-->

Selasa, 14 April 2026

Strategi dan Transformasi Pengolahan Sampah diPHRI Jawa Barat Kolaborasi dengan Satgas Citarum

Strategi dan Transformasi Pengolahan Sampah diPHRI Jawa Barat Kolaborasi dengan Satgas Citarum


Majalahceo.com,Jawa Barat, sebagai salah satu destinasi wisata utama di Indonesia, menghadapi tantangan lingkungan yang semakin kompleks, terutama terkait pengelolaan sampah. Bagi sektor perhotelan dan restoran yang tergabung dalam Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jawa Barat, isu sampah bukan lagi sekadar masalah kebersihan, melainkan indikator profesionalisme dan keberlanjutan bisnis. Mewujudkan "Kemandirian Sampah" di lingkungan PHRI Jabar adalah langkah krusial untuk menjaga daya tarik wisata sekaligus menjaga kelestarian ekologi Tatar Sunda.

Pada hari selasa tanggal 14 April.2026 Dansatgas didampingi Aster Kasdam III/Slw, Dansektor 3,5,8 dan 9 menghadiri kegiatan sosialiasi yang di laksanakan oleh PHRI Jabar. Adapun langkah langkah strategis yang akan di laksanakan antara lain:

​1. Reorientasi Paradigma: Dari "Buang" ke "Kelola"


Kemandirian sampah dimulai dengan perubahan pola pikir dari sistem linear (ambil-pakai-buang) menuju ekonomi sirkular. Selama ini, hotel dan restoran cenderung mengandalkan pihak ketiga atau TPA sari mukti yg over kapasitas untuk menyelesaikan sampah mereka. Namun, dengan semakin terbatasnya kapasitas TPA seperti Sarimukti, PHRI Jabar harus mendorong anggotanya untuk menjadi unit pengolah sampah mandiri di hulu.

​Kemandirian berarti setiap entitas hotel atau restoran memiliki sistem internal yang mampu menyelesaikan urusan sampahnya sendiri hingga 70-80% sebelum sisanya dibuang ke pembuangan akhir.

​2. Strategi Pengelolaan di Hilir dan Hulu

​Untuk mencapai kemandirian, terdapat tiga pilar utama yang harus diterapkan oleh pelaku usaha jasa pariwisata:

​Reduksi Sampah Makanan (Food Waste): Sebagai kontributor sampah terbesar di sektor restoran, manajemen food loss sangat krusial. Ini melibatkan perencanaan menu yang lebih presisi, sistem inventaris yang ketat, serta program donasi makanan layak konsumsi yang berlebih kepada pihak yang membutuhkan.


Pemisahan Sejak dari Kamar dan Dapur: Hotel harus menerapkan sistem pemilahan sampah organik, anorganik, dan B3 secara ketat. Edukasi kepada tamu melalui signage kreatif di area hotel dapat membantu proses ini.

​Pemanfaatan Teknologi Pengolahan:

​Organik: Pemanfaatan biodigester untuk menghasilkan biogas atau budidaya Black Soldier Fly (Maggot) yang dapat mengurai sampah organik dengan cepat dan bernilai ekonomi.

​Anorganik: Menjalin kemitraan dengan Bank Sampah atau industri daur ulang untuk memastikan limbah plastik, kertas, dan kaca kembali ke rantai produksi.

​3. Sinergi dan Kolaborasi Wilayah

​Kemandirian sampah tidak berarti bergerak sendiri secara terisolasi. PHRI Jabar dapat berperan sebagai agregator kolaborasi. Misalnya, hotel-hotel di kawasan tertentu (seperti Bandung Utara atau kawasan Cipanas) dapat membangun fasilitas pengolahan sampah bersama (Integrated Resource Recovery Center).

​Selain itu, sinergi dengan program pemerintah daerah seperti Citarum Harum menjadi sangat relevan. Dengan mengelola limbah domestik dan cair secara mandiri, sektor perhotelan berkontribusi langsung pada penurunan beban pencemaran sungai-sungai di Jawa Barat.

​4. Manfaat Ekonomi dan Citra Merek

​Kemandirian sampah memberikan keuntungan ganda bagi pelaku PHRI:

​Efisiensi Biaya: Mengurangi biaya retribusi pengangkutan sampah dan potensi pemasukan dari penjualan sampah daur ulang atau pupuk organik.

​Green Tourism: Wisatawan modern, terutama pasar internasional, cenderung memilih akomodasi yang menerapkan prinsip ramah lingkungan. Sertifikasi "Green Hotel" akan menjadi daya saing kuat bagi anggota PHRI Jabar di kancah global.

​Acara yang di hadiri oleh 70 orang anggota PHRI dan juga perwakilan dari DLH prov dan kab/kota selesai pada pukul.17.00 dengan keberlanjutan akan di laksanakan sosialisasi ke hotel hotel dan juga lingkungannya.

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2019 MAJALAH CEO | All Right Reserved