-->

Selasa, 14 April 2026

Dansektor 8 CH Menghadiri Kegiatan Kolaborasi pengurangan sampah dari sumber pada sektor hotel dan restoran untuk penguatan pengelolaan mandiri dan pengendalian residu di Bandung Raya*

Dansektor 8 CH Menghadiri Kegiatan  Kolaborasi pengurangan sampah dari sumber pada sektor hotel dan restoran untuk penguatan pengelolaan mandiri dan pengendalian residu di Bandung Raya*

 


Majalahceo.com, Bandung,-Kegiatan tersebut dilaksanakan Pada hari ini Selasa Tanggal 13 April 2026 Pukul 14.00 Wib s.d Selesai yaitu Kolaborasi pengurangan sampah dari sumber pada sektor hotel dan restoran untuk penguatan pengelolaan mandiri dan pengendalian residu di Bandung Raya yg bertempat di Hotel Ahadiat dan Bungalow Kota Bandung


Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kasdam III/Slw diwakili Kol.inf Agung, Dansatgas Citarum Harum Kol.Yanto Kusno Hendarto, Para Dansektor CH, Ketua PHRI Jabar, Perwakilan Dinas LH Provinsi, Perwakilan Dinas LH Kota Bandung, Perwakilan Dinas LH dari Kab.Bandung, Perwakilan Dinas LH dari Kota Cimahi, Perwakilan GM tiap2 Hotel Se Bandung Raya, Perwakilan GM tiap2 Restoran Se Bandung Raya, para Ba ops dari Sektor 3, 5, 8 dan Sektor 9 CH.



Adapun rangkaian kegiatan meliputi Sambutan dan Penyampaian Yang disampaikan Oleh: Bpk.Dodi PHRI Jabar, Kol.inf.Yanto Dansatgas, Dinas LH Provinsi Jabar


Agenda yg dibahas diantaranya 

Pembahasan Penanganan Sampah, Cara Pengelolaan Sampah khusus nya Bagi Hotel dan Restoran, Sampah Menjadi Masalah yang Krusial di Bandung Raya,bAgar Aliran Citarum harum tidak ada limbah dan Sampah, Kegiatan Selesai Pukul 16.00 Wib


Kolonel Inf Oni Kristiyono Goendong, S.H. Selaku Dansektor 8 Satgas Citarum Harum menyampaikan bahwa kegiatan ini, yakni Kolaborasi Pengurangan Sampah dari Sumber pada Sektor Hotel dan Restoran untuk Penguatan Pengelolaan Mandiri dan Pengendalian Residu bertujuan untuk mengurangi timbulan sampah langsung dari hulu (sumber) secara mandiri, yang pada akhirnya menurunkan beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan mendukung pencapaian target lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan. 


Secara spesifik, kolaborasi ini bertujuan untuk:


Penguatan Pengelolaan Mandiri (Hulu ke Hilir): Mendorong pelaku usaha hotel, restoran, dan kafe (Horeka) untuk memilah dan mengolah sampahnya sendiri secara mandiri (misalnya melalui maggotisasi atau komposting) sebelum diangkut ke TPA.


Pengendalian Residu: Memastikan bahwa sampah yang dibuang ke TPA hanyalah sampah residu yang benar-benar tidak dapat diolah lagi, sehingga mengurangi risiko overload TPA.


Efektivitas Pengurangan Sampah: Mengatasi kontribusi sampah sektor Horeka yang signifikan (seperti di Labuan Bajo mencapai 30% dan Bali 11,4%) agar penanganan sampah lebih optimal dan terpadu.


Membangun Komitmen Bersama: Menciptakan sinergi antara pemerintah, dunia usaha (hotel/resto), dan masyarakat untuk bertanggung jawab atas sampah yang dihasilkan.


Mendukung Ekonomi Sirkular & Pariwisata: Mengubah limbah menjadi sumber daya bernilai ekonomis (kompos/pakan maggot) sekaligus menjaga kebersihan lingkungan untuk mendukung pariwisata yang berkelanjutan. 


Langkah ini juga merupakan upaya preventif dari pemerintah untuk mengatasi situasi darurat sampah di beberapa wilayah, terutama karena daya tampung TPA yang terbatas, Pungkas Dansektor 8.

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2019 MAJALAH CEO | All Right Reserved