Trijaya Union Pamerkan Bus Neo Grantour di GIIAS 2026, Andalkan Fleksibilitas Angkut Penumpang dan Logistik

 




Keterangan Foto : Trijaya Union memamerkan produk unggulan terbarunya, yaitu bus mikro Neo Grantour.



MAJALAH. CEO - TANGERANG— Ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 yang berlangsung di ICE BSD City, Tangerang, tidak hanya menjadi panggung bagi kendaraan penumpang pribadi, tetapi juga diramaikan oleh inovasi kendaraan komersial dan karoseri terkemuka.




Salah satu yang mencuri perhatian adalah kehadiran PT Trijaya Union, perusahaan karoseri bus dan kendaraan khusus terkemuka di Indonesia, yang menempati area Hall 11, Booth C-14. Dalam pameran tahun ini, Trijaya Union memamerkan produk unggulan terbarunya, yaitu bus mikro Neo Grantour.


Bus Neo Grantour hadir dengan konfigurasi kursi pada Unit Neo Grantour yang dipamerkan adalah 17+1 seats (17 kursi penumpang dan 1. kursi supir). Jumlah kursi penumpang bisa dimaksimalkan hingga 18 kursi.


Kendaraan ini dibangun di atas sasis bus 4-ban long yang kompatibel dengan berbagai merek seperti Mitsubishi, Isuzu, Subaru, hingga Hino, di mana unit pameran kali ini menggunakan sasis Mitsubishi. Mengenai banderolnya, harga bodi karoseri berkisar di angka Rp 410 juta hingga Rp 420 juta, sementara sasisnya berada di kisaran Rp 400 juta hingga Rp 410 juta sesuai regulasi OTR Jabodetabek, tergantung pada spesifikasi fitur yang diinginkan konsumen.


Sales and Marketing Assistant Manager PT Trijaya Union, Rain Januardo, menjelaskan bahwa Neo Grantour dirancang untuk menjawab kebutuhan mobilitas modern yang dinamis, baik di wilayah perkotaan maupun kabupaten.


"Biasanya banyak konsumen kami menggunakan bus ini untuk armada pariwisata dan juga shuttle antar-kota, contoh misalnya Jakarta-Bandung, Serang-Bandung, bahkan ada juga yang menggunakan rute Jogja-Solo-Semarang." ujar Rain Januardo.


Menurut Rain, keunggulan utama dari Neo Grantour,Adalah  jumlah konfigurasi kursi pada Unit Neo Grantour yang dipamerkan adalah 17+1 seats (17 kursi penumpang dan 1 kursi supir). Jumlah kursi penumpang bisa dimaksimalkan hingga 18 kursi.


Kombinasi kapasitas penumpang yang besar dan bagasi luas ini memungkinkan operator bus menjalankan model bisnis ganda secara efisien. "Jadi bisa mengantar orang dan juga bisa menjalankan bisnis pengiriman logistik atau barang-barang. Sekali mendayung, dua pulau terlampaui," ujar Rain.


Kehadiran Trijaya Union di GIIAS 2026 mendapatkan respons positif dari pengunjung, dengan animo yang terlihat sangat tinggi terutama saat akhir pekan lalu.


Rain mengungkapkan bahwa antusiasme tersebut telah membuahkan hasil positif bagi penjualan perusahaan di ajang pameran. "Prospek yang potensial dan sudah masuk tahap transaksi (SPK) saat ini sudah ada dua unit yang mengikat tanda jadi. Dan masih ada banyak prospek lain yang berpotensi deal setelah pameran mengingat GIIAS 2026 masih berlangsung hingga 9 Agustus mendatang," ungkapnya.


Terkait penawaran menarik selama pameran, Trijaya Union memberikan fleksibilitas penuh kepada konsumen melalui penyesuaian harga khusus atau paket konversi fitur.


"Secara spesifik kami tidak memberikan potongan kaku, namun kami memberikan harga dan perlakuan spesial bagi konsumen yang bertransaksi selama GIIAS 2026. Nilai promo tersebut dapat dikonversi menjadi penambahan fitur, custom livery, pilihan stiker, hingga warna kursi sesuai kebutuhan spesifik konsumen tanpa membebani biaya berlebih," jelas Rain.


Trijaya Union berharap dapat terus memperkuat posisinya sebagai industri karoseri yang berpengalaman di Indonesia. Perusahaan berkomitmen untuk konsisten berinovasi menghadirkan bus dan kendaraan khusus berkualitas tinggi, guna memberikan kontribusi nyata bagi para pemangku kepentingan di sektor transportasi nasional.


Dengan partisipasi aktif di ajang bergengsi seperti GIIAS, Trijaya Union optimis industri karoseri lokal akan terus maju dan memberikan dampak positif yang luas bagi masyarakat Indonesia.(Red)

0 Komentar