Majalahceo.com,Cianjur – Banjir bandang melanda kawasan Kampung Cibolang RT 05 RW 02, Desa Jamali, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, pada Kamis (30/04/2026) malam sekitar pukul 20.00 WIB. Peristiwa ini dipicu oleh hujan dengan intensitas sangat tinggi yang mengguyur wilayah tersebut, sehingga menyebabkan meluapnya Sungai Cibolang.
Berdasarkan laporan yang diterima pada pukul 21.30 WIB, sedikitnya 35 rumah warga terdampak banjir. Dari jumlah tersebut, 10 rumah mengalami kerusakan berat, sementara 15 rumah lainnya terendam air.
Selain itu, banjir juga mengakibatkan rusaknya jembatan penghubung jalan lingkungan antara RT 05/02 dan RT 06/02, yang merupakan akses vital bagi aktivitas warga setempat.
Dansektor 6 satgas Citarum harum Cianjur segera berkoordinasi dengan unsur terkait untuk melakukan penanganan awal di lokasi kejadian. Upaya yang telah dilakukan saat ini difokuskan pada evakuasi warga terdampak ke tempat yang lebih aman guna menghindari risiko lanjutan.
Sejumlah personel telah diterjunkan untuk melakukan assessment dan penanganan, di antaranya dari pihak Kecamatan Mande (Camat dan Kasi Trantib), Polsek Mande, Koramil Mande, Dinas Pemadam Kebakaran, BPBD, perangkat pemerintah desa, serta relawan kebencanaan.
Kerugian material hingga saat ini masih dalam tahap pendataan, termasuk dampak terhadap rumah warga, ternak, serta infrastruktur jembatan yang rusak.
Dansektor 6 Citarum Harum, Kolonel Infanteri Jhonson Sitorus dalam keterangannya menyampaikan keprihatinan atas kejadian tersebut serta menegaskan komitmen Satgas dalam membantu penanganan dampak bencana.
“Kami turut prihatin atas musibah banjir bandang yang terjadi di wilayah Desa Jamali ini. Satgas Citarum Harum bersama unsur terkait akan terus berupaya maksimal dalam membantu penanganan di lapangan, terutama dalam memastikan keselamatan warga serta percepatan pemulihan infrastruktur yang terdampak,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi, serta segera melaporkan kepada aparat setempat apabila terdapat kondisi darurat di lingkungan masing-masing.
Hingga saat ini, situasi di lokasi masih dalam penanganan dan pemantauan intensif oleh petugas gabungan. Dokumentasi dan laporan lanjutan akan terus diperbarui sesuai perkembangan di lapangan.





FOLLOW THE MAJALAH CEO AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow MAJALAH CEO on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram