Jakarta -- Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) DPD DKI Jakarta resmi menutup rangkaian kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) Donor Darah Ramadan, Rabu (11/3). Selain aksi kemanusiaan, momentum ini juga menandai kesiapan pusat perbelanjaan dalam mendukung program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bertajuk Jakarta Festive Wonders Ramadhan & Eid Clearance Sale 2026.
Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua Bidang Pendidikan dan Pelatihan PMI Pusat Herwansyah, Kepala Unit Donor Darah (UDD) PMI Provinsi DKI Jakarta dr. Miecke Ritchie, serta Kepala UDD PMI Kota Jakarta Timur Handayani. Hadir pula Sekretaris Umum DPD APPBI DKI Jakarta Yudi Rahmat Raharja, Direktur Mall Bassura Dina Busunggu, Global Service Team District Coordinator Lions Indonesia Distrik 307 B1 Weni Arsyani, serta Managing Director PT Secure Parking Indonesia Quinta Silvia Goh.
Dalam sambutannya mewakili Ketua DPD APPBI DKI Jakarta Mualim, Yudi Rahmat Raharja menegaskan bahwa kegiatan yang melibatkan 30 pusat belanja anggota APPBI DKI Jakarta ini merupakan bukti nyata tingginya kepedulian sosial industri retail. Ia menekankan bahwa mal kini telah bertransformasi menjadi ruang publik yang inklusif, di mana masyarakat tidak hanya datang untuk berbelanja, tetapi juga untuk saling berbagi dan memberikan manfaat nyata bagi sesama.
Laporan per 10 Maret 2026 mencatatkan hasil yang membanggakan dengan terkumpulnya 2.100 kantong darah sejak program dimulai pada 22 Februari lalu. Angka tersebut terus bertambah dengan tambahan 60 kantong darah dari pelaksanaan di Mall@Bassura pada hari penutupan. Yudi menambahkan bahwa aksi sosial ini berjalan beriringan dengan komitmen mendukung ekonomi daerah melalui program Midnight Sale di 16 mal anggota sebagai bagian dari Jakarta Festival Wonder Ramadhan 2026 yang berlangsung hingga akhir Maret.
Apresiasi tinggi juga datang dari Wakil Ketua PMI DKI Jakarta, Eko Wicaksono. Ia menjelaskan bahwa kebutuhan darah di Jakarta mencapai sedikitnya 1.000 kantong per hari karena posisi Jakarta sebagai titik rujukan utama bagi daerah penyangga.
"Kolaborasi strategis dengan APPBI sangat krusial untuk memastikan stok darah tetap terjaga. Ia berharap kampanye donor darah di pusat perbelanjaan dapat mengubah aksi kemanusiaan ini menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat modern."
Lebih lanjut, Eko menyentuh sisi kemanusiaan dengan menyoroti keberadaan penyandang Thalassemia yang sepanjang hidupnya bergantung pada transfusi darah. Ia menyatakan bahwa melalui kolaborasi ini, harapan hidup bagi mereka yang membutuhkan tetap terjaga tanpa memandang latar belakang suku maupun ras pendonornya. Ia pun optimis jumlah kantong darah akan terus melampaui target hingga hari terakhir pelaksanaan esok.
Senada dengan hal tersebut, Global Service Team District Coordinator Lions Indonesia Distrik 307 B1, Weni Arsyani, menjelaskan bahwa donor darah merupakan salah satu dari delapan fokus pelayanan internasional organisasi mereka di bidang kemanusiaan.
"Dalam kurun waktu delapan bulan terakhir, Lions Indonesia telah melaksanakan 55 kali kegiatan donor darah dan mengumpulkan lebih dari 6.600 kantong darah melalui kerja sama dengan berbagai pihak termasuk PMI."
Khusus di bulan Ramadhan tahun ini, Lions Indonesia mendukung penuh kegiatan di 11 mal dengan melibatkan 17 klub di bawah naungan Distrik 307 B1.
Selain donor darah, mereka juga menyediakan layanan kesehatan gratis seperti pemeriksaan gula darah dan pemeriksaan mata. Weni berharap kemitraan dengan APPBI dan PMI DKI Jakarta dapat terus berlanjut ke pilar pelayanan lainnya, seperti penanganan kanker anak, lingkungan hidup, kelaparan, hingga bantuan bencana, demi menebar manfaat yang lebih luas di bulan suci ini.



FOLLOW THE MAJALAH CEO AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow MAJALAH CEO on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram