri.



“Awalnya memang terasa sedikit pusing setelah donor, tetapi setelah itu badan terasa lebih segar dan sehat. Karena itulah saya rutin melakukan donor darah. Selain mengikuti kegiatan seperti ini, kami juga rutin donor di PMI Jalan Aceh No.79 Kota Bandung,” ujar Edi.




Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak takut mendonorkan darahnya karena setetes darah sangat berarti bagi keselamatan orang lain yang membutuhkan pertolongan medis.



“Ayo kita donor darah. Selain tubuh menjadi sehat, donor darah juga sangat membantu sesama. Jangan lupa, setetes darah kita bisa menyelamatkan nyawa seseorang yang membutuhkan,” ungkapnya.



Semangat kemanusiaan yang ditunjukkan para peserta donor darah mendapat apresiasi dari pihak penyelenggara. Yonathan dari KIA Siloam Motor menjelaskan bahwa kegiatan donor darah tersebut merupakan agenda rutin perusahaan yang dilaksanakan setiap tiga bulan sekali bekerja sama dengan PMI UD Majalengka.



Menurutnya, kegiatan sosial tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung aksi kemanusiaan sekaligus membantu memenuhi kebutuhan stok darah bagi masyarakat.



“Kegiatan donor darah ini rutin kami laksanakan setiap tiga bulan sekali. Saat ini kami bekerja sama dengan PMI UD Majalengka. Sebelumnya juga pernah bekerja sama dengan PMI Kabupaten Bandung dan PMI Kota Bandung,” kata Yonathan.



Ia menjelaskan bahwa kegiatan donor darah terus mendapat respons positif dari masyarakat. Hal itu terlihat dari tingginya antusias peserta yang hadir dalam kegiatan tersebut.




“Alhamdulillah, peserta yang mengikuti donor darah hari ini cukup banyak. Berdasarkan hasil seleksi data peserta, jumlahnya mencapai lebih dari 300 orang,” jelasnya.



Kegiatan donor darah tersebut berlangsung tertib dan penuh semangat kebersamaan. Para peserta tampak antusias mengikuti proses pemeriksaan kesehatan hingga pelaksanaan donor darah.



Melalui kegiatan sosial seperti ini diharapkan semakin banyak masyarakat yang sadar akan pentingnya donor darah secara rutin, baik untuk membantu sesama maupun menjaga kesehatan tubuh sendiri.



Paguyuban Tiang Jawi PTJ dan Group Wong Sidareja GWS pun berharap kegiatan donor darah dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan serta menjadi inspirasi bagi komunitas lainnya untuk ikut aktif dalam kegiatan sosial kemanusiaan.

22 Pelajar Diamankan Usai Perusakan SMK di Kebumen, Polisi Libatkan Orang Tua dan Sekolah untuk Pembinaan


Majalahceo.com, Kebumen,-Polres Kebumen — Sebanyak 22 pelajar setingkat SMK diamankan jajaran Polres Kebumen setelah diduga terlibat aksi perusakan di salah satu sekolah menengah kejuruan di wilayah Kabupaten Kebumen. Peristiwa perusakan itu terjadi pada Kamis malam, 7 Mei 2026.


Para pelajar diamankan personel gabungan Polres Kebumen saat patroli pada Jumat, 8 Mei 2026. Setelah dibawa ke Mapolres Kebumen, mereka menjalani pembinaan di Gedung Tribrata dengan melibatkan orang tua, perangkat desa, hingga pihak sekolah masing-masing.


Dalam kegiatan pembinaan itu, para pelajar tampak menyesali perbuatannya. Mereka diduga melakukan pengrusakan di SMK TKM Teknik Kebumen, meskipun sekolah tersebut bukan tempat mereka menempuh pendidikan.


Berdasarkan hasil pendalaman, aksi tersebut dipicu dendam antarsekolah yang disebut telah berlangsung turun-temurun. Dugaan permusuhan itu terus diwariskan dari kakak kelas kepada adik kelas tanpa alasan yang jelas.


Sejumlah orang tua mengaku terkejut mengetahui keterlibatan anak mereka dalam kejadian tersebut. Mereka mengaku tidak menyangka anak-anaknya ikut dalam aksi perusakan fasilitas sekolah.



Kegiatan pembinaan dipimpin Kabagops Polres Kebumen Kompol Mardi, mewakili Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama. Ia menekankan pentingnya pengawasan orang tua terhadap aktivitas anak, baik di rumah maupun di lingkungan pergaulan.


“Kurangnya pengawasan orang tua menjadi salah satu faktor munculnya permasalahan sosial. Komunikasi dalam keluarga dan pengawasan penggunaan media sosial juga perlu diperhatikan,” kata Kompol Mardi dalam kegiatan tersebut.


Ia juga meminta seluruh pihak mengedepankan penyelesaian secara kekeluargaan dan musyawarah agar situasi tetap kondusif.


Akibat perbuatan itu, para pelajar yang terlibat akan dikenakan wajib lapor sebagai bagian dari pembinaan dan pengawasan.


“Pelaksanaan wajib lapor dilakukan dua kali dalam satu minggu untuk memantau perkembangan siswa,” ujarnya.


Kabagops juga meminta kejadian tersebut dijadikan pelajaran bersama. Ia juga mendorong kedua sekolah menjalin kegiatan positif bersama untuk mencegah konflik antarpelajar.

“Kegiatan bersama seperti olahraga dan pembinaan pelajar diharapkan bisa mempererat hubungan antarsekolah,” katanya.


Pihak sekolah turut menyampaikan sikap mereka dalam pembinaan tersebut. Kesiswaan SMK Nawa Bakti, Edi Wiyanto, mengatakan para siswa telah diberikan arahan dan pembinaan agar menjauhi perilaku negatif.


Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dan pihak SMK Taman Karya atas keresahan yang timbul akibat kejadian tersebut.


Sedangkan pihak SMK Taman Karya penanganan dilakukan dengan mengedepankan unsur pembinaan karena para pelajar masih memiliki masa depan panjang.


Acara kemudian dilanjutkan dengan penyampaian permohonan maaf para siswa kepada orang tua dan guru. Mereka juga menandatangani surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatan serupa dan mematuhi tata tertib yang berlaku.


(Humas Polres Kebumen)

Polisi Cilik TK Kemala Bhayangkari 23 Garut , Raih Juara 1 pada HUT ke-46 Yayasan Kemala Bhayangkari, Wujud Disiplin Dan Tanggung Jawab Sejak Dini


Majalahceo.com, Bandung,-Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H. menghadiri kegiatan penampilan Juara 1 Polisi Cilik (Pocil) TK Kemala Bhayangkari 23 Garut dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Yayasan Kemala Bhayangkari Tahun 2026. Jumat (8/5/2026).


Kegiatan tersebut digelar di Aula Ditlantas Polda Jabar dan dihadiri oleh para Pejabat Utama (PJU) Polda Jabar serta jajaran terkait.


Dalam kegiatan tersebut, Polisi Cilik TK Kemala Bhayangkari 23 Garut menampilkan atraksi baris-berbaris yang penuh semangat, disiplin, serta kekompakan. Penampilan tersebut berhasil memukau para undangan dan menjadi bukti nyata keberhasilan pembinaan anak sejak usia dini.

Kapolda Jabar memberikan apresiasi atas prestasi yang telah diraih, sekaligus menilai kegiatan Pocil sebagai salah satu sarana pembentukan karakter generasi muda agar memiliki sikap disiplin, percaya diri, dan cinta tanah air.


“Saya mengapresiasi penampilan Polisi Cilik TK Kemala Bhayangkari 23 Garut yang telah meraih Juara 1. Ini merupakan kebanggaan bagi kita semua, karena sejak usia dini anak-anak sudah dibina untuk disiplin, kompak, dan memiliki karakter yang baik,” ujar Irjen Pol Dr. Rudi Setiawan.


Kapolda Jabar menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang penampilan semata, namun juga sebagai bagian dari pendidikan karakter yang sangat penting untuk membentuk generasi penerus bangsa.


“Pembinaan seperti ini sangat positif. Anak-anak adalah masa depan bangsa, sehingga perlu kita tanamkan nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan semangat kebersamaan sejak dini,” tambahnya.


Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa  Momentum peringatan HUT ke-46 Yayasan Kemala Bhayangkari ini menjadi wujud komitmen Bhayangkari dan Polri dalam mendukung pendidikan serta pembinaan generasi muda yang berprestasi.



#Bidhumas Polda Jabar

Ayo Donor Darah, Setetes Darahmu Bisa Menyelamatkan Nyawa Orang



🩸 AYOO DONOR DARAH 🩸


Jangan cuma jadi penonton, jadi pahlawan juga bisa!  

Satu kantong darahmu bisa selamatkan 3 nyawa 🙏


📅 Sabtu, 9 Mei 2026  

⏰ 08.00 - 14.00 WIB  

📍 KIA Siloam Motor Jl. Soekarno Hatta 471 Bandung


Bersama PMI UD. Majalengka  

Free cek kesehatan + snack buat pendonor!


#DonorDarah #BandungBerbagi #PMI #SetetesDarahSelamatkanNyawa

*Versi 2 - Santai & Gaul*

Bro & Sis Bandung!  

Mau jadi superhero tanpa cape? Donor darah aja 😎


🗓 9 Mei 2026 | 08.00-14.00 WIB  

📍 KIA Siloam Motor Soekarno Hatta 471


Dateng, donor, dapet sehat & pahala.  

Yuk ajak temen, pacar, bokap nyokap juga!


#DonorDarahBandung #KebaikanItuMenular


Jumat, 08 Mei 2026

Pria Ditemukan Meninggal di Tepi Jalan Jembatan Kedung Galong Buayan

 


Majalahceo.com, Kebumen,-Polres Kebumen — Seorang pria ditemukan meninggal dunia di tepi jalan dekat Jembatan Kedung Galong, Dukuh Golongan RT 03 RW 01 Desa Jatiroto, Kecamatan Buayan, Kabupaten Kebumen, Jumat pagi, 8 Mei 2026. Korban diketahui bernama Suhadi alias Edo, 60 tahun, warga Desa Tugu, Kecamatan Buayan.


Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama menjelaskan, korban pertama kali ditemukan warga, sekitar pukul 09.00 WIB. Saat itu warga melihat seorang laki-laki tergeletak di tepi jalan.


“Setelah dicek dan dicoba dibangunkan, korban tidak merespons. Selanjutnya saksi melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Buayan,” kata Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama.


Mendapat laporan itu, personel Polsek Buayan bersama tim Inafis Polres Kebumen dan petugas kesehatan Puskesmas Buayan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. Oleh petugas kesehatan, dipastikan korban telah meninggal dunia.


Dari hasil pemeriksaan di lokasi, korban ditemukan dalam posisi terlentang di tanah di sisi jalan dekat jembatan. Sepeda motor Yamaha Jupiter warna hijau hitam bernomor polisi AA-6407-VW berada sekitar lima meter dari tubuh korban. Polisi juga menemukan sandal jepit warna hitam, dompet berisi identitas diri, kartu ATM, BPJS, serta uang tunai Rp 774 ribu dan sebuah telepon genggam di saku korban.


Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama menyampaikan, berdasarkan hasil pemeriksaan medis sementara tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. “Tidak ditemukan luka akibat benda tajam maupun benda tumpul, serta tidak ada tanda jeratan di leher korban,” ujar dia.


Petugas medis memperkirakan korban telah meninggal sekitar dua jam sebelum pemeriksaan dilakukan. Dari keterangan keluarga, korban diketahui sempat mengeluhkan nyeri dada sekitar sepekan terakhir.


Polisi telah memasang garis polisi di lokasi kejadian, meminta keterangan sejumlah saksi, serta melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk penanganan lebih lanjut. Jenazah kemudian dievakuasi guna pemeriksaan lanjutan.


(Humas Polres Kebumen)

Polres Kebumen Kembali Dampingi Dewi Jalani Kontrol Pengobatan di Surakarta

 


Majalahceo.com, Kebumen,-Polres Kebumen — Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan jajaran Polres Kebumen. Melalui Sidokkes Polres Kebumen, seorang pelajar berprestasi, Dewi Ayu Fatimah, kembali difasilitasi menjalani kontrol pengobatan di RS Ortopedi Prof. DR. R. Soeharso, Jumat, 8 Mei 2026.


Pengantaran dilakukan menggunakan ambulans milik Sidokkes Polres Kebumen sebagai bagian dari bhakti sosial kesehatan masyarakat. Dewi diberangkatkan pada dini hari sekitar pukul 02.00 WIB dan kembali tiba di kediamannya di Kebumen sekitar pukul 15.00 WIB setelah menjalani pemeriksaan.


Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengatakan, pendampingan itu merupakan bentuk kepedulian Polres Kebumen kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan, khususnya dalam pelayanan kesehatan.


“Kami berharap Dewi mendapatkan penanganan terbaik dan kondisinya terus membaik sehingga bisa kembali menjalani aktivitas serta melanjutkan sekolahnya,” ujar AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama.


Dewi diketahui merupakan pelajar penerima beasiswa di SMK Negeri Jateng. Saat ini ia tengah berjuang melawan infeksi pada tulang belakang yang membuatnya harus menjalani pengobatan rutin dan beristirahat dari aktivitas sekolah.


Kondisi ekonomi keluarga yang terbatas membuat proses pengobatan menjadi tantangan tersendiri. Ayah Dewi telah meninggal dunia beberapa tahun lalu, sementara sang ibu bekerja membantu tetangga berjualan gorengan untuk mencukupi kebutuhan keluarga.


Kasidokkes Polres Kebumen Aiptu Dian Budimulyono menjelaskan, kontrol kali ini merupakan pemeriksaan kedua Dewi di rumah sakit tersebut. Menurut dia, seluruh rangkaian pengantaran dan pendampingan berjalan lancar.


“Pasien sudah kami antar kembali ke rumah dalam kondisi aman. Rencana kontrol berikutnya dijadwalkan pada 5 Juni 2026,” kata Aiptu Dian.


Bagi keluarga Dewi, bantuan itu bentuk perhatian yang memberi kekuatan baru untuk terus bertahan dan berharap pada kesembuhan.


(Humas Polres Kebumen)

Dansektor 2 Citarum Harum Terima Kunjungan Kerja Dansatgas Citarum Harum 2026 di Wilayah Sektor 2 Dalam Rangka Perkuat Pengawasan Limbah Industri untuk Jaga Kualitas Sungai Citarum


Majalahceo.com,Rancaekek, Hari ini Jum'at 8 Mei 2026 Dansektor 2 Citarum Harum Kolonel Infanteri Dwi Kristiyanto menerima langsung kunjungan Dansatgas Citarum Harum Kolonel Infanteri Yanto Kusno Hendarto.


Dansektor 2 Citarum Harum Kolonel Infanteri Dwi Kristiyanto menyampaikan bahwa kunjungan Dansatgas Citarum Harum Kolonel Infanteri Yanto Kusno Hendarto dalam rangka Perkuat Pengawasan Limbah Industri untuk Jaga Kualitas Sungai Citarum di wilayah Sektor 2.



Seperti yang di sampaikan oleh Dansatgas Citarum Harum bahwa Satgas Citarum Harum bersama Pemerintah Kabupaten Bandung terus memperkuat pengawasan dan pembinaan terhadap pelaku usaha dalam pengelolaan limbah industri sebagai bagian dari upaya pengendalian pencemaran Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum, khususnya di kawasan industri wilayah Sektor 2.


Pengawasan dilakukan melalui pendataan industri, patroli saluran pembuangan (outfall), pemeriksaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), hingga penegakan hukum bersama instansi terkait. Langkah tersebut bertujuan menekan potensi pencemaran sekaligus mendorong peningkatan kualitas air Sungai Citarum secara berkelanjutan" jelasnya.


Dansektor 2 menambahksn bahwa wilayah kerja Sektor 2 meliputi Kecamatan Jatinangor, Cimanggung, Cimenyan, Majalaya, Cileunyi, Cilengkrang, Cicalengka, Rancaekek, dan Solokanjeruk. Kawasan ini menjadi salah satu fokus pengawasan karena tingginya aktivitas industri yang berpotensi memengaruhi kualitas lingkungan apabila pengelolaan limbah tidak dilakukan sesuai ketentuan.



"Berdasarkan data Satgas Citarum Harum periode Maret–April 2026, pengawasan telah dilakukan terhadap 151 industri di berbagai sektor. Dari jumlah tersebut, Sektor 2 menjadi wilayah dengan pengawasan terbanyak, yakni 48 industri. Hasil pemeriksaan menunjukkan sebagian besar IPAL berada dalam kondisi baik dan berfungsi normal. Meski demikian, masih ditemukan sejumlah industri dengan kondisi IPAL kurang optimal serta indikasi air limbah berwarna hitam dan berbau" tutur Dansektor.


Pemerintah Kabupaten Bandung menegaskan bahwa setiap pelaku usaha yang menghasilkan, membuang, maupun memanfaatkan air limbah wajib memenuhi seluruh ketentuan lingkungan yang berlaku, termasuk memiliki Persetujuan Teknis pemenuhan Baku Mutu Air Limbah dan Surat Kelayakan Operasional (SLO).


Selain itu, pelaku usaha juga diminta memastikan IPAL beroperasi secara optimal, menyampaikan laporan lingkungan secara tertib dan berkala, serta menerapkan prinsip Reduce, Reuse, Recycle (3R) dalam proses produksinya.


Tadi Dansatgas Citarum Harum, Kolonel Infanteri Yanto Kusno Hendarto, menegaskan bahwa pengawasan industri akan terus dilakukan secara konsisten sebagai bentuk komitmen menjaga kelestarian Sungai Citarum.


“Pengendalian pencemaran tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan komitmen bersama antara pemerintah, aparat, pelaku usaha, dan masyarakat. Industri harus memastikan pengelolaan limbah berjalan sesuai aturan agar tidak mencemari lingkungan dan merugikan masyarakat,” ujarnya.


Ia menuturkan bahwa, Satgas Citarum Harum akan terus memperkuat patroli dan pengawasan di kawasan industri yang memiliki potensi pencemaran tinggi.

“Kami tidak hanya melakukan pengawasan, tetapi juga pembinaan agar pelaku usaha semakin sadar bahwa menjaga lingkungan adalah bagian dari tanggung jawab bersama. Sungai Citarum harus tetap terjaga untuk generasi mendatang,” kata Yanto.


Upaya pengawasan yang dilakukan sejalan dengan meningkatnya kualitas lingkungan hidup di Kabupaten Bandung. Pada tahun 2025, Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) Kabupaten Bandung mencapai 68,95 atau melampaui target sebesar 63,73. Sementara itu, indeks kualitas air permukaan meningkat signifikan dari 32 pada tahun 2021 menjadi 68,82 pada tahun 2025.


Meskipun capaian tersebut menunjukkan tren positif, pengawasan terhadap aktivitas industri tetap perlu diperkuat guna memastikan kualitas lingkungan dan keberlanjutan DAS Citarum tetap terjaga.


Melalui kegiatan ini, Satgas Citarum Harum bersama Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong dunia usaha untuk menempatkan kepatuhan terhadap lingkungan sebagai bagian penting dari tata kelola perusahaan. Pengelolaan limbah yang baik tidak hanya menjadi kewajiban administratif, tetapi juga bentuk tanggung jawab bersama dalam menjaga sungai, melindungi masyarakat, dan mendukung keberlanjutan pembangunan.

Di Ajang PALMEX 2026, HALO ROBOTICS Pamerkan Teknologi Unggulan Drone Otonom DJI Dock 3, yang mampu Beroperasi Tanpa Pilot dan Dikendalikan Command Center.

 



MAJALAHCEO - JAKARTA-;Sebagai distributor resmi teknologi robotik dan drone enterprise di Indonesia memperkenalkan berbagai inovasi terbaru dalam ajang yang berlangsung di . Teknologi yang ditampilkan difokuskan untuk meningkatkan efisiensi, keamanan, dan efektivitas operasional, khususnya di industri kelapa sawit.


Salah satu teknologi unggulan yang dipamerkan adalah drone otonom DJI Dock 3, yang mampu beroperasi tanpa pilot dan dikendalikan sepenuhnya melalui command center.


Drone ini dapat melakukan patroli otomatis hingga 18–20 kali dalam sehari, baik siang maupun malam, serta memberikan laporan lengkap secara real-time.


Dilengkapi kamera thermal dan inframerah, DJI Dock 3 mampu mendeteksi aktivitas mencurigakan seperti pencurian, serta mengidentifikasi titik panas (hotspot) sebagai langkah dini pencegahan kebakaran hutan dan lahan.


Teknologi ini telah mendapat persetujuan sebagai salah satu alat pendukung monitoring dari regulator terkait, termasuk dalam pelaporan ke Kementerian Lingkungan Hidup.


Selain drone udara, Halo Robotics juga menghadirkan robot darat Unitree, robot berkaki empat (quadruped) yang dapat digunakan untuk inspeksi dan patroli di area sulit dijangkau, termasuk di bawah kanopi perkebunan.


Robot ini dapat dipasangkan dengan berbagai sensor seperti deteksi gas, serta mampu melakukan pemetaan area secara tiga dimensi.


Untuk kebutuhan pemetaan skala besar, Halo Robotics memperkenalkan drone LiDAR dengan kemampuan pemetaan topografi hingga 1.000–2.000 hektar per hari.


Teknologi ini jauh lebih efisien dibandingkan metode konvensional, dengan waktu terbang hingga satu jam dan jangkauan laser yang lebih luas.

Tak hanya itu, solusi logistik udara juga diperkenalkan melalui drone pengangkut yang mampu mendistribusikan pupuk dan kebutuhan operasional di area perkebunan yang sulit diakses, seperti wilayah yang terpisah sungai atau medan berat.


Direktur Marketing Halo Robotics menyampaikan bahwa penggunaan teknologi ini tidak menggantikan peran manusia, melainkan meningkatkan efektivitas kerja. “Operator tetap dibutuhkan, namun kini dapat bekerja dari command center dengan tingkat keamanan dan efisiensi yang lebih tinggi,” ujarnya.


Menurutnya, industri kelapa sawit Indonesia yang merupakan salah satu terbesar di dunia membutuhkan dukungan teknologi untuk mengelola area yang sangat luas.


Penggunaan drone dan robot otonom dinilai menjadi solusi strategis untuk meningkatkan produktivitas sekaligus meminimalkan risiko kerugian akibat pencurian maupun kebakaran.


Ke depan, Halo Robotics optimistis bahwa adopsi teknologi robotik akan semakin luas, tidak hanya di sektor perkebunan, tetapi juga di industri lain seperti pertambangan, kelistrikan, hingga infrastruktur transportasi.


Dengan inovasi ini, Halo Robotics berharap dapat mendukung transformasi digital di sektor industri Indonesia menuju sistem operasional yang lebih modern, efisien, dan berkelanjutan.(Red,).

Satgas Citarum Harum Sektor 2 Perkuat Pengawasan Limbah Industri untuk Jaga Kualitas Sungai Citarum


Majalahceo.com,Rancaekek, 8 Mei 2026 — Satgas Citarum Harum bersama Pemerintah Kabupaten Bandung terus memperkuat pengawasan dan pembinaan terhadap pelaku usaha dalam pengelolaan limbah industri sebagai bagian dari upaya pengendalian pencemaran Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum, khususnya di kawasan industri wilayah Sektor 2.


Pengawasan dilakukan melalui pendataan industri, patroli saluran pembuangan (outfall), pemeriksaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), hingga penegakan hukum bersama instansi terkait. Langkah tersebut bertujuan menekan potensi pencemaran sekaligus mendorong peningkatan kualitas air Sungai Citarum secara berkelanjutan.



Wilayah kerja Sektor 2 meliputi Kecamatan Jatinangor, Cimanggung, Cimenyan, Majalaya, Cileunyi, Cilengkrang, Cicalengka, Rancaekek, dan Solokanjeruk. Kawasan ini menjadi salah satu fokus pengawasan karena tingginya aktivitas industri yang berpotensi memengaruhi kualitas lingkungan apabila pengelolaan limbah tidak dilakukan sesuai ketentuan.


Berdasarkan data Satgas Citarum Harum periode Maret–April 2026, pengawasan telah dilakukan terhadap 151 industri di berbagai sektor. Dari jumlah tersebut, Sektor 2 menjadi wilayah dengan pengawasan terbanyak, yakni 48 industri. Hasil pemeriksaan menunjukkan sebagian besar IPAL berada dalam kondisi baik dan berfungsi normal. Meski demikian, masih ditemukan sejumlah industri dengan kondisi IPAL kurang optimal serta indikasi air limbah berwarna hitam dan berbau.


Pemerintah Kabupaten Bandung menegaskan bahwa setiap pelaku usaha yang menghasilkan, membuang, maupun memanfaatkan air limbah wajib memenuhi seluruh ketentuan lingkungan yang berlaku, termasuk memiliki Persetujuan Teknis pemenuhan Baku Mutu Air Limbah dan Surat Kelayakan Operasional (SLO).


Selain itu, pelaku usaha juga diminta memastikan IPAL beroperasi secara optimal, menyampaikan laporan lingkungan secara tertib dan berkala, serta menerapkan prinsip Reduce, Reuse, Recycle (3R) dalam proses produksinya.


Dansatgas Citarum Harum, Kolonel Infanteri Yanto Kusno Hendarto, menegaskan bahwa pengawasan industri akan terus dilakukan secara konsisten sebagai bentuk komitmen menjaga kelestarian Sungai Citarum.


“Pengendalian pencemaran tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan komitmen bersama antara pemerintah, aparat, pelaku usaha, dan masyarakat. Industri harus memastikan pengelolaan limbah berjalan sesuai aturan agar tidak mencemari lingkungan dan merugikan masyarakat,” ujarnya.


Ia menambahkan, Satgas Citarum Harum akan terus memperkuat patroli dan pengawasan di kawasan industri yang memiliki potensi pencemaran tinggi.

“Kami tidak hanya melakukan pengawasan, tetapi juga pembinaan agar pelaku usaha semakin sadar bahwa menjaga lingkungan adalah bagian dari tanggung jawab bersama. Sungai Citarum harus tetap terjaga untuk generasi mendatang,” kata Yanto.


Upaya pengawasan yang dilakukan sejalan dengan meningkatnya kualitas lingkungan hidup di Kabupaten Bandung. Pada tahun 2025, Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) Kabupaten Bandung mencapai 68,95 atau melampaui target sebesar 63,73. Sementara itu, indeks kualitas air permukaan meningkat signifikan dari 32 pada tahun 2021 menjadi 68,82 pada tahun 2025.



Meskipun capaian tersebut menunjukkan tren positif, pengawasan terhadap aktivitas industri tetap perlu diperkuat guna memastikan kualitas lingkungan dan keberlanjutan DAS Citarum tetap terjaga.


Melalui kegiatan ini, Satgas Citarum Harum bersama Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong dunia usaha untuk menempatkan kepatuhan terhadap lingkungan sebagai bagian penting dari tata kelola perusahaan. Pengelolaan limbah yang baik tidak hanya menjadi kewajiban administratif, tetapi juga bentuk tanggung jawab bersama dalam menjaga sungai, melindungi masyarakat, dan mendukung keberlanjutan pembangunan.

GOW-Banten Desak BGN Sidak SPPG Panimbang Jaya #8 Dugaan Tidak Sesuai SOP

PANDEGLANG-BANTEN----Sebagian besar SPPG di Pandeglang menyewa bangunan yang sebelumnya berbentuk rumah tinggal yang digunakan untuk usaha, walau demikian, pengajuan PBG tetap diperlukan, mengingat perubahan fungsi bangunan tersebut.

‎Walaupun banyak yang sewa bangunan dan melampirkan IMB rumah tinggal atau gudang dan Lain-lain, tetap harus, mengajukan PBG untuk menyesuaikan fungsi baru, seperti dapur MBG

‎Saat ini Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Pandeglang tengah menjadi sorotan publik. Polemik muncul setelah terungkap bahwa banyak dapur belum mengantongi izin Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan Sertifikat Lain Fungsi (SLF), meski sebagian besar sudah beroperasi dengan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) yang diterbitkan Dinas Kesehatan. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan serius mengenai kepatuhan regulasi dan standar pelayanan publik.

‎Meski kesadaran SPPG bisa dikatakan sangat masih minim dalam kewajibannya mengurus PBG, belum ada upaya jemput bola ke SPPG agar mau mengurus PBG dapurnya. Padahal, jika SPPG itu sadar untuk mengurus PBG dapurnya, hal itu juga akan berdampak terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemkab Pandeglang.

‎Koordinator Gabungan Organisasi Wartawan Banten (GOW-B), Raeynold Kurniawan di hadapan Kasubag Umum Kecamatan Panimbang , Ade mewakili Camat Panimbang.


Sayangnya SPPG tidak hadir dalam audiensi yakni, Kepala SPPG Panimbang Jaya 08 dan  Mitra BGN, akuntan dan ahli gizi, tepatnya di aula kecamatan Cikedal pada Kamis (07-05-2026) pukul 14-00 WIB, di Ruang Rapat Kecamatan Panimbang


Raeynold Kurniawan menyampaikan bahwa seluruh dapur MBG wajib memiliki izin PBG

‎Yang dikeluarkan Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Pandeglang. Jadi Semua dapur MBG harus punya izin PBG. Sebelum dibangun, persyaratan seperti surat tanah dan dokumen lainnya harus jelas. katanya

‎Sebab pendirian SPPG tidak bisa dilakukan sembarangan. Itu ada syarat pendirian, yakni mencakup PBG, SLHS, hingga Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Kita sedang menyoroti lonjakan jumlah dapur MBG cukup meningkat pada program MBG. Sebaiknya “Satgas MBG harus terus memberikan arahan dan evaluasi.Dan kami menyayangkan pihak Dapur MBG SPPG Panimbang Jaya #08  ID SPPG 0H14CZJJ diduga sudah lama beroperasi tapi belum memiliki IPAL padahal itu sangat krusial dan saat tim kami kelokasi beberapa hari yang lalu terlihat jelas IPAL baru akan di buat kami menduga ada mal administrasi dalam dapur tersebut tegasnya.

‎Kami juga mendorong adanya pemetaan yang jelas terkait kebutuhan dapur MBG di Pandeglang, contohnya ada tiga syarat utama menilai kebijakan percepatan ini menimbulkan dilema. Jika melalui sistem OSS, hampir semua dapur tidak akan lolos karena mayoritas belum memiliki izin dasar seperti PBG, SLF, maupun IPAL. jelasnya

‎Kami akan terus dorong Ketua Satgas MBG  Sekaligus Wakil Bupati Pandeglang dan Asda 1 Sekretariat Daerah Kabupaten Pandeglang juga sebagai satgas untuk tegaskan Pentingnya Perizinan

‎Reynold menekankan pentingnya pengawasan berlapis, mulai dari Badan Gizi Nasional hingga koordinator wilayah di tingkat kecamatan, puskesmas, satuan pendidikan, serta unsur forkopim Pandeglang. mendorong masyarakat penerima manfaat untuk aktif memberikan masukan. Program ini akan berjalan efektif bila ada kolaborasi akuntabel dari semua pihak.

‎Terkait dapur SPPG yang telah dikeluarkan SLHS oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang meskipun belum memiliki izin PBG dan SLF seperti yang terjadi di Kecamatan Panimbang salah satunya dapur SPPG Panimbang Jaya #08 yang belum memiliki izin PBG terlebih dahulu tapi sudah mengantongi SLHS yang dikeluarkan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang, ko SLHS Terbit tanpa PBG, ini sangat aneh

‎Usut punya usut ternyata ada Polemik bahwa telah memperlihatkan benturan antara kebutuhan percepatan pelayanan publik dan kepatuhan terhadap regulasi. Di satu sisi, program MBG dianggap vital untuk mendukung gizi masyarakat, terutama kelompok penerima manfaat.

‎Namun di sisi lain, lemahnya pengawasan perizinan yang berpotensi menimbulkan masalah lingkungan, kesehatan, dan tata kelola.

‎Apabila tidak segera ditangani, persoalan ini bisa menggerus kepercayaan publik terhadap program MBG yang sejatinya dirancang untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat


Lebih parahnya Lagi SPPG Panimbang Jaya #08 sudah running Lama baru buat Ipal hingga kini blm selesai, selanjutnya soal Menu anggaran yang 15 ribu diantaranya Rp. 3000 buat Operasional, Rp. 2000 buat bayar sewa gedung  mitra BGN , Uang Rp. 10000


Kami duga mitra blanja via supplier yang dibuatnya, padahal ada BUMDES dan Koperasi, apa namanya kalau bukan cari keuntungan, bila sudah dibayar oleh negara tiap hari Rp. 6000.000.


Maka dari itu kami akan Laporkan ke BGN agar segera sidak ke SPPG Panimbang Jaya #08 , sebab hamil duluan, masa baru bikin ipal, mushola tidak ada, ruang tamu tidak ada, jadi syarat mutlak adalah dari ukuran luas bangunan 20 X 20 didalamnya ada 17 ruangan itu SPPI sekaligus kepala SPPG harus tanggung jawab


Untuk itu Raeynold akan segera Layangkan Surat Permohonan Suspen Ke BGN.katanya


Camat Panimbang, Suparman Yang diwakili oleh Kasi Kesos Panimbang H Dedi Alfarizi dan Kasubag Umum Kecamatan Panimbang  Ade Nurdin dalam audiensi tersebut menyampaikan bahwa kami akan koordinasi dengan pimpinan dulu, adapun penyampaian penyampaian rekan rekan dari GOW-B kami terima dan akan kami sampaikan. Beberapa item sudah kami catat sesuai rekan rekan tadi. Jelasnya 


Red

Pangdam IV/Diponegoro Kunjungi Kodim 0722/Kudus, Tekankan "Zero Accident" dan Nol Pelanggaran

 


Kudus — Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., melaksanakan kunjungan kerja ke Markas Kodim 0722/Kudus. Dalam kunjungannya, Pangdam memberikan pengarahan kepada para prajurit dan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Kamis (7/5/2026).


Dalam arahannya, Pangdam IV/Diponegoro menegaskan bahwa prajurit Diponegoro harus senantiasa siap sedia menjalankan tugas negara di tengah upaya modernisasi alutsista yang tengah berkembang pesat di tiga matra (darat, laut, dan udara). Pangdam menekankan setiap prajurit wajib mahir menembak, memiliki fisik yang prima, serta menjaga nama baik satuan di manapun bertugas.


Lebih lanjut, Pangdam menginstruksikan jajarannya untuk mensukseskan seluruh program prioritas pemerintah secara totalitas. Hal ini sebagai wujud loyalitas tegak lurus kepada Presiden selaku Panglima Tertinggi TNI. Beberapa fokus utama yang menjadi perhatian meliputi pendampingan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), pembangunan Sekolah Rakyat, hingga proyek infrastruktur jembatan yang harus diawasi ketat faktor keamanan dan ketahanannya. Selain itu juga para prajurit harus mendukung penuh upaya pemerintah untuk mewujudkan swasembada pangan nasional.


Terkait kedisiplinan, Mayjen TNI Achiruddin berpesan agar seluruh anggota senantiasa mensyukuri profesinya dengan menjauhi segala bentuk pelanggaran. Beliau mencanangkan target "Zero Accident dan Nol Pelanggaran" di wilayah Kodam IV/Diponegoro serta mengingatkan prajurit untuk menjaga pola hidup sehat melalui konsumsi nutrisi bergizi, istirahat cukup, dan olahraga teratur.


Pangdam turut menekankan pentingnya menjaga hubungan baik dengan masyarakat serta menghindari tindakan yang dapat mencederai kepercayaan rakyat. Beliau menginstruksikan agar komunikasi sosial dilaksanakan dengan tulus dan ikhlas guna membantu kesulitan masyarakat di sekeliling. Di akhir arahannya, Pangdam mengingatkan seluruh personel agar selalu melibatkan Tuhan dalam setiap langkah dan kegiatan yang dilakukan.


Usai memberikan pengarahan di Makodim, rangkaian kegiatan berlanjut dengan peninjauan ke sejumlah fasilitas milik PT Djarum Kudus. Pangdam beserta rombongan melihat langsung proses produksi di sektor Sigaret Kretek Tangan (SKT) Karangbener guna meninjau secara dekat aktivitas produksi di wilayah tersebut. (Pendam IV/Diponegoro)

Ajang Pameran Cafe & Brasserie Expo Jakarta 2026 yang Berlangsung 7–10 Mei 2026 di JIExpo Kemayoran, ELMAKKO Memperkenalkan Konsep Kopi Modern yang Mengangkat Kekayaan Rasa dan Bahan Tradisional Indonesia.

 

Keterangan Foto: Owner ELMAKKO, Albert Tanabe.

MAJALAH CEO - JAKARTA - Di tengah menjamurnya tren kopi modern dengan cita rasa internasional, ELMAKKO hadir membawa pendekatan berbeda.


Pada ajang Cafe & Brasserie Expo Jakarta 2026 yang berlangsung 7–10 Mei 2026 di JIExpo Kemayoran, ELMAKKO Memperkenalkan Konsep Kopi Modern yang Mengangkat Kekayaan Rasa dan Bahan Tradisional Indonesia.


Owner ELMAKKO, Albert Tanabe, mengatakan bahwa ELMAKKO tidak hanya fokus menjual kopi, tetapi juga membangun kemitraan dan pengalaman menikmati kopi yang lebih dekat dengan masyarakat.


” Kami lebih suka konsep bermitra dibanding hanya sekadar franchise. Karena kami ingin tetap ikut mengelola dan menjaga kualitas bersama partner,” jelas Albert saat ditemui rekan awak media.


Didirikan sejak 2017, ELMAKKO terus berkembang dengan konsep yang mengedepankan kenyamanan, variasi menu, serta harga yang tetap terjangkau untuk berbagai kalangan.


Dengan kisaran harga mulai dari Rp 30 ribuan, ELMAKKO menyasar pelanggan usia produktif mulai 20 hingga 50 tahun.


Berbeda dari coffee shop specialty pada umumnya, ELMAKKO menghadirkan kopi yang dapat dinikmati semua kalangan. Pilihan menu kopinya pun beragam, mulai dari Arabica, house blend Arabica-Robusta, hingga biji kopi pilihan dari Sumatera dan Jawa.


Menurut Albert, setiap kopi memiliki karakter dan penikmatnya masing-masing.


“Tidak ada kopi yang paling enak, semuanya tergantung selera. Sama seperti buah, setiap rasa punya keunikannya sendiri dan semuanya layak dicoba,” katanya.


Tidak hanya kopi, ELMAKKO juga menawarkan beragam makanan khas racikan sendiri yang menjadi identitas brand.


Variasi menu yang lengkap menjadi salah satu alasan pelanggan tidak mudah bosan saat berkunjung.


Dalam pameran tahun ini, ELMAKKO secara khusus menonjolkan inovasi kopi berbahan tradisional Indonesia.


Berbagai rempah dan bahan lokal diolah menjadi minuman modern yang unik namun tetap akrab di lidah konsumen masa kini.


Albert menilai selama ini coffee shop modern lebih banyak mengadopsi menu luar negeri, sementara kekayaan rempah Nusantara justru belum banyak diangkat.


” Kami ingin menunjukkan bahwa bahan tradisional Indonesia bisa dipakai luas di cafe modern. Selama ini respons pasar sangat bagus, pelanggan justru merasa konsep ini unik dan berbeda,” jelasnya.


Melalui konsep tersebut, ELMAKKO berharap dapat terus memperluas pasar sekaligus memperkenalkan kekayaan cita rasa kopi dan rempah Indonesia kepada masyarakat yang lebih luas.(Red).

Ajang Pameran FLEI 2026, Bebek Terminal Indonesia Menghadirkan Program Menarik bagi Calon Mitra

 

Keterangan Foto: Founder Bebek Terminal Indonesia, Tommy Kurniawan.


MAJALAH CEO - JAKARTA - Brand kuliner lokal Bebek Terminal Indonesia terus menunjukkan perkembangan pesat sejak pertama kali berdiri pada tahun 2020 di depan garasi rumah pendirinya.




Kini, setelah berjalan selama enam tahun, Bebek Terminal Indonesia telah berhasil melakukan ekspansi ke berbagai kota di Indonesia dan tengah mempersiapkan langkah besar untuk merambah pasar internasional.


Founder Bebek Terminal Indonesia, Tommy Kurniawan, mengatakan bahwa pertumbuhan bisnis yang konsisten menjadi dasar kuat bagi perusahaan untuk membuka peluang kerja sama melalui program Master Franchise.


” Kami memulai usaha ini dari sederhana di depan garasi rumah. Alhamdulillah sekarang sudah berkembang ke luar kota dan target kami selanjutnya adalah ekspansi ke luar negeri,” Jelas Tommy Kurniawan saat ditemui di acara Franchise & License Expo Indonesia (FLEI) 2026 bersama rekan media online,Kamis (7/5/2026).


Dalam program franchise yang ditawarkan, Bebek Terminal Indonesia memberikan jaminan profit sebesar 5 persen setiap bulan bagi para mitra.


Menurut Tommy, keberanian memberikan garansi tersebut didasari pengalaman bisnis yang telah berjalan stabil selama enam tahun terakhir.


“Kami berani memberikan garansi profit karena bisnis ini sudah terbukti berjalan dan berkembang.


Jadi mitra bisa lebih tenang dan nyaman dalam menjalankan usaha,” jelasnya.


Tidak hanya itu, dalam Pameran FLEI 2026, Bebek Terminal Indonesia juga Menghadirkan berbagai Program Menarik bagi Calon Mitra, mulai dari hadiah mobil, motor, hingga handphone tanpa sistem undian.

Program hadiah mobil menjadi salah satu daya tarik utama.


Untuk paket investasi tertentu, mitra berkesempatan mendapatkan bonus mobil dengan nilai mulai dari Rp250 juta hingga Rp1,5 miliar.


Tommy menambahkan bahwa konsep kolaborasi dan saling mendukung menjadi kunci utama keberhasilan Bebek Terminal Indonesia dalam membangun hubungan jangka panjang dengan para mitra bisnis.


” Kami ingin semua mitra happy, berkembang bersama, dan mendapatkan keuntungan maksimal.


Kami tidak hanya jual produk, tapi juga memberikan support penuh agar usaha mitra bisa sukses,” tambahnya.


Dengan konsep kuliner yang merakyat, cita rasa khas, dan harga terjangkau, Bebek Terminal Indonesia optimistis dapat diterima oleh seluruh kalangan masyarakat, sekaligus membawa brand kuliner lokal Indonesia bersaing di pasar global.


Bebek Terminal Indonesia merupakan brand kuliner nusantara yang berdiri sejak tahun 2020 dan dikenal dengan menu olahan bebek bercita rasa khas Indonesia.


Berawal dari usaha kecil di depan garasi rumah, kini Bebek Terminal Indonesia terus berkembang melalui sistem kemitraan dan franchise ke berbagai daerah di Indonesia.

KESEHATAN

NASIONAL

HUKUM

POLITIK

BISNIS

© Copyright 2019 MAJALAH CEO | All Right Reserved