-->

Kamis, 23 April 2026

PT Buana Konstruksi Elektrindo Hadir di Ajang Indonesia Smart Energy & Technology Week yang berlangsung tanggal 22-24 April 2026 di JI EXPO Kemayoran Jakarta

PT Buana Konstruksi Elektrindo Hadir  di Ajang Indonesia Smart Energy & Technology Week yang berlangsung tanggal 22-24 April 2026 di JI EXPO Kemayoran Jakarta

 


Keterangan Foto : Christina Grandnova Sirait, Direktur  PT Buana Konstruksi Elektrindo.


MAJALAH CEO - JAKARTA - Transformasi industri energi yang semakin cepat mendorong pelaku industri untuk beradaptasi dan berinovasi.


Menjawab tantangan tersebut, Voksel Electric Tbk (Voksel Group) terus memperluas lini bisnisnya dari manufaktur kabel menuju sektor energi baru dan terbarukan.



Keterangan Foto : Christina Grandnova Sirait, Direktur  PT Buana Konstruksi Elektrindo.


Melalui anak usahanya, PT Buana Konstruksi Elektrindo, Voksel Group kini aktif mengembangkan infrastruktur energi masa depan, termasuk instalasi sistem penyimpanan energi (battery energy storage), pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), serta solusi energi terintegrasi berbasis hybrid.


Direktur PT Buana Konstruksi Elektrindo, Christina Grandnova Sirait, menyampaikan bahwa langkah ekspansi ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam mendukung transisi menuju ekonomi hijau.


“Sejak 2024, kami mulai memperluas fokus bisnis tidak hanya pada kabel, tetapi juga ke sektor energi," ujarnya kepada awak media di Ajang Indonesia Smart Energy & Technology Week yang berlangsung tanggal 22-24 April 2026 di JI EXPO Kemayoran Jakarta.


Saat ini, momentum energi terbarukan sangat kuat, sehingga kami melihat peluang besar untuk berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur yang lebih berkelanjutan,” ujarnya.


Christina menjelaskan bahwa perusahaan kini tengah mengembangkan berbagai solusi energi, mulai dari sistem baterai, SPKLU, hingga konsep hybrid energy yang menggabungkan genset, tenaga surya, dan penyimpanan energi.


Model ini dinilai efektif dalam meningkatkan efisiensi sekaligus menekan ketergantungan terhadap bahan bakar konvensional.


Selain itu, perusahaan juga membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak, baik investor maupun pemilik teknologi, khususnya dalam pengembangan panel surya dan ekosistem kendaraan listrik.


” Kami tidak hanya fokus pada produk, tetapi juga layanan dan investasi. Kolaborasi menjadi kunci untuk mempercepat pembangunan infrastruktur energi di Indonesia,” tambahnya.


Dalam pengembangan bisnisnya, PT Buana Konstruksi Elektrindo juga berperan dalam instalasi energi di berbagai sektor, termasuk industri, komersial, hingga proyek strategis nasional.


Perusahaan menargetkan pertumbuhan berkelanjutan dengan tetap menjaga kualitas dan daya saing di tengah dinamika pasar global.


Sebagai bagian dari Voksel Group yang telah berpengalaman sejak puluhan tahun di industri kabel, ekspansi ini memperkuat posisi perusahaan dalam mendukung proyek-proyek interkoneksi dan elektrifikasi, baik di tingkat nasional maupun internasional.


Ke depan, perusahaan optimistis bahwa permintaan terhadap infrastruktur energi hijau akan terus meningkat seiring dengan kebijakan pemerintah dan tren global menuju keberlanjutan.


” Pertumbuhan revenue itu penting, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana pertumbuhan tersebut dibangun melalui inovasi dan pengembangan produk yang relevan dengan masa depan energi,” tambah Christina.Grandnova Sirait.(Red)

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2019 MAJALAH CEO | All Right Reserved