Majalahceo.com | Rancaekek, 6 Juni 2026 – Dalam rangka menjaga kelestarian lingkungan dan mendukung keberhasilan Program Citarum Harum, Satgas Citarum Harum Subsektor 8 Kecamatan Rancaekek Sektor 2 melaksanakan serangkaian kegiatan pengawasan lingkungan di wilayah Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Sabtu (6/6/2026). Kegiatan tersebut meliputi patroli sungai, patroli tempat pembuangan sampah (TPS) liar, serta monitoring Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) pada perusahaan yang berada di wilayah binaan.
Kegiatan diawali dengan apel pagi yang dilaksanakan oleh personel Subsektor 8 Rancaekek sebagai bentuk pengecekan kesiapan sebelum melaksanakan tugas di lapangan. Dalam kegiatan tersebut, kekuatan personel yang terlibat terdiri dari 4 anggota TNI dan 2 orang masyarakat yang seluruhnya hadir dan siap menjalankan tugas sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.
Usai apel pagi, personel melaksanakan patroli TPS liar di sejumlah titik yang berada di wilayah Kecamatan Rancaekek. Kegiatan ini dilakukan untuk memantau kondisi kebersihan lingkungan sekaligus mencegah munculnya lokasi pembuangan sampah ilegal yang dapat mengganggu estetika lingkungan dan berpotensi mencemari aliran sungai. Patroli dilakukan secara menyeluruh pada area yang selama ini menjadi perhatian dalam upaya pengendalian sampah di wilayah Rancaekek.
Selain patroli TPS liar, personel juga melaksanakan patroli sungai guna memantau kondisi aliran sungai yang berada di wilayah Kecamatan Rancaekek. Dalam patroli tersebut dilakukan pengamatan terhadap kebersihan sungai, kondisi bantaran, serta potensi pencemaran yang dapat mengganggu kualitas air. Kegiatan patroli sungai menjadi bagian penting dalam mendukung program pemulihan dan pelestarian Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum yang terus digalakkan oleh Satgas Citarum Harum.
Sebagai bagian dari upaya pengawasan terhadap aktivitas industri, personel Subsektor 8 juga melaksanakan monitoring Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di PT. Indoneptune yang berada di wilayah Kecamatan Rancaekek. Monitoring dilakukan untuk memastikan sistem pengolahan limbah perusahaan berjalan sesuai ketentuan dan tidak menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan sekitar.
Dansubsektor 8 Kecamatan Rancaekek Sektor 2 Citarum Harum, Serka Asep Hidayat, menyampaikan bahwa kegiatan patroli dan monitoring yang dilakukan merupakan langkah preventif untuk mencegah terjadinya pencemaran lingkungan serta meningkatkan kesadaran seluruh pihak terhadap pentingnya menjaga kelestarian alam.
“Patroli sungai, pengawasan TPS liar, dan monitoring IPAL merupakan kegiatan rutin yang kami laksanakan sebagai bentuk pengawasan terhadap potensi pencemaran lingkungan. Kami ingin memastikan bahwa kondisi sungai tetap terjaga, tidak terjadi pembuangan sampah sembarangan, serta seluruh pihak yang menghasilkan limbah menjalankan pengelolaan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Serka Asep Hidayat.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan Program Citarum Harum memerlukan kerja sama dan kepedulian dari seluruh elemen masyarakat, termasuk pelaku usaha, pemerintah, dan warga yang tinggal di sekitar aliran sungai.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah ke sungai maupun ke lokasi yang bukan peruntukannya. Kesadaran masyarakat menjadi faktor utama dalam menjaga kebersihan lingkungan dan keberlangsungan ekosistem sungai. Dengan kepedulian bersama, upaya pemulihan Sungai Citarum dapat berjalan lebih optimal,” tambahnya.
Menurut Serka Asep Hidayat, pengawasan lingkungan akan terus dilakukan secara berkelanjutan melalui patroli rutin, monitoring IPAL, serta kegiatan komunikasi sosial dengan masyarakat. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran lingkungan sekaligus memperkuat sinergi antara Satgas Citarum Harum dan masyarakat dalam menjaga kebersihan wilayah.***



FOLLOW THE MAJALAH CEO AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow MAJALAH CEO on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram