-->

Jumat, 10 April 2026

KJA waduk Cirata

KJA waduk Cirata


Majalahceo.com, Purwakarta,-Kondisi Keramba Jaring Apung (KJA) di Waduk Cirata memang sudah menjadi masalah klasik yang cukup pelik. Baik Secara teknis dan ekologis, jumlah keramba yang ada saat ini memang sudah jauh melampaui daya dukung kapasitas waduk tersebut.


Pada hari Jumat 10 April, Dansatgas bersama Dansektor 6, DLH Prov Jabar, dan senior manajer Nusantara power melaksanakan giat patroli ke waduk Cirata.


Berdasarkan data dan hasil kajian  jumlah ideal atau daya tampung KJA di Cirata seharusnya hanya berkisar di angka 7200 petak.



Namun, kenyataan di lapangan jumlahnya tercatat angka di atas lebih dari 100.000 petak. Artinya, jumlahnya sudah lebih dari 7-8 kali lipat dari kapasitas daya dukung waduk, yang tentunya ini ber Dampak  terhadap Ekosistem, pencemaran dan Operasional waduk. Informasi dari petani KJA hampir sebagian besar keramba di kuasai oleh pihak luar dari jakarta yang berinvestasi untuk mendapatkan keuntungan, sedangkan masyarakat lokal hanya sebagai buruh KJA..


Pencemaran meningkat, masyarakat tetap miskin.

apabila kapasitas ini tidak di kurangi maka sisa pakan ikan yang over akan menurunkan kualitas air, meningkatnya pencemaran, dan juga mempercepat pertumbuhan Enceng gondok yang  tentunya akan berpengaruh ke turbin PLTA

#Citarumharum

#Jagaalam alam jaga kita 


Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2019 MAJALAH CEO | All Right Reserved