-->

Jumat, 15 Agustus 2025

Jagat Aroma 2025 Pameran Parfum Lokal Terbesar Kembali Digelar

Jagat Aroma 2025 Pameran Parfum Lokal Terbesar Kembali Digelar

 


Jakarta – Industri wewangian lokal Indonesia kembali mendapat sorotan melalui pameran Jagat Aroma 2025 yang digelar di City Hall, Pondok Indah Mall 3 pada 15–17 Agustus 2025. Menghadirkan brand parfum lokal dari berbagai daerah, pameran ini mendapatkan apresiasi tinggi dari pemerintah, khususnya dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).


Deputi Bidang Kreativitas, Budaya, dan Desain Kemenparekraf, Yuke Sri Rahayu, mengungkapkan kebanggaannya terhadap pertumbuhan industri parfum lokal yang kini semakin inovatif dan kompetitif. “Jagat Aroma adalah panggung yang menghadirkan aroma segar untuk industri kreatif Indonesia. Setelah melihat langsung antusiasme pelaku usaha di Bandung, kini Jakarta menjadi etalase yang lebih besar untuk membawa aroma khas Indonesia ke tingkat nasional, bahkan global,” ujar Yuke saat pembukaan resmi Jagat Aroma 2025, Jumat (15/8), di Pondok Indah Mall 3.


Pada penyelenggaraan sebelumnya di Bandung, acara ini mencatat lebih dari 12.000 pengunjung dan transaksi mencapai Rp 3 miliar dalam tiga hari. Melihat potensi pasar Jakarta yang lebih besar, Yuke optimistis gelaran kali ini mampu menembus angka Rp 5 miliar dan membuka jalan bagi terciptanya budaya baru dalam mendukung produk lokal berkualitas. Ia menambahkan bahwa pihaknya terus berupaya memperkuat ekosistem industri parfum sebagai bagian dari subsektor fashion dan beauty dalam ekonomi kreatif. Dukungan terhadap UMKM akan terus dilakukan agar pelaku usaha ini dapat berkembang dari skala lokal menuju pasar nasional dan internasional.


Jagat Aroma 2025 menghadirkan 129 brand parfum lokal dengan komposisi antara pelaku usaha yang sudah dikenal luas dan pendatang baru. Event ini menjadi ruang strategis bagi brand-brand baru yang selama ini belum memiliki panggung untuk tampil, sekaligus mempertemukan mereka dengan konsumen yang lebih luas.


Menurut Nugroho Adi, Operation Manager dari The People Pleaser selaku penyelenggara, Jagat Aroma lahir dari kesadaran akan potensi industri parfum lokal yang terus tumbuh sejak 2024. Ia menyebut bahwa semakin banyak wisatawan dari Malaysia dan Singapura yang sengaja datang ke Jakarta untuk mencari parfum lokal, menunjukkan daya tarik yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Dengan semangat tersebut, The People Pleaser menargetkan Indonesia menjadi pusat parfum Asia Tenggara. 


Tahun ini, Jagat Aroma diselenggarakan di Jakarta dan Bandung, serta akan menyusul satu kota lagi sebagai bagian dari rencana ekspansi. Di Jakarta, target transaksi ditetapkan dua kali lipat dari capaian sebelumnya di Bandung. 


Untuk tiket masuk dijual mulai dari Rp 10.000 hingga Rp 20.000 dengan berbagai promo dari sponsor seperti BCA dan Lalamove, Ubox membuat acara ini semakin terjangkau dan menarik.


Dipilihnya Pondok Indah Mall 3 sebagai lokasi acara didasari pertimbangan strategis. Mall ini memiliki trafik pengunjung yang tinggi dan berada di jantung Jakarta Selatan, sehingga memberikan eksposur maksimal bagi brand tanpa perlu biaya promosi tambahan. Format mall exhibition juga dinilai lebih efisien dan berdampak nyata bagi pelaku usaha kecil dan menengah.


Jagat Aroma juga menjalankan kurasi yang seimbang antara brand yang telah mapan dan brand baru dengan potensi besar. Brand yang belum pernah tampil di event manapun mendapat kesempatan khusus untuk lebih mengenalkan serta menjangkau audiens yang lebih luas. Penyelenggara juga menargetkan pameran ini bisa digelar rutin hingga empat kali dalam setahun di kota-kota berbeda, dan rencananya mulai tahun 2026 akan dibawa ke luar negeri, dimulai dari Malaysia.

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2019 MAJALAH CEO | All Right Reserved