-->

NASIONAL

INGIN CARI PROPERTY,DI ZAINT PROJECT AJA

TNI-POLRI

SOSIAL

HUKUM

ORGANISASI

Sabtu, 21 Februari 2026

Puasa Sehat Tanpa Lemas, Ini Panduan Praktis dari Dr. Jusuf Kristianto

 

Jakarta -Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan haus. Lebih dari itu, bulan suci ini menjadi momentum tepat untuk memperbaiki pola hidup agar lebih sehat dan teratur. 


Menurut Dr. Jusuf Kristianto, MPH, PhD, Ahli Kesehatan Masyarakat, puasa yang dijalani dengan strategi tepat justru bisa membuat tubuh tetap bugar dan energi terjaga sepanjang hari.


“Komposisi gizi saat puasa sebenarnya sama seperti hari biasa. Yang berbeda hanya waktunya,” jelas Dr. Jusuf.


 Sahur: Bahan Bakar Utama Seharian 


Sahur memegang peran penting sebagai sumber energi utama. Dr. Jusuf menyarankan untuk memilih makanan tinggi serat dan protein seperti oatmeal, telur, kacang-kacangan, atau roti gandum agar rasa kenyang bertahan lebih lama.


Karbohidrat kompleks seperti nasi merah atau ubi juga dianjurkan karena mampu memberikan energi secara bertahap.


Jangan lupa minum 2–3 gelas air putih agar tubuh tetap terhidrasi.

Sebaliknya, makanan terlalu manis atau asin sebaiknya dihindari karena bisa memicu rasa haus dan lapar lebih cepat.


 Berbuka: Jangan Kalap, Tetap Bertahap 


Saat adzan Maghrib berkumandang, berbuka sebaiknya diawali dengan kurma dan air putih untuk mengembalikan energi secara cepat namun tetap aman bagi tubuh.

Dr. Jusuf mengingatkan agar tidak langsung menyantap gorengan atau makanan tinggi gula secara berlebihan. Lonjakan gula darah yang drastis justru bisa membuat tubuh cepat lemas.


“Berbuka dengan makanan ringan dulu, lalu lanjutkan dengan menu utama agar sistem pencernaan tidak kaget,” ujarnya.


Menu seimbang yang terdiri dari karbohidrat, protein, dan lemak sehat seperti sayur, sup, ikan, atau daging tanpa lemak menjadi pilihan ideal.


 Gizi Seimbang, Tubuh Tetap Prima 


Perubahan jadwal makan saat Ramadan bukan alasan untuk mengabaikan keseimbangan gizi. Konsumsi sayur dan buah tetap penting untuk memenuhi kebutuhan vitamin, mineral, dan serat.


Lemak sehat dari alpukat, ikan, dan kacang-kacangan juga dianjurkan. Sementara itu, makanan olahan, cepat saji, tinggi garam dan lemak jenuh sebaiknya dibatasi.

Dengan pola makan yang tepat, tubuh akan lebih mudah beradaptasi meski ritme makan berubah.


 Tetap Aktif dan Cukup Istirahat


Puasa bukan berarti bermalas-malasan. Aktivitas ringan seperti jalan kaki atau stretching bisa dilakukan setelah berbuka atau sebelum sahur.


Tidur yang cukup juga menjadi kunci agar tubuh tidak mudah lemas. Selain itu, mengelola stres melalui ibadah, meditasi, atau aktivitas menenangkan dapat membantu menjaga keseimbangan fisik dan mental.


 Kondisi Khusus, Perlu Konsultasi


Bagi yang memiliki kondisi kesehatan tertentu seperti diabetes, maag, hipertensi, atau GERD, konsultasi dengan dokter sebelum berpuasa sangat dianjurkan.


Jika muncul gejala seperti pusing berat, lemas berlebihan, atau tanda dehidrasi, puasa sebaiknya dihentikan demi menjaga keselamatan kesehatan.


 Ramadan Sehat, Ibadah Lancar


Kesimpulannya, puasa sehat bukan hanya soal menahan diri, tetapi juga menjaga asupan gizi, hidrasi, aktivitas, dan kondisi kesehatan secara menyeluruh.


Dengan langkah sederhana dan disiplin, Ramadan bisa dijalani dengan tubuh tetap prima, stamina terjaga, dan ibadah pun semakin khusyuk.




Tahap Akhir TMMD Ke-127, Jalan 680 Meter di Desa Parakanlima Masuki Proses Hotmix.

 


SUKABUMI – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 yang dilaksanakan oleh Kodim 0607/Kota Sukabumi kini memasuki tahap akhir pembangunan infrastruktur jalan di Desa Parakanlima, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi.

Setelah resmi dibuka beberapa waktu lalu, progres pembangunan jalan sepanjang kurang lebih 680 meter saat ini memasuki tahap pengaspalan hotmix.

(Sabtu,21/02/2026) 


Tahapan hotmix dilakukan guna memastikan kualitas jalan benar-benar kokoh dan tahan lama. Proses pengerjaan dilakukan dengan pengawasan ketat, mulai dari pemerataan permukaan hingga penggunaan material yang sesuai standar. 

Hal ini dilakukan agar hasil pembangunan tidak hanya selesai tepat waktu, tetapi juga memiliki mutu yang dapat dipertanggungjawabkan.


Komandan Kodim 0607/Kota Sukabumi menegaskan bahwa setiap tahapan pekerjaan harus memperhatikan detail teknis dan kualitas bahan yang digunakan. Dengan pengaspalan hotmix, jalan yang sebelumnya sulit dilalui kini akan berubah menjadi akses yang lebih layak, aman, dan nyaman bagi masyarakat.


Selama ini, kondisi jalan yang rusak dan terputus cukup menghambat aktivitas warga Desa Parakanlima, baik untuk kegiatan ekonomi, pendidikan, maupun sosial. Kehadiran program TMMD Ke-127 menjadi solusi nyata dalam membuka kembali akses yang sempat terisolasi dan meningkatkan konektivitas antarwilayah.


Dengan memasuki tahap akhir ini, diharapkan pembangunan jalan sepanjang 680 meter tersebut dapat segera dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat. 

Program TMMD Ke-127 tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong antara TNI dan warga dalam mewujudkan pembangunan desa yang berkelanjutan.

(Pendim,0607)

Eksepsi Ditolak, Perkara Korupsi Jalan Lapen Sampang Resmi Masuk Tahap Pembuktian




Surabaya  Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Surabaya menolak nota keberatan (eksepsi) yang diajukan terdakwa Ahmad Zahrón Wiami, S.T., M.T. dan Mohammad Hasan Mustofa, S.T., M.Si. dalam perkara dugaan korupsi proyek rehabilitasi jalan lapen (DID II) Kabupaten Sampang.


Putusan sela tersebut dibacakan dalam persidangan yang digelar secara daring (online) pada Selasa, 18 Februari 2026, dalam pertimbangan hukumnya, majelis hakim menyatakan surat dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) telah memenuhi ketentuan Pasal 143 ayat (2) huruf a dan b KUHAP, karena memuat identitas terdakwa secara lengkap serta uraian perbuatan yang didakwakan secara cermat, jelas, dan lengkap mengenai waktu, tempat, serta cara perbuatan dilakukan.


Majelis hakim menilai dalil penasihat hukum yang menyatakan terdakwa hanya menjalankan perintah jabatan serta tidak memiliki kewenangan menentukan kebijakan merupakan materi yang telah masuk dalam pokok perkara, argumentasi tersebut, menurut majelis, harus dibuktikan dalam tahapan pemeriksaan saksi, ahli, serta alat bukti, bukan diuji melalui mekanisme eksepsi.


Selain itu, keberatan yang menyangkut peran pejabat lain, struktur pengadaan, serta pihak penyedia jasa sebagaimana diuraikan dalam eksepsi dinilai berkaitan langsung dengan pembuktian materiil perkara, sehingga belum dapat dijadikan dasar untuk membatalkan surat dakwaan.


“Keberatan terdakwa telah menyentuh pokok perkara dan harus dibuktikan dalam persidangan,” demikian pertimbangan majelis hakim dalam putusan sela.


Berdasarkan pertimbangan tersebut, majelis dalam amar putusannya menyatakan menolak eksepsi para terdakwa untuk seluruhnya dan memerintahkan Jaksa Penuntut Umum melanjutkan pemeriksaan perkara.


Majelis hakim kemudian menetapkan persidangan lanjutan pada Rabu, 25 Februari 2026, dengan agenda pemeriksaan saksi dari pihak penuntut umum, sidang selanjutnya juga akan dilaksanakan secara daring dan mekanisme tersebut telah disetujui oleh penasihat hukum para terdakwa.


Perkara ini menjerat empat terdakwa dalam proyek rehabilitasi jalan lapen DID II Kabupaten Sampang, dua terdakwa mengajukan eksepsi, yaitu Ahmad Zahrón Wiami, S.T., M.T. dan Mohammad Hasan Mustofa, S.T., M.Si.  sementara dua terdakwa lainnya yaitu Slamet Iwan Supriyanto alias Yayan dan Khoirul Umam alias Umam  tidak mengajukan keberatan dan mengikuti tahapan persidangan sesuai agenda.


Sementara itu, pelapor perkara, Achmad Rifa’i Lasbandra, menyatakan putusan sela tersebut menjadi momentum untuk menguji secara menyeluruh konstruksi dakwaan dalam tahap pembuktian, ia menilai proses pemeriksaan saksi nantinya akan membuka secara terang peran masing-masing pihak dalam pelaksanaan proyek.


“Kami menghormati putusan majelis hakim. Tahap pembuktian ini penting agar fakta-fakta terungkap secara utuh dan tidak parsial,” ujarnya usai mengikuti persidangan secara daring.


Menurut dia, publik menunggu kejelasan menyeluruh terkait pelaksanaan proyek dan mekanisme pengawasannya, sehingga proses hukum berjalan transparan dan proporsional.


Dengan masuknya perkara ke tahap pembuktian, sidang lanjutan akan menjadi forum untuk menguji secara materiil konstruksi dakwaan serta peran masing-masing terdakwa dalam pelaksanaan proyek tersebut.


(Tim)

Ibu-Ibu PKK Desa Cikuya Dilatih Sigap Hadapi Kebakaran


MAJALAH Ceo.Com,BREBES – Selain fokus pada pembangunan infrastruktur, Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Kodim 0713/Brebes juga membekali masyarakat dengan pengetahuan keselamatan. Pada Jumat (20/02/2026), digelar kegiatan non-fisik berupa sosialisasi pencegahan dan penanggulangan kebakaran bagi ibu-ibu PKK Desa Cikuya, Kecamatan Banjarharjo.


Kegiatan yang berlangsung di balai desa setempat ini menghadirkan tim ahli dari Pos Pemadam Kebakaran (Damkar) Kersana sebagai instruktur utama.


Kepala Pos Damkar Kersana, Sandi, menekankan pentingnya peran ibu rumah tangga dalam mencegah kebakaran yang seringkali bermula dari area dapur. Dalam paparannya, ia memberikan simulasi cara menangani kebocoran gas LPG dan penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) secara tepat.


"Ibu-ibu adalah garda terdepan di rumah. Melalui sosialisasi ini, kami ingin mereka tidak panik saat melihat api kecil, sehingga bisa melakukan tindakan pemadaman dini sebelum api membesar," ujar Sandi.



Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Desa Cikuya, Bapak Sekod, menyampaikan apresiasinya atas program TMMD yang sangat menyentuh kebutuhan warganya. Menurutnya, pengetahuan praktis seperti ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat pedesaan.


Senada dengan hal tersebut, Babinsa Koramil 14/Banjarharjo, Serka Sagiman, yang mendampingi jalannya acara, menyebutkan bahwa antusiasme peserta sangat tinggi.


"TMMD bukan hanya soal membangun jalan atau jembatan, tapi juga membangun kapasitas SDM-nya. Kami ingin warga Desa Cikuya lebih mandiri dan tangguh dalam menghadapi potensi bencana, termasuk kebakaran," tegas Serka Sagiman.


Program non-fisik ini merupakan bagian dari rangkaian TMMD Reguler ke-127 Kodim 0713/Brebes yang bertujuan untuk menciptakan kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui edukasi dan pemberdayaan. Dengan adanya pembekalan dari tim Damkar, diharapkan Desa Cikuya menjadi desa yang lebih tanggap terhadap situasi darurat.(Pradista)

Semangat Satgas TMMD ke-127 Tak Surut di Bulan Ramadan, Dansatgas Turun Langsung ke Lokasi Pembangunan Jalan di Cipelah


MAJALAH Ceo.Com,Kabupaten Bandung – Kegiatan TMMD Reguler ke-127 di wilayah Kodim 0624/Kabupaten Bandung terus berjalan dengan lancar. (20/2/2026).



Satgas TMMD tanpa lelah dan penuh semangat terus melaksanakan pekerjaan pembuatan jalan di Desa Cipelah, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung. 



Pembangunan ini menjadi salah satu wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah.


Pada hari ini, Dansatgas 2 Kodam III/Siliwangi TMMD ke-127, Letkol Kav Samto Betah, S.Hub.Int., hadir langsung di lokasi kegiatan. Kehadiran beliau di tengah-tengah para Danramil dan prajurit yang sedang bekerja memberikan motivasi dan semangat tambahan bagi seluruh personel Satgas.



Di tengah suasana bulan suci Ramadan, para prajurit tetap menunjukkan dedikasi tinggi. Mereka terus bekerja tanpa mengenal lelah demi mewujudkan mimpi dan harapan masyarakat untuk memiliki akses jalan yang layak guna menunjang pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan.


Dansatgas menyampaikan bahwa seluruh anggota Satgas tetap berkomitmen menyelesaikan pekerjaan tepat waktu, meskipun saat ini tengah menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadan. Semangat pengabdian kepada masyarakat tetap menjadi prioritas utama.

Motor Yang Hilang Ditemukan, Warga Ciamis Berterima Kasih Kepada Kapolda Jabar


MAJALAH Ceo.Com, Bandung,-Kepolisian Daerah Jawa Barat kembali menegaskan komitmennya dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat melalui kegiatan penyerahan barang bukti kendaraan bermotor (ranmor) kepada pemilik sah. Yang berlangsung dilakukan di mako Polda Jabar, Rabu (18/2/2026).


Penyerahan ini merupakan hasil dari serangkaian pengungkapan kasus tindak pidana pencurian kendaraan bermotor yang berhasil diungkap oleh Polda Jawa Barat beserta jajarannya. Selain sebagai bentuk penegakan hukum, kegiatan ini juga menjadi simbol hadirnya negara dalam memberikan keadilan bagi masyarakat yang menjadi korban kejahatan.


Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H.,  menyampaikan bahwa setiap keberhasilan pengungkapan kasus tidak hanya berhenti pada penangkapan pelaku, tetapi juga harus memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, salah satunya melalui pengembalian barang milik korban.


“Pengembalian kendaraan ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk memastikan bahwa hak-hak masyarakat dapat kembali terpenuhi. Ini juga menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja dalam menjaga keamanan dan ketertiban,” ungkapnya, Jum'at (20/2/2026)


Salah satu penerima kendaraan, Nurung Ita Ristia, warga Dusun Ambo  Desa Cintajaya, Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis, turut menyampaikan rasa haru dan apresiasi atas kinerja kepolisian.


“Saya di sini ingin mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolda Jawa Barat beserta jajarannya karena telah menemukan motor saya yang telah lama hilang. Semoga kepolisian Jawa Barat semakin maju dan semakin dipercaya masyarakat,” ujarnya.


Kegiatan ini tidak hanya menjadi momen pengembalian barang, namun juga memperkuat hubungan emosional antara Polri dan masyarakat. Kepercayaan publik yang terbangun diharapkan mampu mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.


Selain itu, kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi tindak kejahatan, seperti menggunakan kunci ganda, parkir di tempat aman, serta segera melaporkan jika terjadi hal mencurigakan.


Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa dengan adanya kegiatan ini, diharapkan sinergi antara kepolisian dan masyarakat semakin kuat, serta menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Jawa Barat.


# Bid Humas Polda Jabar

Jumat, 20 Februari 2026

HUT Ke-75 Penerangan TNI AD, Pangdam III/Siliwangi Tekankan Kolaborasi dan Profesionalisme


MAJALAH Ceo.Com,Bandung – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Penerangan TNI AD tahun 2026, Kodam III/Siliwangi menggelar kegiatan syukuran yang berlangsung di Graha Tirta Siliwangi.,(19/2/2026).


Acara tersebut dihadiri langsung oleh Pangdam III/Siliwangi, Mayjen TNI Kosasih, didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah III/Siliwangi,Kasdam III Siliwangi, para Asisten serta Kapendam III/Siliwangi beserta jajaran. Turut hadir para pimpinan redaksi dan perwakilan wartawan televisi, media cetak, dan media online dari Kota Bandung, Cimahi.


 Pangdam III/Siliwangi, Mayjen TNI Kosasih, SE menegaskan pentingnya kolaborasi antara TNI AD dan insan media.


“Hari ini kita melaksanakan syukuran HUT ke-75 Penerangan TNI AD bersama insan media. Ke depan, Pendam harus terus berkolaborasi dan bekerja sama sehingga terjalin sinergitas pemberitaan yang positif, membangun, profesional, jujur, dan terpercaya.”


Beliau juga menekankan kepada seluruh anggota untuk bekerja dengan semangat, dedikasi, dan profesionalisme.


“Kami butuh media, dan media butuh kami. Di mana pun kami berada, kami membutuhkan insan pers untuk memberitakan kegiatan-kegiatan positif yang kami lakukan.”


Sebagai contoh, Pangdam menyebutkan berbagai program sosial dan keagamaan yang dilaksanakan Kodam III/Siliwangi, termasuk kegiatan tadarus bersama pada bulan suci Ramadan.


Dalam kesempatan tersebut, Pangdam juga menyampaikan ucapan:

“Selamat Hari Pers Nasional, semoga semakin profesional dan terus berbakti demi bangsa dan negara.”

Rangkaian Kegiatan

Acara syukuran ditutup dengan:

Pemberian cendera mata kepada anggota Pendam,

Foto bersama,

Pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas pengabdian 75 tahun Penerangan TNI AD.


Momentum ini menjadi refleksi atas dedikasi dan peran strategis Penerangan TNI AD dalam membangun komunikasi publik yang transparan, profesional, dan berorientasi pada kepentingan bangsa serta negara.


 

Polda Jabar Kembalikan Kendaraan Curian kepada Pemilik Sah, Wujudkan Kepastian Hukum


MAJALAH Ceo.Com, Bandung,-Polda Jawa Barat menggelar kegiatan pemusnahan barang bukti sekaligus penyerahan kendaraan hasil tindak pidana C3 (Curat, Curas, dan Curanmor) kepada masyarakat, Rabu, 18 Februari 2026,  bertempat di Lapangan Parkir Dit Reskrimum Polda Jabar.


Kegiatan ini merupakan bagian dari hasil pengungkapan berbagai kasus pencurian kendaraan bermotor yang berhasil diungkap jajaran Polda Jabar dan kewilayahan. Sejumlah kendaraan yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat tindak pidana pencurian, berhasil diamankan dan dikembalikan kepada pemilik sah setelah melalui proses penyelidikan dan verifikasi.


Kapolda Jabar, Irjen Pol.  Rudi Setiawan, menegaskan bahwa pengembalian kendaraan kepada korban merupakan bentuk nyata komitmen kepolisian dalam menindak tegas pelaku kejahatan sekaligus memulihkan hak masyarakat.


“Pengembalian kendaraan ini merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam memberikan keadilan dan kepastian hukum kepada masyarakat,” tegas Kapolda Jabar, Jum'at (20/2/2026)


Selain fokus pada pengungkapan kasus pencurian, Polda Jabar juga memusnahkan barang bukti narkoba, knalpot brong, serta minuman keras ilegal sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Jawa Barat.


Salah satu korban pencurian, Bintang, warga Bogor Puncak, menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan kepolisian menemukan kembali kendaraannya.


“Nama saya Bintang, asal dari Bogor Puncak. Saya mengucapkan terima kasih banyak kepada pihak kepolisian Polda Jabar, terutama Polres Bogor, yang telah berhasil menemukan mobil saya. Mobil tersebut sangat berarti bagi saya karena digunakan untuk mencari nafkah sehari-hari,” ujarnya.


Melalui pengungkapan kasus pencurian ini, Polda Jabar menegaskan akan terus meningkatkan upaya penindakan terhadap pelaku C3 serta mengoptimalkan langkah preventif guna menekan angka kriminalitas, khususnya pencurian kendaraan bermotor, di wilayah hukum Jawa Barat.


# Bid Humas Polda Jabar

Polisi Gerebek Rumah Kontrakan di Perum GBI, Ratusan Ribu Butir Obat Terlarang Disita, 6 Orang Diamankan


MAJALAH Ceo.Com,Kab. Bandung ,-Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan Jajaran Polsek Bojongsoang Polresta Bandung berhasil membongkar gudang penyimpanan Obat Keras Tertentu (OKT) dalam operasi penggerebekan yang dilakukan di sebuah rumah kontrakan, kawasan Perumahan GBI, Desa Buahbatu, Kecamatan Bojongsoang, Jumat (20/02/2026).


Operasi Penyakit Masyarakat (Ops Pekat) ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Bojongsoang Kompol Undi Kurnia, S.I.P., didampingi Panit Reskrim Ipda Wawan serta gabungan piket fungsi. Langkah tegas ini diambil sebagai respon cepat Polri dalam memutus rantai peredaran obat terlarang di wilayah hukum Kabupaten Bandung.


Berdasarkan laporan masyarakat, petugas melakukan penggeledahan di sebuah rumah kontrakan yang berlokasi di Perum GBI  Desa Buahbatu. Dalam penggerebekan tersebut, ditemukan fakta-fakta signifikan:


Penyitaan Skala Besar: Petugas mengamankan ratusan ribu butir obat keras berbagai jenis, di antaranya Tramadol, Hexymer, dan Trihexyphenidyl.


Identitas Terduga Pelaku: Sebanyak 6 orang diamankan dari lokasi kejadian. Pemilik obat-obatan tersebut diduga kuat merupakan seorang pria berinisial R, yang berasal dari Aceh.


Pendampingan Kewilayahan: Proses penggeledahan disaksikan langsung oleh pengurus RT dan RW setempat guna memastikan prosedur berjalan transparan dan legal.


Kapolresta Bandung Kombes Pol Dr. Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR.,  menyatakan bahwa pengungkapan ini merupakan salah satu keberhasilan terbesar dalam upaya pemberantasan penyakit masyarakat di awal tahun 2026.


"Kami tidak memberikan ruang bagi peredaran obat keras di wilayah Bojongsoang. Rumah kontrakan yang dijadikan gudang penyimpanan ini telah kami tutup. Pelaku berinisial R beserta lima rekan lainnya kini sedang menjalani pemeriksaan intensif," ujarnya.


Ribuan obat tersebut sangat berbahaya jika dikonsumsi tanpa resep dokter dan kerap menjadi pemicu terjadinya aksi kriminalitas jalanan oleh kalangan remaja.


Saat ini, seluruh barang bukti dan keenam terduga pelaku telah dilimpahkan ke Satuan Reserse Narkoba Polresta Bandung untuk dilakukan pengembangan lebih lanjut guna mengungkap jaringan pemasok yang lebih luas. Situasi di lokasi kejadian hingga saat ini dilaporkan aman dan kondusif.


#Bid Humas Polda Jabar

Motor Hilang Kembali ke Pemilik, Masyarakat Ucapkan Terima Kasih kepada Polda Jabar


MAJALAH Ceo.Com, Bandung,-Rasa haru dan syukur disampaikan salah seorang warga usai menerima kembali sepeda motor miliknya yang sebelumnya hilang dan berhasil ditemukan oleh jajaran Polda Jabar  Pengembalian kendaraan tersebut menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat secara profesional dan humanis.


Proses pengembalian dilakukan setelah melalui rangkaian penyelidikan serta verifikasi kepemilikan secara menyeluruh untuk memastikan kendaraan diserahkan kepada pemilik yang sah. Seluruh tahapan berjalan sesuai prosedur dan tanpa dipungut biaya apa pun, sehingga masyarakat benar-benar merasakan pelayanan yang transparan dan berkeadilan.


Dalam kegiatan tersebut, Kapolda

Jawa Barat, Irjen Pol. Rudi Setiawan, tidak hanya menyerahkan langsung kendaraan kepada pemiliknya, tetapi juga memberikan tali asih sebagai bentuk empati dan kepedulian kepada korban tindak pidana. Pemberian tali asih tersebut merupakan wujud perhatian serta dukungan moril agar masyarakat tetap semangat menjalani aktivitas sehari-hari.


Kapolda Jabar menegaskan bahwa pengembalian barang bukti kepada pemiliknya merupakan hak masyarakat yang harus dipenuhi oleh negara melalui institusi Polri.


“Pengembalian kendaraan ini adalah bentuk tanggung jawab kami kepada masyarakat. Kami pastikan seluruh proses dilakukan tanpa biaya. Pemberian tali asih ini juga sebagai bentuk kepedulian dan empati kami kepada warga yang telah menjadi korban tindak pidana,” ujarnya, Jum'at (20/2/2026)


Sementara itu, warga penerima kendaraan yang tidak mau dipublikasikan namanya,  menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas perhatian yang diberikan. Ia mengaku sempat merasa cemas dan khawatir karena kendaraan tersebut merupakan sarana utama untuk bekerja dan memenuhi kebutuhan keluarga.


“Saya mengucapkan terima kasih kepada Polda Jabar dan jajarannya yang telah mengembalikan motor saya. Semoga Polda Jabar semakin maju, semakin profesional, dan terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ungkapnya dengan penuh haru.


Polda Jabar menegaskan akan terus meningkatkan upaya pemberantasan tindak pidana, khususnya pencurian kendaraan bermotor, serta mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif di wilayah Jawa Barat.


#Bid Humas Polda Jabar

Wacana Polri di Bawah Kementerian Ditolak, TRINUSA Ingatkan Bahaya Intervensi


MAJALAH, Ceo, Com,Jakarta, -- Ketua DPD LSM TRINUSA Jawa Barat, Ait Sesa, menegaskan penolakan terhadap wacana penempatan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) di bawah kementerian. Ia menilai langkah tersebut berpotensi besar membuka ruang intervensi politik terhadap institusi penegak hukum.

‎Menurut Sdr. Ait, perubahan struktur kelembagaan Polri tidak boleh didorong oleh kepentingan politik jangka pendek. Ia mengingatkan, keputusan semacam ini berisiko melemahkan independensi Polri dan merusak tatanan penegakan hukum.

‎“Penataan Polri harus melalui kajian serius, bukan karena dinamika atau ketidaksukaan politik. Kalau Polri ditempatkan di bawah kementerian, potensi intervensi akan semakin besar,” tegas Sdr. Ait. Pada hari Kamis, 19 Februari 2026.

‎Ia menilai posisi Polri yang saat ini berada langsung di bawah Presiden sudah tepat dan sesuai dengan kebutuhan negara. Skema ini dinilai membuat Polri lebih responsif dalam menjalankan tugas serta mendukung kebijakan pemerintah tanpa hambatan birokrasi tambahan.

‎“Saat ini sudah pas. Polri langsung di bawah Presiden. Ketika dibutuhkan, tidak perlu menunggu komando kementerian. Ini soal efektivitas dan kecepatan,” ujarnya.

‎Ait mendorong agar fokus perbaikan kelembagaan diarahkan pada penguatan kinerja Polri, bukan pada perubahan struktur komando. Menurutnya, isu utama justru terletak pada kesejahteraan anggota, reformasi internal, serta penguatan pengawasan dan transparansi.

‎Ia menilai perubahan nomenklatur komando justru berisiko menjadikan Polri lebih rentan terhadap kepentingan kelompok tertentu, yang pada akhirnya dapat menggerus kepercayaan publik.

‎Pernyataan ini disampaikan sebagai respons atas Rapat Dengar Pendapat Komisi III DPR RI yang menegaskan Polri tetap berada langsung di bawah Presiden.

‎Sejalan dengan itu, sejumlah pihak, termasuk Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, juga secara terbuka menolak gagasan penempatan Polri di bawah kementerian karena dinilai dapat melemahkan institusi dan menghambat efektivitas tugas kepolisian.***

Kapolsek Kawasan Sunda Kelapa Pererat Sinergi dengan Tokoh Masyarakat dan Agama Muara Angke, Antisipasi Tawuran Selama Ramadhan

 



Jakarta Utara - Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif selama Bulan Suci Ramadhan, jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Priok melalui Polsek Kawasan Sunda Kelapa menggelar kegiatan tatap muka bersama tokoh masyarakat dan tokoh agama wilayah Muara Angke.


Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 19 Februari 2025, pukul 13.30 WIB hingga 15.00 WIB, bertempat di Polsubsektor Muara Angke. Hadir dalam kegiatan ini Kapolsek Kawasan Sunda Kelapa AKP Hitler Naiptupulu, S.H., M.H., para Kanit Polsek Kawasan Sunda Kelapa, Kapolsubsektor Muara Angke Iptu Sardi, serta tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat.


Dalam arahannya, Kapolsek Kawasan Sunda Kelapa menekankan pentingnya sinergitas antara Polri, tokoh agama, dan tokoh masyarakat dalam menjaga keamanan wilayah, khususnya selama bulan Ramadhan yang kerap diwarnai peningkatan aktivitas masyarakat pada malam hari.


“Sinergi dan kolaborasi antara kepolisian dengan para tokoh sangat dibutuhkan untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Peran orang tua juga penting dalam mengawasi anak-anaknya, terutama setelah shalat tarawih dan menjelang sahur,” ujar Kapolsek.


Ia juga mengingatkan agar seluruh elemen masyarakat turut mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas seperti perang sarung, konvoi liar, penggunaan petasan, hingga aksi tawuran remaja yang dapat meresahkan warga.


Selain itu, Kapolsek mengajak masyarakat untuk mengoptimalkan kembali kegiatan siskamling serta patroli bersama guna mempersempit ruang gerak pelaku gangguan keamanan.


Dalam sesi diskusi dan tanya jawab, para tokoh agama dan tokoh masyarakat menyampaikan dukungan penuh terhadap langkah preventif yang dilakukan Polsek Kawasan Sunda Kelapa. Mereka juga mendorong pendekatan persuasif kepada para remaja melalui kegiatan positif seperti pesantren kilat, tadarus bersama, dan perlombaan keagamaan selama Ramadhan.


Para tokoh turut berharap agar patroli kepolisian dapat lebih ditingkatkan pada jam-jam rawan, khususnya pada malam hingga dini hari.


Kegiatan tatap muka tersebut ditutup dengan komitmen bersama antara kepolisian dan elemen masyarakat untuk menjaga keamanan serta mencegah terjadinya tawuran di wilayah Muara Angke selama Bulan Suci Ramadhan.


Secara keseluruhan, kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Terjalinnya komunikasi yang baik antara kepolisian dan masyarakat diharapkan mampu memperkuat langkah-langkah pencegahan gangguan kamtibmas secara terpadu demi terciptanya suasana Ramadhan yang aman dan penuh khidmat di Muara Angke.


Reporter : Edo Lembang

Ketum PWO Dwipa Desak Gubernur NTB Segera Cairkan TPG dan THR Guru 2025 yang Tertahan

 



Jakarta,20 Februari 2026 – Ketua Umum Perkumpulan Wartawan Online Dwipantara (PWO Dwipa), Feri Rusdiono, menyuarakan keprihatinan mendalam atas nasib ribuan guru di Nusa Tenggara Barat (NTB) yang haknya atas Tunjangan Pendidikan Guru (TPG) dan Tunjangan Hari Raya (THR) tahun 2025 masih tertahan hingga kini.


 Penahanan ini dianggap sebagai pengabaian serius terhadap kesejahteraan pendidik yang menjadi tulang punggung pendidikan bangsa.


Dalam pernyataan resminya, Feri Rusdiono menegaskan, "Saya sangat prihatin dengan nasib para guru di NTB. 


Hak TPG dan THR 2025 yang tertahan ini bukan sekadar tunggakan administratif, melainkan pukulan keras bagi kehidupan mereka sehari-hari. 


Gubernur NTB harus segera bertindak tegas, jangan lagi menahan hak guru yang sah untuk menyambung hidup keluarga mereka.


"Ia juga menyoroti urgensi intervensi pusat dengan menyerukan, "Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) wajib turun tangan menindaklanjuti kasus ini. Penundaan yang berkepanjangan ini mencerminkan kegagalan sistemik dalam pemenuhan hak guru, yang berpotensi merusak motivasi mengajar dan kualitas pendidikan di daerah.


"Data dari Dinas Pendidikan NTB menunjukkan bahwa ribuan guru honorer dan PNS masih menunggu pencairan tunjangan tersebut sejak akhir 2025, di tengah inflasi dan beban hidup yang kian membengkak. Penahanan ini diduga terkait kendala anggaran daerah, meski alokasi pusat telah dialokasikan.


PWO Dwipa, sebagai wadah jurnalis independen, mendesak pemerintah daerah dan pusat untuk transparan soal penyebab keterlambatan serta memberikan jadwal pasti pencairan. "Ini bukan permohonan, tapi tuntutan hak dasar.


 Guru bukan budak negara yang bisa ditunda-tunda kesejahteraannya," tegas Feri.


Hingga berita ini diturunkan, pihak Pemprov NTB dan Kemendikbudristek belum memberikan konfirmasi resmi terkait tuntutan ini.


(Redaksi)

Progres Jalan TMMD Cipelah Tembus 609 Meter


MAJALAH Ceo.Com,Kabupaten Bandung, – Satuan Tugas (Satgas) TMMD Reguler Ke-127 Kodim 0624/Kabupaten Bandung terus mempercepat pengerjaan sasaran fisik pengecoran jalan di Desa Cipelah, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung.


Pada Kamis (19/2) malam, sejak pukul 23.00 WIB hingga selesai, anggota Satgas TMMD bersama warga Kampung Babakan Simpang Gunung Leutik melanjutkan pengecoran jalan di titik 800 meter. Hingga saat ini, progres pekerjaan telah mencapai 609 meter.


Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Danramil 2424/Ciwidey Kapten Inf Supriadi yang memastikan proses pengerjaan berjalan sesuai rencana dan target yang telah ditetapkan.


“Satgas TMMD bersama masyarakat tetap semangat. Pengecoran dilakukan siang dan malam untuk mempercepat penyelesaian sasaran fisik,” ujar Supriadi di lokasi kegiatan.


Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) merupakan bentuk sinergi antara TNI dan pemerintah daerah dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah pedesaan. Pengecoran jalan di Desa Cipelah menjadi salah satu sasaran fisik utama TMMD Ke-127 Tahun 2026.


Jalan tersebut sebelumnya sulit dilalui, terutama saat musim hujan. Dengan adanya pembangunan ini, diharapkan akses transportasi warga menjadi lebih lancar serta dapat menunjang aktivitas perekonomian masyarakat.


TMMD Ke-127 Tahun 2026 mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa” dan tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat.



TMMD Reguler Ke-127 Tahun 2026: Sinergi TNI, Masyarakat, dan Media Bangun Negeri


MAJALAH Ceo.Com, Bandung,- Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 Tahun 2026 di wilayah Kodim 0624/Kabupaten,Kodam III Siliwangi  menjadi wujud nyata kehadiran dan kontribusi Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam mendukung percepatan pembangunan serta pemberdayaan masyarakat di daerah,(20/2/2026).

Program TMMD Ke-127 tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur guna mendorong kemajuan wilayah pelosok desa agar lebih terhubung dengan pusat perkotaan, tetapi juga menyentuh aspek nonfisik. Melalui berbagai kegiatan penyuluhan dan sosialisasi, masyarakat diberikan pemahaman serta peningkatan kesadaran dalam berbagai bidang, seperti wawasan kebangsaan, kesehatan, pendidikan, hingga ketahanan sosial dan ekonomi.

Selain itu, pelaksanaan TMMD Ke-127 Tahun 2026 turut dirangkaikan dengan lomba jurnalistik. Kegiatan ini menjadi sarana mempererat silaturahmi serta membangun hubungan harmonis, tidak hanya antara TNI dan masyarakat, tetapi juga dengan insan media. Melalui peran media, berbagai capaian dan manfaat program TMMD dapat tersampaikan secara luas kepada publik, sekaligus memperkuat sinergi dalam membangun negeri.

Bagi insan pers yang ingin mendapatkan informasi lebih lanjut terkait pendaftaran dan teknis lomba, dapat menghubungi Mayor Cpm Budi di nomor 0813-2115-1922.

#TMMD Reguler Ke 127

#Koam III Siliwangi


KESEHATAN

NASIONAL

HUKUM

POLITIK

BISNIS

© Copyright 2019 MAJALAH CEO | All Right Reserved