Randy Wjaya, Managing Director PT Dwi Mandiri Sejahtera Agung Menilai Pameran Global Hydrogen Ecosystem Momentum Penting untuk Memperkenalkan Energi Bersih

 

Keterangan Foto : Randy Wjaya, Managing Director PT Dwi Mandiri Sejahtera Agung.


MAJALAH CEO - JAKARTA – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia  bersama Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Eniya Listiani Dewi (kedua kiri), Dirut PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo (kanan), Wakil Kepala BRIN Amarulla Octavian (kedua kanan), Wakil Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Oki Muraza (kiri) dan Direktur Teknik dan Fasilitas DAMRI Arifin (ketiga kiri) usai meluncurkan bus bertenaga hydrogen pada acara Global Hydrogen Ecosystem 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Selasa (21/7/2026). Pameran energi tersebut bertujuan menciptakan ekosistem kolaboratif untuk mempercepat transisi menuju energi bersih dan membahas masa depan hidrogen sebagai solusi energi berkelanjutan yang berlangsung pada 21-23 Juli.




Salah satu. Peserta pameran Global Hydrogen Ecosystem 2026. Yang tampak. Hadir adalah Randy Wjaya, Managing Director PT Dwi Mandiri Sejahtera Agung, menilai bahwa  Pameran Global Hydrogen Ecosystem 2026 yang telah dibuka pada Selasa (21/7/2026) hari ini di JICC Senayan sebagai Momentum Penting untuk Memperkenalkan Energi Bersih ke sluruh masyarakat Indonesia.

Menurutnya, bahwa“Melihat dan mengingat kondisi global di dunia ini polusi dan juga dibandingkan dengan cost sebelumnya mungkin dari sisi biaya listrik itu Green Hidrogen jauh lebih murah,” ungkap  Randy Wijaya saat ditemui awak media  di Pameran Global Hydrogen Summit Exibition, Senin [21/7/2026].


Ditambahkannya, produk hidrogen dari perusahaannya sebagai prinsipal dari produk Perusahaabn asal Italia bermerek IMI VIVO tidak memerlukan lahan besar.

“Kalau untuk produk kami tidak memerlukan lahan yang besar. Sekelas ukuran 5 megawatt saja cukup membutuhkan lahan tanah mungkin ukuran 100 kali 100 persegi. Tinggal kita sambungkan ke instalasi-instalasi yang terkait.”ujarnya.


Randy  menyoroti keunggulan lingkungan dari Energi hidrogen. “Kekuatan energinya lebih bagus daripada listrik atau mesin. Dan posisi itu kan sudah bisa dipastikan pencemaran berkurang. Kalau kita enggak dari air atau Hidrogen, khususnya oksigen. Jadi bisa kita untuk tanaman juga dan juga baik untuk elektrik ke depannya.”jelasnya.



Randy berharap untuk tahun-tahun selanjutnya dari pameran Global Hydrogen Ecosystem 2026 Mudah-mudahan dapat membantu mengurangi bahaya pemanasan global dan perubahan iklim yang telah mnjadi program nasional dan program dunia,”harapnya.


Randy  mengatakan. Hidrogen hijau sebagai “top of the line”. “Kalau untuk Green Hydrogen saya kira itu salah satu dari bagia bisnis yang top of the line .” ia melihat peluang besar dari pameran ini, terutama di sektor transportasi. ” Mengenai peluang dengan adanya pameran hari ini dari segi sisi bisnis. Karena selain daripada industri nanti pasti juga akan merambah yang namanya transportasi. Apalagi transportasi sekarang ini sudah pakai gas atau pakai listrik.


Randy juga berharap juga ekosistem hidrogen di Indonesia bisa segera terbentuk.“Mudah-mudahan ini dapat membantu pemeritah dan ini programnya bukan hanya program nasional tapi program dunia, karena Fokus utama adalah efisiensi lahan, biaya lebih murah, nol emisi, dan potensi hidrogen untuk energi industri dan transportasi, pungkasnya (red)

0 Komentar