Pengurus Baru FBR Depok-Bogor Raya Sambangi Dandim, Bahas Keamanan dan Pengembangan UMKM

 


DEPOK ||Pengurus baru Korwil FBR Depok-Bogor Raya menemui Dandim 0508/Depok Kolonel Inf. Ginanjar Wahyutomo, S.H., M.Han., di Kantor Kodim 0508/Depok, Mampang, Pancoran Mas, Selasa (15/9/2026).


Pertemuan tersebut membawa dua agenda utama, yakni memperkuat peran organisasi dalam menjaga keamanan dan kondusivitas wilayah serta mendorong pengembangan potensi ekonomi anggota.


Kunjungan itu sekaligus menjadi ajang perkenalan jajaran pengurus baru Korwil FBR Depok-Bogor Raya. Mereka ingin membangun komunikasi dan hubungan kerja yang lebih erat dengan unsur kewilayahan, sehingga keberadaan organisasi masyarakat dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


Dandim 0508/Depok Kolonel Inf. Ginanjar Wahyutomo menyambut baik silaturahmi tersebut. Menurutnya, komunikasi antara aparat kewilayahan dengan berbagai elemen masyarakat penting untuk menjaga situasi Depok tetap aman dan kondusif.


“Silaturahmi antara FBR dengan Kodim ini merupakan hal yang baik. Mudah-mudahan ke depan kita bisa terus bekerja sama dan bersilaturahmi untuk membangun Depok agar semakin maju,” ujar Ginanjar.


Ia menegaskan, menjaga keamanan wilayah merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat diharapkan dapat diselesaikan melalui komunikasi dan kolaborasi antarunsur.


“Kita berharap semua elemen bisa bekerja sama untuk membuat Depok semakin maju dan aman. Kalau ada permasalahan di kota ini, kita selesaikan bersama-sama,” katanya.


Menurut Ginanjar, kontribusi organisasi masyarakat juga tidak semata-mata berkaitan dengan persoalan keamanan. Peran di bidang sosial dan ekonomi juga dapat menjadi bagian penting dalam membangun kesejahteraan masyarakat.


“Tujuannya tentu untuk membangun masyarakat yang lebih sejahtera. Jadi semua unsur yang ada harus bisa bersama-sama membangun dan menyelesaikan persoalan yang ada,” tuturnya.


Sementara itu, Ketua Harian Korwil FBR Depok-Bogor Raya Abdul Rohim alias Cang Rohim mengatakan, kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut arahan pimpinan pusat agar kepengurusan baru segera membangun komunikasi dengan sejumlah unsur Muspida.


“Ini silaturahmi Korwil bersama jajaran pengurus karena kami kepengurusan baru. Arahan dari pusat, kami diminta bersilaturahmi dengan Muspida. Kami ingin ikut berperan sebagai masyarakat dalam menjaga keamanan dan kondusivitas Depok,” ucap Cang Rohim.


Menariknya, dalam pertemuan tersebut rombongan FBR turut membawa cenderamata berupa batik hasil karya anak-anak FBR untuk diberikan kepada Dandim.


Batik tersebut memiliki motif khas Betawi, salah satunya menampilkan ondel-ondel. Karya itu menjadi bagian dari upaya FBR mendorong kreativitas sekaligus membuka peluang pengembangan UMKM di lingkungan organisasi.


“Batik ini karya anak-anak FBR. Ada ciri khas Betawinya, salah satunya ondel-ondel. Ini juga menjadi bagian dari upaya kami mengembangkan UMKM di FBR,” ungkap Cang Rohim.


Menurutnya, pemberdayaan anggota menjadi salah satu perhatian pengurus baru. Anggota FBR diharapkan tidak hanya aktif dalam kegiatan organisasi, tetapi juga memiliki ruang untuk mengembangkan kreativitas dan menghasilkan produk yang memiliki nilai ekonomi.


Upaya tersebut sekaligus menjadi cara untuk menjaga dan memperkenalkan budaya Betawi melalui produk kreatif yang dapat dikembangkan menjadi bagian dari kegiatan ekonomi anggota.


Suasana pertemuan pun berlangsung hangat saat batik tersebut diserahkan kepada Dandim. Ginanjar terlihat antusias menerima cenderamata tersebut dan sempat melontarkan candaan.


“Waduh, mantap! Ada baju FBR-nya. Terima kasih semuanya,” ujar Ginanjar.


Setelah bertemu Dandim 0508/Depok, jajaran Korwil FBR Depok-Bogor Raya berencana melanjutkan agenda silaturahmi dengan sejumlah unsur kewilayahan lainnya, termasuk Polres.


Selain sebagai bagian dari pengenalan kepengurusan baru, rangkaian silaturahmi tersebut diharapkan menjadi awal terbentuknya sinergi yang lebih konkret dalam berbagai kegiatan di masyarakat.


Cang Rohim berharap hubungan yang terbangun dengan unsur pemerintah, TNI, Polri, serta elemen masyarakat lainnya dapat diwujudkan melalui kegiatan nyata, baik dalam menjaga kondusivitas wilayah maupun mengembangkan potensi sosial, budaya, dan ekonomi.


“Ormas yang ada di Depok maupun Bogor harus terus menjaga silaturahmi dan sinergitas. Kita bersama-sama membangun Depok dan Bogor Raya supaya semakin baik,” pungkasnya. (el’s)

0 Komentar