Majalahceo.com,Cikalong Wetan – Dalam rangka memastikan keamanan dan kelayakan konsumsi makanan bagi masyarakat, khususnya penerima manfaat KPM, Polsek Cikalong Wetan melalui Bhabinkamtibmas Desa Cikalong melaksanakan kegiatan monitoring pengambilan sampel Laik Higiene Sanitasi (SLHS) di Dapur MBG Cikalong 4 yang berlokasi di Kampung Pangkalan RT 03 RW 11, Desa Cikalong, Kecamatan Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat, pada Selasa (14/04/2026) mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai.
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Tim Puskesmas Rende yang dipimpin oleh dr. Dono, dengan melibatkan berbagai unsur terkait, di antaranya Kepala Dusun III Desa Cikalong, Bhabinkamtibmas Desa Cikalong Aipda Usep Nurjaman, S.H., Babinsa Desa Cikalong Serma Teguh WR, Kepala SPPG Cikalong 4 Bapak Eri, serta Aslap MBG Cikalong 4 Saudari Vidia.
Dalam kegiatan tersebut, dilakukan verifikasi keamanan pangan sebagai salah satu tahapan wajib sebelum diterbitkannya Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Proses ini meliputi pengambilan dan pengujian sampel makanan matang seperti nasi, lauk, dan sayur, sampel air bersih dan air minum yang digunakan dalam kegiatan dapur, serta swab (usap) pada peralatan makan dan memasak.
Pengujian ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh makanan yang diproduksi terbebas dari kontaminasi bakteri berbahaya, seperti Escherichia coli, sehingga aman untuk dikonsumsi oleh masyarakat.
Kapolsek Cikalong Wetan, AKP Deden Indrajaya, S.H., M.M., dalam keterangannya menyampaikan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah serta upaya preventif dalam menjaga kesehatan masyarakat.
“Kami dari Polsek Cikalong Wetan berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan dan pendampingan terhadap kegiatan yang berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya dalam hal keamanan pangan. Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa makanan yang disajikan benar-benar higienis, bergizi, dan aman dikonsumsi,” ujar AKP Deden Indrajaya.
Lebih lanjut, beliau juga menekankan pentingnya kepatuhan terhadap prosedur yang telah ditetapkan oleh instansi terkait.
“Kami mengimbau kepada seluruh pengelola dapur MBG agar senantiasa mengikuti standar operasional yang berlaku, mulai dari proses pengolahan hingga penyajian makanan. Hal ini penting untuk mencegah terjadinya keracunan makanan serta menjaga kualitas kesehatan para penerima manfaat,” tambahnya.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Setelah seluruh rangkaian pengambilan sampel selesai, kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah antara seluruh peserta yang hadir.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kualitas pelayanan dapur MBG semakin meningkat serta mampu memberikan jaminan keamanan pangan bagi masyarakat secara berkelanjutan.




FOLLOW THE MAJALAH CEO AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow MAJALAH CEO on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram