-->

Kamis, 30 April 2026

Audensi Program Citarum Harum, Satgas Citarum Harum TA 2026 Bersama Wali Kota Cimahi

Audensi Program Citarum Harum, Satgas Citarum Harum TA 2026 Bersama Wali Kota Cimahi


Majalahceo.com,Cimahi, 30 April 2026 — Telah dilaksanakan kegiatan audiensi Program Satgas Citarum Harum Tahun Anggaran 2026 yang dipimpin oleh Wali Kota Cimahi bersama Dansatgas Citarum Harum Kolonel Infanteri Yanto Kusno Hendarto, bertempat di Ruang Rapat Bapenda Lantai 3 MPP Kota Cimahi.


 Kegiatan ini dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, dinas terkait, serta jajaran Satgas Citarum Harum Sektor 5.


Audiensi ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara Satgas Citarum Harum dengan Pemerintah Kota Cimahi dalam upaya peningkatan kualitas lingkungan, khususnya pengendalian pencemaran Sungai Citarum di wilayah Kota Cimahi.


Dalam penyampaiannya, Dansatgas Citarum Harum Kolonel Infanteri Yanto Kusno Hendarto mengapresiasi pelaksanaan program pada tahun 2025 yang telah berjalan meskipun dengan keterbatasan waktu anggaran. 


Namun demikian, masih ditemukan berbagai kendala di lapangan, di antaranya praktik pembuangan limbah industri secara sembunyi-sembunyi, khususnya saat kondisi hujan, serta tingginya pencemaran dari limbah kotoran hewan yang sebagian besar masih dibuang ke aliran sungai. Selain itu, hasil patroli sepanjang ±22 km menunjukkan masih banyaknya sampah, baik yang mengapung maupun yang mengendap di dasar sungai.


Dansektor 5 Citarum Harum  Kolonel Infanteri Kurniawan dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa tantangan utama di wilayahnya bukan hanya pada aspek teknis pengendalian pencemaran, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kesadaran masyarakat. Ia menegaskan bahwa masih banyak masyarakat yang belum memiliki kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, khususnya kebiasaan membuang sampah ke sungai.


Lebih lanjut disampaikan bahwa pihaknya bersama Satgas dan Dinas Lingkungan Hidup Kota Cimahi telah melaksanakan inspeksi mendadak dan menemukan adanya pelanggaran pembuangan limbah oleh salah satu industri, yaitu PT Ayeu Textile. Temuan tersebut menjadi bukti bahwa pengawasan harus terus ditingkatkan secara konsisten dan terpadu.


Dalam rangka meningkatkan partisipasi masyarakat, Dansektor 5 juga mengungkapkan rencana pelaksanaan lomba kebersihan sungai yang akan digelar bertepatan dengan peringatan HUT Kota Cimahi. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi sarana edukasi sekaligus mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan sungai.


Sementara itu, pihak DLH Provinsi menyampaikan bahwa target tahun 2026 adalah peningkatan kualitas air Sungai Citarum hingga mencapai standar baku mutu dengan menggunakan metode baru, yaitu NSF-WQI. Namun demikian, disampaikan pula bahwa Indeks Kualitas Air (IKA) Sungai Citarum pada tahun 2025 mengalami penurunan menjadi 48,44.


Wali Kota Cimahi dalam arahannya menegaskan komitmen Pemerintah Kota Cimahi untuk mendukung penuh pelaksanaan Program Citarum Harum di wilayahnya. Ia menekankan pentingnya pelaksanaan sidak terhadap instalasi pengolahan air limbah (IPAL) industri yang tidak patuh, serta meminta Dinas Lingkungan Hidup Kota Cimahi untuk bersinergi dengan Satgas di lapangan, khususnya dalam kondisi rawan seperti saat hujan.


Selain itu, Wali Kota juga mendorong peningkatan kolaborasi lintas dinas, termasuk DLH dan Dispangtan, serta menyoroti pentingnya normalisasi kolam retensi di wilayah Cibabat dan Brigif sebagai langkah strategis dalam mengurangi potensi banjir di Kota Cimahi.


Kegiatan audiensi ini diharapkan dapat menjadi langkah konkret dalam memperkuat koordinasi dan sinergi antarinstansi guna mewujudkan Sungai Citarum yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2019 MAJALAH CEO | All Right Reserved