MAJALAH CEO - Jakarta - Pusat Budaya Alam Nusantara (Pusbatara) terus menunjukkan progres signifikan dalam pembangunan kawasan edukasi budaya dan lingkungan yang berlokasi di Parung Panjang.
Mengusung visi besar “Dunia Satu Keluarga”, Pusbatara hadir sebagai ruang kolaboratif untuk membangun kehidupan yang harmonis antara manusia, alam, dan budaya Nusantara.
Hingga awal Februari 2025, proyek pembangunan telah menyelesaikan tahap pengecoran pondasi bored pile sebanyak 1.292 titik dalam kurun waktu sembilan bulan.
Selanjutnya, pembangunan memasuki tahap struktur dengan menggandeng PT Pulauintan Bajaperkasa Konstruksi sebagai mitra pelaksana. Dalam 11 bulan terakhir, progres konstruksi terus berjalan secara terukur dengan standar kualitas tinggi dan pengawasan berkala.
Pusbatara dibangun di atas lahan seluas 25 hektar dan dirancang oleh PT Han Awal & Partners di bawah arahan arsitek nasional Yori Antar. Kawasan ini akan menghadirkan berbagai fasilitas, termasuk Hall Dunia Satu Keluarga, galeri budaya, ruang edukasi kehidupan, eco camp, agrowisata, amphitheater, hingga auditorium berkapasitas besar.
Lebih dari sekadar pembangunan fisik, Pusbatara membawa misi membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya hidup selaras dengan alam serta menumbuhkan nilai-nilai kemanusiaan, cinta kasih, dan kebersamaan di tengah keberagaman.
“Pusbatara diharapkan menjadi pusat edukasi yang tidak hanya menampilkan kekayaan budaya Nusantara, tetapi juga menanamkan nilai kehidupan yang luhur dan bermakna bagi generasi masa depan,” ujar perwakilan panitia pembangunan.
Sejumlah kegiatan edukatif dan kolaboratif telah diselenggarakan di kawasan ini, mulai dari seminar kesehatan, workshop lingkungan, hingga kegiatan kepemimpinan mahasiswa.
Pusbatara juga menerima kunjungan dari berbagai institusi nasional dan internasional, termasuk delegasi Guangxi Vocational and Technical College serta World Vegan Organisation, yang menunjukkan dukungan terhadap visi “Budaya Hidup Harmonis dengan Alam”.
Selain itu, partisipasi Pusbatara di Ajang Indonesia Smart Energy & Technology Week yang berlangsung tanggal 22-24 April 2026 di JI EXPO Kemayoran Jakarta semakin memperluas jangkauan edukasi kepada masyarakat luas, dengan memperkenalkan konsep ekosistem berkelanjutan yang terintegrasi antara budaya, pendidikan, dan pelestarian lingkungan.
Dengan dukungan berbagai pihak, mulai dari donatur, relawan, hingga mitra strategis, pembangunan Pusbatara diharapkan dapat segera rampung dan menjadi tonggak penting dalam menghadirkan pusat peradaban baru yang berlandaskan harmoni, keberagaman, dan keberlanjutan.
” Mari bergandeng tangan, berkontribusi nyata, dan bersama-sama mewujudkan Dunia Satu Keluarga—di mana kehidupan yang harmonis, damai, dan penuh makna dapat dirasakan oleh seluruh umat manusia,” tutup pernyataan tersebut.
[23/4 15.43] MEDIA CEO INDONESIA:



FOLLOW THE MAJALAH CEO AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow MAJALAH CEO on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram