-->

Kamis, 27 November 2025

Naker Award 2025 Resmi Diluncurkan: Kemnaker Apresiasi 5 Kategori Mitra Utama dalam Penguatan Ketenagakerjaan Inklusif

Naker Award 2025 Resmi Diluncurkan: Kemnaker Apresiasi 5 Kategori Mitra Utama dalam Penguatan Ketenagakerjaan Inklusif

 


Jakarta – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa tantangan ketenagakerjaan Indonesia yang semakin kompleks menuntut adanya dukungan kuat dari seluruh pemangku kepentingan, terutama dunia usaha. Pernyataan ini disampaikan Yassierli sejalan dengan peluncuran perdana Naker Award 2025 Page I yang diselenggarakan di Jakarta, pada Rabu (26/11).


Menaker Yassierli menjelaskan, inisiatif Naker Award adalah bentuk apresiasi dan gambaran arah kerja Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) ke depan dalam memperkuat ekosistem ketenagakerjaan nasional.


"Teman-teman juga tahu bahwa tantangan ketenagakerjaan kita kompleks. Kita butuh support dari perusahaan yang mempekerjakan disabilitas. Kita perlu support dari mereka untuk aktif melaporkan lowongan pekerjaan," ujar Yassierli.


Lima Kategori Utama Naker Award 2025

Tahun ini, Kemnaker memulai inisiatif Naker Award 2025 dengan memberikan lima kategori penghargaan kepada mitra-mitra strategis Kemnaker.


1. Perusahaan Inklusif: Diberikan kepada perusahaan yang mempekerjakan tenaga kerja disabilitas, sebagai bentuk apresiasi terhadap praktik ketenagakerjaan yang inklusif.


2. Perusahaan Pelapor Lowongan Terbaik: Diberikan kepada perusahaan yang aktif melaporkan lowongan pekerjaan kepada Kemnaker.


3. Sending Organization (SO) Terbaik: Diberikan kepada agensi yang berhasil mengirim banyak peserta magang ke luar negeri. SO dinilai strategis dalam peningkatan kompetensi dan daya saing tenaga kerja di kancah global.


4.  BLK Komunitas Berprestasi: Kategori ini ditujukan kepada Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas. "Kita punya 4.400-an BLK komunitas. Kita butuh support dari BLK Komunitas untuk mencapai target satu juta orang yang kita latih dalam satu tahun," jelasnya.


5.  LSP Berprestasi: Diberikan kepada Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang berprestasi dalam mendorong peningkatan kompetensi tenaga kerja. 


"Kita butuh support dari LSP, bersama dengan BNSP, untuk mencapai, meningkatkan jumlah tenaga kerja kita yang memiliki sertifikat kompetensi," tambah Menaker.


Menaker Yassierli menegaskan, kelima kategori ini merupakan bentuk apresiasi atas kontribusi mitra-mitra Kemnaker sekaligus penanda fokus kerja Kemnaker.


Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kemnaker, Dr. Cris Kuntadi, S.E., M.M., menyatakan bahwa Naker Award kali ini menjadi momentum refleksi upaya pemerintah.

"Momentum ini sekaligus menjadi wahana refleksi langkah pemerintah yang telah ditempuh dalam memperkuat ekosistem ketenagakerjaan yang inklusif, produktif, dan berdaya saing global," ujar Cris Kuntadi.


Tujuan utama dari penyelenggaraan Naker Award adalah mendorong peningkatan kualitas layanan, mengidentifikasi inovasi, dan memperkuat sinergi seluruh pihak. 


Naker Award 2025 memperkenalkan kategori baru yang fokus pada aspek krusial seperti apresiasi untuk perusahaan yang mempekerjakan penyandang disabilitas, Wajib Lapor Lowongan Pekerjaan (WLLP) terbaik, Lembaga Penempatan Luar Negeri terbaik, Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK) terbaik, dan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) terbaik.


Melalui penghargaan ini, Kemnaker berharap dapat memberikan dorongan nyata bagi seluruh pemangku kepentingan untuk terus meningkatkan kualitas layanan, memperkuat tata kelola, serta menghadirkan inovasi dalam pengembangan dunia kerja nasional.

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2019 MAJALAH CEO | All Right Reserved