LEBAK — Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Keusik, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Lebak, yang dikelola oleh Yayasan Duta Pangan Sukasi, resmi diluncurkan dalam rangka mendukung Program Pemenuhan Gizi dan Makan Bergizi Gratis (MBG). Kegiatan launching dilaksanakan pada Senin 26 Januari 2026, bertempat di SMAN 1 Banjarsari, Provinsi Banten.
Launching SPPG ini menjadi bagian dari komitmen Yayasan Duta Pangan Sukasi dalam mendukung program pemerintah untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya bagi anak usia sekolah, sebagai langkah nyata membangun sumber daya manusia yang sehat, cerdas, dan berkualitas sejak dini.
Rangkaian kegiatan dimulai sejak pagi hari dengan pendistribusian makanan bergizi ke sejumlah sekolah, di antaranya PAUD HIMAKU, SDN 2 Keusik, dan SMAN 1 Banjarsari. Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan pembukaan resmi serta sambutan dari para pejabat dan pemangku kepentingan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala SPPG Keusik Yayasan Duta Pangan Sukasi Marsela Mulyani, unsur Forkopimcam Banjarsari, Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Wilayah Kabupaten Lebak, Kepala Sekolah SMAN 1 Banjarsari beserta dewan guru, Koordinator Wilayah SPPG Kabupaten Lebak, tenaga kesehatan UPTD Puskesmas Banjarsari, BPBD, pemerintah desa, serta para tamu undangan lainnya.
Puncak acara ditandai dengan Launching SPPG Keusik Banjarsari Lebak, yang meliputi prosesi pemotongan pita, pemotongan tumpeng, serta penyerahan simbolis makanan bergizi gratis kepada para penerima manfaat.
Pada tahap awal, pendistribusian makanan bergizi masih dilakukan secara terbatas. Marsela Mulyani menjelaskan bahwa saat ini SPPG Keusik baru mendistribusikan sekitar 1.200 porsi per minggu, dengan total penerima manfaat sebanyak 1.186 orang.
“Untuk sementara, pendistribusian dilakukan ke PAUD HIMAKU, SDN 2 Keusik, dan SMAN 1 Banjarsari. Porsi kecil diberikan untuk PAUD dan SD kelas 1 sampai 3, sedangkan porsi besar untuk SD kelas 4 sampai 6 dan SMA. Ini juga sudah termasuk guru-guru sebagai penerima manfaat,” jelasnya.
Ke depan, pendistribusian direncanakan dilakukan setiap hari dari Senin hingga Sabtu, kecuali pada hari libur nasional. Distribusi untuk PAUD dan SD dilakukan pukul 08.00 WIB, sementara SMA menerima pada pukul 10.00 WIB, dengan waktu makan pukul 12.00 WIB.
Marsela juga mengimbau agar setiap perubahan jadwal sekolah, kegiatan luar, atau hari libur dikomunikasikan kepada asisten lapangan guna menghindari miskomunikasi dalam pendistribusian.
Sementara itu, Kapolsek Banjarsari IPTU M. Alfian Hazali, S.H., M.M., mengapresiasi pelaksanaan program MBG dan mengingatkan masyarakat agar tidak langsung memviralkan keluhan di media sosial.
“Kalau ada makanan yang dirasa tidak sesuai, silakan dikomunikasikan terlebih dahulu, jangan langsung diviralkan. Kita perbaiki bersama-sama. Program ini untuk jangka panjang, minimal sampai empat tahun ke depan,” ujarnya.
Kapolsek juga mengingatkan siswa untuk menjaga ompreng atau wadah makanan yang digunakan dalam program MBG, mengingat jumlahnya masih terbatas.
“Rawat baik-baik omprengnya, jangan sampai rusak, karena jumlahnya sangat terbatas,” tambahnya.
Senada dengan itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lebak, Gugun Nugraha, S.Pd., M.Pd., menyampaikan pesan moral kepada para siswa agar selalu bersyukur dan memberikan respon positif terhadap program pemerintah.
“Setiap menerima MBG, jangan lupa ucapkan Alhamdulillah. Bersyukur adalah hal utama. Jika ada kendala atau human error, komunikasikan dengan baik kepada pihak sekolah atau pemerintah, bukan ke media sosial,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan peran guru dalam mengedukasi siswa tentang pentingnya mengonsumsi sayur dan buah, meskipun tidak semua siswa menyukai menu tertentu.
“Kita harus memahami bahwa ini niat baik pemerintah untuk membantu masyarakat. Mari kita jaga bersama,” tambahnya.
Program MBG ini turut mendapat sambutan positif dari para siswa. M. Ropik dan Puteri, siswa kelas XI-4 SMAN 1 Banjarsari, mengaku sangat bersyukur atas bantuan makanan bergizi gratis yang diberikan.
“Kami sangat bersyukur dan senang bisa mendapatkan makan bergizi gratis. Ini sangat membantu kami dan orang tua,” ujar mereka.
Melalui program ini, Yayasan Duta Pangan Sukasi berharap SPPG Keusik Banjarsari Lebak dapat menjadi motor penggerak dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, mendukung tumbuh kembang anak secara optimal, serta meningkatkan kesehatan dan prestasi belajar siswa.
Launching SPPG Keusik Banjarsari Lebak diharapkan menjadi langkah strategis dalam mendukung program pemerintah untuk menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas, sekaligus memperkuat upaya pemenuhan gizi berkelanjutan di Kabupaten Lebak.



FOLLOW THE MAJALAH CEO AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow MAJALAH CEO on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram