MAJALAHCEO - Tangerang -- PT Toyota-Astra Motor (TAM) kembali memperkuat posisinya sebagai pemimpin pasar kendaraan komersial di Indonesia melalui peluncuran New Hilux generasi kesembilan. Langkah strategis ini dihadirkan untuk menjawab kebutuhan operasional berbagai sektor industri di tanah air yang membutuhkan kendaraan tangguh dan dapat diandalkan.
Hadir pertama kali secara global sejak 1968 dan dipasarkan di lebih dari 190 negara, Hilux telah membangun reputasi global sebagai kendaraan pekerja keras yang tahan banting. Di Indonesia, model ini tampil sangat mendominasi dengan menguasai sekitar 70% pangsa pasar pada segmen pick-up 4x4 sepanjang periode Januari hingga Mei. Tingginya angka penjualan tersebut mencerminkan kuatnya kepercayaan pelaku usaha terhadap keandalan Hilux sebagai armada operasional di berbagai sektor strategis seperti pertambangan, perkebunan, manufaktur, konstruksi, hingga logistik yang kerap beroperasi di medan berat.
Marketing Director PT TAM, Hiroyuki Oide, menjelaskan bahwa "Hilux telah hadir sejak 1968 dan saat ini dipasarkan di lebih dari 190 negara." Ia juga menambahkan bahwa "sepanjang Januari hingga Mei, Hilux berhasil menguasai sekitar 70% pangsa pasar pada segmen pick-up 4x4," serta menyatakan bahwa "Hilux telah menjadi kendaraan andalan di berbagai sektor strategis, seperti pertambangan, perkebunan, manufaktur, konstruksi, hingga logistik."
Sementara itu, Marketing Director PT TAM, Bansar Maduma, mengatakan bahwa "pengembangan New Hilux dilakukan berdasarkan masukan dari pelanggan," dan menambahkan bahwa "beragam kondisi geografis di Indonesia menjadi pertimbangan utama dalam merancang kendaraan yang mampu menghadapi medan berat tanpa mengurangi kenyamanan saat digunakan sehari-hari."
Secara menyeluruh, Toyota memberikan penyempurnaan pada empat aspek utama pada New Hilux, yakni desain yang lebih modern dan tangguh, peningkatan performa mesin, fitur kenyamanan kabin yang semakin lengkap, serta peningkatan sistem keselamatan yang komprehensif. Pada varian konvensional, New Hilux dipersenjatai mesin diesel 1GD-FTV berkapasitas 2.800 cc yang sanggup memuntahkan tenaga hingga 204 PS dengan torsi maksimum mencapai 500 Nm. Guna memaksimalkan traksi di jalur off-road, kendaraan ini turut dilengkapi sistem penggerak empat roda (4WD) serta fitur Rear Differential Lock.
Tidak hanya mengandalkan mesin konvensional, Toyota juga membuat gebrakan besar dengan memperkenalkan New Hilux Battery Electric Vehicle (BEV) sebagai bagian dari strategi multi-pathway menuju era kendaraan ramah lingkungan. Model listrik murni ini merupakan Hilux BEV pertama yang dipasarkan di Indonesia, menggunakan dua motor penggerak berkonfigurasi All-Wheel Drive (AWD) bertenaga 144 kW. Kendaraan ramah lingkungan ini dibekali baterai berkapasitas 59,2 kWh yang mampu menjelajah hingga 315 kilometer dalam sekali pengisian daya, serta dirancang tangguh dengan kemampuan melintasi genangan air hingga kedalaman 700 mm.
Untuk menjangkau berbagai segmen konsumen, Toyota membanderol New Hilux Double Cabin 2.8 V 4x4 A/T dengan harga Rp574,2 juta (OTR Jakarta), sedangkan varian New Hilux Double Cabin AWD BEV dipasarkan seharga Rp1,019 miliar (OTR Jakarta). Melalui kombinasi pembaruan desain, performa mesin buas, kenyamanan, fitur keselamatan mutakhir, serta kehadiran varian listrik murni, Toyota sangat optimistis New Hilux akan terus mempertahankan dominasinya di pasar kendaraan komersial Indonesia.

0 Komentar