Lebak – Empat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Banjarsari menunjukkan komitmennya dalam membangun dapur sehat dan aman melalui kegiatan Pelatihan Keamanan Pangan Siap Saji bagi penjamah makanan, Sabtu (14/02/2026).
Kegiatan yang diinisiasi oleh SPPG Keusik ini dilaksanakan di GOR Desa Keusik, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Lebak, dengan menggandeng Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak.
Pelatihan tersebut diikuti oleh empat SPPG di wilayah Banjarsari, yakni SPPG Kerta 2 yang dipimpin Fitra Rizki Akbar, S.Pi, SPPG Kerta 3 yang dipimpin Ridho Putra Perdana, S.H., SPPG Cilegong Ilir yang dipimpin Achmad Nizar Arafat, S.E., serta SPPG Keusik yang dipimpin Marsela Mulyani, S.M. Turut hadir narasumber dari Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak, di antaranya Anik Anifah, SKM., M.Kes., Nurlina Lestari, SKM., dan Rizki Haridansyah, A.Md.KL.
Kepala SPPG Keusik, Marsela Mulyani, S.M., menyampaikan bahwa pelatihan penjamah makanan bertujuan meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan dalam menerapkan prinsip higiene dan sanitasi pangan. Hal ini penting guna menjamin keamanan pangan, mencegah kontaminasi silang, serta menghindari penyakit akibat makanan.
“Peserta diharapkan dapat menyimak materi dengan baik agar mampu menerapkan standar sanitasi secara tepat dalam setiap proses pengolahan makanan,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak dalam pemaparannya menegaskan pentingnya menjaga keamanan pangan mulai dari kebersihan personal, penggunaan alat pelindung diri, pengendalian suhu penyimpanan dan distribusi makanan, hingga pencegahan kontaminasi silang selama proses pengolahan.
Menurutnya, penerapan prinsip keamanan pangan secara konsisten merupakan langkah preventif untuk mencegah risiko keracunan pangan dan penyakit akibat makanan, khususnya dalam layanan pemenuhan gizi bagi masyarakat.
Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya penguatan sistem pengelolaan dapur yang profesional dan bertanggung jawab. Dengan meningkatnya kompetensi para penjamah makanan, kualitas layanan pemenuhan gizi di Kecamatan Banjarsari diharapkan semakin terjaga serta memberikan rasa aman dan kepercayaan bagi para penerima manfaat.
Empat SPPG di Kecamatan Banjarsari pun berkomitmen untuk menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) keamanan pangan secara konsisten dan berkelanjutan, sebagai bentuk tanggung jawab dalam menghadirkan layanan makanan yang sehat, higienis, dan berkualitas bagi masyarakat.



FOLLOW THE MAJALAH CEO AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow MAJALAH CEO on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram