Majalahceo.com | Kabupaten Bandung – Dalam upaya menjaga kualitas lingkungan dan mendukung keberhasilan Program Citarum Harum, Satgas Citarum Harum Sektor 2 Sub 7 Cicalengka kembali melaksanakan kegiatan pengecekan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di PT Sam San yang berlokasi di Kecamatan Cikancung, Kabupaten Bandung.
Kegiatan pengecekan tersebut merupakan bagian dari pengawasan rutin yang dilakukan Satgas Citarum Harum terhadap sejumlah industri yang berada di wilayah tugasnya. Pengawasan ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap perusahaan mengelola limbah industri sesuai dengan ketentuan, standar baku mutu lingkungan, serta peraturan yang berlaku sehingga tidak menimbulkan pencemaran terhadap sungai maupun lingkungan sekitar.
Dansub 7 Cicalengka Sektor 2 Citarum Harum, Peltu E. Sodikin, menjelaskan bahwa pengelolaan limbah industri yang baik menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan program pemulihan dan pelestarian Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum. Oleh karena itu, pihaknya terus melakukan pembinaan, pengawasan, dan monitoring terhadap perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah Sub 7 Cicalengka.
Menurutnya, kegiatan pengecekan IPAL tidak hanya bertujuan untuk melihat kondisi sarana pengolahan limbah yang dimiliki perusahaan, tetapi juga untuk memastikan bahwa proses pengolahan limbah berjalan secara optimal sebelum dibuang ke lingkungan.
“Hari ini kami dari Sub 7 Sektor 2 Citarum Harum melaksanakan kegiatan pengecekan IPAL milik PT Sam San di Kecamatan Cikancung, Kabupaten Bandung. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pengawasan yang terus kami lakukan guna memastikan limbah industri dikelola dengan baik dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Peltu E. Sodikin.
Ia menegaskan bahwa seluruh pelaku industri memiliki tanggung jawab yang sama dalam menjaga kelestarian lingkungan, khususnya dalam mencegah pencemaran sungai yang dapat berdampak pada kesehatan masyarakat dan ekosistem.
Melalui kegiatan tersebut, Satgas Citarum Harum juga memberikan imbauan kepada pihak perusahaan agar senantiasa menjaga kinerja IPAL dan melakukan pengelolaan limbah secara konsisten sesuai standar yang telah ditetapkan pemerintah. Dengan demikian, kualitas air sungai dapat tetap terjaga dan tidak tercemar oleh limbah industri.
“Kami terus mengimbau kepada seluruh kalangan industri untuk mendukung Program Citarum Harum dengan mengelola limbahnya sesuai baku mutu dan ketentuan yang berlaku. Partisipasi aktif dari dunia industri sangat penting dalam mewujudkan sungai yang bersih, sehat, dan bebas dari pencemaran,” katanya.
Selain melakukan pengecekan sarana IPAL, personel Satgas juga melakukan pemantauan terhadap kondisi lingkungan di sekitar area perusahaan guna memastikan tidak terdapat indikasi pembuangan limbah yang dapat merugikan masyarakat maupun merusak ekosistem.
Peltu E. Sodikin menambahkan bahwa keberhasilan Program Citarum Harum tidak dapat dicapai hanya oleh pemerintah dan aparat di lapangan, melainkan membutuhkan dukungan serta komitmen dari seluruh elemen masyarakat, termasuk sektor industri yang aktivitas operasionalnya berpotensi menghasilkan limbah.
“Kami akan terus mengingatkan dan mengawasi perusahaan-perusahaan yang berada di wilayah kami agar limbah pabrik dikelola dengan baik dan bertanggung jawab. Kepedulian serta komitmen dari para pelaku industri sangat dibutuhkan untuk menjaga kelestarian lingkungan dan memastikan Sungai Citarum tetap terjaga untuk generasi mendatang,” tambahnya.
Program Citarum Harum sendiri merupakan upaya terpadu yang melibatkan berbagai pihak dalam rangka pemulihan kualitas Sungai Citarum. Melalui pengawasan yang berkelanjutan, diharapkan kesadaran dan kepatuhan industri terhadap pengelolaan limbah semakin meningkat sehingga tujuan menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan dapat terwujud.
Dengan dilaksanakannya kegiatan pengecekan IPAL di PT Sam San, Satgas Citarum Harum Sektor 2 Sub 7 Cicalengka berharap sinergi antara pemerintah, aparat, dunia usaha, dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik demi menjaga kebersihan dan kelestarian Sungai Citarum sebagai salah satu sumber kehidupan yang sangat penting bagi masyarakat Jawa Barat.***




FOLLOW THE MAJALAH CEO AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow MAJALAH CEO on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram