MAJALAH Ceo.Com, Bandung,-Sungai Citarum, salah satu sungai terpanjang di Jawa Barat, masih berjuang melawan masalah pencemaran sampah dan limbah.
Beberapa penyebab utama pencemaran Sungai Citarum adalah budaya membuang sampah sembarangan, minimnya sistem pengelolaan limbah, dan kurangnya pengawasan terhadap pelaku pencemaran.
Namunada harapan untuk perubahan,Program satgas Citarum Harum 2025 telah menunjukkan hasil positif seperti peningkatan Indeks Kualitas Air (IKA) dan naiknya kesadaran masyarakat maka perlu adanya keberlanjutan program Citarum di tahun 2026.
Pada hari Sabtu 24 Januari 2025 di adakan rakor
Citarum harum 2026 yang di pimpin langsung oleh pangdam 3 Siliwangi, Mayjend TNI Kosasih di ruang rapat Makodam 3 Siliwangi yang juga di hadiri oleh pejabat Kodam 3 Siliwangi, Dandim sepanjang Das Citarum hadir pejabat provinsi Jabar di antaranya,Ka bapedda,Kalakhar citarum harum, Kadis LH provinsi jabar, Bbws citarum
Di tahun 2026, Satgas Citarum akan ada 10 rencana aksi yang selaras dengan kebijakan gubernur Jabar Dimana salah satu nya adalah 1 orang masyarakat mengawasi perkilometer DAS Citarum dan Prioritas di segmen 1 hulu berupa lahan kritis, kohe, limbah industri dan sampah.
Harapan untuk Sungai Citarum di 2026 adalah agar sungai ini dapat menjadi lebih bersih, lebih harum dan sehat, dengan kualitas air yang lebih baik dan ekosistem yang lebih seimbang. Ini memerlukan komitmen dan partisipasi dari semua pihak, termasuk masyarakat, pemerintah, dan industri, untuk menjaga kebersihan sungai dan lingkungan sekitar.
#Yj




FOLLOW THE MAJALAH CEO AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow MAJALAH CEO on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram