Majalahceo.com | Cikalongwetan – Dalam rangka mempererat sinergitas antara Polri dan insan pendidikan, Kapolsek Cikalongwetan AKP Deden Indrajaya, S.H., M.M., menghadiri kegiatan Konferensi Kerja Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Cikalongwetan Tahun 2026 yang dilaksanakan di SD Negeri 2 Rajamandala Wetan, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (23/05/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua PGRI Kabupaten Bandung Barat Agus Solihin, M.Pd., Camat Cikalongwetan H. Dadang A. Sapardan, M.Pd., K.P., Kepala UPT Dinas Pendidikan Kecamatan Cikalongwetan, Ketua PGRI Cabang Cikalongwetan Jajang Setia Permana, S.Pd.I., jajaran pengurus PGRI, Koordinator K3S, perwakilan anggota PGRI se-Kecamatan Cikalongwetan, Bhabinkamtibmas, serta unsur ASN Kecamatan Cikalongwetan.
Konferensi kerja tersebut merupakan agenda organisasi yang bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program kerja sebelumnya, menyusun rencana kerja dan anggaran organisasi ke depan, serta membahas berbagai strategi organisasi dalam menjawab tantangan dunia pendidikan dan peningkatan kesejahteraan guru.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan diawali dengan pengisian daftar hadir peserta, pembacaan do’a, menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars PGRI, pembacaan Ikrar Guru Indonesia, laporan ketua panitia, sambutan-sambutan, hingga sidang pembahasan program kerja PGRI Cabang Cikalongwetan Tahun 2026.
Kapolsek Cikalongwetan AKP Deden Indrajaya, S.H., M.M., dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa Polri siap mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan kondusif melalui sinergi bersama para tenaga pendidik.
“Polri khususnya Polsek Cikalongwetan sangat mendukung kegiatan organisasi profesi guru seperti PGRI ini, karena guru memiliki peran penting dalam membangun karakter generasi bangsa. Kehadiran kami merupakan bentuk dukungan sekaligus mempererat komunikasi dan sinergitas antara Polri dengan insan pendidikan,” ujar AKP Deden Indrajaya.
Ia juga menambahkan bahwa dunia pendidikan memerlukan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif agar proses belajar mengajar dapat berjalan optimal.
“Kami berharap koordinasi dan komunikasi antara pihak sekolah, organisasi guru, serta kepolisian terus ditingkatkan. Apabila terdapat potensi gangguan kamtibmas di lingkungan pendidikan agar segera disampaikan kepada Bhabinkamtibmas maupun Polsek sehingga dapat dilakukan langkah pencegahan secara cepat,” tambahnya.
Selain itu, Kapolsek juga mengajak seluruh elemen pendidikan untuk bersama-sama meningkatkan kesadaran hukum serta memberikan edukasi positif kepada para pelajar guna mencegah kenakalan remaja, perundungan, penyalahgunaan narkoba, maupun tindak kriminalitas lainnya.
Sementara itu, dalam konferensi kerja tersebut juga dibahas sejumlah poin penting organisasi, di antaranya evaluasi program kerja tahunan, penyusunan program kerja baru, strategi organisasi dalam menghadapi berbagai tantangan pendidikan, serta penetapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Organisasi (APBO).
Kehadiran Polri dalam kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari para peserta konferensi karena dinilai mampu memberikan rasa aman sekaligus memperkuat hubungan kemitraan antara kepolisian dan dunia pendidikan.****




FOLLOW THE MAJALAH CEO AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow MAJALAH CEO on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram