Majalahceo.com, Bandung,-Semangat kebersamaan dan gotong royong masyarakat kembali tumbuh melalui sebuah gerakan sosial berbasis komunitas bertajuk “Nyawang Manglayang”, sebuah program silaturahmi warga yang menggabungkan kekuatan alam, budaya, kesehatan, hiburan, edukasi, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat dalam satu ruang kebersamaan yang positif dan berkelanjutan.
Program ini lahir dari kepedulian terhadap pentingnya menjaga hubungan sosial antarwarga di tengah kehidupan masyarakat yang semakin sibuk dan individual. Tidak hanya menjadi ruang berkumpul dan bersilaturahmi, Nyawang Manglayang juga hadir sebagai wadah membangun semangat hidup sehat, memperkuat kebersamaan, sekaligus menciptakan peluang ekonomi berbasis potensi lokal masyarakat.
Mengambil lokasi di kawasan Gawir RW06 Desa Jatiendah dengan latar panorama Gunung Manglayang, kegiatan ini menghadirkan konsep kebersamaan warga yang menyatu dengan keindahan alam terbuka. Suasana alam yang asri dipadukan dengan aktivitas masyarakat diharapkan mampu menciptakan ruang sosial baru yang sehat, nyaman, kreatif, dan produktif.
Nama “Nyawang Manglayang” sendiri memiliki makna filosofis yang kuat.
“Nyawang” berarti memandang atau melihat, sedangkan “Manglayang” menjadi simbol harapan dan masa depan. Nama tersebut menggambarkan semangat masyarakat untuk melihat dan membangun masa depan kampung yang lebih baik melalui kekuatan komunitas dan potensi alam yang dimiliki.
Program Nyawang Manglayang mengusung visi membangun kemandirian ekonomi masyarakat melalui kekuatan komunitas dan alam. Dengan menghadirkan aktivitas warga secara rutin, program ini diharapkan mampu melahirkan ruang interaksi sosial yang sehat sekaligus menghidupkan roda ekonomi masyarakat melalui sektor UMKM dan ekonomi kreatif warga.
Kegiatan dilaksanakan setiap minggu mulai pukul 07.00 hingga 10.00 WIB di kawasan Gawir RW06 sebagai pusat aktivitas bersama warga RW06 dan masyarakat umum. Kawasan tersebut dipilih karena memiliki potensi alam dan ruang terbuka yang dapat dimanfaatkan sebagai pusat kegiatan sosial dan wisata komunitas.
Berbagai kegiatan akan dilaksanakan secara terpadu dalam program ini, di antaranya senam dan olahraga bersama, hiburan masyarakat, edukasi anak-anak, ruang silaturahmi warga, hingga pemberdayaan ekonomi melalui keterlibatan pelaku UMKM lokal. Kehadiran UMKM warga menjadi bagian penting dalam menggerakkan ekonomi masyarakat sekaligus memperkenalkan produk lokal kepada pengunjung dan masyarakat luas.
Tidak hanya menghadirkan suasana kebersamaan, program ini juga diharapkan mampu menjadi titik tumbuh ekonomi kreatif berbasis masyarakat. Ke depan, Nyawang Manglayang memiliki potensi berkembang menjadi ruang wisata warga, pusat kegiatan komunitas, hingga destinasi wisata kreatif yang mampu mengangkat potensi Desa Jatiendah.
Program ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap visi pembangunan Desa Jatiendah di bawah kepemimpinan Kepala Desa Jatiendah, Ibu Hj. Endang Sri Wiediastuti, S.E, dalam menciptakan titik-titik wisata masyarakat guna menjadikan Desa Jatiendah sebagai destinasi wisata kreatif yang berbasis potensi lokal dan partisipasi warga.
Melalui pengembangan ruang-ruang publik berbasis masyarakat, Desa Jatiendah diharapkan tidak hanya dikenal sebagai kawasan permukiman, tetapi juga sebagai desa yang memiliki daya tarik sosial, budaya, alam, dan ekonomi kreatif yang tumbuh dari kekuatan masyarakatnya sendiri.
Nyawang Manglayang diselenggarakan melalui kolaborasi berbagai unsur masyarakat dan kewilayahan, di antaranya:
Kepala Desa Jatiendah
Koordinator Bidang Kesejahteraan dan Kemasyarakatan RW06
Ketua RW06
Ketua PKK RW06
Kader PKK RW06
Karang Taruna RW06
Keterlibatan berbagai unsur masyarakat tersebut menjadi bukti bahwa pembangunan lingkungan tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat sebagai penggerak utama perubahan sosial.
Dengan semangat gotong royong, kebersamaan, dan kecintaan terhadap lingkungan, Nyawang Manglayang diharapkan menjadi simbol kebangkitan kehidupan sosial masyarakat yang lebih sehat, harmonis, kreatif, mandiri, dan berdaya saing.
Lebih dari sekadar kegiatan rutin mingguan, Nyawang Manglayang merupakan gerakan sosial masyarakat untuk membangun masa depan kampung melalui silaturahmi, alam, budaya, dan kekuatan ekonomi komunitas.
Melalui langkah kecil yang dilakukan secara bersama-sama, masyarakat berharap lahir perubahan besar yang mampu menghidupkan kampung, memperkuat ekonomi warga, serta menjadikan Desa Jatiendah sebagai contoh kawasan wisata kreatif berbasis masyarakat di Kabupaten Bandung.
“Ngumpulkeun Warga, Ngahirupkeun Kampung.”
“Membangun Kemandirian Ekonomi Melalui Kekuatan Komunitas dan Alam.”



FOLLOW THE MAJALAH CEO AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow MAJALAH CEO on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram